Total : 79Tuduhan Perkosaan
Not a Dangerous Husband 1 Tuduhan Pemerkosa Rintik hujan masih tersisa di pagi nan dingin ini. Semal
readmore Dua Pilihan
Not a dangerous husband 2 Dua Pilihan Ramona mendatangi rumah sakit sekali lagi. Setelah ia tau jika
readmore Ayam yang Sangat Lezat
Not a dangerous husband 3 Ayam yang sangat lezat “Aku akan pergi sebentar, jika Moora sudah sadar seg
readmore Main Belut di Dalam Sawah
Not a dangerous husband 4 Main Belut di dalam Sawah Almoora berteriak histeris ketika seseorang bertu
readmore Siapakah Pemerkosa Itu?
5. Siapakah Pemerkosa Itu? “Aku tidak mau menikah dengannya! Dia bajingan! Dia brengsek! Dia seorang
readmore Inikah Pemerkosa Itu?
6. Inikah Pemerkosa Itu? “Jadi, apa kamu bisa membuktikan, hah?” Suara petugas kepolisian membuyarka
readmore Menikah
Bab 7. Menikah Orang-orang yang tadi melempar rumah Ramona dengan batu berputar arah menuju Raymond.
readmore Aku Bilang Pergi
Bab 8. Aku bilang, Pergi! “Ini kamarmu, istirahatlah!” Ramona membuka pintu kamar dan meminta Almoora
readmore Mencoba Mengingat Lagi
Bab 9. Mencoba Mengingat Lagi “Apa yang kau lakukan di sini? Aku bilang … pergiii!” Langkah Raymond la
readmore Serba Salah
Bab 10. Serba Salah Raymond terduduk lemas di tempatnya, kedua lututnya menyentuh tanah lalu ia mengu
readmore Aku Pergi
“Mama pulang lebih cepat?” Raymond menyusul Ramona yang sedang menuntun sepedanya. Pagi-pagi sekali R
readmore Bertemu Istri Almeer
Raymond menghempaskan tubuh di kasur miliknya. Kasur tipis yang menemaninya selama beberapa tahun in
readmore Menjadi Pengawal Maria
Raymond langsung memutar otaknya saat mengetahui wanita yang ia tolong ini adalah Ibu Bryan. Ini ada
readmore Keputusan Almeer
Raymond sudah menjalankan pekerjaan di hari pertamanya. Siang tadi ia menemani Nyonya Maria pergi ke
readmore Menjemput Almeer
Ramona duduk di samping Almoora yang sedang membaca buku di teras samping rumah. Wanita itu duduk se
readmore Tempat Rahasia
Raymond salah besar. Tuan Almeer tidak seperti yang ia bayangkan. Pria itu sangat ramah dan mudah te
readmore Libur Dua Hari
“Raymond.” Maria langsung memanggil nama Raymond ketika panggilannya tersambung. “Ya, Nyonya.” “Mungki
readmore Rumah Baru
“Mama... aku sangat merindukan Mama.” Raymond langsung memeluk Ramona saat mereka berjumpa. Ramona ju
readmore Alomoora Hilang
“Kau tidak apa-apa?” Gadis itu langsung berjongkok, kedua tangannya memegangi lengan Raymond dan mem
readmore Mengingat Sesuatu
Raymond berdiri cukup jauh, memperhatikan Ramona yang sedang memeluk Almoora di sebuah bangku di tam
readmore Ingin Mencari Tahu
Almoora sudah lupa kalau tujuan awalnya keluar kamar adalah ke dapur untuk mengambil segelas air min
readmore Deriyan
Akhir-akhir ini Nyonya Maria lebih sering ke perusahaan dari pada mengunjungi yayasan miliknya, seti
readmore Mencari tahu
Suara hingar bingar musik terdengar memekakkan telinga, lampu-lampu berkedap kedip menambah semarakn
readmore Bujukan Maria
Almoora mengemas semua masakan yang telah mereka masak ke dalam food pail. Sebentar lagi Ramona akan
readmore Kedatangan Bryan
Nyonya Maria : Raymond, jemput saya di kantor sekarang ya. Raymond membaca lagi pesan dari Nyonya Mar
readmore Bertemu Bryan
“Bryan... mama sudah rindu.” Maria langsung mengejar putranya dengan merentangkan ke dua tangan henda
readmore Hukuman Bryan
Plak! Bryan mengusap pipi kirinya yang terasa panas. Seumur hidupnya, ini baru pertama kali Almeer te
readmore Sepupu Deriyan
Almeer memijit kepalanya yang tidak sakit saat melihat ke-tidak berhasilan Bryan memimpin rapat sian
readmore Buktikan Kepadaku
“Aku pikir tempat ini menjadi tempat rahasia.” Raymond membuka suara setelah sekian lama mereka terd
readmore Kau Pelakunya
Raymond duduk sendiri di taman belakang kediaman Tuan Almeer sambil menyesap rokok nya. Sejak kepula
readmore Menemani Almoora
“Percuma, kau tidak akan pernah menang melawan nya.” Mereka berdua kembali duduk di bangku belakang r
readmore Ancaman
Raymond tidak tau arti tatapan Almoora tadi kepadanya. Mata itu tidak memandangnya dengan tajam sepe
readmore Pertengkaran Almeer dan Bryan
Bryan ngotot tidak mau keluar dari ruangan Almeer jika ayah nya itu tidak mencabut perintahnya. Suda
readmore Almoora Bertemu Bryan
“Raymond... aku butuh bantuan mu! Aku tunggu sekarang juga di ruangan Almeer.” Maria menghubungi Ray
readmore Kata Hati Bryan
Bryan keluar dari ruangan Almeer dengan emosi yang sudah memuncak di kepala. Ia sudah tidak bisa lag
readmore Berkata Jujur
Raymond menatap dua wanita yang duduk diam di depan nya. Ke dua nya kompak mendiamkan Raymond sejak
readmore Aku Akan Mencarinya
Tiba-tiba saja Almoora berteriak histeris dalam dekapan Ramona. Ia menjadi tidak terkendalikan membu
readmore Mungkinkah
Pintu ruang VVIP yang ada di rumah sakit itu Raymond buka dengan pelan setelah mendengar perintah ma
readmore Aku Tertuduh
“Duduklah.” Bryan memberi kode dengan gerakan kepala pada kursi yang ada di depan nya supaya Raymond
readmore Tidak akan pulang
“Owh… Tuan Bryan tidak bisa di temui sekarang.” “Aku akan menunggu. Katakan… dimana aku bisa duduk un
readmore Perhatian Kecil
“Kau kenapa?” tanya Maria yang sedari tadi memperhatikan Raymond yang tampak gelisah. “Tidak ada apa-
readmore Singa Betina Cantik
“Istirahatlah.” Raymond membimbing Almoora masuk ke kamar, di belakang mereka Ramona mengikuti dengan
readmore Siasat Untuk Bertemu Bryan
“Maaf Nyonya… aku datang terlambat.” Raymond mendatangi Maria yang sedang menyiapkan air hangat dan o
readmore Satu Tusukan
Raymond langsung berdiri tegak saat melihat mobil yang di kendarai Deriyan memasuki kawasan parkir d
readmore Almeer dan Aldeen
Raymond tidak tenang berdiri di depan ruang operasi, sejak Almoora di bawa tim dokter masuk ke dalam
readmore Bantuan Johan
Maria menunggu dengan gelisah di depan ruang khusus tempat Almoora di rawat, sudah lima belas menit
readmore Bertanggung Jawab
Sebuah Helikopter mendekat di hamparan pasir pantai yang luas, banyak pasir halus yang bertebangan a
readmore Pendonor Almoora
Pintu mobil di buka oleh seorang yang berpakaian seragam dari luar, Almeer turun dari dalam mobil da
readmore Tidak Memiliki Hati
Raymond mengejar Almeer yang berjalan keluar, pria itu langsung mengambil kedua tangan Almeer dan me
readmore Isi Hati Almeer
Raymond memandangi punggung Aldeen yang semakin menjauh, dia heran dengan sikap tidak bersahabat yan
readmore Papa... Peluk
“Aku mendengar pertengkaran mu dengan Raymond di luar tadi. Almoora juga mendengarnya, kenapa suara
readmore Tidak butuh kehadiran kalian
Tubuh Almoora bergetar, pandangan nya mengabur dan tangan nya mencengkram kuat lengan Ramona. Luka d
readmore Tidak Bisa
Setengah jam berlalu, Almeer masih setia dengan minuman kaleng dan sedikit cemilan yang baru dia bel
readmore Menginginkan Cucu
“Aku bisa mandi sendiri jika kau keberatan.” Suara Almoora mengagetkan Raymond yang sedang mematung d
readmore Mulai bekerja
Sudah tujuh hari berlalu, selama tujuh hari itu pula Raymond menjalankan perannya sebagai suami. Mel
readmore Kamar Hotel
Almoora menunggu dengan gelisah. Beberapa jam yang lalu Raymond mengabari jika dia sedang dalam perj
readmore Bab 57
Raymond sudah tidak tahan lagi, ini bukan yang pertama kali dia melihat tubuh istrinya karena saat A
readmore Ayah yang Baik
Raymond dan Almoora duduk tegang dihadapan Tuan Almeer. Pertemuan yang akan mereka rencanakan untuk
readmore Maafkan aku Maria
Maria masih bersikeras duduk menunggu di ruang tunggu rumah tahanan, padahal petugas sudah mengataka
readmore Aku Rindu
“Apa anda yakin, Tuan?” Mack bertanya sekali lagi, pria empat puluhan itu memperbaiki letak kacamata
readmore Menemui Bryan
Teh yang di sajikan Ramona dan di bawa Almoora ke kamar tadi terminum dalam keadaan sudah dingin. Du
readmore Tawaran Almeer
Lima bulan sudah berlalu, sejak Deriyan tidak pernah datang lagi untuk mengatakan apa tujuan Tuan Al
readmore Bukan Berita Bahagia
Almeer menatap lembaran kertas yang berisi perjanjian kerja antara Raymond dengan perusahaan milikny
readmore Informasi berharga
Beberapa jam sebelumnya. “Kau yakin?” Ramona menatap penuh selidik. “Yakin, Ma.” “Kau sudah pikirkan?”
readmore Beri aku satu alasan
Kamar kecil berukuran tiga kali tiga tanpa perabotan apapun itu terlihat semakin menakutkan setelah
readmore Akhir hidup Bryan
Raymond duduk tegang di kursi di depan Almeer, sementara Almeer menatap tajam padanya. Raymond bisa
readmore Almoora dan Almeer
Almeer memaksa diri untuk pulang ke rumah setelah sadar. Raymond yang menungguinya di rumah sakit, u
readmore Almoora Hamil
Mereka berada di ruangan yang berbeda. Ayah dan anak itu sedang di periksa. Karena Almeer sudah memi
readmore Putri Tuan Almeer
Johan berjalan cepat di koridor rumah sakit. Selain untuk melihat kondisi Tuan Almeer dia juga ingi
readmore Dia masih mencintai kalian
Almeer terlihat murung sejak mendapat kabar dari Maria kalau Almoora sudah keluar dari rumah sakit d
readmore Sakit Nyonya Maria Kambuh
Almoora menarik kakinya dengan cepat, melihat Maria yang bersimpuh dan memohon membuat Almoora meras
readmore Memaafkan
Deriyan memutuskan untuk membawa Nyonya Maria ke rumah sakit setelah menyuntikkan obat penenang. Oba
readmore Mengembalikan Almeer
Almeer menangis terisak di ranjang nya. Seumur hidup, ini pertama kalinya dia mengeluarkan air mata.
readmore Aku Sudah Bahagia
“Bagaimana perasaanmu?” Raymond mengenggam erat tangan Almoora. Sekarang mereka sedang berada di tam
readmore Rahasia Maria
Pagi-pagi sekali Raymond sudah sampai di kantor. Di hari pertama bekerja dia harus menunjukkan pada
readmore Bertemu Albert
Aldeen memeluk Irene penuh sayang, Dennis menatap heran kedua orang tuanya. Yang Dennis tahu, mamany
readmore Keadaan nyonya Maria
Nafas Maria menjadi sesak, kedua tangannya memegang dada. Maria butuh obatnya, tetapi dia lupa… kala
readmore Kedatangan Aldeen
Teriakan seorang perawat muda membuyarkan lamunan Almeer akan sosok Maria. “Bagaimana keadaan istri s
readmore Maaf dari Aldeen
Almoora tidak berhenti tersenyum sejak kedatangan Aldeen dan keluarganya. Ditambah lagi saat Irene m
readmore
bgus
25/05/2025
0keren
10/06/2024
0kereen
19/10/2023
0bagus
06/02/2023
0Seruuuuuu
01/02/2023
0setia bgt nungguin eps berikut nyaaaa....
22/01/2023
0baguss bgtt
13/12/2022
0asik sekali cerita nya
11/12/2022
0Debes kali lah
06/12/2022
0Lanjut dong
05/12/2022
0