Total : 491. Penantian Tak Bertepi.
Keira memindai jam di pergelangan tangannya. Pukul delapan lewat empat puluh lima menit. Berarti lim
readmore 2. Masa Lalu
Suasana pagi yang damai. Dua pasang suami istri berbeda generasi sedang menikmati sarapan pagi. Ritu
readmore 3. Ternoda.
Sudah sepuluh menit Keira duduk di hadapan Rasya. Tetapi orang yang bersangkutan masih terus saja me
readmore 4. Perudungan Masa Lalu.
Keira terbangun dengan kepala yang berdenyut-denyut. Sepertinya kemarin malam ia menangis sampai ket
readmore 5. Ketidakadilan.
"Bercerai? Ibu 'kan sudah berulang kali bilang kalau Ibu tidak setuju dengan keinginan kamu itu? Sud
readmore 6. Akal Bulus.
Waktu telah menunjukkan pukul sembilan malam kurang sepuluh menit. Itu artinya sepuluh menit lagi sh
readmore 7. Ketahuan Berbadan Dua.
Seminggu sudah berlalu dari pembicaraannya dengan kakak iparnya. Tetapi Panji sama sekali belum meng
readmore 8. Fitnah.
Keira menutup kotak perhiasan yang berselimutkan beludru merah dengan hati-hati. Di dalam kotak itu
readmore 9. Pilih Kasih.
"Kamu jangan kurang ajar sama orang tua ya, Ra? Apa maksud kamu menyindir-nyindir Ibu seperti itu?"
readmore 10. Semuanya Benar.
Keira mendorong brankar dengan tangan gemetar. Sementara Keisha dan ayahnya dengan setengah berlari
readmore 11. Kebodohan Yang di Cangkok.
Keira menyusun barang-barang bawaannya ke dalam lemari. Di dalam travelling bag berukuran sedang itu
readmore 12. Bercerai?
Keira memegang cangkir stainlessteelnya dengan hati-hati. Kali ini ia memegangnya dengan tangan kiri
readmore 13. Pecundang Sejati.
Jika orang-orang selalu mengatakan bahwa hari berlalu begitu cepat, tapi bagi Keira, waktu malah ter
readmore 14. Secercah Sinar di Kegelapan.
Panji ternyata memang benar-benar membawanya ke kantor polisi. Tetapi seperti yang ia katakan tadi,
readmore 15. Lamaran Tanpa Masa Depan.
Hallo, Keshia. Apa kabar? Ini gue abangnya Irma alias Puput. Lo masih berhubungan baik sama adek gue
readmore 16. Egois.
"Mas Pandu pernah nggak, sekali saja, memikirkan saya? Memikirkan nasib saya ke depannya. Pernah ngg
readmore 17. Jantung Hati.
"Pantas saja kamu tidak mau saya temani. Rupanya kamu memang mau menemui laki-laki lain. Firasat say
readmore 18. Kompromi.
"Kamu bertengkar dengan Panji, Sya?" Mendengar pertanyaan papanya, Rasya menyilangkan sendok dan gar
readmore 19. Jatuh Cinta Berjuta Rasanya.
Keira berusaha mempercepat langkahnya. Kabar tentang ibunya yang berada di ruang IGD, membuatnya tid
readmore 20. Karma.
"Bu, Sasa mohon keluarkan Sasa dari tempat ini. Sasa nggak kuat di sini terus. Kata Ibu, semuanya ak
readmore 21. Rahasia Yang Terkuak.
"Sebelum draft perjanjian kerjasama ini ditanda tangani dan memiliki kekuatan hukum, silahkan kedua
readmore 22. Penjelasan Tak Terduga.
Keira sudah tahu bahwa persalinannya ini tidak berjalan dengan mulus. Ia adalah seorang perawat yang
readmore 23. Cinta Yang Tersamar.
Keira tidak henti-hentinya berdoa saat dokter dan perawat mulai bekerja. Tindakan selanjutnya ia sepe
readmore Maafkan.
"Bisa Ayah berbicara sebentar dengan kamu, Pandu?" Pandu yang sebelumnya sibuk membalas email relasi
readmore Menantu Tidak Bermutu.
Keira berkali-kali membuka mulutnya, namun berkali-kali juga ia mengatupkannya kembali. Urung mengut
readmore Lahirnya Indhira.
Kehadiran Indhira di tengah-tengah keluarganya menghadirkan suasana baru yang menyenangkan. Setelah
readmore Ular Cari Pemukul.
Hari terus berganti. Karena kesibukannya mengurus malaikat mungilnya, ia sampai melupakan waktu. Dua
readmore Cobaan Bertubi-Tubi.
Dulu ia acap kali mendengar ungkapan yang mengatakan, Tuhan tidak akan menguji hambanya di luar bata
readmore Pasti Ada Jalan.
"Sudah puas belum menangisnya?" Keira yang masih merasa sedih, tidak bisa menjawab pertanyaan Rasya.
readmore Menjenguk Keisha.
Ini adalah kali pertama ia menjenguk adik kembarnya setelah dipindahkan ke Rumah Tahanan. Saat ia me
readmore Jatuh Cinta, Berjuta Rasanya.
Saat asistennya memberitahu bahwa Panji ingin bertemu, Rasya sudah siap lahir bathin. Akhirnya saat
readmore Kerikil Pengganggu.
Keira menyapukan bedak padat tipis-tipis ke wajahnya. Dilanjutkan dengan membingkai alis, mengulas m
readmore Rahasia Panji.
Keira menguap lebar. Nyaris membelah wajahnya menjadi dua bagian. Sebenarnya ia sudah amat sangat me
readmore Gombalan Receh.
"Hati-hati jalannya Pak Restu. Di sana ada tanjakan," Keira yang sedari tadi menunggu-nunggu kepulan
readmore Panji Atau Pandu?
"Ini, kamu pelajari dulu duplik kita untuk menjawab replik dari Panji senin mendatang," Keira meneri
readmore Rahasia Keisha.
Dan di sinilah sekarang ia berada. Duduk bersila di atas tikar, berbaur dengan keluarga para pengunj
readmore Always Be, My Hero.
"Gu-gue balik dulu ya, Sa. Ntar kalo ada waktu luang gue ke sini lagi. Gue ada bawa minyak gosok unt
readmore Si Pengintai.
Keira mencari-cari nomor apartemen yang sesuai dengan SMS Keshia. 2120, 2121, 2122 dan 2123! Ini dia
readmore Lo Songong, Gue Borong!
Rasya merasa aneh saat ada satu chat masuk ke ponsel pribadinya. Aneh karena identitas chat itu tida
readmore Interogasi Terselubung.
Suara-suara berisik dari arah ruang tamu seketika membuat Rasya waspada. Sepertinya Keira sudah tiba
readmore Takdir.
"Sebaiknya kita pindah ke ruang kerja saya saja, Rasya, Keira." Raga merasa tidak akan mudah bagi me
readmore Jaelangkung Masa Kini.
Semalaman Keira tidak bisa memejamkan matanya sepicing pun. Benaknya dipenuhi dengan potongan adegan
readmore Siasat Rasya.
Keira berkali-kali melirik Rasya yang sedang menyetir di sampingnya. Mencoba mencari sisa-sisa kemar
readmore Terungkap Sudah.
Di sepanjang perjalanan menuju ke LP, Praja terus tertawa-tawa gembira di pangkuan Keira. Sesekali b
readmore Masa Lalu Kelabu.
Beberapa jam sebelumnya... Panji mengaduk-aduk laci meja kerjanya. Mencari-cari alat pemotong kuku. K
readmore Meninggalkan Masa Lalu.
Panji menjejalkan pakaian-pakaiannya begitu saja ke dalam koper. Ia sudah tidak mempunyai banyak wak
readmore Konfrensi Pers (END).
"Selamat sore rekan-rekan pewarta sekalian. Saya Alrasya Abiyaksa sarjana hukum, dalam hal ini mewak
readmore Extra Part 1
Empat bulan kemudian. "Kamu jangan mondar mandir di depan pintu begitu, Ra. Ibu jadi pusing melihatny
readmore Extra Part II
Keira berkali-kali menghembuskan napas lega sesaat keluar dari rumah keluarga Abiyaksa. Beban yang t
readmore
bagusss
15/10/2024
0suka banget cerita ini
05/02/2024
0Suka sukak ceritanya
17/01/2024
0selaku bagus ceritanya 💖💝
29/07/2023
0sangat bermakna sama cerita nya agar menjadi motivasi untuk kedepannya🫶🏻
23/06/2023
0seruu ceritanyaaqa
13/06/2023
0bagus kali🥰
13/05/2023
0bagus cerita
07/05/2023
0wachhh makin seru cerita nya...
30/04/2023
0Topp sangat bagus critanya
27/04/2023
0