Total : 39Bab 1 Rencana Alvan di Malam Pernikahan
Menikah adalah salah satu sunah dari Rasulullah SAW. Selain menyempurnakan separuh agama, dengan men
readmore Bab 2 Kesalahan Pertama Zara
Sembari menikmati hangatnya air shower yang mengguyur kepala, Alvan memikirkan langkah-langkah menyi
readmore Bab 3 Selangkah Menuju Neraka
Elma tampak terdiam beberapa saat. Menimbulkan perasaan tak enak dalam benak Zara. Ia takut terlalu
readmore Bab 4 Dua Harapan yang Berbeda
Pagi-pagi sekali Zara menyiapkan barang-barang miliknya. Pakaian, skincare dan benda-benda lainnya.
readmore Bab 5 Sebuah Peraturan
Membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk sampai di salah satu perumahan elit di Ibu kota. Zara mengh
readmore Bab 6 Tidur di Kamar Tamu
"Zara!" Mendengar teriakan Alvan membuat Zara yang sedang mengikat rambut Halfi segera berlari ke ara
readmore Bab 7 Secuil Perasaan Untuk Zara
"Hu ... hu ... hu ... Bunda!" Zara semakin mempercepat langkahnya. Berjongkok hingga menyamakan tubu
readmore Bab 8 Tangisan Halfi
Pagi ini setelah selesai menyiapkan sarapan untuk keluarga kecilnya, Zara mencari keberadaan sang su
readmore Bab 9 Kecerobohan Zara
Zara melongo melihat kemeja batik dengan setrika di atasnya yang mengeluarkan asap. Beberapa detik be
readmore Bab 10 Kedatangan Mertua
"Gimana sama suami kamu?" Zara menghela napasnya. Ia beranjak dari baringnya, dengan tangan kanan yan
readmore Bab 11 Mama Mau Cucu Baru
Keluar dari dapur, Zara berjalan membawa nampan berisi dua gelas teh hangat dan setoples cookies unt
readmore Bab 12 Kamu Memanfaatkan Kesempatan Dalam Situasi Saya?
"Ma, Mama!" "Mama apa-apaan sih!" Alvan terus berteriak sembari menggedor pintu di depannya dengan ke
readmore Bab 13 Cara Dari Varissa
"Semalam lancar kan?" Saat ini Zara dan mertuanya sedang melakukan aktivitas paginya di dapur. Zara y
readmore Bab 14 Saran yang Sangat Konyol
Zara terkejut mendengar tips pertama yang diberikan sahabatnya. Detik selanjutnya, Zara menggelengka
readmore Bab 15 Malam yang Sepi
Terdengar suara deru mobil yang memasuki halaman rumah. Elma tersenyum seraya menurunkan cucunya dar
readmore Bab 16 Pengaduan Halfi
"Makasih untuk makanannya ya, Mas." Alvan yang hendak berjalan ke dapur itu seketika terlonjak kaget
readmore Bab 17 Omelan Panjang dari Mama
"Ada apa, Ma?" Elma menyorotkan tatapan tajamnya ketika mendapatkan pertanyaan dari putranya. Kini, me
readmore Bab 18 Kalian Harus Ke Bali!
Alvan terhenyak mendapati pertanyaan dari Zara. Segera ia palingkan wajah, lalu kakinya bergerak ke
readmore Bab 19 Akting yang Sangat Buruk
"Beli saja semua keperluan selama disana," jawab Alvan saat mendapati pertanyaan dari sang istri. Zar
readmore Bab 20 Hello Bali
"Perhatian-perhatian, para penumpang pesawat udara Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA311,
readmore Bab 21 Sedikit Lebih Lembut
Karena mendapat larangan keras dari sang suami, pada akhirnya Zara hanya bisa mengintip pemandangan
readmore Bab 22 Hutang
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, ketika Zara keluar kamar, ia sudah melihat makanan yang memenuhi
readmore Bab 23 Dua Wanita Bule
Setelah membayar topi yang ia beli dengan uang dari Alvan, kini Zara dan Halfi sedang bermain pasir.
readmore Bab 24 Jangan Sok Nolongin Orang!
Hari telah berganti. Sekarang tepat pukul 15.00, Zara mengajak Halfi untuk menikmati angin pantai di
readmore Bab 25 Jangan Pergi
Malam harinya, Zara meringkuk di atas sofa dengan selimut tebal yang ia gunakan untuk menutupi selur
readmore Bab 26 Sisi Manis yang Baru Alvan Sadari
Alvan berlari memasuki villa, setelah sebelumnya memarkirkan mobilnya dengan benar. Saat melihat Zar
readmore Bab 27 Sikap Manis Alvan
Zara dan Halfi menoleh bersamaan saat mendengar pintu ruang perawatan dibuka. Tampak Alvan datang be
readmore Bab 28 Proses Pembuatan Cucu buat Mama
Alvan datang sambil membawa sebuah mangkuk berisi bubur hasil mahakaryanya di dapur selama hampir se
readmore Bab 29 Tentang Istri Pertama
"Kenapa, seru banget ya sampai kesedak gitu. Mana barengan lagi," ledek Elma membuat Zara tersipu. Se
readmore Bab 30 Kejutan dari Varisa
"Jangan sampai melewati batas!" Kalimat itu selalu ditekankan Alvan pada Zara sebelum mereka benar-be
readmore Bab 31 Kalian Berselingkuh?
Begitu tiba di kafe tujuan, Zara dibuat membeku oleh sesosok lelaki yang duduk di samping Varisa. Ba
readmore Bab 32 Kita Suami Istri
Tatapan Alvan beralih pada dua tangan di hadapannya yang saling bertautan. Tidak. Lebih tepatnya lel
readmore Bab 33 Jangan Geer Makanya!
"Percaya diri sekali kamu." Alvan berdesis dengan sinis. Tidak terima dengan Zara yang seenaknya sen
readmore Bab 34 Musibah Kecil
"Mas tunggu!" Alvan yang sudah menaiki sepedanya itu mengurungkan niat untuk mengayuh pedalnya dan me
readmore Bab 35 Bantu Buka?
"Makan dulu, Mas," ucap Zara setelah perawat mengantarkan jatah makan siang. Meski mendengar itu, Alv
readmore Bab 36 Mau Punya Adek?
"Yakin bisa, nggak mau dibantu aja?" Zara yang merasa khawatir memberanikan diri menawarkan bantuan
readmore Bab 37 Dua Kalung
Tepat pukul 11.20 Zara dan Alvan berjalan beriringan di lorong rumah sakit. Mereka baru saja bertemu
readmore Bab 38 Aku Belikan Untukmu
Zara masih terdiam menunggu jawaban dari laki-laki yang berdiri di depannya dengan wajah yang beruba
readmore Bab 39 Tidurlah Di Sini
Zara memandangi kalung pemberian Alvan di jam tengah malam begini. Karena benda itu, Zara menjadi su
readmore
lanjutttt kK
17/07
0Mantap
06/03
0keren alur ceritanya, bikin penasaran membaca nya. good poko nya..
01/03
0menarik
15/12
0lanjut lagi cerita nya
26/11
0Masyallah
06/11
0Bagussss
08/10
0seruu
27/09/2025
0bags
25/09/2025
0kak bagus bangett lanjutan nya dimana kak pliss lanjutannya
15/09/2025
0