"di antar siapa Nur ?" "eh mbak Shinta tumben datang siang Bu ." Sinta mengagetkan Nur yang sedang berjalan masuk menuju klinik . "Iya tadi lagi ada keperluan sedikit sama orang tua saya ." "Oh iya Bu ." Nur harus mulai bersikap profesional karena sedang berada di tempat kerja maka dia harus memanggil Sinta dengan sebutan ibu . "Rizky Bu ." "Loh kok bisa kamu diantar Rizki ." "Iya , jadi ternyata memang benar Rizki itu adalah saudara kembarnya mas Reza ." "Masya Allah ." "Allah Maha Besar Bu, Allah sudah mengatur pertemuan kami ." "Alhamdulillah terus terus Bayu gimana ?" "Bayu Seneng banget Bu Bahkan dia pikir kalau Rizki itu ada ayahnya dari sejak pertama bertemu Bayu langsung Memanggil Ayah ke Rizki , saya sampai nggak enak sama venia ." "ya kan tapi bukan salah kamu kalau bayi memanggil Rizki dengan ayah karena memang wajah mereka sama ." "Iya Bu saya Sampai heran Padahal selama ini Bayu hanya melihat wajah Mas Reza melalui foto ,tapi ternyata melihat Rizki Dia mengira itu adalah ayahnya ." "anak pintar ." "Terima kasih Bu ." "Jadi saya nggak perlu menyelidiki niy kamu udah tahu semuanya ." "Hehehe iya Bu ." "Ya udah saya ikut senang Nur kalau ternyata Bayu bisa ketemu dengan keluarga dari ayahnya ." "Iya Bu, saya permisi masuk dulu sudah telambat ." "oke." Nur melangkah menuju ruang karyawan untuk melakukan absen dengan fingerprint lalu memasukkan barang-barangnya ke loker dan berganti pakaian dengan seragam karena dia belum sempat mengganti pakaiannya tadi setelah mengantarkan Rizki ziarah ke makam Reza ,kemudian dia sendiri melanjutkan menziarahi makam kedua orang tuanya . " Mbak Nur tumben terlambat ." tanya Tiara rekannya sesama kasir yang berbeda shift dengannya . "Iya Tiara ada keperluan tadi ." "keperluan apa Mbak. " Tiara mulai kepo dengan apa keperluan Nur yang dimaksud . "Iya habis ziarah ke makam Mas Reza sekalian ke makam kedua orang tuaku Tiara. " "ohhh tumben di hari kerja Mbak biasanya Mbak Nur kalau ziarah di hari libur ." "Iya lagi kangen aja sama mereka bertiga ." "ohhh." "Gimana rame hari ini Tiara . " tanya Nur untuk mengalihkan topik pembicaraan agar Tiara tidak terlalu jauh ingin tahu tentang apa yang terjadi dengan dirinya ,karena Nur belum ingin membagi kisahnya dengan siapapun kecuali dengan Sinta . "lumayan mbak." "Alhamdulillah." ucap Nur, "Ya udah yuk kerja lagi ,banyak customer tuh yang ngantri ." lanjut Nur . Nur mulai melayani pelanggan yang berada di depannya . waktu sudah menunjukkan pukul 09.00 malam ini saatnya Nur bersiap-siap untuk closing atau menghitung hasil pendapatan hari ini sesuai dengan sipnya dicocokkan dengan nota yang didapatkan setelah cocok baru menyampaikan kepada manajer yang bertugas . Nur keluar dari sambil memesan ojek online melalui ponselnya ,setelah selesai memesan memesan ojek online .seseorang menghadangnya di pintu keluar . "Nur Ayo saya antar pulang . " Rizky sudah berada di depan Nur . Nur mendongak melihat Siapa yang sedang berbicara . "loh mas Rizki ngapain ada di sini malam-malam ,mau jemput venia? hari ini Sepertinya saya tidak melihat venua di klinik ini ." "Nggak kok Nur saya nggak jemput Venia tapi saya sengaja ke sini mau jemput kamu dan mengantarkan kamu pulang ke rumah kamu." "Hah ngapain Mas nggak usah saya bisa pulang sendiri Saya ." "tapi ini kan sudah malam Nur ." "saya sudah biasa Mas pulang malam karena memang pekerjaan saya seperti ini shifting ." "Iya saya tahu tapi biasanya kan belum ada saya tapi sekarang kan ada saya ." "Maksudnya mas ?"Nur mencoba mencerna kalimat yang diucapkan oleh Rizki barusan . "Saya kan sudah janji sama Reza untuk menjaga kamu dan Bayu . " " jangan Mas saya tidak ingin seperti ini ,Mas Rizki tidak punya kewajiban apapun terhadap saya ataupun Bayu ." "tolong Nur Jangan berpikir yang tidak-tidak, kalian berdua adalah keluarga saya jadi selama saya di sini saya akan memastikan kalian berdua baik-baik saja ." "Mas Rizki tidak perlu khawatir kami baik-baik saja ." "dengan ibu Nur ."suara lelaki yang berada di motor mengalihkan perhatian mereka berdua. "Iya Pak saya sendiri ,Tunggu sebentar ya ."ucap Nur kepada sopir ojek online yang sudah menunggu dirinya . "Mas Rizki Permisi saya mau pulang ojek Saya sudah datang ." "Nur tolong batalkan saja ojeknya biar saya yang bayar Nanti saya antar kamu pulang ." "tidak perlu mas kalau memang Mas Rizki ingin mengunjungi Bayu silakan datang saja ke rumah ,tapi tidak perlu melakukan hal seperti ini kepada saya , jika memang Mas Rizki merasa bertanggung jawab terhadap Bayu silakan Saya tidak menghalangi sama sekali , tapi saya mohon maaf Saya hanya mengijinkan Mas Rizki untuk dekat dengan Bayu tapi tidak dengan saya , bagaimanapun juga saya harus menjaga kehormatan Mas Rizky Jangan sampai karena terlalu dekat dengan saya nanti menimbulkan masalah ke depannya ,Saya harap Mas Rizki mengerti maksud saya , permisi." Nur meninggalkan Rizki yang masih berdiri di tempatnya . sementara Rizky masih berdiri mematung sambil melihat Nur yang berlalu kemudian duduk di bagian belakang motor ojek yang tadi dipesannya . " sekarang aku mengerti kenapa Reza jatuh cinta kepada Nur , Dia perempuan yang memiliki prinsip ." gumam Rizky sambil melihat Nur yang berjalan semakin menjauh dari dirinya. drrrrtttt..... ponsel Rizki berbunyi dia melihat layarnya dari Venia . "Halo ven ada apa ?" "yang kamu lagi di mana sih Aku udah di depan apartemen kamu nih tapi nggak ada yang bukain pintu ." "Kamu ngapain malam-malam ke apartemen aku ven?" " aku mau ajak kamu clubbing." " Maaf ven Mungkin lain kali , Aku sedang tidak ingin ." "kamu di mana sih Tumben nggak mau aku ajak clubbing." "Aku lapar lagi cari makan ." "Kenapa nggak bilang biar aku bawain aja ." "Enggak ini udah selesai kok ini udah mau pulang lebih baik kamu juga pulang karena udah malam ." pinta Rizky. "nggak mau, aku mau nunggu kamu di sini ." "terserah kamu pen yang penting aku sudah bilang ke kamu kalau aku nggak ingin keluar malam ini ." "Bukannya Kamu mau ketemu sama saudara kembar kamu kan sekalian kita bisa cari siapa tahu dia ada yang di tempat klub malam ." "nggak usah nggak perlu aku yakin Reza bukan lelaki yang suka main suka klub malam ." "Ya udah terserah kamu yang penting aku mau nungguin kamu sampai kamu pulang aku tunggu kamu di depan pintu apartemen kamu ." "ven Ini udah malam lebih baik kamu pulang nanti orang tua kamu nyariin kamu ." "kamu apain sih yang ini tuh masih sore Sejak kapan orang tua aku nyariin aku ." Xenia berkeras ingin menunggu Rizky pulang
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
cerita nya menarik bahkan ada nyata nya
23/06
0mantap
03/01
0bagus babget
03/11
0Lihat Semua