
Hati yang Terpilih
Bara ShinjuSelesai
171733 kata-kata
Ikhtisar
|Katalog
- Tag(s):
- Pernikahan yang diatur
- Keluarga
- Persahabatan
- Pornografi
- Remaja
Menikah secara mendadak bukanlah keinginan setiap orang. Tapi Zahwa dan Hanan harus mengalami itu semua. Sebab pernikahan mereka adalah wasit terakhir kedua orang tua mereka. Tidak saling mengenal, bahkan pertama kali bertemu mereka diminta oleh menikah oleh orang tua mereka. Keadaan sangat runyam, sehingga tidak satu pun dari keduanya yang bisa menolak titah tersebut. Akankah, pernikahan mereka akan berlangsung baik-baik saja? Bisakah bertahan, sebab ternyata kakak dari suami Zahwa adalah kekasihnya sendiri yang belum ia putuskan sebelumnya. Sebab dia ada di luar negeri. Hati mana yang akan Zahwa pilih? Suami yang belum ia kenal atau kekasihnya. Mereka sama-sama baiknya bahkan satu orang tua.
Pembaharuan Terakhir
Pilihan Editor
Rekomendasi
Komentar Buku (80)
- Total: 143
Gerimis Pertama
*Akan ada waktu, dimana kita tidak bisa mengatakan 'Tidak' pada suatu keadaan dan di saat itu, takdiMalam Pertama
_Siapapun yang hadir itulah takdir_
Malam semakin larut, angin malam semakin merayap, membuat tubuh ySebuah Harapan
*Seperti pagi yang selalu datang, begitulah harapan.*
POV: Zahwa
Apa yang di inginkan manusia denganSuasana yang Sama
POV: Zahwa Nadhira
Tempat yang sama, terkadang membuat ingatan kembali mengingat hal yang tak seharusTidak ada yang Abadi
***
Hiduplah sesuka hatimu tetapi (ingat) engkau pasti akan mati.Cintailah siapa pun yang ingin engkaHati Yang Egois
Takdir memang terkadang membuat kita gila, dengan memberikan pilihan yang sama-sama kuatnya.
Zahwa meApakah Kamu Bahagia?
Zahwa masih menimang-nimang kotak biru ini. Tangannya bergetar, saat ingin membukakannya. Lagi-lagiSulit Menjawab
*Perasaan yang aku sembunyikan dalam hati, tak seharusnya menjadi penghalang kebahagiaan*
"SepertinyaYang Ku Inginkan
*"Apa yang aku mau? Apa kamu bisa memberikannya?"*
"Aku ingin tahu, soal Mas Surya, kak," kaata ZahwaHati Yang Berdesir
Kau kenapa? Sampai menutup mata segala? Aku hanya ingin mengambil ini!" Ujar Hanan.
Seketika Zahwa laKawat Pengikat
Mobil melaju dengan cepat. Menelusuri jalanan malam yang sembab. Mereka masih berteman sepi, tidak aDia Kembali
*Jika daun berguguran jatuh karena kehendakNYA, maka takdir yang ada pada diri ku adalah kehendakNyaKekasih Kakakku
#Hanan Al Faruq
Ramai orang berlalu lalang di depan mata. Beberapa menjemput beberapa lagi ada yang dKisah Kotak Biru
#Hanan Al FaruQ
Hanan masih sendirian di kamar, Zahwa masih ada di bawah. Entah apa yang sedang ia laTujuan Yang Salah
#Hanan Al FaruQ
Masih di malam itu.
Pak Rosyid merenteti dengan banyak pertanyaan untuk Hanna. BagaimaRasa Yang Tak Harus Ada
*Tuhan memang melarang pacaran, tapi tidak dengan mencintai seseorang*
#Hanan Al FaruQ
"Kamu tidak memPertemuan Pertama
#Falsback pertemuan pertama Zahwa dan Surya#
*Rindu itu bukan tentang jarak, namun ada kalanya dia suKekasih Yang Menjadi Adik Ipar
****
#Surya Abimanyu
Gadis dengan senyum menawan pun dengan tanpa sungkan membuat Surya tersenyum kepaWaktu Bicara
.
#Surya Abimanyu
"Mas Surya juga arsitek seperti Mas Hanan, kah?" tanya Bik Asih.
Dia menyiapkan SuryaAlasan Kepergian Zahwa
Surya turun, dia langsung menuju meja makan. Sepi, tidak ada siapapun.
Dia celingukan melihat ke arahPertengkaran Hati
#Surya Abimanyu
Kepulangan Surya memang benar sebab wafat orang tuanya. Saat itu dia tidak langsung bHati Yang Mulai Bangkit
POV: Surya Abimanyu
Sejenak mereka terdiam.
"Apapun yang terjadi,biarkan terjadi. Sekarang kamu adik iMakanan Favorit
Zahwa masih berselimut bad Cover. Matanya melotot ke arah Hanan. Bukanya mengalihkan pandangan HananPergi Tanpa Pamit
Zahwa tidak berkata lagi. Hatinya benar-benar terasa sakit mendengar pernyataan suaminya itu. TanpaBertemu Teman
****
Jalanan malam semakin ramai. Hiruk pikuk orang silih berganti.
Terlihat Hanan sedang duduk di tepCerita Bella
Siang itu di resto langganan Bella. Dia sedang menunggu Zahwa datang. Tadi malam Zahwa menelpon danMantan sebagai Kakak, Adik sebagai Suami.
Sebenarnya ada apa? Kau terlihat kesal dan terlihat buru-buru meninggalkan resto," tanya zahwa.
"AkuKisah Bik Asih
Mobil kembali membawa mereka menyusuri jalanan. Beberapa kali Bella bertanya arah rumah Zahwa karenaTeman-teman Surya
"Mas Surya ketawa, pasti ngejek," sewot bik asih. Dia cemberut.
"Bukan begitu, Bik. Sueerr," bantah SYang Harus di Telan
"Aku akan telpon mas Surya. Kamu temani mereka," kata Hanan setelah Zahwa menyajikan minuman kepadaMulai Melukis Lagi
Hari ini suasana rumah sangat sepi. Tadi pagi Surya memutuskan untuk kembali bekerja. Hanan pun ikutSesak
Untung aku kembali pulang, karena ada beberapa berkas yang ketinggalan. Kalau tidak, aku tidak akanHati Yang Tersakiti
Di sisi lain terlihat Hanan berbicara dengan seseorang. Dia terlihat sedang mendengarkan penjelasanTak di Inginkan
Surya. Dia berdiri di ambang pintu ruang tamu . Melihat Zahwa dan hanan, menjadi penonton yang tidakKebenaran yang Tersimpan
"Kenapa bik asih berfikir begitu?" Tanya Zahwa balik.
"Karena tidak mas Surya saja yang memperhatikanLari dari Kenyataan
Flash back
Rumah sakit di mana orang tuanya dan orang tua Zahwa di rawat menjadi tempat pernikahan haKiriman Sarapan
"Jangan ngawur! Sudah, pergi sana!" usir Hanan
"Hah! Terserah, lah. Awas nyesel!" Seru Hanif seraya pIstri yang di Simpan
Zahwa melihat kotak roti sobek lagi. Di sana masih ada satu roti sandwich Sari roti. Dia mengambil nCemburu
****
Zahwa masuk kamarnya dengan kesal. Dia lempar tas selempang yang di bawanya begitu saja.
"Dia berPerempuan Lain
"Aku fikir kamu mulai mencintainya Zahwa," kata Bella ringan tapi meyakinkan.
"Baiklah, sekarang apaAmbigu
Zahwa duduk terdiam di tepian ranjang. Hanan mengganti pakaiannya. Dia melirik Zahwa , dia masih sajMelukis
Tidak tahu arah jalan mana yang mereka pilih saat ini. Asalkan itu bisa membawa mereka pergi dari seHadiah yang Terlupakan
Elena masih mencari keberanian untuk menceritakan semua tentang dirinya. Dia percaya laki-laki di deHadiah yang Tak Terduga
Zahwa terlihat tegang. Ini mungkin bukan pertama kalinya dia berdekatan dengan Hanan tapi entah kaliDua Kado yang Sama
Laki-laki itu sudah di ambang pintu. Dia terlihat membawa beberapa papar bag ukuran besar. Zahwa semAcara di Masjid
***
"Mbak Elena terlihat cantik dengan gamis itu," komentar bik asih. Dia melihat elena sedang di dePertemuan Rahasia
Pagi sekali setelah acara semalam. Hanan menemui seorang di depan gerbang rumahnya. Dia sedang membaPernikahan yang Salah
***
Siang itu, di sebuah taman kota. Mereka sudah sangat lama di tempat itu. Jika bangku taman yang aMencintaimu
Surya sedikit mengatur nafasnya. Dia terlihat berusaha menghilangkan ketegangan. Mulai menceritakanCanggung
Seperti biasa kegiatan pagi dengan sarapan bersama dan menyiapkan keperluan kantor.
Kali ini Zahwa daDiam yang Menyakitkan
***
Tidak di sangka ternyata Elena suka sekali belanja dia bahkan jauh dari kata pendiam seperti pertDemam
Zahwa kembali ke dalam kamarnya. Sebenarnya dia terlalu takut jika tidur sendirian di kamar besar itKeras Kepala
"Apa mas Surya tidak tahu Mas Hanan sudah mendaftar di UCL dan mungkin tujuh bulan lagi mereka beranDokter Keluarga
***
Pagi itu Surya menelpon dokter untuk datang ke rumah untuk memeriksa Hanan dan untuk memastikan aBantuan Cinta
***
Setelah Dokter Very pulang semua kembali ke aktivitas biasanya. Bedanya hari ini Hanan tidak masuKedatangan Keluarga Zahra
***
Malam hari
Keluarga Zahwa datang bertamu. Zahra kyai Jauhari dan Hanif dan satu sopir mereka.
ZahwaYang Tak Terduga
"Kamu sudah tidur seharian dengarkan sebentar saja," Kata Zahwa.
Hanan gemas dengan sikap Zahwa dengaYang Sesungguhnya
"Aku kerja. Apa yang kamu lakukan di sini?" Tanya balik Hanan.
"Aku_ aku mau belanja." Jawab Zahwa ceSurat Zahwa
*Aku tahu, kamu hadir hanya untuk sementara. Aku tahu jika suatu hari kamu akan pergi dariku.
Aku tahKegundahan Hati
Hanan meremas surat dari Zahwa . Kacau, kenapa hatinya tidak bisa di kendalikan saat ini . Dia tidakJatuh Tersungkur
***
Kedai Kopi itu sudah ramai pengunjung, Biasanya Hanan dan Hanif ke sana pada saat pagi buta. AgarKamar Kenangan
"Bagaimana kondisinya?" Tanya Hanan.
Very baru saja datang dan memeriksanya.
"Dia punya penyakit maag.Istri Hanan
"Kenapa?" tanya Hanan saat melihat Zahwa melebarkan matanya. Terkejut akan perkataannya.
"Apa mie insMencari Surya
"Kata pak satpam. Mas Surya tidak masuk?'' Apa dia baik-baik saja?" Tanya Zahwa.
Aldian sudah ikut niYang Harus di Hindari
"Apa yang kamu katakan Elena? Aku mencari Mas Surya. Apa salahnya, dia kakakku sekarang?" Balas ZahwAncaman
Hanan melangkah ke tepian ranjang . Dia membuka ke dua tangan Zahwa yang menutupi wajahnya . MeskipuBukan Teh
***
"Silahkan," kata penjual mie ayam itu. Dia meletakkan dua porsi untuk Zahwa dan Hanan.
"KelihatannTamu tak di undang
"Tidak apa-apa Mbak Zahwa. Itu hal yang biasa." Kata Elena, dia tahu Zahwa sedang menahan malu.
"AkuPengakuan Hanan
Preman itu memegang tangan Zahwa. Dia memangnya dengan keras hingga membuat Zahwa merasakan sakit diBodyguard Pribadi
Setelah kejadian itu Zahwa tidak di perbolehkan berhubungan dengan Elena. Meskipun saat ini Elena maTawaran Untuk Surya
Di lobby kantor Surya dan Zahra berjalan seiring . Tampak ada beberapa candaan dia antara perbincangMeminta Pertimbangan
"Menurutmu bagaimana? Apa aku menerima saja tawaran Abahnya Zahra untuk membantu mengembangkan pesanKeterpaksaan yang Indah
"Pondok pesantren saja kamu tidak tahu." Sahut Hanan. Dia datang tiba-tiba, dengan Zahwa di sampingnBerbagi Kisah
Hanan dan Zahwa menikmati malam syahdu. Berdansa menikmati irama lagu.Bertukar pandang dan senyuman.Pertemuan yang Tidak Terduga
Sore itu, Surya menghentikan mobilnya di halaman masjid besar pinggir jalan. Dia keluar dan melihatMasih Juga Cemburu
"Mas, kamu ngapain, sih. Lihat semua berantakan. Kamu sedang nyari apa?"
Hanan mengeluarkan semua barProjek Bersama
Di depan mereka sudah ada skesta struktur bangunan. Zahwa terlihat bingung, karena tidak mengerti apPerayaan
''Jadi sayang. Karena projects mu selesai berkat Ku, hadiah apa yang kamu berikan?" Tanya Zahwa. DiaTragedi yang Tak Terduga
Mobil melaju dengan cepat menyusuri jalanan malam. Untungnya tidak terlalu padat, sehingga mereka biMusuh dalam Selimut
Setelah kepergian Surya. Mereka terduduk lunglai. Hanan memijat kepalanya sendiri, dia merasa peningHikmah di balik Penjara
Pagi sekali Zahra sudah berkemas. Dia menyiapkan satu kotak makanan lengkap dengan minuman dan camilMenjenguk Mantan
''Apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya Surya. Dia memperhatikan Zahra sedang menatapnya yang entahSatu Cinta Dalam Satu Hati
''Apa Mas baik - baik saja?'' tanya Zahwa.Dia prihatin luka lebam di wajah Surya. Meskipun begitu diKebenaran akan Selalu Menang
''Mereka pergi kemana?'' Tanya Hanan.
Bik Asih meletakan nampan berisi minuman ke atas meja dan menyePosesif
Dokter wanita itu keluar dari kamar tamu. Di susul Elena di belakangnya.
''Bagaimana dok?" Tanya ZahwKesaksian Nyata
Pagi sekali Zahra sudah mendatangi rumah Surya. Semalam dia tidak di perbolehkan untuk datang karenaHanya Untukmu
Zahra tidak menunggu lama lagi. Dia langsung menuju rumah Zahwa, dalam hal ini sempat kebingungan keRasa Yang Ku coba Tahan
Kenapa begitu menyakitkan. Padahal tau bahwa ini hanya sebuah candaanm Kenapa begitu menyiksa, padahKebebasan Surya
Elena terlihat sedang memilih menu. Dia juga menanyakan apa yang di inginkan Hanan. Hanan menjawab dBukan Saingan
''Kok disini?'' Tanya Zahwa.
''Aku dapat kabar dari teman seangkatan kalau Surya di penjara. Jadi akuMalam Sunyi
Setelah sekian purnama. Setelah sekian air mata dan luka. Tidak ada lagi air mata, hanya senyum bahaTanda-tanda Kehamilan
Pagi - pagi kedua pasangan suami-istri itu sedang sibuk dengan koper masing-masing. Mereka mengemasiKepekaan Rasa
''Zahra!"Panggil Surya.
Ketika semua sudah selesai makan dan tinggal Zahra yang masih di dapur membanBertepuk Sebelah Tangan
''Ada apa? kenapa dengan kotak itu?'' Tanya Surya bingung. Masih tidak mengerti apa yang Zahwa lakukTerlambat
"Masih ada waktu 2 jam kan sebelum jadwal keberangkatan?'' Tanya Zahra seraya melihat jam tangannya.Lepaskan Rasa Sakit Itu
''Jika dirasa menyakitkan kenapa tidak coba kamu lepaskan?'' Kata Hanif.
Setelah sholat Isya' tidak tBukan Permainan
''Yang, ada apa? Kenapa kamu marah?'' Tanya Hanan. Mereka sudah berada di perjalanan pulang.
''Laki-lKepergian Surya
Beberapa hari setelahnya Surya berangkat juga ke Jombang. Dia diantara oleh Hanan dan Zahwa ke bandaSelamanya Untukku
''Kok gak di makan, Yang?" Tanya Hanan.
Beberapa hari setelah kedatangan Bella ke rumah. Zahwa terlihHoneymoon
Pagi sekali Hanan dan Zahwa sudah berangkat ke Makam. Mengingat jarak tempuh lumayan jauh, dan menghFirasat Buruk
Sudah beberapa hari mereka di puncak. Menikmati setiap detik kebersamaan dan kemesraan.
''Sampai kapaKeluarga Dari Ibu Hanan
''Bibi mu sakit. Dia ingin ketemu dengan mu.'' Kata Paman Sam.
Zahwa datang dengan minuman hangat diHanya Seorang Sekretaris
****
''Kenapa tadi kamu bilang kalau kamu sekretaris ku. Kenapa gak jujur saja kalau kamu itu istrikuPendewasaan Diri
''Pendewasaan dini di mulai saat kita tidak saling menyalahkan, dan mulai introspeksi diri. Bukan teMemendam Cemburu
Zahwa datang menawarikan diri untuk menyuapi Bibi Ami. Wardah yang sebelumnya ingin melakukan hal teTerabaikan
Melakukan hal sesuai keinginan seseorang itu ibarat kereta yang berjalan. Dia hanya mempunyai satu jRidho Yang Cari
Beberapa hari di kebumen Zahwa tetap melakukan hal yang sama. Datang di pagi hari dan setelah malamMencoba Menerima Kenyataan
''Menurutmu, apa kak Surya akan menikah dengan gadis itu?'' Tanya Zahwa.
''Aku tidak tahu." Jawab HanKritis
Pagi-pagi sekali Hanan terkejut mendengan kabar jika Bibi Ami di bawa ke rumah sakit. Keduanya lantaTawaran Menikah
Pondok Assidiqiyah.
Terdengar lantunan bacaan alquran bersahut sahutan,para santri terlihat sedang anKekhawatiran Zahwa
''Gimana kabar mu?'' Tanya Hanif girang. Setelah sekian lama dia baru bisa menelpon sahabatnya.
''BaiBukan Orang Biasa
''Kag?'' Panggil Badrun.
Santri Dhalem kyai Jauhari. Dia biasa menjadi sopir keluarga ndalem.
''Ada apUlang Tahun Pernikahan
''Aku tidak tahu.'' Akhirnya wardah bersuara.
Hafiz menghela nafas. Dia tahu , sulit untuk menerima jKabar Baik
''Pengen. Pengen anak'' Kata Hanan gemas.
''Hmm...Semoga lekas di berikan titipan sama Alloh.''
''AminKehidupan dan Kematian
*Kehidupan dan kematian,
pada dasarnya mereka berdampingan satu sama lainnya.
Tidak akan ada kematian,Kedatangan Surya
Surya baru saja sampai di Sukabumi saat petang. Rumah sedang ramai dengan pembaca Yasin dan tahlil.
KPulang
Ke esok paginya setelah mereka sarapan Surya mengutarakan niat baiknya. Jika dirinya akan menikah daNyidam
Hoek Hoek Hoek.
Pagi-pagi sekali Hanan sudah diributkan akan perutnya yang terasa sangat mual. Dia meBertahan Sebab Cinta
"Kenapa ini bisa terjadi. Tidak masuk akal, kau yang hamil aku yang mual-mual." Kata Hanan.
SeharianMembuat Zahra Sadar
''Ada apa?kenapa kamu ke sini?'' Tanya Hanan. Dia turun dari tangga bersama Zahwa.
Di depannya AldianKeyakinan Hati
"Kalau nunggu kamu dapat orang yang tepat, kapan?"
Zahra diam. Dia tidak mempunyai jawaban akan pertaHari Keberangkatan
Pesawat berangkat sekitar pukul tiga siang. Namun, Zahwa dan Hanan begitupun Surya masih ada di rumaKabar Kedatangan
''Ya Alloh yang. Jangan keras-keras Napa?'' keluh Hanan, dia mengangkat tubuhnya.Menatap memelas padPisah Mobil
Hanan terbakar cemburu tidak menentu. Dia menyuruh Kakaknya itu pergi bersama Badrun. Sedang dia akaKebahagiaan yang Datang
''Nduk, kok dereng Sampai- sampai. Acara ijab Qobul nya Ba'da Magrib."
Kyai Jauhari menelpon Zahra yaHari Pernikahan
Badrun datang tepat waktu. Mereka sampai di pondok sesaat setelah para jama'ah baru saja melaksanakaSah
Malam ini, tidak hanya kedua mempelai saja yang merasakannya debaran - debaran yang ambigu. Tapi jugResepsi Pernikahan
Selama resepsi ijab Qobul terlaksana, Zahra pengantin wanita. Duduk terdiam di dalam kamarnya denganMenolak Ikut
Acara resepsi selesai larut malam. Pagi setelah resepsi. Hanan dan Zahwa masih tertidur selepas sholPerjalanan Ke Trenggalek
Perjalan sehabis dhuhur, cukup memakan waktu karena padatnya kendaraan. Meskipun tiga kota yang akanHukuman Untuk Hanan
Wanita paruh baya menyambut mereka semua dengan senyum sumringah. Di sampingnya, seorang pemuda tampMenjaga Hati Istri
flashback
Baru saja Hanif berpamitan. Seseorang mengetuk pintu kamar lagi. Zahwa sudah selesai mandi,Imam Yang Baik
"Kau ibarat laut yang terlihat datar, tapi entah sedalam apa hatimu menyimpan semua rasa, rahasia, aKegalauan Yang Sama
Terik matahari mulai membuat peluh keringat di kening. Hal itu membuat kyai Jauhari mulai merasa tidMembawa Zahra Pulang
Setelah pulang dari Trenggalek. Surya meminta izin untuk membawa Zahra ke Jakarta. Mereka memberitahMembunuh Anggan
Persiapan resepsi pernikahan sudah di buat sedemikian rupa. Aldian memberikan tambahan konsep yang lPasangan yang Tertukar
"Ada apa?" tanya Hanan
Dia melihat Zahwa termenung di balkon teras lantai dua. Dia masih memakai piyaWali Untuk Zahwa
''Dia Zahwa, pengantin dari adik saya Hanan. Hari ini di depan kerabat, saya mewakili orang tua dariKelelahan
''Yang..."
Zahwa sudah melepaskan semua pakaian pengantinnya. Duduk di depan meja rias, dari pantulanPertemuan Dengan Elena
Beberapa hari Zahwa di depannya obname. Setelah tiga hari, barulah dia di perbolehkan pulang. Lusa ,Nama Untuk Si Kecil
''Jadi, bagaimana?" Surya memecah keheningan.
Ketiga orang itu, menatap secara bersamaan. Tanpa tahu,Wardah Yang Malang
Pagi menyingsing, saat di mana Zahwa sedang berjemur di sinar matahari bersama Ammar seseorang datanHati Yang Terpilih
"Tapi, ini bukan jumlah yang sedikit, aku bahkan tidak pernah melihat uang sebanyak itu"
Hafiz kembal












mantap bang
02/08
0lanjutkan
16/01
0bagus bgt....
18/09/2025
0bagus sekali jadi tertarik untuk membaca lagi
04/08/2025
0bagus banget ka novelnya
01/06/2025
0Soo cute
08/05/2025
0Sangat baguskannnn.... hihi
30/04/2025
0MANTAPP EUY CERITA NYA BAGOSS
04/04/2025
0Wahh ceritanya baguss banget jadi pengen balik kesini lagii deh aku
01/04/2025
0ceritanya sangat bagus saya sukaa
19/03/2025
0