Total : 40PROLOG
Lelaki itu bernama Aria. Ia seorang penulis yang sedang naik ke puncak karirnya. Karyanya belasan. J
readmore 1
Ketika Aria merasakan sakit yang luar biasa di pinggulnya, pada saat itu pula ia sadar bahwa dirinya
readmore 2
Setelah lima belas tahun berlalu, setelah lima belas tahun menyembunyikan rahasia besar ini, dan set
readmore 3
Sekembalinya dari masa lalu, Aria menemukan dirinya sedang duduk menghadap jendela kamarnya. Dengan
readmore 4
Mendengar omong kosong dari mulut Aria, Shri langsung melepaskan pelukannya. Gadis itu berpindah ke
readmore 5
"Oh!" Aria terlonjak. Karena hal ajaib yang terjadi belakangan ini, sepertinya Aria harus menyiapkan
readmore 6
Gempar yang melandanya menyeret lelaki bernama Aria kembali ke dalam rumah itu. Rumahnya, kamar mand
readmore 7
Udara malam langsung memenuhi paru-parunya ketika Aria melangkah ke luar dari cafe Kopi Budaya. Di b
readmore 8
Aria bisa saja menjadi seorang pemberani saat ia berkhayal. Sedetik yang lalu lelaki itu terpeleset
readmore 9
Tangan itu mungkin lebih dingin dari suhu udara. Dari hujan. Karenanya, tubuh Aria semakin mengigil.
readmore 10
"Hei, Player!" Aria sudah terbiasa dengan sebutan itu. Sepertinya semua orang tahu Aria itu memang tu
readmore 11
Di masa depan, Aria tiba dengan rasa bersalah yang mencakar-cakar tenggorokan dan punggungnya bertub
readmore 12
Di ujung atap bangunan murung terbengkalai itu, seorang perempuan berdiri di sana. Rambutnya terkiba
readmore 13
Perempuan itu bernama Geeanee. Ia tidak memiliki nama belakang. Tidak juga nama tengah. Sejak kecil
readmore 14
Karena cara itu hanya berlaku dua kali. Setelah itu Geeanee harus babak belur dulu untuk mendapatkan
readmore 15
Satu hal yang gadis itu sesali, kenapa ia tidak menggorok lehernya sendiri pada waktu itu? Kenapa ia
readmore 16
Kalau perempuan ini mati, maka Aria tidak dapat memaafkan dirinya. Mengapa ia muncul begitu terlamba
readmore 17
"Lepaskan tanganku," desis Geeanee. Suaranya terdengar seperti sebuah ancaman yang bercampur rasa ji
readmore 18
Sudah dua hari berlalu sejak terakhir kali Aria melihat Geeane. Terus terang ia tidak benar-benar me
readmore 19
Waktu menunjukkan pukul satu malam saat Aria menemukan dirinya terbangun tanpa pakaian. Ia duduk di
readmore 20
Satu tahun berlalu sejak Aria dan Rika menjalin hubungan. Perkenalan mereka yang singkat, insiden pe
readmore 21
Geeanee memandangi sosok lelaki itu dari atap lantai lima bangunan tak berpenghuni itu. Sudah dua ha
readmore 22
Geeanee dapat membawanya ke masa lalu. Geeanee juga yang membawanya kembali ke masa kini. Geeanee dud
readmore 23
Aria menghela nafas lega ketika membuka mata dan mendapati perempuan itu masih berada di sebelahnya.
readmore 24
Geeanee menggigit bibirnya, hingga daging yang seharusnya sudah dikuburkan tiga puluhan hari lalu be
readmore 25
Flashback. “Halo, Shri?” sapa Aria di telepon tepat setelah ia menelantarkan editornya yang mulai ber
readmore 26
Aria tadinya sudah tidak punya minat untuk membahas soal pengalamannya kembali ke masa lalu pada Shr
readmore 27
Selayaknya sebuah novel bergenre aksi, mobil mereka melaju kencang menyusuri jalanan. Syukurnya kead
readmore 28
Aria menuntun Shri memasuki kamarnya. Ia dudukkan perempuan itu di tempat tidur. Sementara Aria dudu
readmore 29
Di tengah malam ia berjinjit mendekati tubuh itu. Tubuh lelaki bernama Aria. Korbannya. Lelaki yang
readmore 30
Aria terlalu bersemangat sehingga ia tiba lebih awal di restoran itu. Ia memasuki sebuah pintu denga
readmore 31
Sebuah kejutan sudah menunggu Aria ketika ia membuka mata. Pagi nampaknya tak cukup punya kuasa untu
readmore 32
"Jangan." Aria menarik diri. Ia berjalan ke dalam kamarnya dan meninggalkan Geeanee dalam rasa bersa
readmore 33
Flashback. "Katakan Aria, hal apa yang paling membahagiakan dalam hidupmu?" Geeanee menyisir rambut A
readmore 34
Suara dering itu pastilah berasal dari telepon genggam milik Aria. Sepagian benda itu berteriak. Sep
readmore 35
Sambil berjalan, gadis berambut gelombang itu merentangkan satu tangannya ke udara. Sedang satu tang
readmore 36
Pertemuan Geeanee dari dua masa berbeda sangat mempengaruhi Geeanee kecil. Sejak ia pulang dari pert
readmore 37
“Hanya mimpi… Hanya mimpi, huh?” tanya Aria pada dirinya sendiri. Di dalam mobil ia memikirkan kemba
readmore 38
Lelaki itu sudah hampir menyerah. Menjadi editor adalah impiannya sejak kecil. Pekerjaan itu tidak h
readmore 39 Ending
Aria membaca nama itu berkali-kali. Dan berkali-kali ia membaca nama itu, ia masih tidak tahu bagaim
readmore
keren
05/09
0bagus untuk jendela masa depan
26/12
0kurang seru
27/09/2025
0bagus
17/06/2025
0apk ini sangat membantu saya, saya suka sekali dengan aplikasi inii the best.
11/06/2025
0ceritanya bagus
29/04/2025
0sangatt bagus
08/04/2025
0baguss
18/03/2025
0semoga barokah lan rame
03/05/2023
0mantap novel
10/04/2023
0