Total : 33Bab 1 Abercio : Lembaran Baru
Musik menghentak sejak pukul sepuluh pagi-hingga kini jam sudah menunjukkan pukul tiga sore-be
readmore Bab 2 Achilles : Titik Rendah
Salahkan Yashi yang memiliki ide untuk bergabung menjadi volunteer Koretif. Mereka berhasil be
readmore Bab 3 Arsen : Langkah Pertama
Dua sofa panjang saling berseberangan begitu juga dua sofa single yang mengikuti sisi meja kay
readmore Bab 4 Yashi : Mengintip Masa Lalu
Meja makan sangat ramai karena ocehan Arion yang sukar diberhentikan. Dia menceritakan semua h
readmore Bab 5 Arion : Earphone
Sudah dua hari sejak salah satu ingatan Yashi dibuka Bunda, gadis itu masih setia di kamar. Ti
readmore Bab 6 Arsen : Wanita Mencurigakan
“Kak, tolong antar kue dan minuman ke kamar Yashi, dari semalam dia nggak keluar kamar. Entah
readmore Bab 7 Abercio : Korban Baru
Matanya memaku pada satu titik dalam ruangan yang baru beberapa hari di kunjungi. Dia duduk di
readmore Bab 8 Achilles : Ghoster
Di kamar yang penuh dengan lukisan bertema Sorrow and Surrender―semua warna memakai warna gela
readmore Bab 9 Yashi : Bertemu
Pagi buta Yashi menyelinap keluar melalui jendela, menoleh ke belakang memastikan semua kamar
readmore Bab 10 Altair : Tremor
Altair tidak mengira Yashi bisa begitu ceroboh mendatangi pinggiran sungai saat berita pembunu
readmore Bab 11 Arsen : Rencana
Musik Hiphop menggema di ruang Sekretariat Koretif memeriahkan acara kumpul pada Sabtu siang y
readmore Bab 12 Achilles : Di Depan Mata
Dari ruang tamu, sambil memainkan ponsel dan mendengarkan musik dengan volume yang sengaja dir
readmore Bab 13 Arsen : Kata Mereka
Sebagai anak tertua, Arsen dan Abercio ditugaskan mengurus rumah selama bunda sibuk berkutat d
readmore Bab 14 Yashi : Salicubo
“Kita bakal kemah di pinggir sungai!” Antusias Yashi tidak disambut baik oleh anggota Koretif.
readmore Bab 15 Arsen : Viself
Sudah lama sekali tidak mendengarkan nyanyian alam di pagi hari berselimutkan percikan-percikan air
readmore Bab 16 Yashi : Derren
Langit malam di pinggiran sungai tampak jernih sehingga mampu menyuguhkan gemerlap bintang yan
readmore Bab 17 Altair : Berkumpul
Mereka yang baru saja kembali dari camping duduk termenung tidak bergerak dan be
readmore Bab 18 Arion : Kegelisahan
Sejak semalam hujan tidak berhenti turun, berkat itu udara jadi dingin dan Arion mesti berpuas
readmore Bab 19 Abercio : Ibu Tiri
“Sejujurnya aku buntu,” kata Kevin pada dirinya dan Arsen. Pertemuan ini hanya ada mere
readmore Bab 20 Abercio : Vision
Hujan turun sangat deras disertai petir yang sahut-menyahut tanpa henti. Awan pekat membuat si
readmore Bab 21 Yashi : Gila
Kepalanya benar-benar ingin pecah. Dia duduk di pinggir tempat tidur, menutup wajah dengan
readmore Bab 22 Abercio : Tragis
Tubuh wanita tua yang Abercio lupakan namanya mengejang sembari memohon ampun. Wajahnya sudah
readmore Bab 23 Achilles : Harus Bagaimana?
Hasil dari penyiksaan itu belum mereka diskusikan, masing-masing ingin menonton ulang video ya
readmore Bab 24 Altair : Tertangkap
Acara yang tanggalnya sempat dimundurkan satu minggu demi kenyamanan para warga digelar begitu
readmore Bab 25 Abercio : Blank Space
Dia gagal melindungi satu adiknya. Anak itu ada di dekatnya, Yashi dan Arsen ada di dekatnya,
readmore Bab 26 Achilles : GoA Team
Rumah besar ini terbiasa ramai, begitu terbangun harum masakan dan sayup-sayup percakap
readmore Bab 27 Yashi : Kembali ke Rumah
Ami-Save-yang dikatakan Carmel-bersembunyi apik memanfaatkan kemampuan para Camoufler dengan membuat
readmore Bab 28 Abercio : Derren
Demi keamanan dan kerahasiaan isi layar yang terus mereka perhatikan tanpa ada niat mengalihka
readmore Bab 29 Achilles : Menuju Tempat Arsen
Makan malam hari pertama tanpa anggota keluarga yang lengkap padahal ada dua anggota ba
readmore Bab 30 Yashi : Jebakan
Yashi mengenal pintu dengan lambang abstrak itu. Masih segar diingatannya mengenai isi di balik pint
readmore Bab 31 Altair : Menyusul
Jujur saja Altair sedikit menyesal mengucapkan kalimat peringatan itu karena setelahnya dia me
readmore Bab 32 Achilles : Malam Mencekam
Mereka kembali merangkak di antara suburnya ilalang, sama seperti waktu meninggalkan kenyataan pahit
readmore Bab 33 Altair : Buntu
Tubuh Altair bergetar ingin segera keluar dari persembunyian, menyerang orang yang memakai kem
readmore
mantab
12/05
0ceritanya bagus
20/09/2025
0bagus ceritanya seru
29/07/2025
0bagus
16/07/2025
0good
16/07/2025
0lumayan
17/05/2025
0bagus
22/04/2025
0bagus
20/04/2025
0bagusss
12/04/2025
0kak, bagus bangettt
25/03/2025
0