Total : 42Bab 1 Prolog
Velin menghentikan langkahnya tepat di depan sebuah kafe yang terletak sedikit terpojok karena terim
readmore Bab 2 Sean
"Bagaimana reunimu tadi malam? Berjalan lancar?" Velin yang duduk di depan meja bundar beralas banta
readmore Bab 3 Ancaman Seorang Sean
VELIN memarkir motornya di depan toko bunga. Setelahnya, masuk ke dalam untuk meletakkan keranjang b
readmore Bab 4 Jiwa yang Menangis
Velin mendengkus berkali-kali lantaran terlalu bosan berada di tempat yang sama sekali tidak pernah
readmore Bab 5 Memori Kepahitan
Velin mengerjap pelan saat bias cahaya matahari masuk ke dalam kamar dan mendera di penglihatannya.
readmore Bab 6 Cinta dan Rahasia
“Mencintaimu dalam diam adalah luka terindah!” –Velin Ashakira *** Senyum tipis tercetak jelas di bibi
readmore Bab 7 Benci yang Berharga
“Benci dan cinta itu dua hal yang memiliki perbedaan tipis. Tanpa sadar, saat kamu membenci, tiba-ti
readmore Bab 8 Luka
"Berhenti membuat luka untukku. Jika tidak, kamu akan melihatku mati dalam remuk!" –Velin Ashakira *
readmore Bab 9 Merakit Rasa
“Jika tak sanggup memberi, setidaknya tetap berada di sisiku." –Sean Varza Nasution *** Hafiz menggele
readmore Bab 10 Rasa yang Asing
"Bagaimana aku bertahan hidup, jika sandaranku telah menjadi asing?" –Velin Ashakira *** Velin menatap
readmore Bab 11 Semu dan Pertikaian
"Rasaku mendalam, meskipun kamu lerai dengan berbagai cara." –Sean Varza Nasution *** Velin mengerjap
readmore Bab 12 Bukan Cinta Biasa
"Ketika takdir berputar pada satu poros, haruskah aku menyesalinya atau menghakiminya?"–Velin Ashaki
readmore Bab 13 Sisa Kenangan
"Setiap benci yang tercipta, ada satu alasan yang mendalam." –Author ‘Velin-Sean’(Ayne Kim) —— Velin k
readmore Bab 14 Kenangan
“Ayah! Ibu! Selamatkan mereka! Aku mohon!” Sean mengelus pucuk kepala Velin lembut saat kekasihnya it
readmore Bab 15 Ramen dan Kenyataan
"Jika Tuhan membiarkanku kembali pada masa lalu, aku akan memilih tidak mengenalmu!" — Velin Ashakir
readmore Bab 16 Obsesi
"Obsesiku itu kamu! Jika aku tak mampu memilikimu, sebaiknya dunia menelanmu." - Sean Varza Nasution
readmore Bab 17 Love?
"Yang aku tahu cinta itu sesuatu yang harus di miliki!" — Sean Varza Nasution "Cinta yang kamu maksud
readmore Bab 18 Kegilaan yang Hakiki
"Membencimu, seperti berada di antara dilema!"— Velin Ashakira —— Lagu milik Judika ‘cinta karena cint
readmore Bab 19 Lakukan Sesuatu
“Tawamu adalah obat bagiku. Dan air matamu adalah racun yang membuatku mati dalam hitungan detik."—S
readmore Bab 20 Obsesi Love?
"Kenangan itu secuil rindu yang tak ingin di tuju. Akan terkubur dalam lautan nestapa, menjadikannya
readmore Bab 21 Kenyataan
"Kenyataannya adalah kamu yang terluka dan aku yang menderita." —Velin Ashakira — Velin membungkam mul
readmore Bab 22 Mengenang
Mata memejam, kepala bersandar di dinding, memeluk kedua lutut, tanpa peduli akan dinginnya lantai y
readmore Bab 23 Mencoba Menerima
"Lo udah bangun?" Velin yang baru menginjak ruang tamu, langsung disuguhi pertanyaan yang sebenarnya
readmore Bab 24 Senandung Rasa
“Aku tidak tahu seberapa kejam dunia menjebakku dalam sandiwara, yang jelas, aku terlalu takut untuk
readmore Bab 25 Kesepakatan
"Pada akhirnya, aku akan terjebak semakin dalam." -Velin Ashakira *** Hardan layaknya remaja yang urin
readmore Bab 26 Alibi
"Jika neraka berada di jalur utama, lalu aku harus berbelok ke mana? Sedang di jalur cadangan, badai
readmore Bab 27 Kesepakatan Lagi
Velin menghela napas kasar saat kakinya menapaki lantai tempat praktik Natasya. Tidak ada pilihan la
readmore Bab 28 Alibi yang Tidak Berhasil
"Semangat kerjanya, Sayang.” Sean menyemangati Velin sembari memamerkan senyum termanis yang dimilik
readmore Bab 29 Amarah
Velin menggerutu dalam hati saat Arga menahan tangannya. Niat untuk turun dari mobil lelaki itu jadi
readmore Bab 30 Kamu Itu Sakit
"Jika waktu adalah kebohongan, maka aku berharap waktu tidak berputar pada poros hidupku." -Velin As
readmore Bab 31 Gue Mau Sembuh
Velin menghela napas berat, memejam lalu menatap kapas yang sudah ia celup di alkohol beberapa detik
readmore Bab 32 Arga VS Hafiz
"Pink atau putih?" Hafiz menggaruk kepala yang tidak gatal saat kebingungan memilih warna terbaik da
readmore Bab 33 Setumpuk Rasa Yang Memerih
Yang Sean tahu, Velin itu miliknya. Yang ia yakini sepanjang hidup tanpa peduli jika banyak orang di
readmore Bab 34 Mari Akhiri Saja
"Ini mau ke mana, Arga?" Velin melirik kanan dan kiri, mencoba mencari tahu hendak ke mana mobil Arg
readmore Bab 35 Final
Setelah Sean mematikan sambungan telepon secara sepihak, Hafiz segera berlari menuju kamar mandi sek
readmore Bab 36 Ending Story
Tidak ada yang tahu bagaimana orang-orang suruhan Hardan bekerja mengurus tindakan kriminal yang Sea
readmore Bab 37 Epilog
"Kepergiannya adalah kematianku!" -Sean Varza Nasution **** Air mata itu menjadi satu-satunya cara unt
readmore Bab 38 Extra Part (Velin)
Takdir memang selalu bermain di antara insan yang bernapas. Entah itu takdir baik atau pun buruk sem
readmore Bab 39 Extra Part (Hafiz)
Hafiz menghela napas saat ponselnya yang ada di atas meja kayu berdering. Sekilas melirik dan mengus
readmore Bab 40 Extra Part (Seira)
"Jadi semua akan selesai seperti ini? Bahkan saat kita belum memulai sama sekali." Seira mencoba men
readmore Bab 41 Extra Part (Velin yaang Pergi)
Velin hanya bisa menatap Hafiz yang sudah sangat rapi dengan pakaian kasual ditambah jaket jeans. Ia
readmore Bab 42 Extra Part (Melanjutkan Hidup)
Berada di kota yang tidak pernah didatangi sebelumnya membuat Velin berpikir seribu kali untuk pergi
readmore
alur cerita ok, kita kayak di bawa pada usia muda ,shiip👍
23/05/2022
2boleh lah
26/10
0baguss ceritanya
11/06/2025
0Alurnya cinta itu serem hehe
03/06/2025
1bguss bngtt kk
03/06/2025
0bagus
24/05/2025
0bagus bangeet kak
29/04/2025
0wao
22/03/2025
0seruuu
10/03/2025
0good
28/01/2025
0