logo text

Bab 6 Bertambahnya Anggota Pernasa Part 2

Dari kejadian itu masing-masing anggota dari organisasi bangsa palu pergi meninggalkan kerjaan dan ada juga yang masih bertahan. sakua bertahan di kerajaan dia ingin membantu kerajaan ini agar tetap kokoh dan berdiri dan masyarakat di dalam benteng selamat
sakua mulai meracik beberapa obat dan racun, dia membuat semuanya dengan begitu cepat 200 racun dan 500 obat telah selesai dia kerjakan, tak hanya itu senjata meriam dia buat dengan lapisan racun jadi kalau yang mngenai racun tersebut dengan leadakan dari meriam itu membuat racun itu sangat cepat menyebar. sakua yakin dengan kemampuannya itu. dia tetap bekerja siang dan malam hanya untuk mengerjakan salah satu senjata terhebatnya. sudah lama rancangan dari senjatanya ini di buat untuk menaklukan bangsa raksasa.
sakua teringat saat dia masih kecil pulaunya di serang oleh bangsa raksasa. dia heran di kota manusia kok ada manusia yang lebih besar dan tinggi. sakua bersembunyi dari para raksasa itu dia yakin bahwa raksasa yang dia lihat bukan berasal dari sini. maka dari itu dia pergi mengikuti salah satu raksasa. benar perasaan sakua ternyata mereka masuk melalui cahaya hitam dan keluar dari cahaya hitam itu juga.
maka dari itu idea membuat senjata itu telah lahir saat dia melihat ada bangsa lain selain bangsa manusia yang hidup di dunia ini. apalagi dia sekarang sadar bahwa di dunia bukan hanya manusia yang hidup tapi ada banyak beragam kehidupan yang tersembunyi dan dia baru sadar ketika dia berada di pulau aneh ini.
sakua mulai melanjutkan pekerjaannya, alat dan bahan sudah cukup untuk menyelesaikan senjata terhebatnya itu. dia sudah tahu bahwa dia hanya memiliki satu kesempatan untuk menembakan senjatanya maka dari itu. tidak boleh senjata di ketahui oleh ziko, apalagi ziko sebagai komandan perang untuk membasmi bangsa goblin.
kita di lihatkan scena yang berubah tempat di wilayah para bgsa goblin saat ini. tak heran rupanya bangsa goblin cerdas dalam membuat senjata. walaupun senjatanya kuno tetapi mereka berhasil membuatnya bahkan salah satu panah anti temeng dia berhasil buat.
di salah satu adegan tersebut kita di lihatkan oleh seorang manusia yang berada di salah satu kumpulan bangsa goblin. rupanya manusia inilah yang menjadi otak goblin untuk membuat senjata. para pasukan goblin rupanya sangatlah banyak di seluruh area hutan full dengan bangsa goblin. dengan berbadan besar bisa di bilang dua kali lipat dari tubuh manusia.
manusia ini terus membuat senjata, salah satunya dia mengajarinya taktik berperang dengan mebuat barisan seperti panah. dia mengambar lokasi-lokasi yang akan di jadikan tempat bersembunyi untuk pasukan yang memegang panah. salah satunya juga dia mencoba untuk pasukan yang mempunyai goblin anti peluru di majukan untuk memegang tameng.
Note: manusia yang berada di tengah-tengah goblin adalah seorang dokter yang mempunyai otak pemikiran yang luas dalam bidang persenjataan dan taktik dalam berperang. sang penulis tidak di meyebutkan dia berasal dari mana. ada seseorang yang menyebutkan dia berasal dari bangsa romawi pada abad ke dua.
taktik itu di rencanakan oleh si dokter. goblin itu mengikuti si dokter itu. si dokter mulai mencari semua informsi mengenai tentang tembok yang kokoh dan tinggi itu. si dokter memanggil salah satu goblin yang bertubuh mini untuk menjadi mata-mata di wilayah musuh.
dengan berbekal senjata dan obat-obatan, goblin itu mulai menjalankan misinya.
scena selanjutnya
kita di lihatkan pada malam hari yang sangat terang. organisasi pernasa membawa hasil buruannya. masing-masing anggota pernasa memperlihatkan hasil buruannya ada yang membawa rusa, dan ada juga yang membawa burung kuno
Note: burung kuno adalah sejenis burung pemakan daging, burung ini biasanya sangat susah di temukan pada malam hari. dia hidup di daerah tandus. tetapi kadang juga dia terlihat di pemukiman warga elf. dia bergerak dengan bergerombol. burung kuno memiliki ukuran setara dengan ukuran manusia dewasa.
karui mulai melakukan acara pembakaran rusanya. api yang sangat besar itu menarik perhatian binatang buas yang berada di sekitar wilayah pemukiman elf. tak cukup lama semua binatang buas menyerang karui dan anggota pernasa lainnya. hanya dengan satu serangan dari anggota pernasa hewan buas itu kembali pergi meninggalkan mereka.
saat mereka lagi asik-asik makan. terdengar suara dari atas langit "KALIAN AKAN DI BUNUH" suara yang sangat jelas itu membuat karina dan nagoto teringat sesuatu "nagoto apakah kau ingat kita pernah mendengar suara seperti itu. "aku ingat suara ini jelas seperti suara yang terjadi kemarin lalu. sepertinya aku harus memberitahu karui tentang perihal ini"
scena berpindah di daerah peperangan bangsa goblin
dimana dokter saat itu sudah berhasil mengali banyak sekali informasi. dengan arahan dokter, si goblin mini itu bergerak menuju tembok. sangat dekat sekali dengan tembok tiba-tiba saja ledakan terjadi. seluruh anggota kerajaan dan bangsa palu kaget dengan suara ledakan itu.
salah satu pasuka memeriksa apa yang sedang terjadi di sana. saat dia lihat tidak terjadi apa-apa tapi dia kaget setelah melihat tembok yang kokoh itu retak.
pasukan itu kembali melaporkan apa yang sebenarnya sedang terjadi di bawah sana.
"komandan aku melihat memeriksa suara ledakan itu. sepertinya itu dari musuh, tetapi anehnya saat aku pergi memeriksanya musuh itu tidak terlihat sama sekali, jejak kaki di pasir pun tidak ada komandan. tapi ada satu hal yang buat aku takut, tembok pertahanan kita telah retak komanda" cetus pasukan yang memriksa itu
komandan kaget tentang hal yang telah di sampaikan oleh pasukan tersebut. dia menyuruh salah satu anggota untuk memanggil sakua. pasukan itu berlari dengan sangat cepat setelah mendengar perintahnya tuannya. saat dia sedang berada di rumah sakua. tepat setalah nama sakua di panggil, pasukan itu tiba-tiba jatuh. sakua langsung memeriksanya. "rupanya ada racun di tubuhnya, tetapi siapa orang yang meracuninya, apakah mungkin ini berasal dari suara ledakan itu" kata sakua dalam hatinya.
sakua menyuruh asistennya untuk memberi tahu komandan ziko untuk jangan mendekati atau pergi di suara ledakan itu dan beri tahu dia segera datang di sini dengan cepat.
inforami dari sakua telah di sampaikan kepada komanda ziko. komanda ziko langsung pergi meninggalkan pasukannya. "semua pasukan jangan ada yang turun kebawah apalagi sampai dekat-dekat mendekati suara itu"
"apa yang terjadi dengan pasukan ini sakua".
"komandan ziko dia telah terkena racun yang sangat langka"
"apa yang harus di perbuat untuk menyelamatkan dia, aku perintahkan kau untuk membuat obat penawarnya. kau bisakan sakua"
"aku bisa saja komandan, tetapi aku harus pergi di lokasi bom itu terdengar dan pasukan ini harus menjadi bahan percobaan untuk mencoba hasil obat penawar itu"
komandan setuju dengan kesepakatan itu

Komentar Buku (78)

  • avatar
    Huda97Miftakhul

    ceritanya harus dikembang kan lagi maupun fiksi atau aksi

    17/08/2025

      0
  • avatar
    Ari Cemul

    semua ini prjuangan keren

    25/06/2025

      0
  • avatar
    Ati Niar

    sangat cocok buat saya

    04/08/2024

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru