Hari terus berganti, sudah sebulan ini Langit meminta orang nya untuk mengawasi Samuel tetapi tidak ada yang mencurigakan. Itu berarti saat itu hanya kebetulan saja. Dan untuk masalah Lena, Langit belum menyuruh Dion untuk meminta Lena pergi dari apartemennya. "[Tolong keruanganku sekarang]" ucap Langit dalam panggilan telepon Tidak lama setelah Langit mematikan telepon, pintu ruangannya diketuk dari luar Tok,, tok,, "Masuk" jawab Langit dari dalam Masuklah Dion, setelah dipersilahkan. Ternyata tadi Langit menelpon Dion untuk ke ruangannya. "Ada yang bisa saya bantu pak" ucap Dion dengan formal karena masih jam kerja menurut Dion ''Duduk Yon,, satu lagi jangan bicara formal dulu" titah Langit "Ok,, kenapa?" tanya Dion dengan mendudukan dirinya diatas kursi yang berhadapan dengan Langit yang hanya dibatasi oleh meja kerja Langit. "Gue mau minta tolong sama Lo,, Lo bilangin sama Lena untuk pindah, jangan tinggal di apartemen gue lagi" ucap Langit to the poin "Maksudnya Lo mau ngusir Lena gitu?" tanya Dion memastikan "Bisa dibilang begitu" kata Langit "Ok ,,, tapi nanti kalau dia nggak mau pergi dari apartemen Lo gimana?" tanya Dion lagi "Harus mau lah" ucap Langit cepat "Iya iya siap boss" ujar Dion "Heem" balas Langit "Yasudah ,, gue keluar dulu ya. Bentar lagi jam istirahat, Lo mau dipesenin makanan nggak?" tanya Dion sekalian pamit kepada Langit "Nanti saja lah" balas Langit. Setelah kepergian Dion, Langit kembali fokus pada pekerjaannya. Hingga tidak terasa jam makan siang tiba. **** Siang ini Senja sedang duduk di ruangannya. Entah kenapa dia sedang tidak nafsu makan. Ponsel Senja berbunyi dengan dering cukup panjang,pertanda ada panggilan masuk. Dengan segera Senja membuka ponsel yang ada disampingnya lalu dilihatnya siapa pemanggil tersebut. Setelah tau siapa yang menelfonnya Senja dengan Cepat menjawab panggilan itu. 📞 "Hallo" sapa Senja ketika mengangkat telepon itu 📞 "Sayaang,, kamu sudah makan siang belum?" tanya Langit dari seberang sana. 📞 "Belum mas,, aku pengen Es cendol deh mas. Kayaknya seger" ucap Senja sambil membayangkan es cendol. 📞 " es cendol?" tanya Langit memastikan 📞 "Iya mas" jawab Senja 📞 " Mau sekarang Yank?" tanya Langit lagi 📞"Iya kalau ada" ucap Senja 📞 "Yasudah nanti mas suruh sopir buat nyari terus nganterin ke kamu tapi kamu makan dulu ya" ucap Langit 📞" Beneran mas?" tanya Senja tidak percaya 📞"Iya sayang,, tapi kamu makan dulu ya" titah Langit 📞" Siap mass ku Sayaang" ucap Senja dengan berbinar 📞"Telponnya sudah dulu ya sayang,, love you" ucap Langit 📞" Iya mas,, love you too" balas Senja Lalu panggilan berakhir. Baru saja Senja mengakhiri panggilannya bersama sang suami, temannya yang bernama Ela datang menghampiri. "Nih makan" ucap Ela sambil menyodorkan bungkusan yang dia bawa. "Apaan ini?" tanya Senja sambil menerimanya "Makan siang" jawab Ela "Dari siapa?" tanya Senja lagi "Dari aku lah Nja,, emang maunya dari siapa. Dari pak Langit gitu?" jawab Ela menggoda Senja "Ya ngga juga. Lagian barusan juga telfon, mas Langit baru mau beli, masa udah dateng aja. Makanya aku tanya.Ternyata dari teman karibku yang paling pengertian. Makasih banget ya" balas Senja sambil membuka bungkusan yang dibawa Ela untuk nya. "Iya,, sama-sama. Lagian aku tuh liat kamu beda tau Nja. Takutnya nanti kenapa-napa kalau ngga makan,jadi aku bawain buat ngisi perut biar nggak kosong"ucap Ela "Beda gimana?" tanya Senja bingung "Badan kamu beda, emang kamu nggak ngerasain gitu?" kaya Ela "Maksudnya,, apa aku gemukan?" tanya Senja "Lebih berisi sih kalau menurut aku" jawab Ela apa adanya. "Apa bedanya gemuk sama berisi Elaaa" kata Senja sambil mengerucutkan bibirnya. "Nggak usah manyun gitu,, udah makanannya abisin" ujar Ela "Ngga bisa,, perut aku rasanya nggak enak buat makan nasi banyak-banyak" ucap Senja "Yasudah jangan dipaksain,,, yang penting udah keisi nasi aja" balas Ela Jam istirahat telah usai,, saatnya beraktivitas kembali. Baru saja Senja menyalakan laptopnya, seseorang memanggil namanya. Ternyata itu OB. "Mbak Senja" panggil OB tersebut. Senja yang merasa namanya dipanggil pun melongokan kepalanya dikubikal nya. "Iya,,Saya" jawab Senja Lalu sang OB itu pun mendekat kearah Senja. "Ini ada titipan dari pak Ahmad yang katanya supir pak Langit." ucap sang OB sambil menyerahkan bungkusan yang di pegangnya "Ah iya,, terimakasih. Ini buat kamu" ucap Senja sambil menyerahkan uang untuk OB tersebut "Tidak usah mbak,, saya ikhlas membantu" jawab sang OB "Saya juga ikhlas,, jadi terima saja. Makasih ya" ucap Senja "Terimakasih banyak mbak kalau gitu" jawab OB tersebut ''sama-sama"balas Senja Lalu setelah itu Senja segera membuka pesanannya itu. Ternyata tidak hanya satu. Jadi Senja membagikan kepada teman satu ruangannya. Senja kembali bekerja sambil sesekali menyeruput es dawet yang begitu dia inginkan. Entah kenapa akhir-akhir ini Senja jadi banyak keinginannya.Meskipun keinginannya itu hanya soal makanan. Dan itu membuat Senja kadang merasa heran sendiri. Tapi untungnya,Langit tidak mempermasalahkan keinginan Senja itu. ***** Disebuah apartemen terjadi perdebatan dua orang berbeda jenis kelamin yaitu Lena dan Dion. Setelah tadi Langit meminta Dion untuk menemui Lena, dengan segera pula Dion menjalankan tugasnya setelah jam istirahat. Seperti dugaan Dion sebelumnya, kalau Lena pasti tidak akan langsung mau pergi begitu saja dari tempat ini.Maka terjadilah perdebatan antara Dion dan Lena. "Saya tidak akan mau pergi dari sini kalau bukan Langit sendiri yang memintanya" ucap Lena dengan lantang dihadapan Dion "Apa ucapan saya kurang jelas, bahwa Langit sendiri yang meminta Anda pergi dari apartemen nya" kata Dion dengan suara naik satu oktaf dari sebelumnya. Pasalnya perempuan yang di hadapannya ini sangat keras kepala. "Bilang sama Langit, aku mau pergi dari sini jika Langit sudah menyiapkan tempat baru yang akan aku tinggali nanti." ucap Lena tidak mau mengalah Dion yang sudah pusing dengan tingkah mantan kekasih bossnya itu pergi begitu saja tanpa pamit. "Dasar wanita tidak tahu malu" gerutu Dion dalam perjalanan pulang menuju ke kantor lagi untuk melaporkan hal yang barusan terjadi.
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
baguss banget
26/01
0soswet
20/01
0bagus ceritanya..😍😍
13/05/2025
0Lihat Semua