logo text

Bab 25 Pernikahan

Angel sedang mengerjakan beberapa pekerjaan rumah namun tiba – tiba terdengar suara dering telpon. Angel langsung berlari mengambil ponselnya.
“ Sayang”
“ hmmm”
“ Kamu sedang apa ?”
“ seperti biasa, kenapa?”
“ 30 menit lagi aku jemput. Bersiaplah”
“ Tunggu dulu, kemana?”
“ Jangan banyak tanya Angel, sana bersiap saja”
Leo langsung mematikan panggilannya. Angel langsung bergegas lari kekamarnya, ia mengambil sebuah dress selutut berwarna putih dari almari dan membawanya kekamar mandi. 15 menit ia keluar dari kamar mandi, ia hanya mengeringkan rambutnya dan memakai riasan seadanya. Tak lama seseorang terdengar datang kearah kamar. Ternyata Leo telah tiba ” sayang sudah siap?” tanya Leo dengan tubuhnya yang menyandar ditepi pintu
“ Kapan kamu sampai?”
“ Baru saja sayang, ayo” Leo merentangkan kedua tangannya meminta pelukan Angel
Angel mendekat dan menerima pelukan Leo.
“ Sebentar, aku ambil tasku dulu” ucap Angel
Angel mengambil tasnya dan langsung mendekati Leo. Leo meraih tangan Angel dan menggandengnya. Angel berjalan beriringan dengan Leo. Leo menuntunnya masuk kedalam mobil. Angel menghentikan langkahnya.
“ Kenapa sayang?”
“ Ini lihat” Angel menunjuk kearah kakinya yang masih memakai sendal dalam rumah
Leo tersenyum dan mengacak – acak rambut Angel. “ Tunggu disini, aku ambilkan sepatumu”
Leo berlari kedalam rumah, tak lama ia keluar membawa highhills berwarna biru muda.
“ Pakai ini ya sayang?” tanya Leo
Angel mengangguk dan Leo memasangkan sepatu dikaki Angel.
“Sudah, ayo” ucap Leo
Hari ini Leo jauh lebih pendiam tidak seperti biasanya, Angel berkali – kali bertanya namun Leo hanya menjawab seadanya. Leo mengendarai mobilnya kesuatu tempat yang belum pernah Angel lihat. Sebuah desa diluar kota yang cukup jauh dari tempat mereka tinggal sekarang. Satu setengah jam setelah melewati situasi yang cukup hening akhirnya mereka sampai disebuah rumah dengan nuansa pedesaan. Hanya terdapat beberapa rumah disana, salah satunya rumah yang mereka datangi sekarang. Leo turun dari mobil terlebih dahulu dan segera berlari membukakan pintu mobil untuk Angel. Angel turun dari mobil dan mengamati sekitar. Leo menawarkan lengannya dan Angel menerimanya. Mereka berjalan bergandengan, Leo masih juga terdiam. Raut wajahnya tampak tegang. Angel dibawa masuk kesebuah halaman dibelakang rumah, melewati taman Bungan yang cukup luas.
Anehnya jalan – jalan tersebut tampak berbeda, banyak sekali hiasan bunga mawar. Kini mereka sudah sampai dihaparan padang yang terdapat beberapa kursi tertata rapih disana dan diujung terdapat seperti mimbar dihiasi bunga – bunga. Angel menatap wajah Leo serius, kini Leo melepaskan tangan Angel dan mengambil sesuatu disaku celananya. Sebuah kotak beludru berwarna merah. Leo menekuk sebelah kakinya dan kini menengadah kearahku dan membuka kotak merah tersebut. Sebuah cincin berlian bertengger disana. Angel menatap mata Leo hampir menangis, ia tidak tahu akan mendapat kejutan seperti ini.
“ Sayang, aku bukan laki – laki yang baik. Aku hanya laki – laki yang mencintaiku. Terimakasih telah menjadi bagian terindah dalam hidupku. Terimakasih telah menjadi bintang dimalamku dan terimakasih telah kuat berada dihidupku yang penuh masalah ini” Leo berbicara sambil berkaca – kaca
Angel masih menatap Leo tidak percaya .
“Sayang, hari ini aku telah menyiapkan sesuatu untukmu. Maaf jika ini jauh dari sempurna, aku bukan laki – laki romantis, aku hanya mencoba menyiapkan yang terbaik untukmu” ucap Leo lagi
Tiba – tiba suara petasan terdengar dan banyak orang yang keluar dari balik pohon -pohon besar disana. Angel makin terkejut karena ia melihat orang tuanya.
“ Mah pah, ko bisa disini?” Angel bertanya kepada orang tuanya dan langsung berbalik melihat kearah Leo
Leo Kembali tersenyum “ Kejutan sayang”
Angel mendekat kearah orang tuanya dan memeluk mereka.
“ Selamat sayang” ucap mamah
“ Selamat untuk ap amah?”
“ Karena kamu sudah menemukan pria yang mampu membuatmu Bahagia. Mamah dan papah sudah mendengar semua ceritanya dari Leo. Leo minggu lalu datang menemui kami dan menyakinkan kami jika ia benar – benar mencintaimu nak” mamah mencoba menjelaskan
“ Dan dia sudah meminta restu kami” ayah menambahkan
Angel langsung memeluk orang tuanya Kembali. Mamah dan papahnya mencium kening Angel dan menyuruhnya Kembali ke Leo. Leo menawarkan tangannya dan disambut oleh Angel. Leo menuntun Angel kesebuah mimbar yang sudah disiapkan.
“ Leo aku masih bingung ini maksudnya apa?”
“ Ini hari pernikahan kita sayang” ucap Leo
“ HAH!!” Angel dibuat kaget dengan ucapan Leo
“ Sayang tenang dulu”
“ Bagaimana bisa kamu tidak memberi tahuku padahal sedari tadi dirumah aku berkali – kali bertanya. Aku hanya memakai pakaian seperti ini” ucap Angel marah
Leo menarik tubuh Angel dan menenangkannya. “ Kamu tetap yang tercantik sayang”
Leo Kembali mengeluarkan kotak bludrunya dan membukanya
“ Sayang, cintaku Angel. Maukah kamu menjadi bagian dari keluarga Scott?” tanya Leo
Semua orang disana bertepuk tangan dan meminta Angel untuk menerimanya. Angel menatap Leo dan akhirnya ia mengangguk. Leo melihat anggukan Angel langsung memeluk Angel, semua orang Kembali bertepuk tangan.
Pernikahan Angel dan Leo berjalan penuh hikmat, Leo menyiapkan pernikahan ini memang sangat privat karena ia hanya ingin meresmikan hubungannya dengan Angel. Semua orang sudah memberinya selamat termasuk juga sahabat mereka Coki dan Cantika yang tiba – tiba datang ditengah acara.

Komentar Buku (95)

  • avatar
    Afifah LiyaniGevina

    ceritanya menarik bgttttt

    25/07/2025

      0
  • avatar
    MirandaAgustiwana

    bagusss bangett👍👍

    17/04/2025

      0
  • avatar
    ana nabila

    bagus bangett kak

    13/04/2025

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru