Sedangkan Dimas yang melihat Henny dari kejauhan merasa kecewa, kenapa buka dirinya yang mendampingi wanita yang ada di sana, kenapa harus pria lain yang bersama dengan Henny. “Lo yang sabar ya, Dim,” ucap Bobby mengupas punggung sahabatnya untuk tenang. Terlihat raut wajah Dimas yang sedih ketika melihat Henny dengan balutan gaun pengantin begitu cantik, tentu saja ia sedih mungkin dia akan senang jika yang mendampingi wanita itu dirinya bukan pria lain. Dimas yang tak sanggup melihat wanitanya menjadi milik pria lain, ia pun memutuskan untuk tak melihat acara tersebut ia beralasan untuk pergi ke toilet. “Gue mau ke toilet,” ucapnya lalu bergegas meninggalkan tempatnya dan menuju ke toilet. Bobby pun hanya menggelengkan kepalanya setelah Dimas meninggalkannya sendirian, ia melihat raut wajah yang terlihat kecewa. Tentu saja ia dapat merasakan kesedihan yang dirasakan oleh temannya itu. “Seharusnya dia nggak usah dateng, kalo nggak kuat liatnya,” gumam Bobby. Acara pun akan di mulai beberapa menit lagi, Henny dan Kennan pun sudah duduk bersampingan untuk melakukan akad nikah mereka. “Baik untuk para tamu di persilahkan untuk menempati tempat yang ada,” “Acara akad nikah Kennan dan Henny Khinanty akan segera di mulai,” ucap pembawa acara yang memandu acara tersebut. Suasana pun mulai menegang Kennan pun mulai menjabat tangan penghulu yang akan menikahkan dirinya dengan Henny. Wanita yang ada di sampingnya hanya menundukan wajahnya. Kennan menarik nafasnya perlahan-lahan dan menghembuskan lagi agar tak merasa gugup saat mengucapkan ijab kabul, telapak tangannya sudah di basahi oleh keringat karena gugup. “Saya nikahkan engkau Kennan Herminata bin Satrio Herminata , dengan Henny Khinanti dengan mas kawin 10 gram emas di bayar tunai,” “Saya terima nikahnya Henny Khinanti binti Heryanto kusuma dengan mas kawin tersebut tunai.” Ucapnya dengan lancar mengucapkan ijab kabul tanpa kesalahan sekalipun. Membuat hati Kennan lega setelah mengucapkan ijab kabul. “Saksi sah?” tanya pada seorang yang menjadi saksi di pernikahan tersebut. “Sah.” Ucap saksi dan beberapa orang yang datang ke acara pernikahan tersebut. “Silahkan untuk mempelai pria dan wanita memasangkan cincin pernikahan,” Kennan pun dengan lembut memasangkan cincin di jari manis istrinya, begitu juga dengan Henny yang memasangkan cincin di jari manis Kennan sebagai tanda mereka sudah menjadi suami dan istri. “Baik untuk calon pemelai wanita silahkan untuk mencium tangan suaminya.” Suara pembawa acara agar wanita itu mencium tangan Kennan. Kennan pun mengulurkan tangannya untuk di cium oleh wanita yang sekarang sudah sah menjadi istrinya itu, ia bersenyum pada wanita itu dengan begitu manisnya. Henny pun langsung mencium punggun tangan Kennan yang sudah terulur, dan kilatan cayaha kamera memotre momen bahagia Kennan dan Henny yang sekarang sudah menyandang status sebagai suami istri. Terlihat sorot bahagia di mata Kennan, begitupun dengan Henny walau sebenarnya ia hanya berpura-pura tersenyum. Selesai acara akad mereka pun langsung masuk ke sebuah kamar yang Kennan sewa khusus untuk menjadi kamarnya dengan dekorasi berhiasa bunga mawar bertaburan di ranjang tersebut dan lampu hias yang membuat suasana kamar tersebut menjadi romantis. Henny pun duduk di depan kaca rias untuk melepas aksesori penganti yang ia pakai dan membersihkan wajahnya dari make up, sedangkan Kennan langsung melepaskan pakaiannya dan hanya menyisakan kaus yang berwarna hitam. Kennan pun melangkah mendekati istrinya yang sedang berkaca di meja rias membersihkan wajahnya dari riasan, dengan lembut ia menyentuh pundak Henny dan membisikkan sesuatu di telinga istrinya. “Mulai sekarang kamu menjadi milikku dan tidak ada lelaki yang bisa mendekatimu siapapun itu!” bisiknya membuat Henny sedikit merinding dengan perkataan pria yang sudah menjadi suaminya. “Kau harus memanggilku, Mas, mulai sekarang!” perintah Kennan agar istrinya memanggilnya dengan sebutan mas. Henny yang mendengarkan permintaan Kennan mau tak mau harus menuruti kemauan pria itu, jika tidak Kennan pasti akan mengancam menyakiti orang-orang yang ia sayangi. “I-iya, Mas,” balasnya. Kennan pun puas dengan apa yang di ucapkan oleh istrinya itu, wanita itu perlahan mulai menuruti apa yang ia minta, tidak membantah lagi seperti pertama kali. Ia pun langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah bayangan Kennan di balik pintu kamar mandi, wanita itu menghela nafasnya yang cukup panjang karena lega, bertapa menyeramkannya seorang Kennan di matanya, tetapi pria dengan begitu banyak sifat buruk yang dimiliknya, ia harus tetap patuh terhadap suaminya. Beberapa menit berlalu Henny yang sudah selesai membersihkan wajahnya menunggu Kennan keluar dari kamar mandi agar dirinya bisa bergantian untuk mandi juga, bau badannya sudah tidak sedap karena ia memakai gaun yang cukup banyak lapisan dalamnya. Pintu kamar mandi pun terbuka dan sosok pria yang keluar dari kamar mandi hanya memakai sehelai handuk yang melingkar di pinggangnya menampakan otot-otot perut yang sempurna, Henny yang tak terbiasa melihat ia ia pun langsung menutup matanya dengan tangannya. “Untuk apa kamu, menutup mata kamu? Toh nanti kamu akan setiap hari melihatku seperti ini,” goda Kennan pada istrinya. Kennan pun langsung menuju ke lemari besar yang berada di kamar tersebut sedangkan Henny ia mulai berdiri dengan kondisi mata yang tertutup oleh tanganya. Ia pun langsung bergegas menuju ke kamar mandi dan langsung menutup pintu dengan cepat, Kennan yang melihat kelakuan Henny itu hanya mengangkat sudut bibirnya. Beberapa saat setelah Henny selesai dari mandinya, ia pun keluar dari kamar mandi dengan perlahan mengeluarkan kepalanya terlebih dahulu untuk melihat Kennan, ternyata Kennan tidak ada kamar, ia pun langsung bergegas keluar dan langsung menuju ke lemari untuk memakai bajunya. Sedangkan Kennan yang masih berada di hotel masuk ke salah satu kamar hotel yang jaraknya lumayan jauh dari kamarnya dengan istrinya, ia pun memencet bel dan pintu tersebut pun di buka oleh salah satu wanita berparas cantik dengan tubuh yang molek wanita itu tersenyum ke arah Kennan pria itu pun masuk dan wanita itu seketika melingkarkan tanganya di leher Kennan. “Sayang, kamu koq lama banget sih?” bisik wanita itu tepat di telinga Kennan. “Aku tadi nunggu wanita bodoh itu untuk mandi dulu baru aku keluar tadi,” ucapnya meyakinkan wanita yang sedang bermanja padanya itu. Wanita itu adalah Amelia Chandra kekasih Kennan, dari dulu mereka memang sudah menjalin asmara tetapi sayangnya orang tua Amelia tak merestui mereka berdua dan memaksa anaknya untuk menikah dengan seorang pria yang berprofesi sebagai pilot, tetapi sama sekali tidak mencintai suaminya. Amelia seorang model yang sering bekerja sama dengan perusahaan Kennan dan semenjak itu mereka menjadi dekat karena alasan bisnis, walaupun sebenarnya itu adalah alasan mereka saja. Dan mereka sering pergi liburan bersama hanya untuk menghabiskan waktu berdua saja. Bahkan ia mengoda Kennan lagi agar bisa bersama dengan dirinya walaupun Kennan tahu jika Amel sudah menikah tetapi ia tidak bisa menolak wanita yang datang ke kehidupannya lagi, mereka menjalani hubungan terlarang, mereka memang saling mencintai hanya saja, terhalang restu kedua orang tua Amelia yang membuat mereka tak bisa bersama.
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
novelnya keren banget👍👍
05/04/2022
0cerita ni best sangat sangat
05/04/2022
0I like thisss❤️❤️❤️
29/03/2022
5Lihat Semua