logo text

66. Aku sangat mencintaimu, sayangku

Ketika Reece dan Airysh kembali semua orang tampak mengelilingi api unggun, keseruan malam ini sepertinya akan dirayakan di bawah naungan hangat api unggun, Emily yang melihat kedatangan Reece dan Airysh segera menarik mereka untuk ikut bergabung, sedangkan Lily yang sedang mengamati mereka, terlihat dengan senyum smirknya lalu berpindah ke sisi Reece yang lain.
Reece sekilas melirik Lily yang berpindah ke sampingnya, namun ia berusaha untuk mengabaikan gadis itu, dan menggenggam tangan Airysh dengan erat.
"Apa ini permainan yang sama??" Tanya Airysh berbisik di telinga Emilly, mengabaikan Reece di sampingnya.
"Mungkin.." jawab Emilly, ia tahu jika Airysh amat tidak suka dengan permainan gila seperti ini, ditambah lagi dengan minuman alkohol,
"Ayolah.. jangan terlihat kaku, kau perlu menikmati ini setidaknya untuk hari ini," ujar Emilly menyakinkannya.
Airysh mendengus, andai saja ia bisa pulang sekarang, maka ia akan melakukannya sekarang juga.
"Jangan khawatir, kau tidak akan minum lagi," bisik Reece tiba-tiba, pria itu tahu apa yang menjadi kekhawatiran Airysh.
"Aku mengatakan kepada semua orang untuk tidak memberikan pacarku minuman beralkohol," ujar Reece.
Airysh mengangkat alisnya, menguji keseriusan Reece kepadanya dalam hal ini.
"Sungguh?" Tanya Airysh.
"Yeah.. tapi ini akan menjadi permainan kejujuran," kata Reece dengan penuh percaya diri.
"Kurasa ini tidak jauh lebih buruk," batin Airysh.
Leon bersorak mulai menyemarakkan suasana, di ikuti beberapa temannya baru kemudian semua orang ikut bersorak dan bertepuk tangan, seorang pria memainkan gitar dan bernyanyi, dan beberapa orang dari mereka juga ikut bernyanyi.
Airysh melirik Reece yang hanya tersenyum kecil melihat keadaan disekitarnya, gadis itu mengerutkan dahinya, Reece yang memiliki suara bagus bahkan tidak pernah bernyanyi di hadapan semua orang seperti ini.
'Kenapa?'
Airysh hanya bertanya-tanya dalam hati tanpa mengutarakan langsung kepada Reece.
Disisi lain Lily terus meminum sebotol alkohol dan meminumnya, ia juga sempat menyodorkan botol kepada Reece namun di tolak oleh pria itu.
Gadis itu diam-diam tersenyum smirk melihat Reece dan Airysh yang semakin dekat akhir-akhir ini.
'Dasar munafik, kau bilang tidak akan menyukai Reece,' pikirnya kesal, sambil terus curi-curi pandang ke raut wajah Airysh di samping Reece.
Sangat terlihat jelas jika ia tidak menyukai Airysh.
Beberapa saat kemudian permainan botol dimulai, kali ini truth and dear.
Airysh memucat, yang paling ia takutkan dengan kebersamaan seperti ini adalah permainannya, Airysh sudah tidak ingin minum lagi, terlebih setelah ia merasakan sendiri akibatnya.
"Haruskah kita pergi sekarang?" Reece mengatakan itu sambil setengah berbisik.
"Aku tau kau tidak suka permainannya, jadi kita bisa bermain sesuatu yang lebih seru," ujarnya lagi.
Airysh tertawa kecil, sepertinya ia menyukai ide Reece.
"Bagaimana caranya?" Tanya Airysh ikut berbisik di telinga Reece.
"Langsung kabur saja," ujar Reece bersiap, ia langsung menggenggam tangan gadis itu.
Reece berdiri dengan cepat setelah memberi aba-aba, ia kemudian menarik tangan Airysh dan segera berlari menjauh dari orang-orang, seketika orang-orang juga ramai melihat aksi Reece dan Airysh yang tiba-tiba kabur, beberapa orang bersorak dan sisanya merasa iri dengan mereka.
Camilla bahkan melongo melihat aksi nekat sahabatnya dengan Reece.
"Mereka benar-benar vulgar sekarang," gumam Camilla.
"Dasar tidak tahu malu!" Umpat Emilly menjadi kesal, meskipun ia juga tertawa melihatnya.
Reece membawa Airysh pergi lagi, setelah beberapa saat berlari, Reece akhirnya berhenti, situasi yang aneh ini membuat mereka berdua tertawa.
"Ini seperti bolos sekolah," ujar Reece terdengar puas.
"Apa kau pernah bolos sekolah?" Tanyanya pada Airysh yang mencoba mengatur nafasnya,
Gadis itu menggeleng, kemudian tertawa "Ini bolos pertamaku,"
"Gadis baik,"
"Aku mungkin terlalu buruk untuk mu," candanya terdengar tidak serius meskipun benar.
Airysh mengangkat bahunya,
"Ini lebih baik daripada permainan itu," ucap Airysh.
Reece tersenyum miring, ia kemudian duduk di tepi danau tempat ia dan Airysh duduk sore tadi.
"Bilang saja kalau kau lebih baik berdua disini denganku,"
Airysh memicingkan matanya, pura-pura tidak setuju dengan perkataan Reece.
"Kemari.." pinta Reece sambil menunjuk tempat di sampingnya.
Airysh tersenyum, kemudian ikut duduk di samping Reece.
Reece menghela nafas, ia menggenggam tangan Airysh tanpa menatap wajah gadis itu.
"Apakah kau mencintaiku?" Tanya Reece langsung tanpa basa-basi.
Airysh gelagapan, namun setenang mungkin ia harus menyembunyikannya,
Dan ini mungkin saat yang tepat untuk Airysh mengatakan langsung kepada Reece betapa ia juga mencintainya.
"A-aku.." ia terbata, namun sepertinya Reece senang melihatnya canggung seperti itu. Reece dengan wajah tampannya tersenyum, seperti dengan sabar menunggu Airysh mengatakan Kalimatnya dengan sendirinya.
Airysh menghela nafas, ia menenangkan dirinya sendiri, sambil menyakinkan jika ini adalah waktu yang tepat untuk dirinya.
"Ya, aku mencintaimu!" Ujar Airysh dengan cepat.
Diluar dugaan Reece bahkan hanya menatapnya tanpa respon apapun, ekspresinya juga biasa saja, membuat Airysh memerah karena malu.
'omg!'
"Setelah berciuman dan tidur bersama," ujar Reece entah dengan maksud apa.
Namun Airysh terlanjur memerah.
"Aku tahu kau mencintaiku," ujarnya sombong sambil mendongakkan rahangnya ke atas.
"Mana mungkin setelah semua yang kita lalui bersama, kau tetap tidak mencintaiku," ujar nya lagi masih dengan penuh percaya diri.
"Hei, aku bisa menarik ucapan ku kembali," ucap Airysh yang menjadi kesal.
Reece tertawa kecil lalu mengusap kepala gadis itu, "Aku becanda, aku sangat mencintaimu, sayangku" ujarnya kemudian mengecup kepala Airysh.
"Terimakasih telah mencintaiku juga," ujarnya terdengar senang.
Namun, entah mengapa disisi lain ia juga menjadi sangat khawatir, terutama kepada Airysh.
***
"selama ini aku sudah cukup bersabar untuk menghadapi kakek, aku melakukan apa yang dia katakan dan berusaha menjadi apa yang dia inginkan, sekarang tidak bisakah aku mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku?" Tanyanya dengan mata berkilat karena emosinya yang tak tertahan, pria itu mengepalkan tangannya kuat, berusaha menahan amarah yang telah menggebu dalam dirinya.
Olivia terlihat memahami perasaan putranya, tapi kekhawatiran yang lain juga tidak bisa ia sembunyikan, ia tahu ayahnya dengan baik, siapapun yang menggagalkan rencananya pasti akan mendapatkan hukuman yang kejam, tak terkecuali putranya.
"Aku sudah mengatakan kepada mommy untuk percaya kepadaku, tidakkah mommy akan mendukung ku?" Tanya Kevin.
Olivia masih terdiam, ia berusaha berpikir cepat tentang bagaimana caranya menutupi perbuatan putranya.
Beberapa saat kemudian terdengar suara pintu di ketuk, Kevin berteriak menyuruh mereka masuk.
"Seseorang ingin bertemu dengan anda, tuan.." ujar seorang pria berseragam pengawal.
"Siapa?" Tanya Kevin dengan alis yang terangkat.
"Aku.." seorang gadis terlihat dari balik pintu sebelum di persilahkan untuk masuk, gadis yang tampak familiar itu mengejutkan Kevin sekaligus Olivia didalamnya, lagipula siapa yang tak kenal dia..
Suara ketukan high heelsnya terdengar beraturan, hingga gadis itu benar-benar berdiri dihadapannya.
"Hii, Maaf menganggu waktumu, tapi aku tidak sabar untuk segera bertemu denganmu," ujarnya dengan anggun.
Ia menatap Kevin yang tersenyum miring melihat kehadirannya yang begitu tiba-tiba.
"Tampaknya, kau telah berubah pikiran," ucap Kevin dengan bangga sambil menghampiri gadis itu.
Gadis itu menanggapi degan senyuman "Kita harus bicara," ucapnya dengan penuh keyakinan.
***

Komentar Buku (152)

  • avatar
    chanellaff

    novelnya keren, cerita ny seru dan beda dari yang lain, jalan ceritanya gak ketebak dan setiap bab nya selalu bikin nagih, pokonya sukkaa, ga nyesel baca cerita ini. love banyak" buat author nya🥰😍😍

    22/08/2022

      1
  • avatar
    Valentina wardaniThalita

    Bagus banget ceritanya, mana ramah banget kakaknya aku sampe DM di Instagram saking sukanya, semangat terus kak, penasaran bangett sama ceritanya, love banyak"❤️❤️❤️❤️❤️

    28/12/2021

      1
  • avatar
    PutriIsabella Rusmana

    keren banget ceritanya kaaa, tolong dong up nya jangan lama2 ya kaa bikin penasaran ini kelanjutan nya gimana🤩🤩

    21/12/2021

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru