logo text

bab 42. piknik

nara menganguk - angguk kan kepalanya, nara mengingat beberapa kenangannya saat dia masa kecil bersama yedam.
" yedam sebenarnya aku tidak ingat tentang janji kita dulu, tapi aku terharu karena kamu sudah menepati janji mu padaku " kata nara terharu, yedam yang selama ini selalu menganggu nara ternyata begitu menyanyanginya.
" aku akan terus menjaga mu dan melindungimu walau tanpa sebuah janji " kata yedam tersenyum hangat.
nara merasa malu mendengar perkataan yedam, wajah nara menjadi merona.
" khm buka mulutmu " kata nara menyuapi yedam.
yedam membuka mulutnya, nara menyuapi yedam dengan sepotong roti. yedam menguyah makanan nya.
" yedam sejak kapan kamu menyiapkan semua makanan ini? " kata nara dengan nada bertanya.
" aku membelinya, saat aku mau menjemputmu aku terpikir untuk mengajak mu berkencan " kata yedam sambil membuka bungkus roti.
" lain kali kita pergi lagi kesini, aku suka berada di sini " kata nara mengirup udara dalam - dalam.
" nanti kita akan duduk bertiga di sini dan memakan makanan kita " kata yedam menatap nara.
" kok bertiga, siapa satu orang itu? " kata nara dengan nada bertanya.
" anak kita, siapa lagi " kata yedam sambil memakan roti.
" masih lamaaaa yedam, nikah ajha belum sudah pikir punya anak " kata nara berteriak sambil memukul pundak yedam.
" auu sakitt nara " kata yedam merintih kesakitan
"memangnya kamu gak ingin punya anak dariku? " kata yedam dengan nada bertanya, sembari memengangi pundaknya yang sakit.
" tentu saja aku mau punya anak, tapi itu masih lama yedam " kata nara.
nara mendekat untuk melihat pundak yedam nara membuka sedikit baju yedam.
" berbekas, kayanya aku pukul terlalu keras " kata nara cemas.
" aku sudah terbiasa dengan pukulan mu, nanti hilang dengan sendirinya" kata yedam menenangkan nara.
yedam memeluk nara, nara mencoba melepaskan pelukkan yedam, karena sekarang mereka berdua berada di tempat umum.
" yedam lepaskan, orang orang pada melihat kita " kata nara mencoba melepaskan dirinya dari pelukkan yedam.
yedam melepaskan pelukkannya. lalu tersenyum manis pada nara, yedam merasa begitu bahagia hari ini.
di tempat lain rayhan tidak sengaja bertemu dengan sabrina di tempat fotocopy, rayhan merasa sangat canggung saat berada di samping sabrina.
" kenal kan namaku rayhan " kata rayhan gugup.
" ohh rayhan yang tadi pas ketemuan di kantin kan, salam kenal " kata sabrina tersenyum manis.
" iyaa, kalau tidak sibuk kamu mau nonton bareng denganku " kata rayhan semakin gugup.
" hanya kita berdua, kalau kita berdua saja aku tidak ikut " kata sabrina menolak permintaan rayhan dengan
" aku akan mengajak teman - teman ku yang lain " kata rayhan menyakinkan sabrina.
" ini sudah aku tulis nomor ku chat saja nanti kapan kita perginya " kata sabrina memberikan satu lembaran kecil yang bertuliskan nomor ponselnya.
" akan ku chat nanti " kata rayhan bersemangat.
" aku pergi dulu " kata sabrina beranjak pergi.
rayhan senang bukan main, akhirnya rayhan mendapatkan nomor ponselnya.
di tempat lain nara dan yedam sudah berada di rumah, mereka berdua menonton tv bersama. nara mendapatkan pesan dari gisel.
gisel
" nara, bisa datang ke acara ulang tahun ku nanti " gisel.
" tentu saja aku akan datang " nara.
" hari besok malam aku tunggu di rumah ku " gisel
" siap " nara.
nara memperlihat kan isi pesannya bersama dengan gisel pada yedam, yedam tersenyum tipis melihat isi chat nara dan gisel.
" yedam kamu akan pergi bersama ku kan nanti? " kata nara dengan nada bertanya.
" iyaaa, aku akan mengikuti mu kemanapun " kata yedam tersenyum manis pada nara.
" aku terharu " kata nara menaruh kepalanya di pundak yedam.
yedam memeluk nara dengan erat seakan akan nara akan pergi meninggalkannya bila yedam melepaskan pelukannya.
keesokkannya nara sudah berada di dalam kelas bersama rachel dan rayhan, nara merasa aneh dengan sikap rayhan hari ini dia jadi lebih banyak melamun.
nara menyenggol lengan rachel " rachel ada apa dengan rayhan hari ini" kata nara berbisik.
" aku juga tidak tau, tumben - tumbenan dia jadi pendiam hari ini, lihat nara sekarang malah senyum - senyum sendiri " kata rachel semakin panik.
nara melempar bola kertas pada rayhan dan membuatnya berbalik melihat nara dan rachel.
" rayhan kenapa dengan mu hari ini " kata nara
" ini pasti karena belum minum obat, " kata rachel dengan nada mengejek.
" rachel kamu kira aku gila pakai minum obat " kata rayhan kesal.
" siapa taukan " kata rachel.
" jangan hiraukan dia nara, hari ini aku merasa sangat senang karena aku dan sabrina akan pergi nonton nanti " kata rayhan dengan perasaan senang.
" hanya kalian berdua saja yang pergi ? " kata nara dengan nada bertanya.
rayhan mengaruk belakang kepalanya yang tidak gatal " hehe kalian berdua ikut ajak sekalian pacar kalian bersama, aku yang akan bayar tiket nya " kata rayhan.
nara dan rachel bertatapan sebentar, lalu tersenyum bersama.
" memang kamu punya duit buat bayar tiket kami nanti " kata rachel dengan sinis.
" jangan remehkan aku, banyak uangku di brankas " kata rayhan menyombongkan diri.
" kapan kita pergi nonton memangnya? " kata nara dengan nada bertanya.
" hari ini aku sudah chat sabrina tadi malam, kalian berdua tidak sibukkan hari ini " kata rayhan mulai merasa cemas.
rachel meletakkan tangannya di pundak rayhan " tenang saja kami pasti akan siap setiap saat, iya kan nara " kata rachel.
" iya tentu saja " kata nara memberikan acunggan jempolnya.
" ayo kita keluar, dosennya tidak datang hari ini " kata rachel mengajak kedua temannya keluar.
" belum habis lagi jam nya, duduk saja di sini anggap saja liburan " kata rayhan tidak ingin beranjak pergi.
rachel kembali duduk, nara hanya bisa mengeleng geleng kan kepala dengan tingkah kedua temannya itu.
nara melihat gisel berada tepat di ambang pintu, nara langsung menghampiri gisel.
" nara ini kartu undangannya, jangan lupa berikan satu untuk yedam " kata gisel tersenyum, di dalam hatinya dia begitu membenci nara.
" pasti " kata nara bersemangat.
" aku mau memberikan undangan pada teman teman ku yang lain, aku pergi" kata gisel beranjak pergi

Komentar Buku (181)

  • avatar
    saputraIndri

    cerita di novel ini bagus bgt, bucinnya yedam sama Nara akhirnya terbalaskan juga 👍👍

    26/01/2022

      0
  • avatar
    HidayahNur

    bagus ceritanya👍👍

    21/05

      0
  • avatar
    DEMUDONATUS

    sgt menyenangkan

    01/02

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru