sem hari ini bilang tidak bisa menjemputku karena banyak pekerjaan, padahal ia berjanji akan mengajakku jalan - jalan. Sebenarnya kecewa tapi aku harus mengerti dengan keadaan kami sekarang,kami bukan lagi anak muda yang harus setiap hari bertemu, mengutarakan cinta dengan hal hal romantis. " hmmmmm" " mom kenapa?" ucap Lyon yang tiba - tiba datang " sayangnya mommy sudah bangun, katanya hari ini libur?" " aku mau pergi dengan temanku mom" " anak mommy sibuk ya sekarang " ucapku memasang wajah sedih Lyon mendekatiku dan memelukku. " Mommy kenapa, kan Lyon cuma mau pergi sama teman. Apa mommy mau aku temani?" " hehehe ga sayang, mommy hanya bercanda. Pergilah, mommy harus pergi kekantor" " aku antar ya mom" " tidak usah, mommy mau bawa mobil saja" " baiklah, mommy semangat kerjanya ya" aku mencium pipi anakku dan pergi. suasana dikantor hari ini terasa berbeda.Orang - orang tampak lebih tenang diruangan mereka, bahkan sekarang sekretarisku tidak banyak bicara. Aku masuk meruangan, mengecek handphone tidak ada pesan atau telpon dari Sem. Sesibuk apa dia sampai lupa memberi kabar padaku. Tok tok tok "masuk" " Bu hari ini akan ada meeting mendadak dengan para investor karena mereka mencurigai adanya masalah pada projek yang akan kita tangani" " ada apa ini, bukannya semua berjalan sesuai perjanjian kerja kita" " terdapat sedikit kendala dilapangan bu, bahan - bahan yang disupply pemborong tidak sesuai dengan permintaan awal, sepertinya ada yang bermain curang dilapangan" " kenapa kamu baru memberitahuku sekarang!" " maaf bu" " sudahlah, sekarang siapkan semua berkasnya " " baik" Sedari tadi aku berkutik dengan pekerjaanmu, aku sampai lupa mengecek ponselku. Kini aku harus bergegas menghadiri meeting, sekretarisku bilang jika para investor sudah menunggu.Aku berjalan beriringan dengan sekretarisku, wajahku sangat gugup memikirkan bagaimana harus menjelaskan pada mereka. Aku buka ruangan ternyata gelap, aku berbalik memandang sekretarisku. " kenapa gelap, semua investor dimana?" ia hanya tersenyum dan menuntunku masuk kedalam ruangan. Aku masih terdiam ditempatku, perasaanku tidak enak. Aku langkahkan kakiku masuk dan tiba - tiba lampu menyala. ddooorrrr suara ledakan confetti mengagetkanku, semua orang ramai bertepuk tangan. Belum hilang rasa kagetku, aku melihat Sem berjalan keluar dari kerumunan membawa bucket bunga mawar ditangannya. Ia mendekat kearahku, kini jarak kami hanya berjarak 2 meter. Ia berlutut dan memberikan bunga padaku. Aku menerimanya, aku tersenyum dan mataku berkaca - kaca. " Ana sayang, hari ini dihadapan semua orang aku ingin mengungkapkan seluruh cintaku padamu. Aku tahu kita bukan anak muda lagi, tetapi aku ingin membuat moment yang tak terlupakan untuk kita. Aku akan menjagamu dan Lyon, tak akan menyakitimu dan akan terus menyayangimu. Itu adalah janjiku, jadi..." Sem mengambil sesuatu disaku jasnya, ternyata sebuah kotak kecil berwarna merah, pas ia membukanya ternyata sebuah cincin berlian bertengger disana. " Maukan kamu menikah denganku?" air mata dimataku kini lolos, aku tidak mampu berkata apa - apa, aku lihat sekitar semua orang tersenyum bahagia. Ternyata disana ada Lyon, ibuku dan mantan mertuaku. Mereka turut membantu Sem menyiapkan kejutan ini. Air mataku makin tak terbendung. Aku kembali melihat kearah Sem, aku tersenyum dan mengangguk mengisyaratkan aku menerimanya. Sem berdiri, meraih jemari tanganku dan memasangkan cincin itu dijari manisku. Kami saling memandang kemudian ia memelukku. " Aku mencintaimu Ana" " Aku juga, terimakasih mas" pelukan kami semakin erat. Orang - orang memberikan tepuk tangannya. Aku melihat Lyon dan memintanya mendekat, kami memeluknya.
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
menarik
11/09/2025
0ceritanya menarik bgttttt
25/07/2025
0asikkk juga isi ceritanya
11/07/2025
0Lihat Semua