logo text

Bab 11 Between 2 Hearts

Bab 11
"Rosie, ayo bangun." Kata Kelly sambil menepuk pelan tangan Roselyn.
"Kenapa, Kelly? Aku masih mengantuk."
"Kenapa? Kamu lupa hari ini kita akan mengikuti Nicholas."
"Tidak bisakah besok saja." Kata Roselyn yang masih malas bangun dari berbaring nya.
"Yakk!!! Bangun, Cepat!" Teriak Kelly.
Roselyn segera bangun dan berlari ke kamar mandi.
°°°°
"Apa kamu yakin Nicholas tidak akan menyadari kalau kita mengikuti nya?" Tanya Roselyn ragu-ragu.
Saat ini mereka berada di dalam mobil. Mereka mengikuti mobil Nicholas yang sedang melaju di depan mobil mereka.
"Jika kamu tidak keluar menemui nya, aku yakin dia tidak akan mengetahui keberadaan kita."
"Aku keluar menemui nya? Tidak mungkin.............Aku sudah cukup kecewa pada apa yang dilakukan nya pada ku." Kata Roselyn dengan tatapan mata memandang kosong keluar jendela.
Kelly terdiam membiarkan sahabatnya larut dalam lamunan kosong nya.
Kelly bisa mengerti rasa sakit yang di derita sahabat nya. Itu sebabnya, dia rela mengorbankan pekerjaannya demi membantu sahabat nya itu.
Mobil Kelly berhenti tak jauh dari mobil Nicholas yang kini sedang memarkirkan mobil nya.
Nicholas berjalan keluar dari mobil.
Nicholas berjalan tenang menuju kantor nya sambil berbicara dengan seseorang di telepon.
"Menurut mu, apakah dia sedang menelepon gadis itu?" Tanya Kelly.
"........Don't Know. Mungkin dia sedang berbicara dengan anggota Luxury Brothers."
"Kamu masih membelanya?"
"Eh? Ah, Tidak......."
"Jika tidak, kenapa kamu gugup? Mengaku sajalah."
"Aish,.....itu....itu karena aku lapar. Bisakah kita membeli roti?"
"Ck....ck...kamu kesini untuk makan atau mengikuti seseorang, hah?"
"Tentu saja mengikuti nya, tapi kita kan tidak mungkin duduk diam menunggui dia yang sedang bekerja. Ayo kita membeli makanan." Bujuk Roselyn. Kelly menghela nafas lalu mengangguk setuju.
°°°°°
Hari-hari berlalu tanpa hasil. Sejauh yang mereka tau. Nicholas melakukan aktifitas rutinnya, bahkan Nicholas berada di kantor sampai larut malam membuat Kelly dan Roselyn ketiduran di dalam mobil.
°°°°
"Rosie, kenapa wajah mu murung begitu?" Tanya Kelly saat mereka berada di dalam mobil dan sedang mengikuti mobil Nicholas.
"Entahlah, aku merasa usaha kita sia-sia saja. Nicholas tidak melakukan hal yang salah. Apa kita memang salah paham pada nya?" Tanya Roselyn meragukan perkataan nya sendiri.
"Kenapa kamu bicara seperti itu?"
"Aku hanya bimbang saja. Kemarin malam Nicholas menelepon ku dan ketika aku bertanya apa yang dia lakukan, dia menceritakan semua sesuai yang kita lihat setiap hari nya. Aku jadi bingung."
"Menangkap orang yang berselingkuh itu tidak segampang membalikkan telapak tangan. Butuh waktu dan kesabaran. Kita baru mengikuti nya selama 5 hari masih ada 2 hari lagi sebelum Nicholas tau kamu sudah ada di Jakarta."
"Jadi, apa yang harus kita lakukan? Menunggu dan mengikuti nya seperti sekarang? Bukankah itu terlihat seperti orang bodoh?"
"Roselyn! ............kamu harus tenang ok, tahan emosi mu."
Roselyn menghela nafas dan menyandarkan kepala nya di kaca jendela.
"Aku yakin kita akan menangkap basah mereka" ucap Kelly yakin.
°°°°°
"Halo"
*Nic, kamu sibuk?*
"Ya. Ada apa, Dewi?"
*Tidak, besok adalah ulang tahun mama ku dan aku ingin membelikan hadiah untuk nya. Bisakah kamu menemani ku? Aku bingung harus membeli apa*
"..............Baiklah, kita akan bertemu dua jam lagi di cafe biasa."
°°°°°
"Kelly.....Kelly....." Panggil Roselyn membangunkan Kelly yang tertidur.
"Ada apa, aku lelah"
"Kelly........Nicholas........."
"Nicholas, kenapa dia?" Tanya Kelly yang kini benar-benar sudah sadar.
"Aku melihat mobil nya baru saja melewati mobil kita."
"Apa? Kenapa kamu tidak bilang." Kata Kelly panik lalu dia segera melaju mobil nya menuju arah yang dilewati mobil Nicholas.
Kelly memacu kecepatan mobil agar bisa segera mengikuti bayangan mobil Nicholas yang mulai terlihat jauh di depan nya.
Kelly memperlambat laju mobil nya saat mobil mereka berada tidak jauh dari mobil Nicholas.
"Untung kita masih bisa mengejarnya." Ucap Kelly.
"Dia mau kemana? Bukankah ini masih jam kerja." Tanya Roselyn bingung.
"Aku yakin dia pasti mau menemui gadis itu."
"Kamu yakin? Mungkin dia sedang ada janji dengan klien."
"Yak, Roselyn! Kamu di sini untuk mengikuti tunangan mu yang berselingkuh atau membela nya supaya aku terlihat seperti orang jahat, huh?" Tanya Kelly dengan nada super kesalnya.
"Sorry......" Jawab Roselyn pelan.
Mobil Kelly berhenti tak jauh dari cafe yang di masuki Nicholas.
Di dalam mobil, Kelly dan Roselyn sedang berdebat antara masuk ke dalam cafe atau tidak.
Perdebatan mereka terhenti saat Nicholas keluar bersama Dewi. Tanpa menyia-nyiakan waktu, Kelly segera mengikuti mobil Nicholas sampai mobil itu berhenti di sebuah toko perhiasan.
Nicholas dan Dewi segera memasuki toko perhiasan itu.
"Apa kita juga akan masuk?" Tanya Roselyn ragu.
"Tidak perlu. Dari sini kita masih bisa melihat apa yang mereka lakukan. Kita akan keluar bila mereka melakukan hal yang menunjukan kalau mereka adalah pasangan." Kata Kelly dengan masih tetap memandang ke dalam toko.
"Ini toko perhiasan, mereka pasti membeli sesuatu.........apa mereka membeli cincin pertunangan juga?" Kata Roselyn mencoba menganalisa tujuan Nicholas dan Dewi ada di dalam toko.
"Mungkin."
Di dalam toko....
"Bagaimana kalau gelang ini saja?" Tanya Nicholas.
"Yang ini? Aku rasa cocok juga." Kata Dewi, lalu Nicholas meminta pegawai toko untuk membungkus gelang menjadi kado.
Sambil menungu Dewi melihat-lihat perhiasan lain nya.
"Ada yang mau kamu ambil?" Tanya Nicholas sambil berdiri disebelah Dewi.
"Tidak."
"Hmmm, bagaimana kalau gelang itu." Kata Nicholas sambil menunjuk sebuah gelang.
"Kamu mau membelikan ku perhiasan?"
"Tentu, pilih saja yang kamu mau."
"Aku mau cincin itu, aku mau kamu membeli nya sepasang."
"Dewi........"
"Kenapa, Nic. Kamu tidak bisa memakai dua cincin di jari mu? Kalau begitu, lepaskan saja cincin itu. Bukankah kamu bilang pertunangan mu hanya sandiwara. Itu berarti cincin itu tidak ada makna nya untuk mu."
"Ya tapi............" Nicholas memegang cincin pertunangan nya.
"Nic, kamu harus tau. Aku sangat mencintai mu dan kamu juga sangat mencintai ku, kan?" Kata Dewi sambil memegang tangan Nicholas dan menatap dalam ke mata pria itu.
"Tentu saja. Aku sangat mencintai mu." Jawab Nicholas.
"Itu artinya, bagi mu aku lebih berarti dari pada dia, kan?"
"Ya, tentu saja."
"Kamu akan membeli cincin itu dan memakai nya bersama ku, kan?" Tanya Dewi lagi.
Nicholas terdiam dan memandang ragu ke cincin yang sudah di pilih Dewi. Lalu dia memandang Dewi yang masih menatap nya penuh harap.
("Aku tidak boleh ragu, aku mencintai Dewi dan hanya Dewi, gadis yang paling berarti di hidupku" ) Kata Nicholas meyakin kan hatinya.
"Nic...."
"Ya, aku setuju." Jawab Nicholas. Dewi tersenyum dan segera memeluk Nicholas.
°°°
"Apa yang mereka lakukan, kenapa Dewi memegang tangan Niholas dan kenapa mereka saling tatap?" Kata Roselyn sambil masih menatap ke dalam toko.
"Oh No! Rosie, ayo kita keluar."
"Kelly.......Kelly....." Roselyn keluar dari dalam mobil dan berlari mengejar Kelly yang juga berlari ke dalam toko.
°°°°
"Hey, Nicholas Evans!" Panggilan seseorang membuat Nicholas menoleh, Dewi yang masih dalam pelukkan Nicholas juga melihat pada si pemanggil.
"Kamu.........Kelly, kan?" Tanya Nicholas ragu karena mereka hanya pernah bertemu satu kali di pesta pertunangan.
"Ya, aku Kelly sahabat nya Roselyn yang memiliki tunangan penghianat seperti mu." Kata Kelly dengan suara lantang.
"Hey.....jaga ucapan mu." Kata Dewi tidak terima.
"Ms. Kelly. Kamu tidak mengenalku dengan baik jadi sebaik nya kamu jangan menuduh hal-hal yang tidak kamu ketahui. Itu fitnah."
"Fitnah? Lalu apa yang terjadi sekarang ini adalah fitnah?" Kata Roselyn yang kini sudah berada di dalam toko.
"ROSELYN" Panggil Nicholas dengan nada terkejut, reflek dia melepaskan Dewi dari pelukkan nya dan berjalan mendekati Roselyn namun tangan nya segera di tarik oleh Dewi.
"Cih, lihat lah apa yang terjadi sekarang. Seorang pria yang sudah memiliki tunangan yang sempurna, masih tega berselingkuh dengan pacar dari sahabat nya sendiri. Nicholas Evans, tidak sadarkah kamu adalah pria yang serakah?" Kata Kelly sinis.
"Hey, jaga ucapan mu. Siapa yang selingkuh. Nicholas dan aku sudah berpacaran jauh sebelum dia mengenal Roselyn. Roselyn adalah gadis yang dipilih mama nya, bukan dia." Kata Dewi.
Roselyn memandang bingung ke Nicholas, namun tatapan bingung itu berganti menjadi tatapan sedih.
"Benarkah itu, Nic? Benarkah kalian sepasang kekasih jauh sebelum kamu mengenalku?" Tanya Roselyn.
Nicholas menunduk dan mengangguk pelan. Roselyn berjalan mundur satu langkah.
"Jika kamu sudah memiliki orang yang di cintai, kenapa kamu mendekati ku dan menyetujui pertunangan ini. Kenapa kamu membohongi ku, Nic. Apa aku melakukan salah pada mu, hah?" Tanya Roselyn dengan mata mulai berkaca-kaca.
Nicholas terdiam, dia memandang sedih ke Roselyn. Dia ingin mendekati gadis itu namun Dewi memegang erat tangan nya.
"Roselyn, Maaf." Hanya itu yang sanggup di ucapkan Nicholas saat ini.
"Maaf? Aku bertanya pada mu, aku berbuat salah apa pada mu. Kenapa kamu tega melakukan semua ini pada ku. Apa salah ku, hah?" Teriak Roselyn.
Kelly segera memegang pundak Roselyn yang bergetar menahan emosi nya.
"Roselyn, kamu tidak perlu berteriak begitu pada nya. Tidak bisakah kamu bicara baik-baik?" Kata Dewi yang tidak terima Roselyn berteriak pada Nicholas.
"Bicara baik-baik? Haruskah aku tidak bicara apa pun dan langsung menampar dia didepan mu? Haruskah? Aku bukan orang sekejam kalian." Kata Roselyn.
"Rosie, kita harus bicara. Aku akan menjelaskan semuanya pada mu." Kata Nicholas.
"Masih adakah yang perlu di bicarakan? Apa kamu masih menyimpan hal-hal kejam lain untuk ku, Nic? Aku tidak tau sebegitu benci nya kamu pada ku."
"Roselyn......."
"Ayo, Kelly." Kata Roselyn sambil berjalan keluar dari toko, Kelly segera mengikuti Roselyn.
Bagaimana selanjutnya? Apakah Nicholas akan berdiri diam di dalam toko atau berlari keluar mengejar Roselyn dan menjelaskan semua nya?
Continue

Komentar Buku (35)

  • avatar
    NdrahaLusia

    Hey .... Ceritanya aku suka dan bagus c semoga selalu beruntung 👌✌️🤗

    08/02/2022

      2
  • avatar
    Dewi Q

    saya menykai novel nya

    02/08/2025

      0
  • avatar
    2Anesabela

    kereeeen novelnyaa

    20/06/2025

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru