Pesta yang di selenggarakan begitu mewah. Zeyn dan Arn sampai sebelum acara di mulai, banyak orang yang sudah datang. Zeyn tak pernah melepas tangan dari pinggang kecil Arn. Semua yang melihat menjadi iri. Tanpa sepengetahuan Arn, Zeyn sudah menugaskan beberapa anak buah untuk berjaga di sekitar gedung. Bahkan sebagian dari mereka menyamar menjadi pelayan dalam pesta ini. Salah satu pelayan mendekati mereka dan memberikan minuman namun, Arn menolak. “Anda tenang saja nona, minuman ini tidak mengandung alkohol. Ini hanya jus biasa!” ucap sang pelayan. Zeyn mengambil satu dan memberikan kepada Arn. Zeyn mengajak Arn untuk berkeliling sebentar setelah itu mereka menyapa tuan pesta. Pesta ini adalah pesta untuk merayakan kemenangan tender oleh sang tuan pesta. “Maaf saya terlambat!” ucap Zeyn. “Selamat malam Tuan Zeyn, tidak apa-apa anda terlambat. Asalkan anda hadir saya merasa sangat senang!” ucap tuan Pesta. “Benar Tuan Zeyn. Jangan merasa tidak enak!” sambung yang lainnya. “Siapa wanita yang berada di samping anda. Sekretaris anda!” tanya seorang diantara mereka. “Bukan. Dia teman saya!” Arn pikir Zeyn akan memperkenalkannya sebagai tunangan. Nyatanya, Zeyn memperkenalkan Arn sebagai seorang teman. Hati Arn sangat sakit mendengar pernyataan Zeyn. Arn meminta izin kepada Zeyn untuk ke toilet. Sejak Zeyn dan Arn sampai ada sepasang mata yang terus mengawasi Zeyn dan Arn. Dia ingin tahu apa hubungan Zeyn dengan wanita disampingnya. Melihat kesempatan, orang itu segera menyusul Arn ke toilet. Arn membasuh wajah, terasa segar ketika air mengenai wajah mungilnya. Tak lama kemudian datang seorang wanita dengan postur tubuh tinggi langsing, baju yang melekat pas di tubuhnya memperlihatkan lekuk tubuh sang pemakai. Arn memoleskan lipstik dan sedikit bedak. “Apa hubunganmu dengan Zeyn!” tanya orang itu. Arn melihat ke arah lawan bicaranya. Dia adalah Micha, mantan tunangan Zeyn. Arn diam tidak berniat menjawab pertanyaan dari Micha. “Hey, apa kau tuli. Aku bertanya apa hubunganmu dengan Zeyn!” tanya Micha sekali lagi. Arn membenarkan sedikit tatanan rambut, setelah itu menatap tajam Micha yang sedang melotot padanya. “Anda tidak perlu tahu!” jawab Arn. “Aku perlu tahu. Katakan kau siapanya Zeyn.” “Saya merasa tidak mengenal anda, untuk apa saya memberi tahu anda hubungan saya dengan Pak Zeyn.” “KAU! APA KAU TIDAK TAHU SIAPA SAYA. SAYA MICHA TUNANGANNYA ZEYN!” “Saya tahu siapa anda, anda seorang model. Dan apa yang anda katakan tadi, anda tunangannya Pak Zeyn! Anda harus memperbaiki kata anda bukan tunangan tapi MANTAN TUNANGAN!” ucap Arn penuh penekanan pada kata mantan. Mendengar perkataan Arn membuat Micha menjadi sangat geram dan semua itu dilihat oleh Arn. “KAU!” Micha hendak menampar Arn. Namun, Arn terlebih dahulu menahan tangan Micha yang hendak mengenai pipi mulus Arn. Arn menatap Micah dengan tatapan yang sangat dingin, dia tidak mengerti mengapa seorang yang baru saja bertemu dengannya bisa langsung menggunakan kekerasa. Sungguh ane, apa lagi seorang model ternama. Hey, seharusnya dia mengaja image bukan?. “Anda seorang model papan atas. Jangan sampai tindakan yang anda lakukan saat ini terekspos dan karir anda hancur. Jagalah sikap anda nona!” ucap Arn. Arn meninggalkan toilet dengan perasaan kesal. “Enak saja mengaku tunangan Kak Ze. Mimpi mungkin! Kak Ze juga, buat apa pernah bertunangan dengan gadis seperti dia. Cantik si cantik, tapi etikanya sangat buruk. Seharusnya diawal pertemuan saling menanyakan nama, ini main serang saja!” Arn terus berbicara sendiri. Kini Arn sudah kembali berdiri samping Zeyn dan Zeyn masih berbincang dengan para rekan bisnis. Tak lama kemudian Micha datang dan menangis. Pipi Micha tampak merah seperti bekas tamparan, rambutnya berantakan. Arn begitu terkejut melihat penampilan Micha yang acak-acakan. “Dia itu kenapa, perasaan tadi dia baik-baik saja!” guman Arn yang bisa di dengar oleh Zeyn. “Kamu bertemu dengannya?” tanya Zeyn “Iya. Tadi di toilet, dia menanyakan kakak dan mau menamparku. Tapi aku tahan!” bisik Arn. Micha mendekat kearah Zeyn dan Arn dan mulai membual. “Zeyn! Tolong aku! Perempuan yang berdiri disamping kamu, dia menyerang aku di toilet!” ucap Micha sambil menangis. Arn melototkan mata dan menggelengkan kepala. Zeyn mengerti dan menganggukkan kepala. “Zeyn. Perempuan itu menganiaya aku. Hiks...Hiks!” Air mata buaya Micha mengalir bagaikan air yang mengalir deras. Akibat kepiawaian dalam berakting, Micha berhasil mengambil hati para tamu yang hadir. Melihat penampilan Micha dan perkataan Micha para undangan memandang Arn dengan tatapan mencemooh. “Sungguh memalukan. Dia melakukan hal yang menjijikkan seperti itu!” ucap sala satu tamu. “Dia pikir karena dekat dengan Tuan Zeyn dia bisa berbuat sesuka hati!” tambah tamu yang lain. “Apa dia tidak tahu jika Nona Micha adalah tunangan Tuan Zeyn. Sungguh tidak tahu malu!” tambah tamu yang lain. “Tuan Zeyn, cepat hukum perempuan itu. Dia menyakiti Nona Micha!” ucap yang lain lagi. Zeyn hanya diam, tak menanggapi perkataan mereka malah melangkahkan kaki mendekati Micha dan memberikan jas untuk Micha. Arn sungguh tidak percaya dengan apa yang dilihat. Sunnguh Arn dibuat terkejut dengan tidakan Zeyn malam ini. “Jika dia menyerangmu, pasti ada sesuatu yang membuatnya marah!” ucap Zeyn. Zeyn berbalik dan menarik tangan Arn untuk meninggalkan pesta. Sebelum keluar Zeyn berbisik kepada Micha. “Jangan membuat dirimu malu. Dan jangan coba-coba menyentuhnya, jika ingin selamat!” Zeyn memperingatinya. Arn mengikuti langkah Zeyn yang lebar hingga membuat Arn kehilangan keseimbangan, untung Zeyn dengan sigap menahan tubuh Arn agar tidak terjatuh. Zeyn mengendong Arn ala pengantin dan meninggalkan pesta. Tentu apa yang dilakukan oleh Zeyn membuat para wanita berteriak histeris, termasuk Micha. “Jika kamu malu, bersembunyilah!” bisik Zeyn. Arn segera menyembunyikan wajahdi ceruk leher Zeyn. Sepanjang jalan Arn tidak mengangkat wajah sedikit pun. Ingin rasanya Arn menghilang saat ini juga. Namun, dia tidak mempunyai ilmu telaportasi seperti Sasuke Uchiha yang mampu berpindah tempat dengan mudah. Setelah sampai ke parkiran Zeyn memasukkan Arn ke dalam mobil. Dengan gerakan tangan, orang yang berdiri tak jauh mereka segera mengerti dan Zeyn melajukan mobil meninggalkan tempat itu. “Kak, kenapa menggendongku, aku sangat malu!” ucap Arn. “Kenapa harus malu?” tanya Zeyn. Bukannya menjawab Arn malah memajukan bibir dan memasang eksperi kesal yang menurut Zeyn sangat lucu. “Bibirnya bisa dikondisikan. Saya sampai lupa, kenapa bisa bertemu dengan Micha. Apa dia menyakitimu?” tanya Zeyn. “Dia tiba-tiba saja berada disampingku waktu aku merapihkan diri di toilet. Setelah itu dia menanyakan hubungan kita. Aku jawab saja kalau dia tidak perlu tahu apa hubungan kita, karena tidak saling mengenal. Malah dia mau menampar aku, makanya aku menahan tangannya. Aku hanya memperingatkannya agar menjaga sikap, karena dia seorang model papan atas harus bersikap baik. Mungkin dia tidak terima dan ingin membuatku malu!” jelas Arn. “Good girl. Kamu tidak mau bertanya!” “Tanya apa kak?” Arn bingung, mau menanyakan apa. Tidak ada pertanyaan yang harus diajukan. “Untuk sekarang saya tidak akan memperkenalkan kamu sebagai tunangan saya pada rekan bisnis saya. Tunggu waktu yang tepat dan saya akan memperkenalkan kamu kepada seluruh dunia!” ucap Zeyn. Walaupun Arn tidak mengerti, Arn tetap mencoba untuk mengerti. Mungkin ada suatu hal yang buruk telah terjadi. Ataupun ada alasan lain yang tidak bisa di sampaikan oleh Zeyn kepadanya. Perjalanan yang sangat panjang membuat mata Arn tidak bisa diajak kompromi. Arn berusaha untuk tetap terjaga, namun sia-sia sedikit demi sedikit mata Arn mulai tertutup dan tak lama setelahnya Arn terlelap dalam mimpi indah. Zeyn menepikan mobil dan membenarkan posisi Arn. Kecupan manis didaratkan di kening Arn. Di pandangnya Arn dengan dalam. “Saya akan melindungi kamu sekuat tenaga seperti paman melindungi kamu selama ini. Saya tidak akan membiarkan orang-orang itu menemukanmu dan menyakitimu. Saya sudah berjanji pada paman untuk melindungi kamu apapun yang terjadi. Saya akan melindungimu walaupun nyawa menjadi taruhan!” monolog Zeyn. TBC
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
saya suka
25/03
0mantapppp banget
01/02
0bagus
17/01
0Lihat Semua