Mendengar semua cerita serta kebenaran yang terkuak dari Gladys bersama mama Kelvin membuat Jovial yang awalnya menghampiri mereka berdua berubah niat ketika mendengar bahwa Kymaura adalah putri dari Kelvin, ayah kandung Kymaura. Jovial yang duduk membelakangi mereka berdua hanya bisa mendengar dengan seksama bahkan tangannya harus mengepal kuat saat ia tak sanggup mendengar semua kebenaran yang ternyata Gladys sembunyikan selama bertahun-tahun. Sekarang ia jadi berpikir bahwa ia tak perlu lagi mencari bukti dugaan perselingkuhan antara istrinya dengan Kelvin sebab nyata-nya bahwa hubungan mereka harus terpisah karena tak mendapat restu dari orang tua. Di samping itu, Gladys bangkit dari duduknya. "Saya rasa sudah cukup." ucapnya sopan. "Dan jika anda masih ingin bertemu dengan Kymaura, saya mohon jangan beri tahu Kelvin semua ini." pesan Gladys. Mama Kelvin pun turut bangkit dari duduknya. "Kamu mengancam saya?" tanya beliau. "Maaf. Saya tidak bermaksud seperti itu. Ini demi kebahagian Kymaura." sahut Gladys tetap bersikap hormat. "Apa kamu mencoba memisahkan seorang ayah dari putrinya???" tekan mama Kelvin. "Bukan saya yang memisahkan seorang anak dari ayah kandungnya." Gladys memberi jeda. "Tapi anda yang telah memisahkan mereka." tandasnya begitu bermakna. "Jadi kamu menyalahkan saya???" mama Kelvin mulai terbawa emosi. Gladys menggelengkan kepala. "Kymaura sudah mendapatkan kebahagiannya. Dia sudah memiliki ayah yang sangat menyayangi-nya bahkan lebih dari apapun. Dan Kymaura juga memiliki nenek dan kakek yang sangat memanjakannya." terangnya. "Lantas kenapa tiba-tiba anda datang ingin mengambil Kymaura dari saya? Dengan mengatakan semua kebenaran ini kepada Kelvin, maka saya menganggap anda telah melakukan kesalahan yang besar sekali lagi." lanjutnya begitu dalam menatap lurus ke mata mama Kelvin. "Kymaura adalah putri dari Jovial." tegasnya dengan mata berkaca-kaca. Mama Kelvin menggelengkan kepala, tidak menyetujui atas pernyataan Gladys itu. "Tidak. Ada darah Kelvin disana. Sampai kapan pun Kymaura adalah putri dari Kelvin." kecam mama Kelvin. "Anda sudah mengambil Kelvin dari kehidupan saya. Anda tahu itu, anda tahu betapa kami saling mencintai bahkan sampai hari ini hati saya masih milik Kelvin. Anda harus tahu, bahwa saya harus berusaha melupakan Kelvin demi Jovial. Keluarga saya. Anda tak tahu betapa menyakitkannya itu, setiap kali saya membuka mata hanya ada bayangan Kelvin dalam benak saya. Bukan suami saya. Sedangkan setiap pagi suami saya berada di samping saya." jelas Gladys panjang lebar lalu mengambil napas panjang. "Jangan paksa saya untuk menghilang lagi, jika tidak anda tidak akan pernah melihat Kymaura lagi. Sebab saya sudah lelah dengan masa lalu saya yang sangat menyiksa hati saya. Saya sudah katakan kepada Kelvin, bahwa dia harus melupakan saya dan kembali dengan Renita." lanjutnya. Mata Gladys dan mama Kelvin saling melempar pandang yang tak terbaca. Suasana menjadi hening sampai akhirnya Kymaura datang. Kemudian Gladys berniat membawa Kymaura untuk pergi. "Sayang, sebaiknya kita pulang sekarang?" "Kenapa?" tanya Kymaura melihat mamanya lalu berganti melihat mama Kelvin sebelum akhirnya menoleh ke kanan kiri mencari seseorang. "Dimana daddy??" "Daddy?" kejut Gladys. "Iya, daddy ada disini. Kym tadi bertemu di toilet." jawab Kymaura jujur. Rasanya jantung Gladys ingin meledak mendengar ucapan putrinya, dia menoleh ke kanan kiri menyebarkan pandangan keseluruh tempat tapi tak menemukan Jovial disini. "Sayang, apa kamu yakin?" tanya Gladys sekali lagi. Tentu dengan yakin Kymaura menganggukkan kepala. Sebab ia tadi sempat berbicara dengan papanya. Gladys menarik napas panjang berusaha menenangkan diri berharap Jovial tidak mendengar pembicaraannya dengan mama Kelvin. "Saya harus pergi. Saya mohon, jangan beri tahu Kelvin tentang semua ini. Jangan lagi mengambil kehidupan saya untuk ke dua kalinya. Kehilangan Kelvin sangat membuat saya terpukul. Jika anda mengambil Kymaura, saya tidak bisa hidup lagi." pesan terakhir Gladys sebelum akhirnya meninggalkan amam Kelvin yang terpaku menatap Gladys berbalik dan meninggalkan dirinya seorang diri. * Di dalam mobil, beberapa kali Gladys mencoba menghubungi Jovial namun tidak ada jawaban sama sekali. "Sayang, tadi kamu sempat mengobrol dengan daddy??" tanya Gladys ingin tahu. "Iya." jawab singkat Kymaura. "Daddy bicara apa?" pancing Gladys. "Daddy bertanya dengan siapa Kym disana tadi, lalu Kym menjawab dengan mommy dan nenek. Lalu Kym masuk ke dalam toilet." jelasnya. Gladys menarik napas panjang-panjang berharap Jovial tidak mengetahui keberadaannya tadi. Sayangnya, hingga sekarang ponsel Jovial masih belum bisa dihubungi. Kemudian Gladys memutuskan untuk memulangkan putrinya dulu ke rumah kemudian baru lah Gladys mencari keberadaan Jovial. * Sementara itu, di apartemen yang diberika Jovial untuk Gladys. Dengan ditemani sebotol anggur, Jovial duduk termenung seorang diri mengingat ucapan Gladys tadi bahwa hanya Kelvin yang berada di hatinya hingga saat ini. Hanya saja Gladys tertahan oleh kesetia-annya sebagai seorang istri. Jovial benar-benar tak menyangka bahwa ia mengenal betul siapa ayah kandung putrinya. Apakah karena itu, Gladys tak ingin memberi tahu siapa yang telah menghamili dirinya. Ternyata kepergian Jovial telah memunculkan kisah cinta antara Gladys dan Kelvin. * Di meja kerja Kelvin, beberapa kali ia memainkan ponselnya berniat menghubungi Gladys. rasanya ia tidak sabar menemui Gladys hari ini. Sungguh. Hari ini ia memutuskan untuk membawa pergi Gladys dan hidup bahagia bersama untuk selamanya jauh dari orang-orang yang ingin memisahkan mereka berdua. Memulai hidup baru dari awal, dan menyongsong masa depan yang indah penuh cinta. Tak peduli dengan jabatan atau pangkat apa. Yang terpenting adalah bisa hidup bersama dengan Gladys. Sebab rasanya ia sudah muak harus menuruti kemauan orang lain sehingga ia harus mengorbankan dirinya sendiri. Itu sangat menyakitkan. Tiba-tiba terdengar nada pesan masuk dengan nomor yang tidak di ketahui. Dengan penasaran, Kelvin pun membuka pesan tersebut dan ternyata itu adalah pesan dari Gladys. Dia ingin bertemu dengan Kelvin di apartemennya. Seketika wajah Kelvin berseri-seri memancarkan kebahagian. Akhirnya setelah sekian tahun, dirinya dan Gladys akan hidup bersama selamanya. Segera Kelvin membalas pesan itu dengan cepat bangkit dari tempat duduknya dan akan segera sampai ke tempat tujuan secepat mungkin. * Usai mengantar Kymaura pulang, Gladys membantu putrinya untuk membersihkan diri dan menggantikan pakaian putrinya sebelum ia pamit untuk keluar. "Mommy mau kemana?" tanya Kymaura. Gladys tersenyum. "Mommy ada pekerjaan sebentar. Kamu di rumah dulu ya." perintah Gladys yang dipatuhi oleh Kymaura. "Jangan lama-lama, Kym akan bosan jika mommy terlalu lama pergi." sahut putrinya. "Tidak sayang." balas Gladys sambil mengecup Kymaura. Kemudian tiba-tiba ponsel Gladys berdering, dan ternyata telepon dari Jovial. segera Gladys mengangkatnya. "Jovial? Kenapa dari tadi kamu tidak mengangkat telepon dari ku? Kamu dimana sekarang?" Gladys terus saja melempar pertanyaan kepada Jovial. Jovial tidak menjawab. Ia hanya menyuruh Gladys untuk menemuinya sekarang. "Apa yang kamu lakukan disana?" tanya Gladys ingin tahu. "Sebaiknya, cepatlah kemari." jawab Jovial sebelum akhirnya menutup teleponnya. *
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
Komentar Buku (241)
mudaRehal
Heppy
01/01
0
AisyahSiti
bguss bngtt
09/06/2025
0
ratna amalia andini
Ceritanya seru dan mengagumkan. Apalagi karakter gladysnya
Heppy
01/01
0bguss bngtt
09/06/2025
0Ceritanya seru dan mengagumkan. Apalagi karakter gladysnya
06/06/2025
0Lihat Semua