logo text

Bab 22 Angel Smile

Bab 22
"Honeyy" panggil Ryan pelan.
Namun Angel tetap tidak mau memandang Ryan membuat Ryan sedih dan menghela nafasnya berat.
"Maafkan aku bila sudah menyakiti mu. Tapi sungguh aku tidak ada niat sedikit pun untuk menyakitimu." Ucap Ryan
"Karen dan aku....... Kami adalah teman dari kecil dan kami cukup dekat sampai pada waktu ditingkat 2 smp kami memutuskan untuk pacaran. Dia adalah cinta pertama ku. Tapi..... sekitar 3 tahun lalu dia pergi meninggalkan ku tanpa kabar membuat aku frustasi." Ryan menghentikan ceritanya dan melihat ke Angel.
"Selama hampir 3 tahun ini aku hidup tanpa gairah cinta, hatiku terluka dan perlahan hati ku menjadi dingin dan aku tidak bisa menerima cinta lain sampai aku bertemu kamu....." Ryan meraih tangan Angel dan menatapnya dalam.
"Aku juga tidak tau mengapa tapi pada saat pertama kali bertemu denganmu hatiku menjadi hangat dan semakin hari aku semakin nyaman dan selalu ingin bersama mu dan pada saat itu aku tau aku telah jatuh cinta padamu..... Kamu adalah malaikat ku, penyelamat ku. Karena kamu telah membuat hati ku yang dingin menjadi hangat kembali." Jelas Ryan panjang lebar.
Angel memandang dalam ke mata Ryan mencoba mencari kebenaran dari kata kata yang barusan didengarnya.
"Tapi... Kenapa saat dia kembali kamu jadi tidak memperdulikan ku? Apa hati mu sudah berubah lagi?" Tanya Angel.
Ryan diam dan tetap memandang ke wajah Angel lalu dia merangkul Angel ke pelukannya.
"Maaf kan aku honey. Maafkan aku karena tidak memberitahumu sebelumnya tentang Karen......" bisik Ryan ditelinga Angel, namun Angel hanya diam saja.
"Maafkan aku. Tapi kurasa aku butuh istirahat sekarang"
"Apa kamu sakit?" Kata Ryan sambil memegang dahi Angel.
"Tidak, aku hanya merasa lusing saja. Istirahat sebentar, nanti juga sembuh"
"Baiklah, aku tak kan menganggu mu. Tapi izin kan aku akan mengantar mu sampai rumah, oke"
Angel hanya mengangguk pelan. Mereka berjalan bergandengan tangan sampai di depan rumah Angel.
"Masuklah" kata Ryan.
Angel tidak menjawab dan hanya melangkah masuk ke dalam rumah.
Angel menghempaskan tubuh nya diatas ranjang. Matanya memandang ke langit langit kamarnya. Dia masih merasa pusing dan ingin memejam kan mata sesaat tapi tidak bisa.
Akhir nya dia hanya berbaring menatap langit-langit kamar nya.
"Apa yang harus ku lakukan? Haruskah aku percaya pada Ryan? Tapi yang aku lihat kemarin........ah........" Angel mengacak acak rambutnya sendiri dan dia bangkit dari berbaringnya.
Dia memandangi bayangan wajahnya dicermin. Dia merapikan rambutnya, memandang lagi lalu menggeleng-geleng kepalanya.
"Aku harus percaya pada Ryan. Dia mencintaiku dan dia tidak mungkin menyakiti ku." Ucap Angel meyakinkan dirinya sendiri kemudian dia berdiri dan berjalan keluar kamarnya dan menuju dapur, disana dia melihat mama sedang menyiapkan makan siang.
"Mama" Panggil Angel pelan.
Mama menoleh padanya.
"Oh, Angel? kamu pulang cepat hari ini?" Tanya mama heran melihat Angel sudah ada dirumah.
"Tidak ma, hari ini aku merasa sedikit pusing, jadi tadi aku ijin pulang." Jelas Angel lagi lalu meneguk air putih yang barusan diambilnya.
"Kamu sakit?" tanya mama cemas lalu memeriksa tubuh putri nya.
"Tidak ma, mungkin aku hanya sedikit lelah saja." Ucap Angel lalu tersenyum ke mama nya.
"Mama bilang apa kan, kita harus pergi ke dokter Danny. Kamu harus check up kondisi mu sekarang." Ucap mama dengan nada sedih.
Angel memeluk mamanya.
"Ma, aku tidak apa-apa...... Aku hanya sedikit pusing dan lelah, nanti setelah istirahat aku pasti segar lagi." Ucap Angel mencoba menenangkan mamanya.
Mama hanya memandang Angel dengan tatapan kuatirnya.
"Angel, kamu mau makan apa biar mama buatkan?" Tanya mama akhirnya, namun Angel hanya menggeleng.
"Nanti saja ma. Aku mau istirahat dulu." Ucap nya lalu pergi meninggalkan mamanya sendirian.
Esok hari
Hari ini Angel merasa tenaganya sudah pulih kembali dan dia melangkah pasti menuju ke kelasnya. Dia duduk diam dibangkunya sampai Dara dan David datang. Seperti biasa, pagi hari selalu diwarnai celotehan Dara yang mengeluh David terlambat menjemputnya Angel tersenyum melihat Dara yang menggerutu sendiri.
"Dara..." Panggil Angel lembut.
Dara pun menoleh
"Oh, Angel. selamat pagi^^ ah aku lupa mengucapkan selamat pagi pada mu. Semua gara gara dia :-( " ucap Dara melirik kesal ke David.
"Dara kamu tidak boleh terus menyalahkan David. Bagaimana pun dia sudah berkorban waktu dan tenaga untuk menjemput mu." Jawab Angel bijak.
David mendekat "Terima kasih, Angel. kamu sangat mengerti aku." Ucap David dan memperlihatkan eyes smilenya.
Melihat itu Dara hanya diam dan segera membuang mukanya dari David dan Angel.
Angel dan David hanya tertawa melihat Dara yang pura pura marah.
..........
"Anak-anak minggu depan kita akan ujian kelulusan jadi persiapkan diri kalian sebaik mungkin." Ucap guru kelas kepada anak-anak kelas 3
Drrrtttt ddrtttt.... (sms)
From : Honey
Angel, minggu depan aku akan ujian kelulusan jadi sebelum belajar untuk ujian aku ingin bertemu dengan mu
From : ma angel
Ok, kita bertemu diperpustakaan saja ^^
Ryan duduk disudut perpustakaan, dia sedang konsentrasi membaca buku.
Angel duduk didepannya dan memandangi wajah serius Ryan.
"Honey, sungguh tampan." Ucap Angel pelan lalu dia menumpu wajahnya diatas kedua tanganya dan memandangi Ryan lagi, lalu tersenyum-senyum sendiri.
"Kenapa honey... Apa aku terlihat tampan?" tanya Ryan tanpa melihat Angel.
"Yup" Jawab Angel mantap.
Ryan tersenyum dan kali ini menatap langsung ke mata Angel.
"Lalu, apakah kamu merindukan pria tampan ini?" Tanya Ryan menggoda.
Angel mengangguk malu-malu.
"Honey, karena minggu depan ujian jadi aku akan jarang menghubungimu tapi jika kamu mau menemuiku kamu bisa datang kemari. Aku akan sering di sini." Ucap Ryan lagi.
"Honey, cheer up baby, Cheer Up baby...." Angel bersenandung memberi semangat dan Ryan tertawa geli melihat tingkah kekasihnya itu.
"Stttttt......" Tegur penjaga perpustakaan yang merasa terganggu dengan suara mereka.
Mereka berdua pun tersenyum pelan dan bicara dengan berbisik-bisik.
.........
"Angelina , Lizzy cepat kita sudah telat" teriak cherry sambil berlari.
"Hey! Cherry tunggu!!" Teriak Lizzy.
Mereka pun berlari cepat agar bisa segera sampai ditujuan.
"Boss bisa marah nih." Ucap Cherry sambil terus berlari.
"Ini semua salah siapa? Kalau saja kamu tidak tergoda melihat-lihat majalah fashion terbaru. Kita juga gak akan telat kerja part time." Keluh Lizzy.
"Kenapa kamu menyalahkan ku? Kamu juga kan ikut melihat majalah artis idola. Ya kan?" Keluh Cherry tak terima di salahkan.
Angelina yang sedari tadi diam akhirnya angkat bicara.
"Sudahlah, yang penting kita harus segera cepat tiba dicafe sebelum boss menyadari kit..........."
Brrukkk.......
Rupanya Angelina yang berbicara sambil berlari dan sedang melihat ke arah kedua temannya, jadi tidak memperhatikan yang ada didepannya. Akibatnya dia menabrak seseorang.
"Ouch" Rintih Angelina.
"Angie kamu tidak apa-apa?" Tanya Lizzy dan Cherry cemas, mereka membantu Angelina berdiri.
"Sorry" ucap Angelina pada orang yang di tabrak nya dan berjalan pergi bersama kedua temannya.
"Tunggu!!!" Panggil orang itu yang membuat langkah mereka bertiga terhenti, masih membelakangi sipemanggil.
"Kenapa dia memanggil?" Bisik Cherry.
"Apa dia terluka? Gawat! Apa dia mau minta uang pengobatan" Bisik Lizzy
"Kita lari saja." Bisik Angelina mengatur siasat.
"Aish, bagaimana kalau nanti dia meneriaki kita.... Tidak! Kita lihat dulu apa maunya." Ucap Cherry yang disambut anggukan kedua temannya.
Mereka bertiga kini berhadapan dengan sipemanggil.
"Angelina????" Panggil orang yang di tabrak tadi.
"Benarkah kamu Angelina Lee?" Ucapnya lagi. Dia mendekati Angelina, berusaha meyakinkan kalau didepannya memang benar Angelina yang asli bukan mimpi.
"Maaf bung, kamu kenal Angelina?" Tanya Lizzy penasaran.
"Kamu tidak ingat aku?" Tanyanya ke Angelina namun yang di tanya hanya menggeleng bingung.
"Aku Jhon Lee. Kakak Jhon-mu" Jawab Jhon dengan nada senang.
Angelina yang sedari tadi diam pun jadi terkejut.
"K-K-AKAK" Ucapnya tak percaya.
Jhon lalu mendekatinya dan memeluknya. Haru terjadi diantara mereka. Kedua sahabat Angelina juga ikut terharu melihat dua saudara yang lama terpisah akhirnya bertemu kembali
Continue

Komentar Buku (58)

  • avatar
    OhimJang

    mantap 👍

    17/07/2025

      0
  • avatar
    inassalwa

    BAGUSSS BNGT😍😍

    13/06/2025

      0
  • avatar
    MelanMelan

    Terharu happy ending🥹

    05/06/2025

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru