logo text

CHAPTER 16

Dayana memakai gaun yang telah di belikan abqari
dengan memakai sepatu kaca berwarna mocca seperti gaun yang ia pakai dengan hiasan berlian
tak lupa ia memakai mahkota kecil terlihat begitu indah dengan warna mocca membuat Dayana semakin cantik seperti seorang putri
"halo honey ucap abqari diseberang telepon".
"Iyah kenapa ucap Dayana lembut".
"gimana dandan nya udah siap,aku udah ada didepan rumah kamu ucap abqari".
"iya bentar aku kesana ucap Dayana bergegas menghampiri abqari yang menunggu nya di depan rumah nya".
"ayo ucap Dayana memasuki mobil abqari lalu abqari memasuki mobil nya".
abqari melajukan mobilnya menuju tujuan
.
.
sesampainya di acara pesta abqari berjalan bersama Dayana memegang lembut tangan Dayana berjalan ketempat acara pesta
"maaf tuan nona, di acara ini semua tamu undangan diwajibkan memakai topeng yang telah di sediakan untuk merayakan pesta ucap penjaga memberi topeng indah berwarna hitam berbalut emas".
abqari memakai topeng tersebut, begitu juga dengan Dayana lalu mereka berjalan masuk
"kayanya ini pesta besar besaran deh ucap Dayana melihat sekeliling ruangan yang penuh dengan tamu undangan".
"selamat malam, apakah anda tuan abqari Adhiwijaya tanya seseorang".
"iya saya abqari Adiwijaya ucap abqari singkat menatap orang itu".
"perkenalkan saya boy William Henry klain anda ucap boy tersenyum ramah".
"acara nya unik dan juga hiasan nya begitu elegan,selera anda begitu bagus ucap abqari".
"terimakasih atas pujian tuan abqari ucap boy".
"silahkan tuan menikmati acara pesta ucap boy".
"iya terimakasih ucap abqari".
"nona maukah kamu berdansa dengan ku ucap boy menyodorkan tangannya".
Dayana langsung melihat kearah abqari, Dayana takut abqari cemburu jika ia bersama pria lain
"pergilah ucap abqari singkat".
sentak Dayana menganggukkan kepalanya memegang tangan boy lalu berjalan mengikuti langkah boy
sedangkan abqari berbicara dengan tuan Alexander Graham tentang perusahaan milik mereka berdua
Dayana mengikuti alunan musik mengikuti langkah boy berdansa bersama boy
"nona kamu sangat cantik ucap boy memuji kecantikan Dayana".
"terimakasih ucap Dayana ramah".
Dayana dan boy melanjutkan dansanya
"hey boy ucap gatra berjalan menghampiri boy".
"hey brader ucap boy memeluk gatra menepuk punggung Gatra".
"wanita yang bersama mu cantik sekali puji Gatra menatap Dayana tersenyum simpul memandangi wajah Dayana".
"aaaa nona ini dia kekasih tuan abqari ucap boy tersenyum ramah".
"nona bolehkah saya berdansa bersama anda tanya Gatra mendekati Dayana".
Dayana menelan Saliva nya, detak jantung nya berdetak suara itu pesis dengan lelaki yang pernah ia cintai
"your beautiful girl ucap gatra berbisik ditelinga Dayana lalu menghembuskan nafas nya di leher Dayana membuat Dayana gugup".
"menggemaskan ucap gatra ,tanpa aba-aba ia memegang pinggul Dayana lalu berdansa dengan nya".
rasanya Dayana ini kabur dari tempat ini,pergi menemui abqari, Dayana gak berdaya gatra begitu kuat memegang pinggul nya begitu juga dengan tangan nya
"kenapa kamu diam saja tanya Gatra menyentuh pipi Dayana mengelus lembut pipi Dayana".
"lepasin saya, saya ingin pergi menemui kekasih saya ucap Dayana dingin".
"kekasih kamu itu saya ucap gatra menarik Dayana menjauhi keramaian, membawa nya kesebuah ruangan dimana hanya mereka berdua didalam ruangan tersebut".
"lepasin tangan anda tuan Gatra hydes pratama pengusaha besar di London kekasih farsya ucap Dayana lantang".
"diam, asal kamu tau nona Dayana, saya gatra hydes pratama datang ke Bandung untuk menemui kekasih yang telah menduakan nya, wanita yang saya cintai bercinta dengan pria lain ucap satria mendorong Dayana Kedinding".
Gatra mengangkat tangan Dayana keatas memegang erat kedua tangan Dayana membuat dayana meringis kesakitan
"lepasin saya hiks ucap Dayana menangis".
"stop honey, jangan menangis ucap gatra mengelap air mata Dayana".
"mau kamu apa ucap Dayana lemas".
"saya mau nya kamu jadi milik saya ucap Gatra tersenyum simpul menatap wajah Dayana lalu menutup wajah dayana menggunakan sapu tangan yang telah ia beri obat bius".
tubuh Dayana terjatuh dipelukan gatra la, Dayana tak sadarkan diri karena efek dari obat bius yang diberikan Gatra
Gatra menggendong Dayana berjalan menuju mobil miliknya, rencana yang ia buat akhirnya berhasil, gatra berhasil membawa Dayana pergi
gatra mengendong Dayana menuruni tangga
ia membawa Dayana keruang bawah tanah dimana hanya ia yang tau
Gatra hydes pratama merebahkan tubuh Dayana kekasur lalu menyelimuti tubuh Dayana
terdapat begitu banyak hiasan dan juga foto-foto Dayana di pajang didalam kamar bawah tanah,bukan hanya itu terlihat sebuah gaun pernikahan berwarna putih kebiruan dengan hiasan pernak pernik berlian berkilau indah dan terdapat mahkota indah di dekat gaun tersebut dan begitu banyak perhiasan untuk Dayana
Gatra menatap wajah Dayana menelusuri lekuk setiap rinci wajah Dayana
lalu ia mencium kening Dayana lembut lalu menyelimuti nya
Dayana terbaring tak sadarkan diri karena efek bius yang diberikan gatra kepadanya
hingga akhirnya Dayana terbangun matanya menelusuri setiap detail ruangan
jantung Dayana berdetak kencang, Dayana menyadari bahwa ia jauh dari tempat tinggal nya
Dayana berusaha bangun, alhasil tubuhnya tak bisa terbangun
Dayana memegang kepalanya yang sakit, memejamkan matanya menahan rasa sakit di kepala nya lalu berjalan mencari cara untuk keluar dari ruangan ini
.
.
disisi lain abqari menelfon semua bodyguard untuk mencari keberadaan dayana
abqari memerintahkan semua bodyguard untuk mencari keberadaan dayana
selama berjam-jam ia menunggu kabar tentang keberadaan dayana tetapi nihil ia sama sekali tidak mendapatkan kabar apapun tentang Dayana
abqari mencambak rambutnya berteriak frustasi, rasa ia hampir gila karena kehilangan seseorang abqari cintai
abqari tak pernah bisa membayangkan betapa hancur nya hidup nya bila tak ada Dayana disisinya
.
.
Dayana mendobrak pintu berteriak meminta tolong, Dayana berjalan mencari sesuatu untuk membantu nya keluar dari ruangan ini
Gatra mendengar suara berisik yang terdengar dari arah ruangan Dayana dimana Dayana ia sekap, gatra hydes pratama bergegas berjalan menuruni tangga membawa makanan yang ia masak untuk Dayana dengan santai lalu membuka pintu tersebut
Dayana berjalan mundur, Dayana menelan Saliva nya, seketika Dayana terkejut dengan apa yang ia lihat sekarang
.Dayana tak menyangka gatraa akan melakukan ini untuk memiliki nya
"honey, kamu makan ya,pasti kamu laper ucap Gatraa berjalan mendekati Dayana menaroh nampan berisi bubur ayam buatannya dengan segelas air putih".
"jangan mendekati saya ucap Dayana memperingati gatra".
"sayang kamu gausah takut, aku ga akan melukai aku sedikit pun karna kamu yang aku cintai ucap Gatra berdiri didepan Dayana mengelus pipi Dayana".
Dayana menghempaskan tangan gatra kalau mendorong tubuh satria berlari kearah pintu untuk melarikan diri
gatra tersenyum simpul mengikuti langkah Dayana memegang pisau kecil miliknya
Dayana berlari sesekali ia menoleh kebelakang terlihat gatra memegang sebuah pisau kecil milik gatra
Gatraa mengejar Dayana lalu ia memegang tangan Dayana erat mengarah pisau leher Dayana
menghirup leher Dayana rakus
lalu ia mencium bibir mungil Dayana,lalu menyentuh bibir Dayana dengan pisau miliknya
"jika kamu ingin melarikan dari tempat ini, akanku buat tempat ini menjadi tempat terakhir kita bersama bisik Gatra lalu terkekeh kecil".
Dayana memegang tangan Gatra lalu mengarahkan keleher miliknya
"bunuh saya sekarang juga ucap Dayana lantang".
"brengsek,Lo milik gue Dayana,gue cinta sama Lo teriak gatra memegang kedua pipi Dayana".
"gara-gara abqari Lo jadi berubah, gue bakal buat Lo mengingat kejadian kita ditempat ini ucap gatra".
"gue bakal buat abqari gabakal milikin Lo, karena malam ini, gue bakal buat Lo jadi milik gue seutuhnya ucap Gatraa tersenyum simpul".
Gatra mengikat tubuh Dayana lalu membawa nya kekamar, Gatra mengikat tangan kaki Dayana
"gue bakal buat Lo menikmati suasana malam ini ucap Gatra membuka kemeja hitam miliknya".
terlihat tubuh atletis milik gatra, terlihat jelas roti sobek miliknya, membuat jantung Dayana berdetak kencang
Gatra memegang tangan Dayana lalu menarohnya didadanya lalu menjalar ke bagian roti sobek miliknya
"lepas hiks ucap Dayana memohon kepada Gatra ".
"gue gabakal kaya gini, kalo Lo nurut sama gue ucap gatraa memegang pipi Dayana menghapus air mata Dayana".
"Lo itu gapantes nangisin yang udah terjadi ucap Gatra tersenyum simpul".
Gatra mengambil mangkuk yang berisi bubur ayam yang ia buat
"buka mulut Lo perintah gatra".
Dayana membuka mulutnya, ia hanya ingin selamat dari rencana
Gatra menyuap sesendok bubur ayam kepada Dayana,lalu memberi nya minum, ia sengaja memberi pil obat tidur didalam bubur ayam tersebut
mata Dayana sayu rasanya ia ingin tidur, matanya sangat kantuk, tapi Dayana selalu berusaha menahan rasa kantuknya, dan pada akhirnya ia tertidur dipelukan gatra
"Lo bakal jadi istri gue Dayana, gue bakal berusaha buat Lo jadi milik gue ucap satria membaringkan tubuh Dayana menyelimuti tubuh Dayana, lalu ia berbaring disampingnya dayana memeluk tubuh Dayana mencium aroma khas milik dayana".
.
.
abqari menunggu kabar keberadaan dayana,rasanya ia tak bisa tidur Karena menghawatirkan Dayana
abqari yakin ini semua rencana satria untuk menjauhkan Dayana darinya
apapun yang terjadi abqari akan menemukan Dayana, dan akan menjadikan Dayana istri nya didepan satria
abqari menghela nafas panjang, memegang kepalanya yang terasa sakit, karna terlalu memikirkan Dayana
"tuan panggil tangan kanan abqari memasuki kamar nya".
"bagaimana ada kabar tentang keberadaan dayana tanya abqari menatap tangan kanan nya".
"iya tuan, Nona Dayana dibawa oleh tuan satria, dan ini alamat tempat Nona Dayana berada, kemungkinan nona dayana disana bersama tuan satria berdua karena semua bodyguard tuan satria sedang berjaga diluar rumah".
"akhhh satria bajingan beraninya ia ingin merebut milik gue ucap abqari kesal".
"tapi tuan, kita sebaiknya pergi besok, karna jika kita pergi sekarang jalanan disana sedang diperbaiki ucap tangan kanan abqari".
"baiklah, persiapan semua termasuk pistol milik saya ucap abqari".
"baik tuan ucap tangan kanan abqari berjalan keluar".
abqari merebahkan tubuhnya memejamkan matanya merilekskan pikiran dan juga tubuhnya
ia harus istirahat malam ini,ia ini tenaga nya stabil kembali
.
.
pagi nya abqari beserta bodyguard nya pergi ketempat tujuan dimana Dayana berada, tak lupa abqari membawa pistol milik nya
abqari memasuki mobil di ikuti bodyguard nya malaju kencang
dobrak
abqari mendobrak pintu masuk, lalu ia berjalan bersama bodyguard nya memasuki rumah megah itu
"akhirnya yang di tunggu datang juga ucap gatra duduk santai di sofa mengenakan jas hitam miliknya".
"dimana Dayana teriak abqari menghampiri gatra menatap tajam kearah gatra".
"Dayana milik gue,Lo ga berhak bersama Dayana bentak gatra lalu tersenyum simpul kearah abqari".
"bajingan Lo ya, dimana sekarang Dayana tanya abqari mengeratkan tangannya kejas hitam milik gatraa".
"Lo ga liat pakaian gue ucap gatra memperlihatkan jas nya tanpa memakai kemeja terlihat jelas tubuh kekar nya".
", bangsat Lo, Lo apain Dayana hah teriak abqari menatap wajah gatraa penuh kebencian".
"gue udah seranjang sama Dayana, dan gue menikmati malam itu bersama Dayana ucap Gatra dengan senyum smirknya".
abqari mengarahkan pistol nya kewajah Gatraa tepat dikening nya
"gue bakal nembak kepala lo, kalo Lo ga serahin Dayana ke gue ucap abqari".
"silahkan tuan abqari ucap gatra tersenyum simpul".
"cari Dayana kepenjuru rumah ini secepatnya perintah abqari".
Gatra mengeluarkan pisau kecil milik nya lalu menyayat perut abqari
"akhhh dengus abqari memegang perut nya yang terluka karena ulah gatraa".
"dorr abqari menembak kaki Gatra membuat gatra meringis kesakitan".
abqari berlari mencari keberadaan dayana,ia mengabaikan Gatraa yang tengah kesakitan
"akhh ringis Gatra memegang kakinya".
"gimana sudah sampai tujuan tanya gatra menelfon bodyguard nya".
"sudah tuan, saya dan nona sudah ada didalam pesawat menuju ke itali ucap bodyguard gatra".
"bagus persiapkan semua nya, saya akan menyusul setelah mengatasi kedatangan abqari ucap gatra mematikan panggilan sepihak".
Gatra bejalan keluar menuju mobil BMW miliknya yang tersimpan di dalam bagasi
setelah ia memasuki mobil ia mengobati kakinya yang terkena pistol milik abqari,lalu ia melajukan mobil nya menuju bandara
.
.
sedangkan abqari membuka semua pintu mencari keberadaan dayana, tetapi ia sama sekali tak menemukan Dayana didalam rumah ini
"reygan dimana gatra hydes pratama sekarang tanya abqari kepada salah satu bodyguard nya".
"saya melihat tuan gatra pergi menggunakan mobil miliknya tuan, kita terjebak dalam permainan tuan Gatra, mungkin nona Dayana sudah di bawa kabur oleh bodyguard tuan gatra ucap reygan".
"akhh shittt ucap abqari memukul dinding".
"cari keberadaan dayana sekarang juga perintah abqari".
"baik tuan ucap para bodyguard abqari".
dringg-dring
ponsel milik abqari berbunyi, abqari mengangkat panggilan tersebut
"halo ucap abqari".
"abqari gue tau keberadaan dayana ucap kintania".
"dimana tanya abqari antusias".
"D-Dia dibawa pergi bodyguard gatra ke Italia hiks-hikss, gue di kasih tau Rhamadhan sama Alexander dan mereka pergi menuju Bandara ucap kintania lirih, seharian kintania menangis terisak-isak karena kehilangan dayana".
"Thanks kintania, gue kebandara ucap abqari".
"tolong bawa Dayana kebandung lagi abqari, gue mau Dayana kembali hiks ucap kintania".
"gue bakal bawa sahabat Lo pulang kintania, karena dia bakal jadi istri gue ucap abqari".
"thanks abqari ucap kintania mematikan telefonnya".
abqari bergegas menuju mobil milik nya menuju bandara bersama beberapa bodyguard nya
.
.
sesampainya di bandara abqari memesan tiket pesawat menuju Italia
"tuan, sebaiknya tuan makan terlebih dahulu, seharian tuan tidak ada makan ucap reygan".
"kamu aja reygan makan bersama yang lain, saya tidak selera makan, sebelum saya bertemu Dayana ucap abqari merebahkan tubuhnya".
abqari duduk untuk mengistirahatkan tubuhnya sebentar dan menunggu bodyguard nya selesai makan
"tuan, reygan membelikan burger dan Coca-Cola untuk tuan ucap bodyguard nya".
"terima kasih, jangan lupa kamu harus makan, perintahkan semua nya untuk makan terlebih dahulu sebelum keitalia".
kali ini abqari membuat penyamaran menjadi seorang wartawan agar tidak ada yang mengetahui keberadaan nya, terlebih lagi mendengar kabar calon istri tuan abqari Adhiwijaya di culik oleh mantan kekasih calon istri nya
abqari hanya ingin menyembunyikan kabar ini dari media massa
selama beberapa menit abqari menunggu, akhirnya ia bisa memasuki pesawat menuju Italia
.
.
sesampainya disana abqari memesan apartemen khusus untuk dirinya dan juga para bodyguard nya
abqari merebahkan dirinya setelah membersihkan tubuhnya, ia hanya ingin istirahatkan tubuhnya sejenak.

Komentar Buku (218)

  • avatar
    FikiAngga

    mantap

    31/10

      0
  • avatar
    SiregarLusi

    cerita seru

    27/06/2025

      0
  • avatar
    LanangAndika

    lumayan

    25/06/2025

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru