Rita yang terkena tembakan dan emosi Ku hampir membunuh pelaku
Mobil berhenti di salah satu rumah makan di tengah kota, sebab Rita mengeluh mulu di dalam mobil, padahal baru jam 12:10 menit kami semua masuk ke dalan rumah makan, dan menuju tempat yang tersedia. Kami makan di rumah makan pondok family, separti rumah makan padang lah tempat nya, hanya saja. Pemilik dan pelayan nya 1 keluarga bisa di bilang usaha keluarga, Beberapa? Saat datang seorang bidadari hahah bukan, manusia juga tapi cantik, mungkin anak dari. Pemilik rumah makan pondok family "Permisi ini menu makanan dan minuman nya"David " Iya" Kami semua pun sibuk memilih mau pesan apa? Sebab cukup, banyak menu yang tersedia ada ayam goreng ikan mas goreng, ikan nila bakar ikan nila goreng. Bahkan kepeting, juga tersedia wow kalau rumah makan nasi padang ga sebanyak ini menu nya ucap Ku di dalam hati serta beberapa? Ikan lain nya. Sayur bening serta beberapa? Pelangkap makanan lain separti Tumis kangkong, capcay dan lain-lain. Menu minuman pun tak kalah ada jus jerus sirsak mangga alvocad, serta jus wartel teh es panas es teh dingin juga ada air meneral botol, David "Saya pesan nasi ikan nila bakar dan tumis kangkong dan minum nya jus alvocad, Kalian pesan apa? Lama memilih menu nanti Mba nya bisa pingsan terlalu berdiri" Rita "Emmmm apa? Tadi pingsan perhatian sekali Kamu" David "Eeee... Ga itu Aku sudah lapar jadi cepat lah pesan kalian makananan dan minuman nya"Reza " Iya iya Aku pesan nasi lauk nya ikan nila bakar serta Sayur bening kalau minuman nya. Es teh aja tapi gula nya jangan terlalu banyak, sebab sudah manis melihat Mba nya"Rudi "Haahahahh... Kalah cepat Saya hahaa jangan mau Mba teman Saya sudah menikah" Reza "Hahaha..." David "Malah mengobrol pesan cepatan!" Reza "Iya iya Bro hahaha Saya pesan nasi dan lauk nya ayam bakar serta. Sayur bening juga dan minuman nya jus mangga" Rita "Aku pesan nasi lauk nya ikan, nila bakar ga usah pakai sayur bawakan kecap aja dan minuman nya, jus jeruk" Mba Cantik "Baik mohon tunggu sebentar dan Saya permisi mempersiap, kan pesanan Anda semua" David "Iya." Mba nya pun pergi ke dapur, rumah makan pondok family dan di sana ada beberapa? Orang yang langsung dengan gesit, mempersiap, kan pesanan kami pun mengobrol dan mempersiap, kan taktik untuk mengintai rumah target. Dan berdo'a Semoga saja memang benar itu pelaku, pembunuhan. Beberapa? Saat datang lah Mba Cantik dan 2 orang wanita membawa, kan makanan dan minuman yang kami pesan. "Permisi ini pesanan makanan dan minuman Mas dan Nyonya semua" Rita "Iya terima kasih" Mba cantik "Silahkan di nikmati"David " Iya." Mba Cantik dan 2 wanita pun kembali ke tempat semula dan kami semua pun dengan mengucap, kan Bismilahiramanirahim langsung makan dan minum apa? Lagi Reza dan Rudi telat mengucap Do'a sudah makan baru berdo'a hahaha ga Saya bercanda para pembeca yang Cantik dan tampan dan menawan separti Saya dan Jangan lupa Follow Ig Saya @Jainal_Manau nanti Saya followback hehehe. Tak banyak obrolan saat kami makan sebab kata orang tua ga baik, kalau lagi makan sambil ngobrol, Iya lah kalau sambil makan ngobrol ga jelas kalimat yang terucap iya kan, Beberapa? Menit hampir 15 menit kami semua menikmati makan dan minuman yang kami pesan di rumah makan pondok family, Selasai makan Rita dan Reza membayar makanan dan minuman. Aku dan Rudi langsung berjalan kaki menuju mobil dan mencuri senyuman sama Mba cantik pengentar. Menu sampai di mobil kami masuk dan Rudi yang menyetir mobil beberapa? Saat Rita dan Reza pun juga masuk ke mobil Ku lihat jam tangan Ku sudah jam 16:30 Kami pun melanjutkan, perjalanan yang lumayan jauh menuju tempat di mana? Terduga pelaku pembunuhan lalu lintas normal malam hari dan hujan, juga membuat jalan licin beberapa? Jam di perjalanan Akhirnya nya kami sampai di alamat jalan pelangi. David "Sebaik nya kita berjalan kaki saja mencari Rumah terget, separti masyarakat yang malam hari santai bagaimana?" Reza "Aku setuju" Rita "Iya" Rudi "Ok Aku akan parkir, kan mobil di tepi jalan di depan sana" David "Ok." Kami semua keluar dari mobil, dan berjalan kaki layak nya para masyarakat sekitar, Rita "Rumah nya no berapa? Aku lupa" David "No 1 dan atas nama Taufik Herman"Rita " Baik lah"Reza "Hey All coba lihat disana!"David "Iya separti nya terjadi sesuatu" Rita "Ayo kita mendakat" Rudi "Ok." Kami melihat banyak masyarakat yang berkumpul dan kami Pun terkejut melihat telah terjadi penusukan kepada seorang pemuda, Aku pun langsung menelpon rumah sakit untuk secara mengerim mobil ambulan ke jalan pelangi, dekat sebuah taman kecil kota, dan Reza Rita dan Rudi memberikan bantuan pertama serta mencari tau pokok masalah atas,terjadi nya penusukan itu kepada masyarakat namun tak ada yang mengatahui, saat terjadi penusukan hanya melihat, ciri-ciri pelaku menggunakan, jaket hitam serta sepeda motor metic warna putih, dan 2 orang pelaku lalu pergi begitu saja. Beberapa? Saat mobil ambulan pun datang dan membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendepat, kan perawatan medis, Aku pun memberikan no ponsel Ku kepada seorang perawat laki-laki yang memindah, kan korban yang sudah pun pingsan Davi "Ini Id Ku dan disana ada no ponsel Ku nanti berikan kepada Korban saat sadar, kan diri katakan untuk menghubungi Ku" Perawat "Iya" Sir David "Ok dan terima kasih." Setelah korban di pindah, kan ke dalam mobil ambulan pun menuju rumah sakit, para masyarakat juga sudah pergi kami Melanjutkan, kan pencarian setelah berjalan ke sana sini dan bertanya? Kepada beberapa? Orang Akhirnya nya kami berhasil mendapat , kan rumah yang terduga pembunuh, padahal no 1 rumah terduka korban tetapi separti mencari no 1 bukan di awal angka tetapi no rumah yang dan palsu, kan oleh. Pemilik memang no 1 waktu tetapi data rumah yang lama kalau sekarang 111 no rumah yang sebenar nya. Aku semakin yakin ia lah pelaku kejahatan dan pembunuh yang sulit di temukan, pantas saja ia berani memberikan tantangan melalui sms. David "Aku dan Rita akan menjadi tamu ke rumah kalian berdua lakukan pengawasan dari jauh dan siap, kan senjata kalian" Rudi "Ok siap" Aku dan Rita pun menuju rumah dan di depan kami berhenti semantara, Rudi dan Reza dengan perlahan, berjalan ke belakang rumah dan mengawasi, Kami berdua pun berpura-pura menjadi pasangan yang tersasat untuk menuju ke sebuah hotel, tapi di arah kan oleh google map ke sini, Tok tok tok tok "Permisi assalamulaikum ada orang di rumah"David "Assalamulaikum ada orang atau tidak di dalam" Tak lama setelah beberapa? Kali memanggil Akhirnya nya ada jawaban dari dalam rumah suara seorang pria "Iya tunggu sebentar" David "Sebaik nya kita sedekit menjauh dari pintu dan bersiaga" Rita "Iya" Tak lama pintu terbuka "Maaf nona mencari siapa?" Rita "Maaf Saya tersesat untuk mencari hotel tetapi di arah, kan ke rumah ini"Taufik Herman "Oh begitu"Rita "Maaf boleh Saya tau nama" Tidak dan langsung menutup pintu dan Dor! Tembakan dari dalam rumah yang langsung menembus pintu rumah Rita tak dapat berbuat, gerakan ia tertembak di badan "Aaaaaa..."David "Rita... Tidaaaaaaak" Reza dab Rudi yang mendengar suara tembakan langsung berlari mengarah kepada kami berdua, David "Kejar cepat sebelum ia jauh biar Aku yang menolong Rita" Reza "Iya" Dor! Dor! Dor! Tembakan yang mengarah pada pengaman pintu pintu pun terbuka Reza dan Rudi masuk ke dalam rumah David "Rita bagaimana? Kondisu mu dan luka Mu" Rita "Peluru nya menembus rompi" David "Sialan" Rita "Aaaaa a a a a"David "Aku akan menghubungi ambulan" Rita "Iya a" Rita yang mulai lemas sebab luka tembak yang bersarang mengeluar, kan darah cukup banyak di badan. # *Judul tentang Kehidupan namun isi cerita tentang percintaan, separti itu manusia munafik berkata, tentang Janji sehidup semati eh di kubur ga mau hahaha canda Saya.* *Tetap lah jadi orang yang bodoh di depan orang yang ingin terlihat pintar biar dia tau kalau yang terlihat bodoh di depan bukan berarti ga punya otak* *Ketika hidup Mu selalu di bantu siap-siap lah untuk menjaga diri sendiri sebab tidak selama nya orang lain atau keluarga Mu* *Setidak nya hidup mu menghasil walau sedekit dari pada hanya menghabis yang tersisa* *Tetap lah jadi orang yang bodoh di depan orang yang ingin terlihat pintar biar dia tau kalau yang terlihat bodoh di depan bukan berarti ga punya otak*
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
bacaanya bagus sagat menarik
09/06/2022
0woy bagus nyo
08/06
0bagus sekali👍🏼 dan seru
08/11
0Lihat Semua