The Truth

Keesokan hari, kejadian saat di konferensi pers menjadi berita di mana-mana. Semua orang menjadi penasaran, seperti apa sosok Samiya. Seorang wanita hebat yang bisa membuat Kim Tae Ho jatuh cinta kepadanya dan siap mundur dari dunia hiburan. Terlebih selama berkarir di dunia entertainment, pria itu tidak pernah dekat dengan wanita manapun.
Meski ada beberapa foto saat Tae Ho menggendong Samiya, tapi wajah Samiya tidak terlihat jelas.
Reaksi fans pada saat itu beragam, ada yang kecewa, menangis histeris dan ada juga yang menunggu penjelasan dari sang aktor. Meski pria itu telah mengumumkannya tadi malam, tetap saja mereka ingin sang idola melakukan konferensi pers agar semuanya jelas. Selain itu mereka ingin melihat istri Tae Ho. Wanita seperti apa dia? Sehebat apa ia sehingga bisa menaklukkan hati seorang Kim Tae Ho?
Setelah kembali dari Daegu, Kim Tae Ho dan Samiya beristirahat terlebih dahulu. Pria itu tidak melepaskan wanita itu sedetik pun dari genggaman tangannya. Dia terus mendekapnya erat di dalam kamar, yang menjadi saksi bisu akan romantisme yang mereka bangun dalam hubungan halal setelah pernikahan.
“Saranghae,” bisik Kim Tae Ho di telinga istrinya.
“Na do, saranghae,” balas Samiya yang masih memeluk suaminya.
“Kamu sudah siap untuk sore ini, Sayang?” tanya Tae Ho.
Samiya mengangguk dengan kepala masih terbenam di dada bidang pria itu.
“Maaf telah membawamu ke dalam situasi sulit seperti ini.”
Wanita itu mendongakkan kepalanya dalam posisi miring, terbaring di ranjang. Tangannya naik ke atas dan menutup bibir Kim Tae Ho.
“Semua sudah jalan yang Allah berikan kepada kita. Mungkin inilah ujian dalam rumah tangga kita. Allah ingin tahu sejauh mana kita bisa menghadapi semua ini. Bagaimanapun ke depannya, apapun rintangan yang nanti kita hadapi, insyaa Allah akan kujalani dengan ikhlas. Aku tidak ingin lagi pergi meninggalkanmu dan akan tetap berada di sampingmu.” Samiya melihat bola mata suaminya secara bergantian.
“Alhamdulillah yaa Allah. Betapa beruntungnya diriku memiliki istri sepertimu, Miya. Allah ttaemun-e neoreul saranghae (Aku mencintaimu karena Allah).” Dia memberikan sebuah kecupan di kening istrinya.
Samiya tersenyum sambil memejamkan mata, menikmati kecupan hangat yang diberikan Tae Ho.
***
Sore hari, beberapa orang pelayan sedang mempersiapkan segala keperluan untuk acara konferensi pers. Mereka menyusun meja di halaman yang akan dijadikan tempat untuk berkumpulnya para wartawan nanti.
Satu per satu wartawan terlihat memasuki pekarangan kediaman Kim Tae Ho. Pria itu akan memperkenalkan Samiya dan memberikan pernyataan resmi, bahwa ia akan mengundurkan diri dari dunia entertainment yang telah membesarkan namanya.
Tak lama kemudian, halaman telah dipadati oleh wartawan dari berbagai media. Para perwakilan fans juga dipersilakan hadir di acara konferensi pers itu. Kim Tae Ho ingin mereka tahu dan memahami keputusan yang telah diambilnya, termasuk tentang pernikahan dengan Samiya.
Lima menit sebelum acara dimulai, terlihat seorang pria dan wanita keluar dari rumah. Kim Tae Ho terlihat menggunakan kemeja berbahan jeans dengan dua buah saku di bagian dada, dipadu dengan celana jeans berwarna dongker. Dia menaikkan semua rambut yang selama ini menutupi keningnya, sehingga terlihat lebih berwibawa. Pria itu seolah ingin menunjukkan kepada semua orang yang hadir, bahwa statusnya saat ini adalah seorang pria beristri.
Samiya terlihat menggunakan long dress berwarna biru muda dengan motif bunga, dipadu dengan jilbab berwarna biru tua. Make up minimalis terlihat menghiasi wajah. Dia terlihat sangat cantik dan anggun.
Mereka berdua berjalan sambil bergandengan tangan menuju meja yang telah dipersiapkan. Kim Tae Ho dan Samiya tersenyum dan membungkukkan tubuh kepada semua yang ada di sana.
Para wartawan terpana melihat kecantikan dan keanggunan Samiya. Meskipun memberikan tatapan aneh melihat penampilan Samiya yang terlihat berbeda dari yang lain.
“Annyeonghaseyo,” sapa Tae Ho kepada seluruh wartawan dan perwakilan fans yang hadir di konferensi pers sore itu.
Kim Tae Ho masih menggenggam tangan Samiya dengan mesra.
“Sore ini, saya akan memperkenalkan wanita yang saya cintai secara resmi.”
Dia menarik Samiya agar lebih dekat dengannya, kemudian melingkarkan tangan kanannya di pinggang wanita itu.
“Inilah istri saya, Samiya.”
Samiya tersenyum dan melemparkan pandangan ke arah wartawan dan fans Tae Ho. Dia bisa melihat bagaimana cara wartawan memandangnya dengan raut wajah heran.
“Annyeonghaseyo Samiya Imnida,” ucap Samiya memperkenalkan diri, kembali membungkukkan tubuh.
Para wartawan dan fans yang hadir di sana, akhirnya bisa melihat betapa cantik dan santunnya Samiya. Seorang wanita Indonesia yang rela menjadi buruh sebuah pabrik di Korea dan pada akhirnya menemukan cinta sejati di sana. Perbedaan budaya tidak menjadikan penghalang bagi mereka berdua untuk bersatu.
“Sebagaimana yang telah saya katakan kemarin. Kami telah menikah satu setengah tahun yang lalu di kampung halamannya.” Tae Ho duduk di depan mikrofon yang telah disediakan.
Samiya terlihat tenang, duduk di samping suaminya. Seluruh mata yang hadir fokus melihat ke arah mereka berdua.
“Dan sekarang dia sedang hamil calon anak pertama kami. Jadi saya minta kepada rekan wartawan dan juga fans yang hadir di sini, agar tidak membuatnya tertekan.” Pria itu memberikan senyum manisnya.
“Apa ada yang ingin kalian tanyakan?” tanya Kim Tae Ho dengan mengedarkan pandangan.
Terdengar para wartawan saling berbisik satu sama lain.
Bersambung....

Komentar Buku (306)

  • avatar
    zaenNajwa Azzahra

    bagus ceritanya

    20/04/2022

      1
  • avatar
    Intan Syafikah

    sangat bagus dari bab 1 hingga akhir saya cerita...memang bagus la saya sangat suka ❤❤

    11/01/2022

      0
  • avatar
    Wiwiddd

    jujur menurut aku sih seruu

    01/07

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru