logo text

chapter 13 (Penderitaan Sang Nyonya Muda )

Negara F 
"Menyerahlah! Jika kau menyerah maka aku akan berbaik hati melepaskanmu, putriku tersayang. " Tuan Ma mencengkram erat dagu wanita cantik yang berwajah pucat itu. 
"Tidak, aku tidak akan menenuruti perintah anda lagi,"ucap Fallin Ma dengan suara pelan dan lemah. 
"Jadi, kau masih bersikeras untuk melawanku?" 
Plak plak 
Tuan besar Ma menampar putrinya secara bertubi-tubi, meninggalkan tanda merah di pipi putih yang terawat itu. Fallin Ma tidak bisa menghindar, tubuhnya sulit untuk bergerak dan dadanya terasa sesak. Racun yang disuntikkan dalam tubuhnya membuatnya tidak berdaya untuk melawan papanya. 
"Suntikkan cairan itu lagi dan naikkan dosisnya!" perintah Tuan besar Ma. 
"Baiklah, Tuan!" 
Dua orang datang mendekati Fallin Ma dan menyuntikkan cairan racun ke dalam tubuhnya. Cairan racun itu dengan cepat bereaksi dan memberikan rasa sakit yang semakin menyiksanya. Namun, wanita yang pernah menjadi nona muda yang penuh kebanggaan itu memilih menekan rasa sakitnya. Dia masih menunjukkan ekspresi tenang dan wajah datar. 
Tuan besar Ma meninggalkan putrinya yang tubuhnya semakin melemah. Kedua orang yang menyuntiknya juga ikut pergi, kini Fallin Ma terperangkap sendirian didalam sebuah ruangan kecil. 
"Ah!" Suara keluhan keluar begitu saja karena rasa sakit dan sesak didadanya. 
Fallin Ma merasa buruk karena dengam mudah terperangkap oleh papanya dan tidak bisa melawan. Dia kini hanya bisa untuk bertahan menerima semua siksaan yang diberikan papanya itu. Wanita cantik yang keras kepala ini tidak ingin menyerah begitu saja, meskipun dia mungkin akan mati. 
*** 
"Direktur Jung, sesuatu sepertinya terjadi pada Fallin Ma. Dia tidak kembali sampai sekarang." Elisa mendatagi kediaman Mark Jung. 
"Mark Jung, Fallin berselisih dengan tuan besar Ma. Aku khawatir mungkin saja tuan besar Ma melakukan sesuatu padanya. " 
"Tuan Ma disini? " 
"Benar. Mark Jung sepertinya tuan Ma bersikeras memaksa Fallin Ma untuk kembali. Mark Jung, aku takut jika tuan Ma melukai Fallin Ma." 
"Aku mengerti. Kita akan mencarinya. Tunggu sebentar! Aku akan mengambil kunci mobil dulu." 
 Mark Jung pergi ke kamarnya. Dia melihat ponselnya yang menyala. Pria berambut pirang itu mendekat dan melihat pesan yang masuk. Pesan itu dari seorang salah satu dari orang-orang dunia bawah yang dia kenal. Dia segera menyimpan ponselnya dan menuju ke arah Elisa Fu yang gelisah. 
 "Elisa, aku tahu dimana mereka menahan Fallin Ma." 
"Apa?" 
"Seorang kenalan memberitahuku tempat penahanannya dan dia akan membantu kita menyelamatkannya." 
"Ayo, kita pergi sebelum sesuatu yang buruk terjadi pada saudaraku."
***
Tuan besar Ma merasa kesal saat mendapatkan telpon dari Edzar Gao yang meminta untuk bertemu dengan Fallin Ma. Dia tidak tahu darimana  pria itu mengetahui bahwa putrinya ada ditangannya saat ini. Mungkinkah Edzar Gao memiliki mata yang mengawasinya. Tuan besar Ma tidak bisa menolak permintaan Edzar Gao karena takut membuatnya semakin curiga. 
Tuan besar Ma kembali ke ruang kecil yang tersembunyi di mansion besar dan mewah. Fallin Ma menatap papanya dengan tatapan waspada karena kunjungan papanya lagi. Ini masih dini hari, kenapa papanya  masih ingin menyiksanya. 
Tuan besar Ma merdecak melihat keadaan putrinya yang begitu buruk, tidak mungkin baginya untuk memperlihatkan kondisi putrinya yang seperti ini kepada Edzar Gao. Dia akan dihukum, bagaimanapun Fallin Ma masihlah nyonya Gao. Felix Ma harus memperbaiki kondisi putrinya saat ini. Penerbangan dari kota S ke Negara F membutuhkan waktu yang cukup lama, masih ada waktu untuk menutupi kekerasan yang dia lakukan. 
"Edzar Gao akan datang untuk menemuimu. Aku akan memberimu perawatan untuk pemulihan, tetapi ingat jangan pernah memberi tahunnya apa yang telah aku lakukan padamu! Kau mengerti itu?" 
Tuan besar Ma meminta anak buahnya untuk menyuntikkan cairan lagi dan yang lainnya mengoleskan salep untuk menyembuhkan memar. Tuan besar Ma juga meminta anak buahnya memindahkan Fallin Ma ke kediaman utama. Setah memberi perintah, tuan Ma segera pergi. Istirahatnya menjadi terganggu karena masalah ini. 
Tubuh Fallin Ma masih lemas, tetapi rasa sakitnya mulai berkurang. Wanita itu berencana untuk kabur setelah kondisinya pulih, dia tidak ingin bertemu dengan mantan suaminya itu. Sudah sejauh ini untuk dapat melarikan diri, tidak mungkin baginya untuk kembali. 
Dua orang datang mendekatinya. Mereka meminta untuk peralihan tugas dengan orang yang membawanya. Kedua orang itu melepaskannya digantikan dua orang yang baru. 
"Nyonya Fallin Ma, kami akan membantumu melarikan diri dan membawamu ke Direktur Jung!" Seorang pria yang membawanya mengatakan hal itu dengan suara pelan. 
"Jangan mencoba menipuku!" 
"Kami bersungguh-sungguh nyonya. Kami berada disisi Direktur Jung!" 
Pandangan Fallin Ma masih tidak jelas, tetapi mereka berdua memang membawanya berlainan ke arah bangunan utama. Di masa lalu dia pernah tinggal di mansion ini. Dia cukup tahu lokasi di kediaman. Jika dia tidak salah mereka membawanya ke pintu belakang. 
"Hei, kalian! " seorang penjaga menghentikan mereka. 
*** 
Edzar Gao dan Halbert Gao berada di pesawat pribadi. Pimpinan dari perusahaan Gao ini duduk dengan tenang dan memeriksa dokumennya, sementara anak laki-laki yang duduk disampingnya tanpak gelisah. Walaupun dia tahu bahwa kakeknya tidak akan menyakini mamanya karena kedatangan papanya ini, tetapi dia masih takut hal buruk terjadi. 
"Papa, kau masih bisa fokus bekerja disaat mama dalam bahaya?" Halbert Gao merasa kesal karena papanya bersikap tenang dan bahkan fokus memeriksa beberapa dokumen yang dibawanya. 
"Tentu saja, tidak mungkin aku meninggalkan pekerjaanku begitu saja. Kau tidak perlu terlalu khawatir, aku yakin wanita itu akan baik-baik saja. Bukankah kau bilang tuan besar Ma tidak akan menyentuhnya karna aku ingin menemuinya?" 
"Itu benar, tetapi-" 
"Lebih baik kau tidur dan tenangkan pikiranmu!" 
"Papa, jika kejadian ini terjadi pada pengasuh Ye, apa papa masih bisa setenang ini?"
"Apa? Kenapa bertanya hal ini tiba-tiba?" Wajah  Edzar Gao menjadi pucat. 
"Aku hanya ingin tahu seberapa berartinya pengasuh Ye bagi papa." 
"Tidak perlu membahas ini! Kau tidak akan mengerti. " 
"Kenapa? Apa hanya karena papa menganggapku anak kecil ?" 
Edzar Gao mengepalkan tangannya, dia berusaha masih bersikap tenang. Belakangan ini putranya begitu membangkang, apa yang sebenarnya wanita itu ajarkan pada putranya. Dia tidak ingin bertengkar dengan putranya dan memilih untuk diam. 
"Papa, ketika mama kembali, tolong bersikap baiklah pada mama! " 
Edzar Gao tidak mengatakan apapun. Sebenarnya, dia tidak menginginkan wanita itu untuk kembali pada keluarga Gao, dia juga yakin bahwa wanita yang memiliki harga diri tinggi itu tidak akan mau untuk kembali. Pria tampan berambut cokelat gelap itu juga memiliki alasan lain untuk menemui wanita itu selain mengikuti keinginan putranya menyelamatkan wanita itu, meskipun dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. 

Komentar Buku (474)

  • avatar
    RistaLamria

    bagus bat

    04/10/2025

      0
  • avatar
    Yekni Borrek

    bagus

    02/10/2025

      0
  • avatar
    CengenganVarel

    keren

    02/10/2025

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru