6 tahun berlalu.... Kini adalah hari dimana yang paling membahagiakan bagi Amel dan Vino karena hari ini akan diadakan pesta pernikahan mereka. Setelah sekian lama menjalin kasih dan bertunangan akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Bisa dibilang pernikahan mereka adalah pernikahan terakhir. Bukan, jangan salah tangkap bahwa mereka pernah menikah. Karena yang sebenarnya adalah pernikahan mereka adalah pernikahan terakhir setelah teman-teman mereka mendahuluinya. Jika kalian ingin tau siapa yang menikah terlebih dahulu diantara mereka pasti kalian sudah bisa menebak. Yup si Jos si kutu kupret yang terlebih dahulu menikah. Dengan dalih tidak bisa menahan libido yang tinggi terhadap Putri. Jos dan Putri menikah saat mereka sudah menyelaikan kuliah mereka dan tentunya Jos sudah bekerja. Mana mungkin Jos berani menikahi singa betina jika ia belum memiliki penghasilan sendiri. Jos dan yang lainnya hanya kuliah selama 2 tahun. Jangan tanya kenapa mereka bisa secepat itu lulus karena mereka memiliki otak cerdas diatas rata-rata. Saat itu setelah acara wisuda Jos mulai membuka usaha sendiri dan juga melanjutkan usaha keluarganya didampingi juga dengan Angel sebagai seorang adik. Tapi tentunya Angel tidak hanya bekerja di perusahaan saja karena ia juga memiliki pekerjaan tersendiri jika diluar kantor. Jos bekerja selama beberapa bulan lalu setelah nya melamar Putri. Bahkan saat ini Jos dan Putri telah mempunyai dua orang anak kembar. Setelah kerja kerasnya menggepur Putri selama 2 minggu penuh sampai membuat Putri tidak bisa berjalan akhirnya yang ditunggu Jos pun tiba dimana Putri dinyatakan positif hamil apalagi kembar dua dan tentunya saja semakin membuat Jos bahagia bukan kepalang. Setelah pernikahan Jos dengan Putri kemudian disusul pernikahan Jessie dan juga Farel. Dengan alasan yang sangat konyol Jessy mengatakan bahwa ia tidak ingin kalah dari Putri dan jadilah ia memaksa Farel untuk menikahinya. Wkwk kok kebalik ya yang ngajak kawin duluan kok perempuan Setelah pernikahan antara Jessie dan juga Farel kemudian dua tahun setelah nya disusul pernikahan Angel dan juga Alex. Sebenarnya sudah sangat lama Alex ingin menikahi Angel namun Angel selalu menolak dengan dalih ingin fokus kerja terlebih dahulu dan setalah penatian panjang itu akhirnya Angel luluh juga dan mau menikah dengan Alex. Pernikahan antara Jessy dan juga Farel sebenarnya masih tahun yang sama dengan pernikahan antara Megan dan Marsel. Pernikahan mereka hanya berjarak beberapa bulan. Pernikahan yang paling lama dinanti adalah pernikahannya Amel dengan Vino karena setelah pernikahan teman-temannya mereka hanya bisa menjalin hubungan selama 4 tahun guna menyelesaikan study mereka terlebih dahulu dinegeri Jepang. Setelah acara wisuda kelulusan mereka diperguruan tinggi itu mereka Amel dan juga Vino mendapat tawaran untuk melanjutkan pendidikan mereka di Jepang. . . "Wih gila bos baru kawin aja lu" canda Jos pada Vino saat sampai di atas pelaminan "Haha gue mah santai aja gak kayak lu yang kebelet kawin" balas Vino sembari terkekeh "Sialan lo" umpat Jos "Udah Jos sabar, gak boleh marah ntar tambah tua" sahut Alex yang baru saja datang "Lo juga sama bangsat" maki Jos pada Alex "Sama?" tanya Alec bingung "Sama-sama sialan" lanjut Jos yang setelahnya mendapat toyoran dari Alex dan Vino "Huss... gak boleh ngomong kayak gitu Jos. Ingat lo tuh udah punya bini sama dua buntut jadi ngomong harus dijaga" nasihat Amel pada Jos karena sedari tadi dia sudah mulai jengah dengan percakapan antara Vino suaminya dengan teman-temannya "Eh istri baru lo tuh Vin sekarang jadi ustadzah aja dah" gurau Farel sehingga membuat yang lain tertawa Berbeda dengan Amel yang langsung mengkerucutkan bibirnya. "Udah dong sayang jangan ngambek dan tuh bibir gak usah digituin" bisik Vino pada Amel "Kenapa?" tanya Amel bingung "Bikin aku gak tahan buat gak makan kamu sekarang" bisik Vino yang tentu saja membuat semburat merah muncul di pipi Amel "Dasar mesum" dengus Amel "Tapi cinta kan..." goda Vino sembari menarik turunkan alisnya "Iya cinta" jawab Amel malu-malu . . Setelah acara resepsi selesai, kini Vino dan Amel sudah berada di sebuah Hotel yang telah mereka reservasi sebelumnya. Kini Amel tengah membersihkan diri begitupun dengan Vino yang juga bersih-bersih. Mereka memesan kamar dengan fasilitas 2 kamar mandi didalamnya jadi jangan salah kalau mereka bisa mandi secara bersamaan. Ceklek... Keluarlah Vino dari dalam kamar mandi bersamaan Amel. Sempat terbengong karena kaget. Kini keduanya sedang asik menatap satu sama lain. Perlahan tapi pasti Vino pun berjalan mendekati Amel. Saat sudah berada didepan Amel kini Vino perlahan tapi pasti menuntun Amel kearah ranjang. Setelah itu Vino berjalan menjauh dan pergi ke arah pintu untuk menguncinya. Lanjut kemudian juga menutup tirai jendela, lalu perlahan mengganti lampu dengan yang lebih temaram. Sementara itu kini Amel sedang merasa ketar ketir karna sebentar lagi akan di unboxing suaminya. "Astaga gue belom siap" batin Amel panik Karna asik dengan lamunannya Amel sampai tidak sadar bahwa tepat dihadapannya suaminya menatap dirinya dengan lapar. "Sayangg" bisik suara Vino parau menahan gejolak nafsunya "Vin-vino iya kenapa?" "Mari kita lakukan" "Tap-tapi aku bel-bleom siap" "Shutt.. tidak sayang kita harus melakukan itu" "Tapi aku ta-takut vino" "Tenanglah sayang aku pasti melakukannya dengan perlahan" "Baiklah aku percaya padamu" "Berbaringlah sayang" "Ba-baiklah" Setelah mengatakan itu kini Vino mulai menjalankan kewajibannya sebagai suami dan malam itu adalah malam penyatuan kedua insan yang saling mencintai. Malam yang panjang yang telah dilalui kedua insan itu dilakukan hingga menjelang pagi. Semangat yang membara dari sang pengantin baru itu rupanya membuat salah satu diantaranya lemas tak berdaya. Siapa lagi kalau buka sang pengantin wanita. "Hah hah su-sudahh Vino akh aku le-lelah" "Tahan sebentar lagi sayang" "Aku ben-akh.. benar lelah" "Kau boleh tidur sayang, tapi ijinkan aku menyentuhmu" "Baiklah apapun untukmu" Setelah mengatakan itu Amel langsung memejamkan matanya karena merasa lelah. Tetapi tidak dengan Vino yang terus memompa tubuh sang istri. Dengan sekuat tenaga ia memompa sampai titik terdalam. Plok plok... Begitulah suara tumbukan yang dihasilkan Vino. Perlahan tapi pasti Vino kini mencapai batas dan dengan semangat yang membara ia kembali memompa dengan kecepatan yang sangat tak terkendali. Setelah itu dia mendapatkan pelepasan. Kini ia telah selesai dengan aktivitasnya, dan mulai berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Ketika dia sudah selesai membersihkan dirinya, iapun langsung membersihkan tubuh istrinya agar lebih nyaman. "Terimakasih sayang karna aku adalah orang pertama dan aku harap setelah ini ada malaikat kecil dalam dirimu" ucap dan harapan Vino sembari mengelus perut datar Amel.
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
Komentar Buku (182)
AmirAmiruddin
keren
19/01
0
pungkydwi
dari judulnya sudah membuat penasaran .. jadi gk sabar membaca tuntas isinya
keren
19/01
0dari judulnya sudah membuat penasaran .. jadi gk sabar membaca tuntas isinya
23/06/2025
0bagus
13/06/2025
1Lihat Semua