logo text

Bab 28 Persiapan Pernikahan Kak Ara

“Boleh juga sih” ucap Rain yang menyutujui ide dari Tania
“Sebentar, aku panggil orang itu dulu” ucap Tania
“Ali, ali ke sini sebentar” ucap Tania menggunakan ht
“Siap Non” jawab Ali
Setelah beberapa saat Ali pun datang ke tempat di mana Tania dan Rain berada, dia menghadap dengan hormat pada majikannya itu
“Ada yang bisa saya bantu Non” ucap Ali deg=ngan hormat sopan pada Tania
“Tolong kamu cari tahu kapan Kakak Rain akan menikah” ucap Tania dengan serius
“Kalau boleh tahu di mana alamatnya rumah Tuan Muda Rain Non ?” tanya Ali dan langsung di beritahu oleh Rain dengan santai, dan setelah itu Ali pun pamit untuk menjalankan tugasnya, setelah Ali pergi Rain berterima kasih karena tania sudah membantunya lagi
Dan setelah itu Rain pun kembali menikmati para Bodyguard yang sedang berlatih bela diri, Rain tersenyum melihat itu.
Sedangkan Ali, dia pergi ke alamat yang sudah di beritahu Rain tadi, dia menyamar agar tidak di curigai, dia mengililingi alamat yang di beri Rain tadi dan juga Ali sesekali mendengar perbincangan orang-orang yang ada di sana tentang pernikahan Kak Ara dengan Bang Ari yang akan terlaksana beberapa hari lagi, namun Ali masih belum tahu kapan pastinya mereka akan menikah, jadi Ali masih berada di sana untuk mencari tahu lebih jauh lagi kapan Kak Ara akan menikah dengan Bang Ari.
Dan tiba-tiba ketika Ali berjalan dengan santai sambil melihat keadaan sekitar, dia bertabrakan dengan seorang anak remaja yang berudia sekitar lima belas tahun, dan itu adalah Mira, adik Kak Ara sekaligus juga adiknya Rain, ketika Ali menabrak anak itu Ali meminta maaf dan sekaigus bertanya tentang pernikahan yang ada di sana.
“Dik maaf yah” ucap Ali dengan santai
“Iya nggak apa-apa pak” jawab Mira dengan sopan karena dia melihat orang yang menabrak dia adalah orang yang lebih tua darinya
“Oh iya, saya mau tanya, apa sebentar lagi di sini akan ada pernikahan ?” tanya Ali pada Mira dengan penuh harap kalau dia dapat jawaban yang memuaskan
“Ada Pak, dan kebetulan itu pernikahan Kakak saya” jawab Mira yang membuat Ali kaget, karena ternyata orang yang ada di depan dia adalah Adiknya Rain Tuan muda baru di keluarga Abigail tempat dia mengabdi
“Kalau boleh tahu itu kapan ?” tanya Ali
“Kebetulan itu berlangsung tiga hari lagi Pak” jawab Mira dengan polos
“Oh gitu, kalau begitu makasih yah Dik” ucap Ali dengan berterima kasih pada Mira
“Iya pak sama-sama” ucap Mira dengan senyum santai dana kemudian setelah itu Ali pun pergi ke tempat sepi dan memberitahu Tania kalau dia sudah mendapatkan info yang di mintanya
“Halo Non Tania” ucap Ali setelah telefonnya di angkat oleh Tania
“Iya, gi mana ?” tanya Tania pada Ali
“Saya udah dapat info yang Non minta, saya tadi bertemu dengan anak kecil sekitar umur enam belas tahun bernama Mira, dia bilang kalau Kakaknya akan mengadakan pernikahan tiga hari lagi, dan itu satu-satunya pernikahan yang akan di adakan di daerah sini Non,” ucap Ali melaporkan pada Tania beritayang bagus
“Bagus, kalau begitu kamu tetap di sana, dan cari tahu dengan detailnya” ucap Tania dengan santai
“Baik Non, laksanakan” ucap Ali dengan cepat dan telefon pun di tutup
Setelah mendapatkan berita bagus dari Ali, Tania pun langsung memberitahu Rain yang sekarang sudah berada di ruangan menonton dengan santai di sana sambil memulihkan keadaannya yang masih sedikit panas. Tania menghampiri Rain dengan senang dan duduk di sampingnya lau memberitahu berita yang dia dapat dari Ali
“Rain” ucap Tania dengan senyum senang
“Iya kenapa ?” tanya Rain
“Ada berita bagus tentang pernikahan Kak Ara” ucap Tania dengan senang
“Berita bagus apa ?” tanya Rain juga dengan penasaran karena berita bagus itu
“Ali bilang, dia tadi bertemu dengan anak perempuan bernama Mira, anak itu memberitahu Ali kalau ada pernikahan Kakaknya yang akan di laksanakan tiga hari lagi” ucap Tania dengan senyum senang
“Itu Mira, adik aku” ucap Rain dengan senang
“Apakah keadaannya baik-baik saja ?” tanya Rain pada Tania
“Aku juga nggak tahu, tapi kalau menurut cerita Ali, dia baik-baik aja” jawab Tania
“Bagus lah kalau dia baik-baik aja” ucap Rain dengan lega karena mendengar kalau Mira baik-baik aja dan setelah itu dia pun merenung lagi, melihat Rain merenung kembali Tania pun bertanya lagi
“Kenapa ? bukannya kamu sudah mengetahui kaau Kak Ara akan menikah tiga hari lagi” ucap Tania dengan bingung
“Bukan itu, apa aku bisa pergi ke sana ? apa Bunda akan membolehkan aku pergi” ucap Rain dengan bingung karena terakhir Bunda Laura tidak mengizinkan Rain untuk pergi ke pernikahan Kak Ara
“Aku yakin Bunda pasti ngizinin kamu, kalau pun Bunda nggak izinin kamu, aku kan sudah janji kalau aku bakalan bantuin kamu untuk pergi ke sana, kamu tenang aja” ucap Tania dengan mencoba melakukan yan terbaik agar Rain tidak sedih lagi
“Hhm” ucap Rain smabil mengangguk dengan senyum tipis manisnya
“Ya udah kalau begitu jangan sedih lagi dong” ucap Tania membujuk Rain agar Rain tidak sedih lagi
“Iya, aku nggak sedih kok” ucap Rain dengan senyum
“Gi mana kalau sekarang kita nonton film terbaru” ucap Tania dengan senyum dan mencoba untuk menghibur Rain
“Nonton di mana ?” tanya Rain dengan bingung sedangkan kondisi dia masih sakit
“Di sini” jawab Tania dengan singkat
“Maksudnya gi mana ? emang ini bioskop yang bisa mengeluarkan film baru” ucap Raindengan bingung
“Bukan hanya di bioskop, di sini juga kita bisa mendapatkan film terbaru yang baru rilis, sama seperti di bioskop, jadi kita bisa nonton fim terbaru dengan santai dan bisa nonton kapan aja” ucap Tania memberitahu Rain dengan singkat dan jelas
“Oke kalau begitu” ucap Rain dengan santai sambil senderan di sofa besar yang empuk
Dan setelah itu mereka pun menonton film terbaru yang abrusaja keluar dengan santai, sambil menonton Tania bersandar di bahu Rain dengan nyaman
Sedangkan di tempat Kak Ara, banyak yang menanyakan tentang pernikahan Kak Ara dan juga bang Ari sudah sampai mana persiapannya, mereka mengobrol dengan santai sambil menyusun acara pernikahannya juga.
“Ara gi mana pernikahan kamu, sudah sampai di mana ?” tanya Om Lukman yang berada di sana juga untuk mengurusi pernikahan keponakannya itu
“Sudah hampir selesai, tinggal pasang tenda dan dekor aja Om” jawab Kak Ara dengan santai

Komentar Buku (290)

  • avatar
    NinoDesta Nino

    cerita nya menarik

    26/02

      0
  • avatar
    Jerapah kecil

    sangat bagus untuk di liat dan dipahami keseluruhan

    19/02

      0
  • avatar
    NurlaelaEla

    happy

    15/02

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru