episode 29

"um... baiklah! saya akan meminum obatnya! "
Aliza mengambil sebuah kapsul obat yang di berikan Sulis dan menelannya kemudian Aliza mengambil segelas air dan meneguknya.
"Nona sudah meminumnya. saya akan membawanya pergi! "
Sulis pergi membawa kotak obat itu pergi. Sulis hanya menyisakan segelas air yang dia tinggalkan di meja dekat tempat tidur Aliza.
"Danian kenapa menutupinya dari ku sih? Aku jadi merasa bersalah padanya! karena aku, dia jadi bertengkar dengan keluarga nya! Tidak bisa, aku harus menemuinya sekarang! "
"mumpung Sulis belum datang, lebih baik aku cepat cepat menyelinap pergi! "
Aliza mengedap edap sedikit demi sedikit dia berjalan tanpa di ketahui siapapun. Tapi tiba tiba Sulis akan kembali ke kamar Aliza. Sulis melihat Aliza yang mengedap edap. Sulis menggelengkan kepala nya dan memanggil seorang pelayan pria untuk menangkap Aliza dan membawanya masuk ke dalam kamar.
"Aduh! Lepasin gak?! Aku mau pergi bertemu Danian! "
"Nona, Anda belum sembuh, tidak boleh berkeliaran! " Ujar Sulis membalas.
"Ayo, bawa nona kembali ke dalam kamar!"
"Baik! "
Aliza dibawa kembali kedalaman kamarnya dan di baringkan kembali.
"Dasar kalian! Aku akan... mana ponselku? "
"Ini nyonya, Silakan! " ujar Sulis menyerahkan ponsel pada Aliza.
"Aku akan meneleponnya! "
Di kantor danian.
"Ha? Nyonya menelepon? Dalurat, ini pasti Dalurat!"
Zuna mengira ada sesuatu lagi yang penting dari Aliza karena Aliza Hanya menelepon nya di saat saat penting dan Dalurat.
Zuna segera bergegas masuk ke ruang Rapat dan menghampiri Danian.
"Tuan, Ini... Nona Aliza menelepon! "
"Apa? ada apa dengannya lagi kali ini? "
"Saya kurang tahu, Tuan! "
Danian segera menerima panggilan nya.
"Halo! Ada apa? "Tanya Danian.
"Aku ingin bertemu dengan mu! Aku tunggu di rumah sekarang!" Ujar Aliza.
"Tapi aku sibuk sekarang! masih ada yang harus aku selesaikan! " jawab Danian.
"Ah, aku tidak menyangka kamu akan mengatakan ini.. kamu... kamu benar benar tak mencintaiku lagi? tidak ingin bertemu dengan ku? "
"bukan, bukan begitu Aliza!
"Kenapa Aliza tak menjawab? "Danian melihat ponselnya dan itu masih tersambung.
"Aliza, Aku akan pulang sesuai permintaan mu! Aku mencintaimu!"
Di kamar Aliza.
"Gila, kenapa dia bilang begitu, sih? "
Tidak beberapa lama, Danian masuk ke dalam kamar Aliza. Zuna berjaga di pintu depan kamar.
"Ada apa Aliza? " tanya Danian.
"Kamu... kenapa tidak bilang? kamu bertengkar dengan keluarga mu kan? "Tanya Aliza.
Danian duduk di kursi dan memandangi Aliza.
"Ya! " Jawab Danian.
"Jadi... apa itu karena Aku? " Tanya Aliza.
"Bukan!" jawab Danian.
"lalu, karena apa? "
"Karena aku mencintaimu! aku tak ingin kamu disakiti lagi... "
"lalu kenapa kamu juga tidak percaya padaku saat itu? " Tanya Aliza.
'hari ini benar benar harus jelas! ' kata hati Aliza.
"Aku ingin menyelidiki nya sendiri. Dan setelah itu, aku akan membawamu pergi kembali ke pelukan ku!"
"Jadi, apa kamu yang sudah...
"Iya, itu aku! aku yang sudah membersihkan namamu!"
"Apa? bisa-bisanya Artha berbohong padaku! " ucap Aliza kesal.
"Jadi dia mengaku jika dia telah membersihkan namamu ?"
"iya, Danian! padahal, aku sangat percaya padanya!"
"Apa? kamu percaya padanya? lalu, Aku.. "
"sudahlah! Aku ingin kita kembali ke rumah besar keluarga yama! "
Mendengar permintaan aliza, Danian mengerutkan keningnya, tanda tak setuju.
"Tidak! "ujar Danian tegas.
"kenapa? kita pasti bisa kembali damai lagi seperti dulu, kok! Aku gak mau kamu bertengkar dengan keluarga mu karena Aku! "
"Bukan, bukan karena kamu! Berhentilah menyalahkan diri sendiri! yang harus di salahkan adalah aku! " Ujar Danian.
"Kenapa? bukannya kamu bertengkar dengan keluargamu demi Aku? " Tanya Aliza kesal.
"Gak tau, tuh! "
"Ih, Bisa tidak jawab yang serius! "
"Lagian, kenapa sih bahas soal keluargaku yang gak penting? lebih baik bahas hubungan kita yang entah akan bagaimana kedepannya!" Ujar Danian.
"Tapi kan...
"Aku hanya ingin kamu hidup dengan baik tanpa rasa sakit! " Ucap Danian tiba-tiba.
"memangnya kamu mengerti apa? Aku baik baik saja, Danian! Jangan sok tahu! "
"Aku lelah berdebat dengan mu, Aku mau kembali ke kantor!"
"Danian! Kamu udah gak suka dengan ku kan? "
"Kenapa kamu bisa bilang begitu? "
"Ya, karena kamu berbeda, mangsutku sikapmu padaku seperti berubah. kemarin kamu merawat ku saat sedang sakit. sekarang aku masih sakit,kamu sudah tidak merawat ku lagi. sebenarnya kenapa? Apa kamu punya selingkuhan di luar? " Tanya Aliza Curiga.
"Gak, mana mungkin aku selingkuh? "
"Lalu, kenapa kamu menghindariku? kamu sengaja pura pura sibuk kan? padahal saat kita masih tinggal di rumah besar keluarga yama, kamu gak sesibuk ini! "
"Um.. memang aku belakangan ini sedang sibuk kok! Gak ada kaitannya dengan menghindarimu atau berselingkuh darimu! Jangan pikir yang enggak enggak, oke? "
"Ya gimana gak kekikiran yang enggak enggak, soalnya wajah kamu udah membuktikan semuanya! "
"Ha? Ke... kenapa dengan wajahmu? " Ujar Danian Gagap.
"soalnya memiliki suami yang berwajah tampan itu berbahaya. Soalnya bisa mencari selingkuhan dimana mana, apalagi kaya raya kayak kamu! "
"ini... Aku bisa anggap ini pujian kan? "
'Kenapa wajah Danian jadi....

Komentar Buku (533)

  • avatar
    KurniasihDwi Yuni

    cerita nya seru, sifat baik akan selalu terlihat

    11/08

      0
  • avatar
    GuloAwida

    sangat menarik

    09/08

      0
  • avatar
    UssalamJami

    asik mengenakan

    01/08

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru