Hari ini udara begitu sangat panas membuat siapa saja akan merasakan gersang. Terlihat di seberang jalan raya baru buka sebuah cafe millenial yang hari ini mungkin akan di adakan Launching. Dengan langkah ragu terlihat seorang gadis muda rambut di Cepol dan bertubuh tinggi kini tengah berjalan menuju cafe tersebut. " Selamat siang mba , silahkan masuk " ucap salah satu pelayan cafe tersebut " Ouh iya , terimakasih " gadis itu pun segera masuk ke dalam cafe tersebut. " Sebentar ya mba akan saya siapkan minuman dan makanan andalan cafe kami dan untuk hari ini karena baru saja Launching jadi produk yang kami sajikan secara gratis " ucap seorang pelayan " Ouh seperti itu , baiklah terimakasih " " Mohon di tunggu ya mba " Sang pelayan pun menyiapkan menu andalan cafe tersebut setelah beberapa lama Gadis cantik itu menunggu akhirnya pesanan nya pun tiba juga dan ya langsung ia santap dengan begitu lahap. Setelah selesai memakan Gadis itu segera menghampiri pelayan tadi untuk memastikan bahwa makanan dan minuman nya benar benar gratis. " Mba " teriak Gadis itu " Iya mba kenapa ? Ada yang bisa saya bantu ?" " Apakah benar kalau semua ini gratis ?" " Iya mba semua nya gratis karena hari ini cafe ini baru buka mba sebagai promosi juga " " Ouh seperti itu , ya sudah terimakasih ya mba saya permisi " " Baik mba " Gadis cantik itu segera meninggalkan tempat cafe tersebut entah ia akan pergi kemana langkah nya seakan tak memiliki tujuan yang pasti. Kenalan dulu ya reader gadis cantik ini adalah Reca Maulina Putri atau bisa di panggil Reca atau Eca juga bisa , gadis cantik ini hidup seorang diri tanpa ayah dan ibu bahkan ia pun tak memiliki seorang kakak atau pun adik namun beruntung karena ia di rawat dan di besarkan oleh Tante nya . Reca hidup tak pernah merasakan kasih sayang dari orang tua nya karena orang tua Reca meninggal disaat Reca berusia 1 bulan begitu menyedihkan menjadi Reca sejak saat itu ia tinggal dan di rawat oleh Tante nya yang bernama Tina. Reca memang di rawat namun kasih sayang tak sama sekali Reca dapatkan dari sang Tante justru hanya amarah , bentakan , dan pukulan yang Reca dapatkan ketika bersama Tante nya. Setelah Reca selesai dari cafe itu Reca memutuskan untuk segera pulang karena ia tak ingin sang Tante kembali memarahi nya lagi seperti kemarin karena Reca pulang telat ia harus mendapat amukan dari Tante nya itu . " Assalamualaikum , Tante ?" Ucap Reca " Kemana aja kamu kenapa jam segeni baru pulang keluyuran terus kerjaan kamu ya " bentak sang Tante " Ma-maaf Tante Reca cuman ke depan sebentar tidak keluyuran Tante " ucap Reca sembari meneteskan air mata nya " Apa kamu pikir Tante akan percaya gitu aja , sudah tidak perlu menangis seperti itu tidak ada guna nya lebih baik kamu segera buatkan Tante makan Tante sudah lapar dari tadi " ucap sang Tante " Baik Tante " ucap Reca sembari berjalan cepat menuju dapur guna membuat makanan untuk Tante nya tersebut Tak lama makanan pun siap dan sudah di sajikan di atas meja makan. " Tante makanan nya sudah siap " ucap Reca " Iya " ucap Tina " Cuihhh , kamu masak apa ini ? Rasa nya tidak enak sama sekali kamu marah hah ? Kamu balas dendam karena Tante memarahi kamu barusan iya Reca ?" Bentak sang Tante sembari menjambak rambut panjang Reca " Auww , Tante maafkan aku Tante , tapi aku tidak pernah marah apalagi dendam pada Tante tidak pernah Tante aku mohon lepaskan Tante kepala ku sakit " rintih Reca dengan tangis yang terus keluar " Sakit ? Apa hanya seperti kamu kesakitan ? " Ucap Tina " Iya Tante sakit aku mohon Tante tolong lepaskan " ucap mohon Reca " Aghtt sudah lah kamu tuh memang suka sekali menyusahkan Tante bisa nya hanya nangis dan nangis apa tidak da pekerjaan lain hah " bentak sang Tante " Maafkan aku Tante " " Sudah lah Tante bosan mendengar kata maaf terus dari kamu tidak da habis nya minta maaf terus " ucap Tina sembari meninggalkan Reca yang kini tengah terduduk dan memengangi kepala nya karena sakit setelah sang Tante menjambak nya " Mah pah kenapa Tante Tina begitu kejam pada Reca Kenapa Reca tak pernah mendapatkan kasih sayang dari Tante Reca , Reca pengen ketemu mamah papah Reca belum pernah bertemu dengan kalian hanya lewat foto Reca bisa melihat wajah kalian " rintih Reca sembari mengusap ngusap foto sang ibu dan papah nya yang tengah tersenyum bahagia Reca pun memilih untuk membereskan meja makan nya dengan air mata yang masih bercucuran namun berkali kali juga Reca mengusap nya agar tak jatuh. Setelah selesai Reca memilih untuk segera menuju kamar nya guna beristirahat. Esok hari nya sang Tante baru saja pulang ke rumah entah semalam ia dari mana saja. Reca yang baru bangun tidur tiba tiba terkejut ketika melihat sang Tante tertidur di sofa dengan hati hati Reca melangkah kan kaki nya menuju dapur untuk segera membuatkan sarapan untuk Tante nya. " Tante , Reca sudah membuatkan Tante sarapan apa Tante mau sarapan sekarang ?" Tanya Reca dengan pelan pelan karena takut Tante nya akan marah " Baik lah awas saja jika tidak enak lagi " ucap sang Tante sembari melangkah ke arah meja makan nya Sang Tante pun melahap sarapan nya dengan begitu lahap dan membuat Reca bernafas lega jujur saja dari tadi Reca belum bisa bernafas lega karena takut masakan nya tidak enak menurut Tante nya. " Reca apa kamu juga sudah makan ?" Tanya sang Tante " Be-belum Tante " ucap Reca ragu " Habiskan saja ini , Tante mau mandi dulu " ucap Tina sembari melengos begitu saja " jangan lupa bereskan juga " " Baiklah Tante " ucap Reca yang langsung menyantap makanan sisa Tante nya tersebut Setelah selesai sarapan Reca pun membersihkan piring kotor nya. Namun terdengar teriakan dari arah ruang tamu siapa lagi jika bukan sang Tante. " Reca sini kamu " teriak Tina " I-iya Tante ada apa ?" Tanya Reca " Tante minta uang Tante mau keluar " ucap Tina " Reca tidak punya uang Tante bahkan Reca pun belum bekerja " " Agghhttt sialan makanya cari kerja jangan malas malasan terus bisa nya cuman diem aja gak berguna cari kerja sana , " bentak sang Tante dan langsung pergi meninggalkan Reca yang masih menunduk
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
sangat suka karena bisa menghasilkan uang
16d
0bagus
01/06
0very very beautiful story
29/05
0Lihat Semua