Zoya hampir saja kehabisan nafasnya , ini yang pertama baginya. Riko melepaskan bibir mungil itu setelah hampir 15 menit menikmatinya. Muka merah padam Zoya terlihat begitu jelas. Zoya menikmatinya hanya saja ia tidak dapat mengungkapkannya. Detak jantung mereka menjelaskan sesuatu yang tidak bisa di jelaskan oleh kata-kata. "Minggirlah!" Zoya mendorong tubuh Riko dan ingin segera pergi. "Aku tidak ..." "Saya tahu kok, Anda pasti tidak sengaja melakukanya ,kan?" Zoya tidak membiarkan Riko melanjutkan perkataanya. Mata Zoya tidak lagi berani menatap mata yang seolah menyihir dirinya. Zoya meninggalkan ruangan itu dan kembali ke ruangan miliknya. Di dalam sudah ada Bi Siti yang sedang menyiapkan tempat tidur untuknya. "Nyonya Muda, apa anda baik-baik saja?" " Aku tidak apa-apa." "Makan malam sudah siap , mari turun ke bawah Nyonya." "Em, Bibi turunlah dulu, saya akan menyusul." "Baik , Nyonya." Bi Siti keluar dari kamar tidak lama kemudian Zoya beranjak dari tempat duduknya . Zoya mengatur nafasnya agar terlihat lebih rileks . Zoya pun lalu menuruni anak tangga . Terlihat Riko dan Oma Grace telah menunggu di meja makan. Riko duduk saling berhadapan dengan Zoya . Riko menatap Zoya dengan tatapan yang mungkin hanya Oma Grace yang tahu artinya. Sedangkan Zoya hanya menunduk tanpa mau melihat Riko yang dari tadi memperhatikan dirinya. " Oma , Rizal akan mengirim data-data orang tua Zoya kepada Oma besok. Karena Pernikahan ini Riko adakan secara tertup . Jadi, semua akan berjalan seperti yang sudah di rencanakan." "Apa Ayah mu juga tidak boleh tahu?" " Riko yang akan memberitahunya." "Baiklah, apapun keputusan kamu , Oma akan mengikutinya." Zoya berpikir kalau pernikahan itu di adakan secara tertutup karena Zoya dan Riko hanyalah akan menikah palsu . Pernikahan ini tidak nyata. Zoya membuat hatinya senyaman mungkin dan melanjutkan makan malam bersama Oma Grace dan Riko. Pukul 09:00 malam mereka meninggalkan meja makan. Dengan langkah berlahan Zoya memasuki kamar tidurnya. Tiba-tiba pintu di ketuk beberapa saat setelah ia memasuki kamarnya. "Bapak!" "Ssttt.." Riko meletakkan telunjuk di bibirnya. Riko menutup pintu kamar. "Apa semua akan segera berakhir?" Pertanyaan Zoya hanya di jawab anggukkan oleh Riko. "Sandiwara ini, apa akan segera berakhir atau ini baru dimulai?" "Kamu masih belum menjawab pertanyaan ku, jika ini bukan sandiwara apa kamu masih mau menikah?" "Saya merasa terjebak jika akhirnya menjadi seperti ini." Zoya protes. "Saya tidak tahu apakah saya sedang menipu seseorang atau mungkin saya lah yang menipu diri saya." "Saya menyukai kamu Zoya." lanjutnya. Zoya hanya diam terpaku mendengar pengakuan Riko . Zoya merasakan apa yang Riko rasakan. Mereka memiliki perasaan yang sama. Riko pun dapat melihat itu dari mata Zoya . " Zoy, bisa kita melakukan kebohongan ini dengan sempurna?" "Kebohongan tidak bisa di benarkan dengan apapun. Dia akan tetap menjadi kesalahan yang harus di pertanggung jawabkan." Zoya membelakangi Riko , ia kecewa kenapa pria itu mengungkapkan isi hatinya kepada dirinya . Tapi, justru ia menginginkan sebuah pernikahan palsu. Kekecewaan di hati Zoya tidak dapat ia jelaskan kepada Riko karena ia merasa kalau ia tidak pantas mengharapkan pernikahan yang sesungguhnya . Mereka baru saja saling mengenal , Riko memberikan begitu banyak rasa yang satu-satu belum bisa Zoya cerna . "Sebelum aku melakukan kesalahan itu , maukah kamu memperbaikinya?" Riko seolah mengerti dengan perasaan Zoya saat ini. Pernikahan palsu yang akan terjadi secepat yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Orang tua yang mungkin tidak akan perduli dengan pernikahannya. Tapi, bagaimana dengan orang-orang yang akan merasa tertipu oleh pernikahan mereka nantinya. Oma Grace, iya ampun, wanita tua itu terlihat begitu bahagia. "Zoy, aku harap kamu mempersiapkan dirimu." Riko lalu meninggalkan Zoya dengan sejuta perasaan tidak menentu yang saat ini ia rasakan. Hiks...hiks ... Zoya menangis , ada perasaan berat untuk melakukan penipuan kepada banyak orang. Ah, sialnya Zoya hanya bisa menuruti kemauan bosnya. Yang paling membuat Zoya bingung dengan perasaanya adalah saat Riko memperlakukan dirinya seolah seperti tuan putri sehingga membuat dirinya terbang. Zoya tidak ingin saat kenyataan menjadikan semua berubah. Bagaimana pun Zoya harus mengontrol perasaanya kepada Riko. Zoya tidak boleh tenggelam. Malam ini Zoya tidak bisa tidur memikirkan apa dan bagaimana semua sandiwara pernikahan ini akan di mulai. Zoya tidak akan menipu Oma Grace. Namun, Zoya juga akan menipu Alan dan banyak orang lainya. Begitu juga dengan Riko, ia ingin mengatakan kalau pernikahan ini bukanlah sandiwara belaka. Pernikahan mereka benar- benar akan terjadi secara rahasia demi menjaga status Zoya dari orang-orang yang selama ini mengintai kehidupan Riko. Andai Riko dapat mengatakan yang sesungguhnya kepada Zoya mungkin tidak akan serumit ini perasaan Zoya . Awalnya, mereka berpikir ini akan mudah. Ternyata setelah semua semakin jelas, Zoya yang terlihat begitu tertekan untuk melakukan kebohongan membuat Riko berpikir keras. Bagaimanapun juga mereka telah sama-sama jatuh cinta. Riko ingin menipu orang lain justru dirinya lah yang telah tertipu . Ia bahkan menyadari hal itu begitu cepat. Perasaan yang ia miliki belum pernah ia rasakan sebelumnya. Riko tidak tahu darimana ia akan mengatakan perasaannya kepada Zoya. Riko tidaklah pandai merangkai kata. Ia justru memperlihatkan apa yang ia rasakan dengan tindakan.
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
Komentar Buku (180)
YanaLusi
bagus
24/09/2025
0
ResTy Matatula
Ceritanya Bagus, menarik, Menghibur dan sangat menyentuh hati, banyak Cerita yang di ambil dari kehidupan nyata, dan bahkan Kita bisa tau dikehidupan ini kita sangat bahagia dan sangat menyakitkan.
Di Kehidupan ini ada Orang yang baik dengan begitu tulus, ada juga yang baik karena kepura-puraan.
Uang dan Harta juga dapat membuat orang menjadi Jahat, Iri hati dan dengki, Serahkan bahkan bisa membunuh Keluarga, saudara, bahkan orang yang dia cintai sekalipun.
bagus
24/09/2025
0Ceritanya Bagus, menarik, Menghibur dan sangat menyentuh hati, banyak Cerita yang di ambil dari kehidupan nyata, dan bahkan Kita bisa tau dikehidupan ini kita sangat bahagia dan sangat menyakitkan. Di Kehidupan ini ada Orang yang baik dengan begitu tulus, ada juga yang baik karena kepura-puraan. Uang dan Harta juga dapat membuat orang menjadi Jahat, Iri hati dan dengki, Serahkan bahkan bisa membunuh Keluarga, saudara, bahkan orang yang dia cintai sekalipun.
01/09/2025
1BAGUSSS SEKALI
29/06/2025
0Lihat Semua