Hari ini Diana dan Mbk Siti harus lembur sampai malam. Karena beberapa karyawan sedang mengambil cuti. Akhirnya mbk siti dan Dianalah yang menggantikannya. "Ah aku bener bener lelah hari ini" Keluh mbk siti setelah sampai rumah. "Iyah mbak aku juga, mbak siti mandi aja dulu nanti gantian aku akan menyiapkan makan malam kita" Kata Diana sambil mengambil bungkusan plastik yang sepulang kerja mereka beli di jalan. "Baiklah aku mandi dulu" Mbak sitipun langsung menuju kamar mandi, dan Diana pergi kemeja makan. "Sepertinya enak,selama beberapa bulan di Surabaya aku belum pernah beli tahu tek,paling bisa beli nasi goreng, bakso" Guman Diana sambil menyiapkan sendok dan piring. Setelah selesai menyiapkan makanan Diana menuju kamar untuk mengambil baju gantinya,kemudian dia duduk didepan kamar menunggu mbak siti selesai mandi. "Sudah di, kamu mandi juga sana " "Iya mbk udah acem banget ini" Diana bangkit dari duduknya dan bergegas kekamar mandi. Setelah acara mandi Diana menghampiri mbak siti yang sudah berada di meja makan.mereka makan tanpa bicara. Setelah makan mereka menuju kamar, Diana langsung berbaring ditempat tidur rasa lelahnya dan kantuk yang sedari tadi ditahan kini sudah tidak bisa diajak kompromi. "Tumben gk telpon dulu" Tanya mbk siti. "Nggak mbak, aku terlalu capek hari ini, hpku juga aku off in dulu butuh istirahat total sepertinya" Kata Diana sambil menarik selimut dan mencoba memejamkan matanya. Malam berganti siang siang berganti malam,sudah beberapa hari semenjak lembur Diana tidak pernah perduli dengan hpnya. Bahkan terkadang hpnya dia tinggal dirumah diwaktu kerja.karena kesibukannya akhir akhir ini membuatnya lupa kalau djauh sana sedang ada yang gelisah menunggu balasan smsnya, menanti kabar dari nya. **** "Dimana kamu Diana,kenapa tidak mengangkat telpon ku, sms kupu tidak kamu balas. Apa aku membuat kesalahan" Guman Roi yang sedang duduk didepan komputer nya. Roi mencoba menelpon Diana kembali akan tetapi masih saja tidak aktif.akhirnya dia pergi kerumah Ria sepupunya sekaligus sahabat Diana. Roi mengeluarkan sepeda motornya dan langsung pergi kerumah Ria. Sesampainya dirumah Ria, Roi langsung berlari kedalam rumah tanpa mengucap salam. "Ria Ria " Teriak Roi yang mengagetkan semua orang yang ada di rumah itu. "Ada apa nak Roi mencari Ria" Tanya kakek Ria. "Gak pak de cuma ada perlu sebentar dengan Ria" Jawabnya. "Ria ada di taman belakang coba saja kesana" "Baik Pak de terimakasih"Roi pun bergegas menuju taman belakang dengan tergesa-gesa. " Ria "suara Roi yang begitu keras membuat Ria kaget. " Astaga om kenapa teriak teriak sih, kaget tau" "Iya maaf,habisnya tadi aku telpon gk diangkat" "Iya maaf tadi aku ke luar cari kerja, ada apa" "Beberapa hari ini Diana kok gk angkat telpon ku ya,dia juga tidak bales smsku" Katanya serius. "Iya om sama mungkin Diana lelah kerjanya menguras tenaga banget, biasanya dia selalu lembur kalau temannya ada yang cuti" "Jadi" "Jadi ya mungkin dia lembur, capek sampai sampai tidak mempedulikan hpnya, biasanya seperti itu, yang aku tau sih" "Syukur lah kalau begitu, berarti dia gak marah sama aku" "Om kangen ya ciiieee" "Gak papa kan kalau kangen dia juga belum ada yang punya" "Sudah ditembak belum om, buruan nanti di dului orang lo" "Jangan sampai didului dong, ini juga lagi usaha, hanya saja Diana nya sibuk seperti ini" "Biasanya tidak sampai seminggu kok om, Diana kalau lembur, o iya kalau om jadian sama Diana awas ya kalau sampai menyakiti nya" "Gk lah aku tulus sama dia, dia beda dengan yang lain" "Iya dia juga tidak pernah mau pacaran lo om, semenjak.... " "Semenjak apa" Roi penasaran dengan kalimat Ria yang digantung. "Semenjak dia bertemu om Rio" "Benarkah" "Iya benar ngapain aku bohong" "Yes... Berarti aku masih ada kesempatan" "Jangan seneng dulu, nanti ditolak nangis" Ledek Ria. "Ist kamu ni, ya udah aku pulang dulu terimakasih ya infonya, " Roi pun berdiri dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan Ria ditaman. **** Tepat lima hari Diana kerja lembur dan melupakan seseorang yang menanti kabar darinya. Hari ini Diana libur kerja. Setelah semua rutinitas paginya selesai, Diana duduk ditaman depan tempat tinggalnya. Dia senyum senyum membaca SMS satu persatu, SMS dari roi tentunya. [Di, kamu dimana sih, aku cemas dengan keadaanmu] [Di aku kangen kamu di,kamu dimana] [Apa kamu marah denganku di] [Di, balas dong smsku] Mungkin kurang lebih seperti itu sebagian SMS dari Roi yang baru dibaca Diana "Maafkan aku Roi, aku terlalu sibuk sampai melupakanmu. " Guman Diana. Diana lalu mencari nama Roi di layar hpnya lalu menekan tombol hijau .. Truuuuut truuuuut truuuuut "Halo ya ampun syukur lah akhirnya kamu telpon aku juga di, " Suara diseberang . Itu suara Roi. "Assalamu'alaikum dulu dong" "Iya Walaikumsalam, sayang maaf, aku terlalu senang, sampai lupa"memang Roi dari awal ketemu Diana sampai sekarang memanggil sayang.walaupun sering diprotes Diana, setiap kali diprotes hanya menjawab " Aku kan sayang kamu"jadi Diana sudah tidak pernah memprotes nya. "Hemm, masa salam aja sampai lupa" "Iya maaf tidak akan aku ulangi lagi" "Kalau diulang gimana" "Terserah kamu aja mau diapakan aku siap" Jawab Roi. "Bagaimana kabarnya Roi" "Alhamdulillah sehat sayang, hanya kangen kamu saja, kamu gk pernah ngasih kabar. Besok besok kalau mau lembur bilang ya, biar aku tidak khawatir" "Sampek segitunya modus ya" "Gk mana pernah aku modus sama kamu" "Mana aku tau" "Gk yank, o ya sekarang lagi apa gk kerja hari ini" "Aku libur capek habis lembur lima hari" "Iya dijaga kesehatannya untukku" "Kok untukmu" "Iya karena kamu milikku" "Gk lah aku milik orang tuaku" "Selain orang tuamu, kamu milikku" "Ah modus males" "Gak yank serius" "Kayak barang ya jadi milikmu " Dara tertawa lebar. "Aku serius Diana aku sayang sama kamu I Love you. I Love You Diana. " Diana diam seribu bahasa mendengar ungkapan cinta dari Roi.hatinya sedang berbunga-bunga. Dia seakan terbang keawan mendengar ucapan cinta Roi walaupun hanya lewat telepon. "Halo Di, kok diem, jawab dong" "Em iya " "Jadi kamu mau jadi pacar aku" "Aku aku emm aku " "Iya kamu apa" "Aku aku mau" "Yes akhirnya.... Kamu jadi milikku sayang, I Love You. " "Iya" Entah kenapa Diana hanya bisa menjawab iya iya dan iya. Diana tidak bisa berkata apa apa dia terlalu senang. Akhirnya cinta yang telah lama terpendam. Terbalas juga, dan hari ini mereka jadian.. "Seandainya kamu dihadapanku hari ini Diana," "Memang kenapa" "Aku pasti langsung memelukmu. " "Iss kamu gk boleh,ya sudah aku mau bantu mbak siti dulu masak makan siang, kasian dia masak sendiri" Pamit Diana. "Iya ok hati hati ya kita SMS an aja nanti malam aku telpon lagi I Love You sayang muuu ach" Suara ciuman Roi membuat tubuh Diana merinding. "Iya assalamualaikum" "Jawab dulu dong" "Jawab apa" "Tiga kata itu" "Apa" Diana pura-pura tidak tau. "I Love you too gitu lo sayang" "Iya I Love You Roi, assalamu'alaikum" "Terimakasih sayang Walaikumsalam" Setelah telpon diakhiri Diana pun pergi ke dapur untuk membantu mbak siti memasak makan siang.
Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
bagus ceritanya tetap semangat berkarya Thor....
17/04/2022
1bagus bangett
21/09/2025
0menarik
09/05/2025
0Lihat Semua