Beranda/Aku Yang Kaya Dia Yang Sombong/
Bab 26 Bertemu Orang Baru
Pulang dari mengantar mama mantan mertua ke panti jompo,aku langsung mengantar pak Rt dan bu Rt pulang.aku mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya hari ini,mereka menasehatiku agar tetap sabar dan legowo,aku meng-iyakan dan pamit pulang.
Ku rebahkan tubuhku di kasur empuk, ku tapat plavon kamar, teringat umpatan umpatan mama mantan mertua yang menyakitkan hati. kenapa aku harus mendapat kan penghinaan itu? salahku apa sih ke dia? selama ini aku mencukupi semua kebutuhannya dan berusaha mengabulkan semua permintaanya,tapi kenapa dia mengumpatku kejam?jahan*m? dan kata kata buruk lainnya. Apakah menuruti semua kenginannya adalah suatu hal yang kejam dan jahan*m?. Ya sudah kalau seperti itu,maka aku akan menolak semua permintaanmu agar aku tidak kau sebut kejam dan jahan*m,memang ini kan yang kau mau mama mantan mertua? aku tersenyum sendiri lama lama tertawa sendiri dan akhirnya menangis sesenggukan.
Huuu huuhuuhuu aku tidak bisa menahan sakitnya hinaan ini. ku lampiaskan dengan menangis saja,selama ini aku terlihat tegar tapi sebenarnya hatiku rapuh.
Hanya karena harta kita saling menyakiti saling menghina.aku berusaha untuk menghindari konflik tapi ternyata malah di tarik paksa ke masalah seperti ini.kenapa mereka tega menyakiti sesamanya hanya karena harta?di buat dari apa sebenarnya hati mereka?
Lelah menangis aku pun tertidur.
Drrt drrtt drrttt drrttt drrtt drrtt
Ck mataku perlahan terbuka karena merasakan ada getaran, oh gawaiku bergetar..
Eugene Calling..
Klek
"Hallo assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumsalam..kok suaranya serak Min?bangun tidur ya? duh aku ganggu dong?"
"Eeemmmm iya ganggu banget."
"Hehe ya maap..udah terlanjur ganggu ya sekalian gangguin aja hehehe." ucapnya berkelakar.aku pun terkekeh.
"Ada apa Eu?"
"Dinner yuuuuukkkkk"
"Hmmmm oke deh."
"Oke nanti aku jemput ya."
"Gak usah..surat ceraiku belum keluar takut timbul fitnah,kita ketemuan di tempatnya saja ya,nanti send lokasinya saja."
"Ok ok sampai ketemu nanti bye.assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumsalam"
Klek Panggilan End.
💞💞💞💞
Malam tiba ..ku mematut di depan cermin, ku oles lipstik nude ke bibirku yang sedikit tebal ku bolak balikkan badan hmmm cukup lah ya.
Dengan santai kakiku melangkah menuju teras.saat hendak mengunci pintu..
Brruaaaghh Pruk pruuk
"Aaaarrggghhht!!!!" aku berteriak karena kaget.ada yang melempari rumahku dengan batu.untung gak kena, aku langsung berlindung di balik mobil yang terparkir tepat di teras depan rumah.
"Heiii PELAKOR!!!!!! kesini kau! jangan sembunyiiiiiii!!!!!!"
Siapa itu?ku intip sedikit dari balik mobil..ada seorang wanita menggendong balita,penampilannya sungguh acak acakkan,dan kenapa dia meneriaki pelakor?apakah meneriakiku?aku tidak merasa pernah merebut suami orang.aku menikah dengan mas Andra pun dia masih lajang.atau jangan jangan mas Andra menipuku?dengan perangainya seperti itu bukan hal yang tidak mungkin kalau mas Andra berani menipuku.
"Pelakoooooorrr ke sini kau!!!!jangan sembunyi di balik mobil!!!!"teriaknya lagi.ternyata memang akulah yang dia cari.
Ku ambil gawai ku telepon pihak keamanan komplek untuk mengamankan perempuan itu,kalau aku nekad menghadapinya, takut dia nekad melakukan hal hal berbahaya.
Selang dua menit pihak keamanan datang dan memegangi perempuan itu,aku pun baru berani keluar.oh ternyata sudah ada tetangga yang kepo berkumpul melihat drama yang di timbulkan perempuan tak di kenal itu.
"Heh lepaskan lepaskan!!! Aku akan memberi perhitungan dengan pelakor itu!!!lepaskaaannn!!!!!!
"Bu tenang ya..tenang dulu, jangan membuat keributan,ibu bisa di laporkan kalau seperti ini."ucap salah satu pihak keamanan komplek.
"Aaaahhh bodo amat! Lepaskaaannn!!!"
"Uhem..ada apa ini?kenapa ibu membuat keributan di depan rumah saya?" tanyaku setelah mendekat ke arah perempuan itu.
"Heh kau itu pelakor!aku mau memberi perhitungan padamu!!!!!"teriaknya sambil mendekap erat anak..hah anak? Bukan!itu bukan anak atau bayi! itu boneka!!!
"Pak Salim..ibu ini bukan membawa bayi tapi membawa boneka, jangan jangan ibu ini sakit?"tanyaku pada pihak keamanan komplek dengan menutup mulutku karena terkejut.
"Iya bu Min..saya juga daritadi heran dengan ibu ini kok bawa boneka,kayaknya kita sepemikiran."
"Lalu kita harus bagaimana pak?"
"Lebih baik kita serahkan ibu ini ke polisi saja,biar di tangani mereka.ini bukan lagi ranah kita bu."
Aku hanya mengangguk setuju,karena aku juga bingung mau mengantarkan perempuan ini kemana karena tidak tau siapa keluarganya.
"Heh heh mau di bawa kemana saya!!!lepaskan !!!!Mas Andraaaaa mas Andraaaa tolong massss ada orang jahat kepadakuuu!!!!!!!"
DEG
Ternyata benar ini ada sangkut pautnya dengan mas Andra. dasaaaar laki laki brengs*k !
Ku serahkan semua urusan perempuan itu pada pihak keamanan komplek saja.aku sudah pusing dengan kejadian hari ini yang semuanya menyangkut para benalu itu.ah aku sudah tidak mood untuk dinner ataupun untuk masuk ke rumah lagi.ah stres sekali memikirkan masalah yang tidak selesai selesai.penyebabnya adalah para benalu sial*n!
Ku chat Eugene untuk membatalkan dinner malam ini dan segera menonaktifkan gawai.,hari ini aku tidak mau di ganggu oleh siapapun.
Kupacu mobil ke arah pantai di jogja,mungkin pantai bisa menyejukkan hatiku. Ke jogja memang jauh butuh setengah hari baru bisa sampai ke sana,aku nekad malam malam perjalanan menuju jogja karena pikiranku sedang di landa galau sekali.
Aku ingin menyendiri dan sejenak menjauh dari hiruk pikuk permasalahan di kota tempat tinggalku.
Lelah juga menyetir sampai jogja, ku putuskan untuk berhenti di hotel saja, malam ini aku harus istirahat,besok pagi baru jalan lagi menuju pantai sendirian.
Di resepsionis aku cek in dan dapat kamar hotel nomor 205 lantai 3,sengaja aku pesan kamar di lantai yang agak tinggi karena ingin menikmati kerlap kerlip lampu malam di kota jogja.
Ku menaiki lift bersamaan dengan seorang pria tampan,aku hanya melihatnya sekilas saja setelah itu kami membisu di dalam lift yang isinya hanya kami berdua.
Sampai lift terbuka pun kami masih terdiam.ku berjalan di lorong hotel menuju kamar 205, kok laki laki yang berada di lift tadi berjalan di belakangku?apa dia mengikutiku?
Aku menoleh ke belakang dan menatapnya dengan tajam.
"Apa kau mengikutiku?"tanyaku to the point.entah mengapa hatiku rasanya ingin memakan orang dan memakinya terlebih dahulu.
Dia hanya tersenyum dan melewatiku,mataku mengikuti setiap gerak geriknya.
Oh no ternyata dia masuk ke kamar 204 tepat di sebelahku,seketika aku merasa malu dan berlari membuka pintu kamarku lalu masuk tidak lupa langsung menguncinya.
Aku menghentak hentakkan kaki setelah berada di dalam kamar karena saking malunya!ugh gara gara hati sedang tidak enak jadi nya emosi yang di kedepankan.
Ku mencoba melupakan kejadian barusan dengan berendam di baktub.huft emosiku sedikit turun karena wangi sabun aromaterapy yang membuat rileks.
Cukup lama aku berendam, tangan dan kakiku sudah terlihat pucat dan keriput,ini buruknya aku kalau lagi stres dan emosi pasti larinya berendam sampai tangan kaki jadi keriput.
Ku sudahi ritual berendamku,dan segera membilas tubuh dengan air hangat.
Ku pakai baju oblong yang di siapkan oleh pihak hotel karena aku memintanya tadi.
Saat melihat ke jendela,lampu lampunya indah sekali.ku langkahkan kaki menuju balkon kamar,wah indah sekali pemandangan ini.tak terasa tiba tiba bulir bening berjatuhan tanpa izinku, aku pun menangis sesenggukan.aku punya banyak uang tapi punya banyak uang saja tidak cukup kalau hati ini selalu sedih.
"Ehem! Cobalah berteriak di ketinggian ini.insaAllah akan mengurangi kesedihanmu."
Reflek aku menoleh ke arah suara tersebut.
"Kau.."Unduh Novelah App
Anda dapat membaca lebih banyak bab. Anda akan menemukan cerita-cerita hebat lainnya di Novelah.
Komentar Buku (63)
Share
Bab-bab Terkait
Bab Terbaru
kok habis gitu aja? gantung gak sih??
18/04
0𝗯𝗮𝗴𝘂𝘀 𝗯𝗮𝗻𝗴𝗲𝘁𝘁𝘁𝘁
17/03
0seeruuu
26/09/2025
0Lihat Semua