Total : 52Bab 1 QSO
Bukittinggi, 2000 Matahari bersinar redup siang itu. Seorang gadis belia memakai seragam putih abu-ab
readmore Bab 2 Kopdar
Dua gadis yang tengah kegirangan, menari sambil berpegangan tangan. Rambut mereka berayun-ayun seira
readmore Bab 3 Dari Udara Turun ke Hati
Sesaat Sora terbius senyum yang menenangkan dari lelaki di hadapannya. Dia seakan ditarik ke dalam l
readmore Bab 4 Mixtape With Love
Tak membutuhkan waktu lama bagi Awan untuk membuat Sora kembali berkicau seperti saat mereka berinte
readmore Bab 5 Kosong yang Terisi
Sora terhanyut dalam alunan melodi yang dilantunkan boyband favoritnya. Meresapi setiap kata dalam l
readmore Bab 6 Break the Rule
Suasana kafe yang terletak tak jauh dari panorama Ngarai Sianok terlihat begitu tenang. Cahaya matah
readmore Bab 7 Kasmaran
"Tadi main kabur saja," protes Awan pada gadis yang mendadak gagu setelah mendengar sapaan darinya. "
readmore Bab 8 Kopdar Nana
Sora langsung mengenali sepupunya duduk di halte pinggir lapangan. Gadis itu tengah mengobrol dengan
readmore Bab 9 Resah
"Ra, kau benar-benar serius sama Bang Awan?" tanya Nana. Sora yang tengah kosentrasi dengan tumpukan
readmore Bab 10 Rasa Yang Aneh
Motor Awan tertahan ketika hendak keluar. Tidak hanya angkot yang berhenti di jalanan depan dan sebe
readmore Bab 11 Kesal
Sora memandang kesal kepergian Awan. Sempat berharap lelaki itu akan membujuknya seperti biasa. Namu
readmore Bab 12 I'll be Waiting
Awan terperangah melihat Sora berlalu begitu saja tanpa menghiraukannya. Hampir empat jam menunggu,
readmore Bab 13 Rasa yang Menyesatkan
Senyum Awan turut merekah melihat kedua sudut bibir gadis di hadapannya kembali tertarik ke atas, me
readmore Bab 14 Hujan yang Melenakan
Harusnya Sora tau kapan waktunya untuk berhenti, tetapi setiap inci dari kulitnya seakan meronta unt
readmore Bab 15 Sesal
Sora baru beranjak hendak kembali ke kamar ketika dering telepon di ruang tengah melengking, mengala
readmore Bab 16 Salah Paham
Sora sedikit bernapas lega saat keluar kelas, mendapati Awan berada di tempat biasa dia menunggu. Pa
readmore Bab 17 Pasrah
Tangis Sora pecah begitu sampai di rumah. Beruntung hanya ada dia sendiri. Nana belum datang. Mengin
readmore Bab 18 Surat Dari Doha
Persiapan menjelang ujian sedikit mampu mengalihkan pikiran Sora dari memikirkan Awan. Meski kini ia
readmore Bab 19 Get Caught
Mematung lama di depan pintu kaca sebuah apotek. Bolak balik memastikan pengunjung tempat itu sedang
readmore Bab 20 Is It Fair?
"Uni?" Mala melongokkan kepala dari balik pintu. Mendapati kakak iparnya tepekur di pinggir tempat t
readmore Bab 21 Rindu Dari Seberang Laut
Doha, Qatar Memasuki bulan kedua semenjak suratnya dikirim. Tidak ada balasan yang dia terima. Resah
readmore Bab 22 Melangkah Jauh
Melewati masa kehamilan di usia muda dengan sederet target pendidikan yang harus diselesaikan tentu
readmore Bab 23 Pengabulan Yang Tertukar
Jakarta telah banyak berubah dari terakhir kali Sora mengunjungi kota itu. Sekitar empat tahun yang
readmore Bab 24 Guilty Feeling
Tidak mudah melupakan seseorang jika sebagian darinya tertinggal dan tumbuh di dalam dirimu. Seperti
readmore Bab 25 Last Preparation
Memasuki usia kehamilan kedua puluh delapan minggu, perut Sora mulai makin membesar. Dengan berbagai
readmore Bab 26 Post Partum
Mala baru kembali dari mushala setelah menunaikan shalat Isya, tatkala melihat seorang perawat kelua
readmore Bab 27 Acceptance
Menjalani hari-hari setelah melahirkan, nyatanya tidak mudah bagi Sora. Rasa bersalah, takut dan sed
readmore Bab 28 Harapan Yang Hampir Pupus
Ada kalanya seseorang akan mampu melihat seberapa kuat dirinya ketika bangkit setelah jatuh. Terseny
readmore Bab 29 Kesempatan Kedua
Dengan kereta malam Sora dan Riani berangkat menuju daerah yang terkenal dengan sebutan kota pelajar
readmore Bab 30 Mahasiswa Baru
Hari pertama pembekalan mahasiswa baru, Sora telah bersiap sedari subuh. Tak sabar lekas-lekas beran
readmore Bab 31 Gadis Yang Kaku
Setiap perubahan butuh penyesuaian. Begitu pun dengan Sora. Banyak penyesuaian akan hal baru yang ia
readmore Bab 32 Mudik
Hawa-hawa menjelang lebaran telah terlihat pada suasana kos Sora. Sebagian penghuninya telah meningg
readmore Bab 33 Titik Balik
Sora masih pura-pura tertidur ketika Raka turun di depan rumahnya. Hujan sudah berhenti, menyisakan
readmore Bab 34 Meraih Impian
Januari 2006 (Tiga tahun kemudian) Sora memandang haru selembar kertas yang bertuliskan 'Undangan' ya
readmore Bab 35 Bekas Yang Tak Pernah Hilang
Waktu mengalir begitu saja. Meski beberapa laki-laki mulai melirik untuk menjalin hubungan serius de
readmore Bab 36 Unpredictable Réunion
Semesta sepertinya mendukung keputusan Sora untuk kembali berjarak dengan Raka. Dia mendapat giliran
readmore Bab 37 Little Réunion
Sora terperangah ketika Syabil berlari mendekat ke arah mereka. Merasa terperangkap dalam situasi ya
readmore Bab 38 Rasa Yang Kembali Bersemi
Sora sukses tertidur pulas di dalam kereta saat pagi berangkat kerja, hingga ia melewatkan stasiun t
readmore Bab 39 Tamu Tak Terduga
Kemacetan memberi waktu pada dua insan yang tengah merasakan saling salah tingkah itu, untuk saling
readmore Bab 40 Awal Perjuangan
Setelah Awan pergi, Sora kembali masuk dengan perasaan was-was. Pertemuan antara Bu Wito, ibunya dan
readmore Bab 41 Cemburu?
Pagi cerah tanpa langit biru karena tertutup polusi udara, menemani mereka pagi itu. Karena kecepata
readmore Bab 42 Meraih Restu
Waktu memang selalu terasa melambat ketika seseorang tengah menunggu. Namun, hari ini agak berbeda d
readmore Bab 43 Hambatan
Jika biasanya Awan lebih memilih menghabiskan akhir minggunya di Singapura setelah menyelesaikan pek
readmore Bab 44 Pilihan Sulit
Awan menerima ponsel dari tangan Sora dengan wajah tegang. Menjauh dari gadis itu untuk menerima pan
readmore Bab 45 Apa Memang Harus Memilih?
Mala masih terisak pelan sambil memeluk Syabil. Bocah laki-laki kecil itu berulang kali mengatakan,
readmore Bab 46 Terima Kasih, Kak!
Sora mengerjapkan mata perlahan. Kemudian matanya membuka lebar tatkala menyadari ia sedang tidak be
readmore Bab 47 Keputusan
"Saya nikahkan engkau Ananda Adimas Raka Pratama bin Suwito Pramono dengan putri saya Sora Aurelia b
readmore Bab 48 Extra Part (Pernikahan)
Beberapa bulan sebelum pernikahan Sepulangnya dari Semarang, Sora meminta Raka untuk menjemputnya ke
readmore Bab 49 Hidup Berumah Tangga
Setelah menikah, mereka memutuskan untuk tinggal terpisah dengan orangtua Raka. Memulai hidup baru b
readmore Bab 50 Bersalin
Sora tengah menunggu Raka menebus vitaminnya di bagian framasi, sambil membaca brosur yang berisi bi
readmore Bab 51 POV Awan
Rasanya sulit melihat orang yang kucinta berbahagia dengan orang lain. Aku bukan laki-laki naif yang
readmore Bab 52 POV Raka
Awal pertemuan gue dengan cewek itu tak begitu berkesan. Gue terbawa emosi gara-gara Oboy kucing kes
readmore
nice
31/07/2024
0Kalau sora itu jodoh awan psti lebihh seruu tpi ngakk papa bagus jugaa
01/06/2023
0bagus
31/05/2023
0bagus bangett
28/05/2023
0lumyan
24/05/2023
0baguss
24/05/2023
0sangat bagus sekali
24/05/2023
0saya sangat suka dengan alur cerita nya
24/05/2023
0bagus banget ceritanya menarik perhatian juga keren deh pokoknya
23/05/2023
0bagus
23/05/2023
0