Sebuah perjodohan telah di atur kedua orang tuanya sedak mereka masih sangat kecil, ya siapa lagi kalau bukan Melodi dan Ozy. Kedua insan itu memang terlihat sangat serasi dari porsi mana pun, namun sayangnya keegoisan Melodi lah yang menghancurkan segalanya higga Ozy memilih untuk tetap bertahan meskipun Melodi memberontak sekaligus, dia hanya ingin yang terbaik untuk gadis yang sudah berhasil mengunci hatinya itu.
ini sangat bagus untuk bagi yang ingin riset dan teknologi informasi dan komunikasi pertama di dunia ini sangat bagus untuk bagi yang ingin riset dan teknologi informasi dan komunikasi pertama di dunia ini sangat bagus untuk bagi yang ingin riset dan teknologi informasi dan komunikasi pertama di dunia ini sangat bagus untuk bagi yang ingin riset dan teknologi informasi dan komunikasi pertama di dunia ini sangat bagus untuk bagi yang ingin riset dan teknologi informasi dan komunikasi pertama di d
17/04/2024
0
ArkalAri
nicee
03/02/2024
0
Khir
I like this novel
18/01/2024
0
Ricardo12Kildere
muito bom
28/12/2023
0
SiriBas
aku sangat seng kalo bacabaca
31/07/2023
0
SubandioIta
good
23/07/2023
0
Mhmmx Ilham
seru pokoknha
20/07/2023
0
Total: 51
Bab 1 Nasehat Sang Mama
Melodi yang masih duduk di bangku SMA sejak kecil sudah di jodohkan dengan teman masa kecilnya, Ozy
Bab 2 Sekolah Baru
Suasana kelas yang ramai membuat Melodi tak nyaman, sesekali ia menghembuskan napasnya lalu mengelua
Bab 3 Meragu
Hidup bukan hanya tentang bergerak dan bernafas. Di dalam hidup juga butuh mengatur lika-liku perasa
Bab 4 Curhat
Tanpa Melodi sadari, Zea tengah mengamati dirinya dari kejauhan, sahabat masa kecilnya yang kini tur
Bab 5 Kesal
Melodi berlari kecil sambil terus melirik ke arah jam yang ada di pergelangan tangan kirinya, pikira
Bab 6 Khawatir
Melodi telah menghapus riasan yang membuat dirinya nampak jelek, ia mulai melajukan motor maticnya d
Bab 7 Terselamatkan
Melodi dan Zea sedang asyik meminum softdrink yang baru saja mereka pesan, sidikit berbincang tentan
Bab 8 Merasa Cemburu
Di dalam mobil, Melodi tak mengucapkan sepatah kata pun, gadis itu hanya menatap keluar jendela, mel
Bab 9 Hadirnya Masalah Baru
Melodi melakukan aktifitasnya kembali, gadis itu merasa tak nyenyak untuk tidur semalam, merasa piki
Bab 10 Jagain Elo!
Mereka masih berjalan melewati koridor kelas X IPA 3. Sambil memapah Melodi, lelaki itu tak mengucap
Bab 11 Anak Vs Mama
Ozy menarik tangan Melodi yang memang jaraknya sedikit jauh darinya, entah mengapa rasa khawatirnya
Bab 12 Pelet
Melodi melewati koridor kelas X IPA1, gadis itu menjadi pusat perhatian saat melintasi kelas tersebu
Bab 13 Pelet 2
Melodi mengangkat kepalanya saat ponselnya berdering. Gadis itu langsung membuka tas ransel dan meng
Bab 14 Paksaan Glen
Melodi terus mengerucutkan bibirnya, gadis itu begitu kesal mendapat paksaan dari Glen. Lelaki itu t
Bab 15 Titisan Maklampir
Glen melajukan motor sportnya, dengan perlahan namun pasti. Sesekali lelaki itu melirik ke arah kaca
Bab 16 Hampir Terbongkar
Sasana kantin kali ini terlihat sedikit berbeda, dengan kehadiran seseorang yang cukup menjadi pusat
Bab 17 Terlalu PD
Seminggu setelah kejadian itu, Melodi belum juga menampakkan batang hidungnya di sekolah. Gadis itu
Bab 18 Omelan Dari Sahabat
Pagi ini Melodi berangkat sekolah seperti biasanya. Memasang wajah datar yang terlihat masa bodoh, k
Bab 19 Tindakan Ozy
"Gue anterin pulang." Cekal Glen saat Melodi akan melintas di depannya. "Aku di jemput," ujarnya. "Yah
Bab 20 Malam Minggu
Malam minggu adalah hari yang paling di tunggu-tunggu oleh kaum remaja pada umumnya. Entah mereka ya
Bab 21 Masalalu Melodi
Melodi POV Aku menatap punggung Ozy yang mulai berjalan menjauh dari tempatku berdiri. Melihat dirin
Bab 22 Hubungan Yang Membaik
Dua bulan terakhir ini, nampaknya menjadi bulan dimana Glen dan Melodi sedikit mendapat anugrah. Pas
Bab 23 Terlalu Polos
Melodi menatap tenang ke arah punggung Glen, gadis itu mengekor di belakang lelaki menyebalkan itu l
Bab 24 Saran Dari Teman
Minggu pagi yang sangat menyebalkan bagi Melodi. Karena Zhea dan Anton tak bisa menemaninya untuk jo
Bab 25 Hati Yang Ragu
Memasuki kelas, Melodi di sambut baik dengan Sean dan Naufal kedua lelaki itu tak lagi membully-nya
Bab 26 Mikirin Kamu
Apa yang tidak akan dilakukan seorang kekasih jika tunangannya sendiri yang meminta. Jangankan yang
Bab 27 Ragu
Ozy tak berpindah dari tempat duduknya, lelaki itu masih memandang wajah ayu Melodi dalam diam. Enta
Bab 28 Berkata Jujur
Melodi meremas ujung roknya, gadis itu nampak gelisah, di sisi lain dia ingin bertanya namun dia jug
Bab 29 Perasaan
Hanya tersisa kedua remaja yang kini nampak fokus dengan buku mereka, bahkan Melodi nampak tak konse
Bab 30 Perubahan Sikap
Sudah seminggu ini Glen nampak berbeda, lelaki itu memilih untuk menyendiri dan nongkrong bareng den
Bab 31 Mencoba Melupakan
Sebelumnya kelas XI IPA 1 tak pernah menampilkan apa pun saat sekolah mengadakan Pensi, tak ada yang
Bab 32 Kecelakaan
Melodi, Zea dan Naufal yang berjalan beriringan dengan tumpukan buku yang berada di tangan mereka. M
Bab 33 Berhenti Di Kamu
Tepat, seminggu sudah Melodi berbaring di rumah sakit dengan tubuh lemahnya. Gadis itu sudah sadar,
Bab 34 Lo Egois
Zhea berdiri tepat di depan Glen dengan tatapan penuh amarah, gadis itu tak habis pikir dengan pemik
Bab 35 Menjenguk Melodi
Glen turun dari motor sportnya dan mencoba mengatur napasnya agar hatinya sedikit rileks. "Ayo Glen,
Bab 36 Tampil Beda
Perubahan Melodi di sekolahan pun mendapatkan perhatian yang sangat ekstra dari teman-teman sekelas
Bab 37 Ruang UKS
Zhea membawa Melodi ke ruang UKS, gadis itu mencoba mengeringkan tubuh Melodi menggunakan handuk yan
Bab 38 Mencintai Kamu
Minggu pagi, seperti biasa kegiatan Melodi dan Ozy yang akan melakukan aktifitas mengelilingi komple
Bab 39 Makin Cinta
Melodi tak mengalihkan pandangannya dari wajah tampan Ozy, yah meskipun gadis itu hanya melihatnya d
Bab 40 Nasehat Zhea
Glen berjalan di sebelah Melodi seperti biasanya lelaki itu setiap paginya memang setor muka di depa
Bab 41 Gue Pengen Tenangin Diri
Melodi melangkahkan kakinya dengan cepat, gadis itu tak tahan mendengarkan ocehan Zhea yang semakin
Bab 42 Kebucinan Ozy
Melodi yang tengah duduk anteng di jok belakang Ozy tiba-tiba mengetatkan pelukannya. Entah mengapa
Bab 43 Duo Racun
Saat jam istirahat Glen langsung menyusuri koridor dengan kepala celingukan, lelaki itu tak melihat
Bab 44 Peringatan Ozy
Melodi telah mendudukkan dirinya di sofa ruang keluarga rumah Zhea. Ya, kali ini dia berkunjung ke
Bab 45 Kekesalan Glen
Teng... teng... teng... teng... Suara bel berbunyi dan seluruh siswa-siswi di SMA Gabriel Senjaya ber
Bab 46 Salting Di Depan Ozy
Melodi memandang lurus ke depan, pikirannya mulai melayang ketika membayangkan perkataan Glen kemari
Bab 47 Pusat Perhatian
Ozy memang tak pernah berhenti mempesona kaum hawa. Apalagi ketika wajahnya begitu serius seperti se
Bab 48 Kecemburuan Melodi
Di perjalanan pulang, gadis itu mengerucutkan bibirnya dan tak mengeluarkan sepatah katapun. Bahkan
Bab 49 Kekaguman Melodi
Di tatapnya dengan tampang seriusnya, Melodi tak mengalihkan pandangannya barang semenit, dia menikm
Bab 50 Pusat Perhatian
Melodi dan Glen tak mengetahui jika mereka sedang menjadi pusat perhatian saat ini, suara gemuruh ak
Bab 51 KDP (Kekerasan Dalam Persahabatan)
Pagi ini Melodi berangkat ke sekolah seperti biasanya, gadis itu berjalan melewati koridor dengan ta
sangat bagus dan menarik
08/07/2024
0⭐️⭐️⭐️⭐️
21/06/2024
0yuo tobrutt
14/06/2024
0ini sangat bagus untuk bagi yang ingin riset dan teknologi informasi dan komunikasi pertama di dunia ini sangat bagus untuk bagi yang ingin riset dan teknologi informasi dan komunikasi pertama di dunia ini sangat bagus untuk bagi yang ingin riset dan teknologi informasi dan komunikasi pertama di dunia ini sangat bagus untuk bagi yang ingin riset dan teknologi informasi dan komunikasi pertama di dunia ini sangat bagus untuk bagi yang ingin riset dan teknologi informasi dan komunikasi pertama di d
17/04/2024
0nicee
03/02/2024
0I like this novel
18/01/2024
0muito bom
28/12/2023
0aku sangat seng kalo bacabaca
31/07/2023
0good
23/07/2023
0seru pokoknha
20/07/2023
0