Total : 47Bab 1 Titik Terendah Keluarga Aditama
"Pah?”suara lembut Liana, istrinya, memecah keheningan di ruang keluarga milik Aditama. “ Ada apa se
readmore Bab 2 Ancaman
Tok...tok..tok.. "Masuk" Suara berat dari Bram Mahendra menggema di ruangan kerja miliknya. Aroma wan
readmore Bab 3 pertemuan dua keluarga
Bram, kamu kelihatan gelisah sejak siang tadi. Ada apa?” tanyanya lembut. Suara lembut itu menembus d
readmore Bab 4 Kecurigaan
Alexander berdehem pelan lalu dengan sengaja mengusap puncak rambut Maudy dengan lembut di hadapan s
readmore Bab 5 obrolan Mona dan Alexander
Mona menatap kesal pada punggung Alexander yang mulai menjauh. Otaknya masih mencerna semua kata kat
readmore Bab 6 Masa lalu
Cihh .. Sepertinya takdir ingin main-main denganku? " Alexander menjatuhkan tubuhnya di kursi, matan
readmore Bab 7 Rencana pertama
"Apa dia masih menyukaiku?" Gumam Maudy lirih. Kata-kata Alexander masih terngiang jelas di telingan
readmore Bab 8 perhatian seorang ayah
Alex? Boleh ayah masuk?” Senyum Alexander memudar saat mendengar suara di balik pintu. Alexander mene
readmore Bab 9 Danio Arsenio
"Pagi, Nona Manis,” sapa Danio sambil menatapnya lembut. Ia berdiri santai bersandar di mobil hitamn
readmore Bab 10 Pertengkaran
Danio berhenti di area parkir fakultas bisnis. Biasanya Maudy akan tersenyum cerah sambil menggoda p
readmore Bab 11 Kekhawatiran Danio
Maudy melirik Danio diam-diam. Sejak tadi, keduanya hanya diam. Maudy memainkan ujung rambutnya, men
readmore Bab 12 Awal kekacauan
“Jadi… ada yang ingin bermain-main, ya?” Suara rendahnya terdengar seperti bisikan maut. Alih-alih pan
readmore Bab 13 Kekaucauan
Malam itu keluarga Mahendra juga tengah berkumpul di ruang tamu besar. Udara di ruangan terasa berat
readmore Bab 14 panik
“Bos,” suara lelaki di ujung telepon terdengar berat. "Ada kabar apa? "tanya Danio dengan cepat tanp
readmore Bab 15 pernikahan
Hotel mewah tempat pernikahan akan digelar sudah dipenuhi dekorasi putih dan emas, para tamu mulai b
readmore Bab 16 Demi nyawa Danio
"Nona boleh saya minta tolong untuk membuka matanya sebentar. Saya akan memasangkan soflens pada mat
readmore Bab 17 Pernikahan yang tidak diinginkan
"Hidupku akan hancur sebentar lagi." Gumam Maudy pelan. Langit pagi itu mendung, seolah ikut merasaka
readmore Bab 18 Kecerobohan Danio
"Ah lihatlah tuan dirimu sekarang! Bahkan di ambang kematianpun kau masih begitu arogan." “Kau bisa s
readmore Bab 19 kebencian
"Selamat atas pernikahannya Tuan Alexander dan Nyonya Maudy" Maudy memaksakan dirinya untuk tersenyu
readmore Bab 20 Paksaan
"hidupku hancur dalam sehari. masa depan yang aku inginkan lenyap bersama harapan-harapannya." gumam
readmore Bab 21 Kekesalan Maudy
“Maudy, sayang” ucapnya lembut, “aku akan ke kantor. Ada beberapa urusan penting yang tidak bisa dit
readmore Bab 22 Rencana Maudy
"bagaimana caranya?" Maudy duduk di tepi ranjang, memeluk lututnya, menatap kosong ke arah luar jende
readmore Bab 23 Perubahan Maudy
Alexander melangkah masuk, menanggalkan jas hitamnya dan menyerahkannya pada salah satu pelayan. Waj
readmore Bab 24 Ketus lagi
"Ah lihatlah bahu lebar itu. Kenapa terlihat begitu sexy." Maudy menggelengkan kepalanya, pipinya se
readmore Bab 25 Ajakan honeymoon
"Hubungan suami istri selayaknya orang-orang? Apa kamu bercanda Tuan Alexander Mahendra yang terhorm
readmore Bab 26 Keberangkatan ke swiss
"Sudah siap sayang?” tanya Alexander dengan nada santai namun matanya memperhatikan Maudy penuh arti
readmore Bab 27 swiss
“Sekeras apa pun aku mencoba menjauh, takdir selalu menarikku kembali padamu.” Alexander berkata lir
readmore Bab 28 bimbang
"Takdir itu kejam ya. " Lirih Maudy dalam hatinya. "Bagaimana keadaan Danio disana sekarang? Apakah d
readmore Bab 29 Hari yang lebih baik
“Siapa yang mau kabur, sih” jawab Maudy cepat, mencoba menutupi kegugupannya. “Aku hanya mau bangun.
readmore Bab 30 Danau di swiss
“Sudah, ayo pergi sebelum aku berubah pikiran,” katanya gugup. Alexander terkekeh. “Berubah pikiran u
readmore Bab 31 keanehan alexander
"Bolehlah aku bertanya sesuatu?" Maudy menatap manik mata milik Alexander, mencoba mencari kebenaran
readmore Bab 32 salju
"Apa aku sedang bermimpi? " Gumam Maudy dengan pelan. Ia mengerjapkan matanya berkali-kali, berusaha
readmore Bab 33 Cinta atau perasaan bersalah
"Aku tahu kamu tidak terlalu suka kopi,” Alexander keluar dari dapur dengan membawa dia cangkir coke
readmore Bab 34 semakin bimbang
“Kak Al menyuruh koki menyiapkan semua ini?” Tanya Maudy saat aroma harum roti panggang dan cokelat
readmore Bab 35 barang antik
“Kenapa… diam? Apakah gaun ini terlihat jelek saat aku yang memakainya? ” tanya Maudy canggung. Alexa
readmore Bab 36 harapan
"Dimana istriku? " Tanya Alexander dengan datar pada salah satu bodyguard yang mengikuti mereka. "No
readmore Bab 37 amarah danio
"Maudy... apa kamu baik-baik saja? " tanya Danio dengan lirih. Ia menatap poto Maudy yang sedang ter
readmore Bab 38 serangan danio
“Udara sore di sini cepat sekali dingin,” suara Alexander memecah keheningan. Ia berjalan mendekat,
readmore Bab 39 serangan yang sama
tok. tok. tok.. "Masuk! " sahut Danio dengan suara beratnya. Pintu terbuka perlahan, Seorang pria berp
readmore Bab 40 menyusup
"Laporan hari ini tuan. " ucap seorang laki-laki berbadan besar dengan baju serba hitam. Danil mengan
readmore Bab 41 Liontin
Ia menatap Maudy lagi, lalu berbisik lirih tapi getir “Melindungimu? Dia yang menghancurkanmu, Maudy.
readmore Bab 42 gelisah
"Hari ini apa kak Al akan ke kantor? " Tanya Maudy. Alexander menatap Maudy dalam ada sedikit kebimba
readmore Bab 43 Amarah
"Maudy...sayang. Bertahanlah. " Gumam seseorang dengan lirih. Dari kejauhan, sebuah mobil hitam denga
readmore Bab 44 menangis
Maudy duduk di tepi ranjang dengan tangan gemetar. Kotak kecil pemberian Danio ia sembunyikan di baw
readmore Bab 45 tergoda
Maudy mengerjapkan mata dengan pelan ketika cahaya lembut dari sinar matahari menembus tirai kamar m
readmore Bab 46 menggoda maudy
Aku akan segera mandi. " Tanpa menunggu jawaban Alexander Maudy berlari ke dalam kamar mandi, sedang
readmore Bab 47 Berdebar tak karuan
berapa menit kemudian, Maudy keluar dari kamar mandi dengan wajah yang masih merah padam. Rambutnya
readmore
bagus
30/12
0ceritanya seru saya suka
28/12
0bagus
25/12
0Bagus
08/12
0bagusss banget kakk buattt teruss kakkk
27/11
0aku suka sekali sama cerita Novel nya
26/11
0seru banget
19/11
0episode nya di banyakin dong seru soalnya
16/11
0bagus
11/11
0lanjut min
11/11
0