Total : 61Bab 1 Terpesona Pandangan Pertama
Seorang gadis memakai seragam kerja tengah melintasi antrian di kantornya, ia baru saja membantu sal
readmore Bab 2 Pendekatan yang Aneh
Jam Istirahat yang ditunggu-tunggu dengan resah oleh Tiara, akhirnya tiba. Ia berpamitan kepada Atta
readmore Bab 3 Salah Paham yang Memalukan
Gadis itu membanting tasnya dan melempar sepatu setelah berada di kamar kosnya. Teman satu kamarnya
readmore Bab 4 Perjodohan
Sampai di kota yang dijuluki kota hujan, Tiara turun dari travel kemudian memesan taksi online menuj
readmore Bab 5 Konfrontasi Denada
BRAK! Bunyi pintu dihempaskan dengan sangat keras. Seorang wanita bertubuh sangat tinggi dan langsing
readmore Bab 6 Memendam Kemarahan
Villa dengan style mediteranian itu memang luas. Attaya membimbing Tiara menaiki tangga menuju pintu
readmore Bab 7 Pencarian Tiara
'Baiklah, Attaya ... untuk handphone ini, aku terima. Anggap saja bonus karena karena kamu telah mer
readmore Bab 8 Kegelisahan Attaya
Wanita berpostur tinggi semampai, mengenakan pakaian yang sangat modis dan memiliki kecantikan khas,
readmore Bab 9 Senyum Ruby
Lelaki itu memandangi sebuah kantor yang berbentuk rumah toko atau ruko dari seberang jalan di dalam
readmore Bab 10 Pacar Dua Minggu
"Ada apa?" Tiara menatap heran kepada ibunya. "Cepat masuk kamar. Pakai baju dulu," timpal wanita se
readmore Bab 11 Penolakan yang Pedih
"Semua gara-gara kamu! Kenapa kamu sangat terburu-buru menyuruh Atta menikah?!" Lengkingan suara Ela
readmore Bab 12 Tak Mampu Berpaling
"Atta?!" teriak Elaina melihat putranya tiba-tiba muncul dengan wajah kusut masai. Mahendra memalingk
readmore Bab 13 Tamu Istimewa
"Belum tidur?" Intan menoleh ke sampingnya, ia terbangun karena merasakan kegelisahan sahabatnya. "K
readmore Bab 14 Penerimaan Cinta
Hari keempat tanpa kehadiran Attaya, kemunafikan yang direncanakan Tiara, tidak berjalan mulus. Ia b
readmore Bab 15 Desakan Keluarga Denada
Melenggang santai sambil bersiul, tangan kiri masuk ke dalam saku celana, tangan kanan memegang ujun
readmore Bab 16 Masa Kasmaran
Bersiul-siul sambil mengemudi, hati Attaya terus berbunga-bunga. Ia pulang ke rumahnya membereskan b
readmore Bab 17 Tidak Menyukai Denada
Hari pertama Attaya memasuki kantor setelah hampir empat minggu absen dari segala kegiatan karena te
readmore Bab 18 Ada yang Aneh
Cekrek. Suara pintu dibuka dan Elaina nyelonong memasuki kamar putranya yang sedang melakukan panggil
readmore Bab 19 Pegawai Penjilat
Ketiga orang di dalam ruangan, masing-masing berdiam diri. Attaya berdiri kaku sambil memasukkan ked
readmore Bab 20 Posisi yang Sulit
"Kita ke Mansion ya, di sana banyak kamar yang bisa kamu pakai, tinggal pilih. Aku ada yang harus di
readmore Bab 21 Aku Memilihmu
Gadis itu berpikir dengan mata berkaca-kaca. "Atta, Bisakah kamu usahakan agar ayahmu tidak mengalam
readmore Bab 22 Menuju Wali Nikah
Seorang pelayan memasuki kamar Attaya. Di tangannya, ia menenteng dua tas besar, membawa beberapa st
readmore Bab 23 Tidak Bisa Jadi Wali Nikah
Pesawat boeing mendarat di landasan pacu Sam Ratulangi dengan mulus. Attaya telah menghubungi anak b
readmore Bab 24 Firasat Buruk
'Dia mengaku adik dari nenekku, kenapa begitu dingin kepadaku?' Pertanyaan tersebut terus mengganggu
readmore Bab 25 Acara Yang Tidak Diharapkan
Tiga hari sebelum acara akad nikah. Di sebuah cafe, tampak tiga orang sedang memesan makan siang. Har
readmore Bab 26 Tiara, Apa Kamu Anakku?
Mahendra sangat marah kepada Attaya. Putra yang dirawatnya dari kecil, telah berani membangkang. Buk
readmore Bab 27 Pertemuan Rahasia
Sebuah mobil mewah terparkir di halaman depan gedung sekolah dasar. Sekolah dasar itu terletak di ja
readmore Bab 28 Melabrak
Wanita itu bergegas turun dari mobil membawa rasa panas yang membakar hatinya. Saat itu, dia merasa
readmore Bab 29 Sebuah Telepon
Rubyah berpikir cepat. Ia segera kembali masuk ke dalam kelasnya. Sambil berusaha menampakkan diri s
readmore Bab 30 Harus Pergi
Attaya Mahendra Melangkah panjang-panjang di selasar rumah sakit, Attaya tampak cemas sekaligus gelis
readmore Bab 31 Kabar Buruk
Tiara Kusuma. Suasana di rumah baru, yang merupakan mahar bagi Tiara, cukup ramai dan ceria. Orang-or
readmore Bab 32 Pengantin Tunggal
Sang calon pengantin wanita, nyaris tidak bisa tidur seandainya dia tidak memaksakan diri untuk meng
readmore Bab 33 Diana
Satu minggu telah berlalu. Kesehatan Elaina mulai pulih. Wanita itu benar-benar mengabaikan kondisi
readmore Bab 34 Mencari Jejak
"What happened to you? Kenapa kamu sangat berantakan seperti ini? Jangan bilang keluargamu pailit, h
readmore Bab 35 Keinginan Elaina
Attaya harus menyudahi kebersamaan dengan Diana karena dipanggil oleh kedua orang tuanya. Ia pun ber
readmore Bab 36 Teman Tapi Mesra
Malam itu, Attaya menghabiskan waktu di bar. Duduk sendiri di bagian sudut ruangan dalam suasana hat
readmore Bab 37 Mengamankan Harta
"Gimana kabar Mama sore ini? Jangan tanya kabarku, Ma. Aku jelas-jelas hancur," ujar Attaya sambil m
readmore Bab 38 Siapa Kamu?
Diana terbangun lebih dulu, matahari sudah hendak mencapai di atas kepala dan Attaya masih terbujur
readmore Bab 39 Perseteruan Diana dan Denada
Mendengar lengkingan suara seorang wanita, yang dikenalinya sebagai Denada, Elaina yang baru saja me
readmore Bab 40 Tidak Berpihak
"Atta, coba pikir bagaimana perasaanku? Seandainya kamu jadi aku, bagaimana?!" seru Denada sambil me
readmore Bab 41 Kabar Pilu
"Dena! Dena, tunggu!" panggil Sulis yang tak lain adalah ibunya Denada. Pada wajahnya tergambar kema
readmore Bab 42 Rencana Balas Dendam
"Bu, aku akan melupakannya setelah berhasil mendapatkan bukti bahwa aku bukanlah anak Mahendra kepad
readmore Bab 43 Ingin Bertemu Mahendra
Langkah-langkah kaki yang mengenakan sepatu sneakers, terlihat santai tapi kaku. Hatinya bergejolak
readmore Bab 44 Ditangkap Aparat
"Tia, Tia ... tenang Tia, minum, minum dulu." Intan sedikit panik melihat Tiara tersedak dan batuk-b
readmore Bab 45 Pertemuan
"Pak, ada telepon yang tidak bisa ditunda, dari kepolisian," lapor ajudan kepala kepada Mahendra yan
readmore Bab 46 Putri Pemilik
"Ada apa, Pa?" Langkah Attaya memasuki ruangan membawa rasa penasaran yang tinggi. Ia diberitahu ole
readmore Bab 47 Kejahatan Denada
Kedatangan Ratu dan Lina menambah semarak acara makan malam di Cafe Bagus. Tiara yang sudah menahan
readmore Bab 48 Tidak Terselamatkan
Evakuasi korban dilakukan dengan cepat karena kecelakaan itu terjadi di jalan protokol. Tidak kurang
readmore Bab 49 Penculikan
Perintah pemeriksaan secara menyeluruh terhadap Tiara, satu per satu telah dilaksanakan, gadis itu p
readmore Bab 50 Kesepakatan Mengerikan
Dengan berbagai alasan, Attaya memohon agar diijinkan pulang ke Jakarta kepada Elaina yang masih mem
readmore Bab 51 Upaya Tanpa Lelah
Dalam sebuah kamar mewah yang luas, seorang wanita dengan seragam perawat bangkit dari duduknya saat
readmore Bab 52 Kenyataan Pilu
"Masih ada dua kali lagi, Atta," ujar Denada mengingatkan, saat lelaki itu turun dari atas kasur dan
readmore Bab 53 Putra Denada?
4 tahun kemudian Memasuki tahun ajaran akhir di fakultas kedokteran pada masa rehat kenaikan tingkat,
readmore Bab 54 Terguncang
Kedua mata bocah itu berkilat-kilat memandangi wajah Tiara sambil tersenyum samar dengan kepala miri
readmore Bab 55 Undangan
Sudah dua hari Tiara berada di apartemen Intan, ia tidak melakukan kegiatan apapun, tidak juga turun
readmore Bab 56 Pertemuan Tidak Terduga
Di area balkon lantai tiga, tempat berkumpulnya para pengusaha kelas kakap, seorang lelaki memberika
readmore Bab 57 Antara Dendam dan Rindu
Tiara berusaha melepaskan genggaman tangan Attaya secara halus. "Ikut saja," ucapnya seraya meningga
readmore Bab 58 Negosiasi
Tiara turun dari mobil yang dipinjamnya dari Intan. Ia mengenakan setelan celana panjang lurus bernu
readmore Bab 59 Melihat Elaina
Tampak jelas di mata Tiara gerak-gerik Mahendra yang resah, sekecil apapun gerakannya. "Saya tidak mu
readmore Bab 60 Pertemuan yang Ramah
Elaina telah menempati tempat duduk di pinggir kaca tebal yang menyuguhkan pemandangan kemacetan jal
readmore Bab 61 Pertikaian
"Tia, gimana? Kelihatannya baik-baik saja sampai peluk-pelukan seperti itu?" Sorot mata Lina dipenuh
readmore
di tunggu kelanjutan nya ka
27/04/2023
0Ceritanya sangat menarik
25/03/2023
0ceritanya sungguh terharu
14/12/2022
0kok cuma sampe sini aja kak? msh penasaran sama kelanjutan ceritanya
09/12/2022
0Semangat, Kak💪
15/11/2022
0ceritax bagus di baca
15/11/2022
0Lanjutannya mana?? Kalau tdk di beri aku banting hp ini
10/11/2022
0saya sangat suka ceritanya, bab 62 dan selanjutnya kok gak ada
07/11/2022
0❤️❤️❤️
30/10/2022
0seru
29/10/2022
1