Total : 38Bab 1. Kematian 2 anak Rumana.
MENGANTAR NYAWA. _______________________ "Bu, kaka main dulu ya sama adek-adek," izin anak pertama nya
readmore Bab 2. Wanita mencurigakan.
"Ayo, Bu, kita pulang. Apa masih mau menunggu sampai jenazah di makamkan?" Ujar pelayat lain pada se
readmore Bab 3. Di kubur dalam satu liang lahat.
Para pengurus jenazah itu bingung dengan maksud ucapan si kakek. Menguburkan tanpa menyolatkan, mana
readmore Bab 4. Sukma Rumana di alam sarpa
"Rum! Rumana! Rumana!" Terdengar jelas suara Gunadi memanggil namanya, namun ia tak bisa melihat sos
readmore Bab 5. Menegangkan.
"Hust! Kalo ngomong mbok ya di jaga to, Pak. Nanti kalo anakmu dengar bagaimana? sudah dihajar sampe
readmore Bab 6. Muslihat Iblis
Treng!! Treng!! Treng!! Suara besi beradu dengan bebatuan di pinggir sungai, membuat nyali Rumana kia
readmore Bab 7. Kepanikan Gunadi
"Assalamualaikum, Bu Bidan, tolong anak saya, Bu!" Gunadi begitu panik membawa anaknya yang masih sa
readmore Bab 8. Pesona Rumana di mata Raja Cobra.
"Abah!" Gunadi tersentak membaca nama Ayah mertua tertera di layar ponselnya. "Astaghfirullah! Bagai
readmore Bab 9. Kedatangan orang tua Rumana
"Kenapa kamu malah menyuruh mertuamu datang, Gun." Tuminah tak mengerti dengan pemikiran putranya, b
readmore Bab 10. Keberadaan Kinanti kakak Rumana
Dua hari setelah dua bocah meninggal tenggelam. "Tolong..! Tolong...! Siapapun di sana, tolong aku."
readmore Bab 11. Tubuh Rumana bereaksi.
Tak mau terkecoh dengan ucapan Iblis lagi, Rumana menggendong Rianti dan menuntun Rihanna untuk sege
readmore Bab 12. Jebakan untuk Rumana
Part 12 "Rum... Rumana...!! Sadarlah Rum! Ini Ummi sayang. Jangan seperti ini, Nak. Huuuhuu." Ratmini
readmore Bab 13. Bagas Terluka.
Setelah di beri makan dan minum oleh Tarno dan Parjo, Kinanti terlihat tak begitu pucat lagi. Dudukn
readmore Bab 14. pertarungan Rumana
Parjo meringkuk di semak-semak, karena saking takutnya. Seumur hidup, ini pertama kalinya dia meliha
readmore Bab 15. Bagas Terluka.
"Bu Bidan!! Tolong anak saya, Bu!" Gunadi tergopoh-gopoh menggendong Bagas ke rumah Bidan Melati. "A
readmore Bab 16. Kabar mengejutkan.
"BEDEBAH.!!" Kini Rumana yang tersulut emosi, melihat ke tiga anaknya di jadikan sandera oleh siluma
readmore Bab 17. Soul weapon Sudikerta
🥀🥀🥀 "Sudah tiga hari Kyai Hambali bolak-balik ke rumah ini ya, Pak. Tapi Rumana belum juga sadar.
readmore Bab 18. Teror Gunung Mati
TEROR DI GUNUNG MATI 🥀🥀🥀 Kinanti tak percaya, melihat Tarno lari dan mendekati bibir jurang. Panggi
readmore Bab 19. Kidung wahyu Kolosebo
"Rumekso ingsun laku nisto ngoyo woro. (Kujaga diri dari perbuatan nista dan sesuka hati). Kelawan me
readmore Bab 20. Kembalinya Rumana.
"Minum dulu, Kyai. Gus." Tuminah menyodorkan nampan berisi dua gelas besar air putih, pada Kyai Hamb
readmore Mengantar Nyawa setelah hari raya part 21
Trimakasih yang masih tetap setia membaca kisah MENGANTAR NYAWA.😘🙏 "Katakan, Mas. Kenapa dengan Bag
readmore Mengantar nyawa setelah hari raya part 22
Part 22 "Ada apa dengan Bagas ya, Mas. Aku khawatir anak kita yang masih selamat itu kenapa-napa," uj
readmore Bab 23. Teror untuk Kinanti Dkk.
"Parjo...!!!!" Tarno terlambat menarik tubuh Parjo. Kini dia bingung harus bagaimana. Mau menyelamatk
readmore Bab 24. Rumana kembali.
Selamat membaca, semoga selalu suka. "Sadarlah, le. Ini eyang uti. Tenanglah, sayang. Siapa yang mau
readmore Bab 25. Tantang Nandini
"Aku harus menelfon tetangga kampungku, menanyakan kabar keluargaku," gumam Nandhini. Dia tekan nomo
readmore part 26. Rumana Kecewa
👻👻👻 "Maksudnya gimana, Bah? Kenapa semua gara-gara Bapak," tanya Rumana mengulangi. "Semalam, Bagas
readmore Part 27. Kematian Kedua Ibu
👻👻👻 "Dokter wanita itu, sangat dingin dan menyeramkan, gelagatnya aneh dan mencurigakan. Apakah di
readmore Part 28. Terungkapnya sang pembunuh
👻👻👻 Saat mendengar kenyataan Ibu dan Ummi meninggal. "Dokter pasti salah! Ibu dan Ummi nggak mungki
readmore Part 29. Rasmadi terpukul
👻👻👻 Isak tangis Rumana, Gunadi dan Rasmadi mengiringi kepulangan jenazah Tuminah dan Ratmini di da
readmore Part 30. Kinanti dan Tarno selamat
👻👻👻 "Tarno sudah ketemu, tapi Parjo belum. Malah katanya sama wanita," bisik-bisik para tetangga y
readmore Bab 31
Rumana memeluk tubuh Kinanti yang begitu lemah. Di pandangi wajah kakak perempuannya yang terlihat k
readmore Bab 32
"Ummi sudah di makamkan, tapi Rum ga bisa nunggu sampai tiga harinya Ummi di sini, Bah. Bagas sendir
readmore Bab 33
___Selamat membaca, semoga tetap suka___ Mendengar penuturan Gunadi, Nyai Jaemah seperti tahu apa yan
readmore Bab 34
___selamat membaca, semoga tetap suka dengan ceritanya___ "Tuh, Mas, dengar kata Ayah. Jadilah lelaki
readmore Bab 35
"JANGAN SENTUH ANAKKU!" triak Rumana, mengagetkan seisi penumpang Bus itu. Sontak, Gunadi berdiri ke
readmore Bab 36
Di Kebumen. "Ras, ayo ikut kloyong. Biar nggak suntuk di rumah sendirian. Kebetulan malam ini aku pas
readmore Bab 37
Kinanti telah sampai di lokasi Gunadi. Dia memarkirkan mobilnya di pinggir jalan, lalu segera mengha
readmore Bab 38
"Gelap. Dimana ini? Kenapa gelap sekali?" Rumana meraba-raba lantai dan udara. "Rum! Itu kamukah, Rum
readmore
Bagus bgt tapi ceritanya blm selesai kan? Gantunggg bgt
23/07/2025
0Menyeramkan tapi ketagihan bacanya karena jalan ceritanya seru
04/05/2025
0serammmm
07/03/2025
0all the best
19/12/2023
0keren
28/06/2023
0Bagus banget saya sangat menyukainya
21/06/2023
0bagus
12/04/2023
0good
03/04/2023
0bagus banget
22/02/2023
0bagus
19/02/2023
0