Total : 77Malam Natal
Tokyo. 25 Desember. Pukul 21:25 malam. Bibir penuhnya yang lembut dan mengundang menyapu bibir si pr
readmore Pertunangan yang batal
Hanako Rin Sudo sama sekali tidak dapat mempercayai apa yang baru saja dia dengar dengan telinganya
readmore Tragedi malam natal
Ryoma Otsuka menatap Hanako Rin Sudo dengan senyum mengejek. Kata-kata pertama yang keluar dari mulu
readmore Mempelajari Peran
“Jadi, sudah berapa lama kau berada di sana melihatku?” tanya Hanako ketika dia sudah duduk di dalam
readmore Gelisah bahagia
Ryoma Otsuka melirik sekilas dengan ekor matanya ke arah Hanako. Gadis muda yang penuh semangat itu
readmore Falshback
Osaka. 25 Desember, pukul 22:20 malam. Takuya Isahara baru saja selesai menyantap makan malam dan seda
readmore Perang batin
Naomi Yushita memijit alisnya. Dia sama sekali tidak dapat berpikir. Segala sesuatunya tampak gelap
readmore Penyelasan Yusuke
“Jadi kau sudah memutuskan hubunganmu dengan gadis nakal itu?” “Benar, Bu. Dan sekarang dia pergi den
readmore Masalah Perusahaan
Kyoto. Pukul 23:00 tengah malam. Takaki Yusihada Seino mondar-mandir di kamar kerjanya dengan tangan
readmore Istana Otsuka
Kediaman keluarga Otsuka benar-benar sebuah istana modern. Rumah itu sangat besar, mewah, bergaya mi
readmore Ayumi
“Aku tidak tahu apa kau sudah kehilangan akal sehatmu atau bagaimana, tapi, benar-benar tidak menyan
readmore Latar Belakang Hanako
Jika bukan karena Nyonya Otsuka, Hanako Rin Sudo ingin angkat kaki secepatnya dari rumah keluarga ko
readmore Curiga kepada Ayumi
Ryoma Otsuka sama sekali tidak menyangka jika Ayumi kakaknya akan menyembunyikan hal sepenting itu d
readmore Takuya yang sebenarnya
Yusuke Sakazaki duduk termenung sambil menatap langit malam yang begitu meriah dengan kerlap kerlip
readmore Keras kepala
Ayumi Otsuka sama sekali tidak tahu harus berbuat apa. Ryoma benar-benar pria yang sangat keras kepa
readmore Ibu Ryoma
“Jadi, apa Ibu sudah selesai mengobrol dengan Hanako?” tanya Ryoma Otsuka yang entah sejak kapan tel
readmore Rencana Balas Dendam
“Apa katamu, kau menceritakan semuanya kepada Ryoma?” Takaki seperti tersambar petir saat mendengar
readmore Kegelisahan Tomohiro
Tomohiro Yamashita Sudo berjalan hilir mudik di kamar tidurnya sambil menggerutu karena Hanako belum
readmore Surat Perjanjian
Hanako Rin Sudo duduk termenung di atas tempat tidurnya sambil memandang kosong surat perjanjian ant
readmore Mengamati Situasi
“Bagaimana situasinya, Ai?” “Semuanya berjalan dengan sangat baik sekali,” jawab suara di ujung sambu
readmore Rencana Ayumi
Ayumi tiba-tiba berkeringat dingin dan sekujur tubuhnya terasa lemas seperti tidak memiliki tulang s
readmore Konflik Otsuka
Ryoma Otsuka tidak kembali lagi ke kediaman kedua orang tuanya. Dia langsung pergi ke apartemen prib
readmore Keputusan Ryuchi
“Apa kau yakin tidak apa-apa menyerahkan semua tanggung jawab yang begitu besar ini kepada Ryoma? Ap
readmore Peringatan
Tomohiro membaca pesan singkat dari Ryoma Otsuka dengan penuh perhatian. Isi pesan itu adalah Ryoma
readmore Keluh kesah
“Aku benar-benar masih tidak dapat habis pikir mengapa Tomo melakukan hal itu,” keluh Naomi. “Kasiha
readmore Kegalauan Yusuke
Yusuke baru selesai mandi dan sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk pada saat ponsel genggamny
readmore Pura-pura
Sopir yang menjemput Hanako Rin Sudo adalah seorang pria gemuk berkacamata tebal yang sangat ramah d
readmore Kasus
Takaki sedang duduk di ruang tengah dengan lesu saat ponsel genggamnya berdering ada panggilan masuk
readmore Takuya
Takuya Isahara duduk di dalam pesawat dan memeriksa kembali rencana yang ada di dalam kepalanya. Set
readmore Kebingungan Hanako
Hanako Rin Sudo sama sekali tidak tahu harus berkata atau beraksi seperti apa saat Yuma Kaitano menj
readmore Rencana Ryoma
Takuya Isahara mengerutkan dahi lalu tertawa terbahak-bahak saat melihat Yusuke Sakazaki sudah berad
readmore Bab 32
“Aku tidak mengerti mengapa kau meminta Hanako untuk pergi Kyoto. Kau tidak bermaksud untuk memperma
readmore Bab 33
Ayumi Otsuka duduk lemas di tepian tempat tidurnya. Berita buruk itu seperti sebuah kereta dengan ke
readmore Bab 34
Yusuke Sakazaki sekarang sudah mengerti apa tujuan Takuya Isahara datang jauh-jauh dari Osaka ke Tok
readmore Bab 35
Setelah Tomohiro pulang, Ryoma Otsuka kembali duduk di sofa ruang tamunya sambil menjadikan tangan s
readmore Bab 36
Begitu tiba di Kyoto, Hanako Rin Sudo langsung disambut oleh seorang pria yang memperkenalkan diriny
readmore Bab 37
Takagi Otsuka benar-benar merasa sangat marah. Siang itu dia diusir oleh kakak kandungnya sendiri, S
readmore Bab 38
Hanako Rin Sudo tidak dapat berkata-kata saat Ham menunjukkan kamar tidur yang akan dia tempati sela
readmore Bab 39
Haibara Shintaro baru saja menyelesaikan makan siangnya dan sedang duduk minum jus tomat sambil memb
readmore Bab 40
“Aku benar-benar tidak mengerti dengan apa yang kau pikirkan, Ryoma. Kau mengirim Hanako yang seoran
readmore Bab 41
Takaki baru sekitar kurang lebih tiga puluh lima atau empat puluh menit bertemu dan berkenalan langs
readmore Bab 42
Setelah Yusuke Sakazaki pulang, Takuya Isahara berkali-kali mengecek ponsel genggamnya berharap ada
readmore Bab 43
“Apa kau bersungguh-sungguh dengan apa yang kau katakan itu, Takagi?” “Tentu saja aku bersungguh-sung
readmore Bab 44
Hari ini adalah hari yang paling indah untuk Ryoma Otsuka. Dari balkon apartemennya dia dapat meliha
readmore Bab 45
“Memang kau pikir aku sekeji itu padamu, Yusuke? Jika bukan karena terpaksa aku juga tidak akan mau
readmore Bab 46
Takaki Yusihada Seino merasa jika dirinya saat ini seperti sedang berada di inti pusaran angin top
readmore Bab 47
Setelah menunggu sekian lama dengan hara-harap cemas, akhirnya Takuya dapat bernapas sedikit lebih l
readmore Bab 48
“Apa kau yakin, Takagi, barang curian itu disembunyikan di rumah ini?” “Aku yakin sekali, Kakak Ipar.
readmore Bab 49
“Bagaimana, Yuma, apa kau sudah bertemu dengan Takuya? Lalu, apa yang dia katakan?” tanya Ryoma Otsu
readmore Bab 50
Satu persatu ruangan lantai dua rumah yang telah ditinggalkan dan terbengkalai milik Yukio Mezahara
readmore Bab 51
Kedua bola mata Takuya Isahara melebar saat dia membaca isi dokumen yang diberikan Nona Yuma kepadan
readmore Bab 52
“Apa katamu, Ryoma? Jadi parfum-parfum yang dicuri dari gudang Shiseido Company di Kyoto sudah ditem
readmore Bab 53
“Oh, ya Tuhan ... saya benar-benar tidak habis pikir jika ternyata memang benar barang curian itu ad
readmore Bab 54
Tomohiro Yamashita Sudo benar-benar terkejut setengah mati saat dia mendapat telepon dari ayahnya ya
readmore BAb 55
Syouchi Otsuka dan Yukio Mezahara melakukan tos untuk merayakan keberhasilan rencana besar mereka. B
readmore Bab 56
Begitu tiba di apartemennya Tomohiro langsung berlari mencari keberadaan ayah dan ibunya yang sudah
readmore Bab 57
Takuya Isahara mondar-mandir di dalam kamar hotelnya sambil melipat tangan di perut. Dia sedang menu
readmore Bab 58
Ayumi Otsuka benar-benar merasa frustrasi. Dia sudah mencoba berkali-kali menelepon Syouchi. Tapi, t
readmore Bab 59
“Yang perlu kita cari tahu secepatnya adalah mengapa Ryoma Otsuka memilih Nona Hanako untuk dia jadi
readmore BAb 60
Hari Natal ini benar-benar hari Natal terbaik untuk Naomi Yushita. Pada awalnya dia memang merasa ke
readmore Bab 61
“Selanjutnya apa?” tanya Haibara dengan cemas. “Kau harus membantuku untuk meyakinkan Tuan Hakim Ichi
readmore bab 62
Tidak ada satu orang pun di Shiseido Company yang lebih menyadari daripada Ryoma Otsuka tentang besa
readmore Bab 63
Hanako Rin Sudo terbaring lelah di atas tempat tidurnya. Dia tidak tahu apa yang sebenarnya sedang t
readmore Bab 64
“Apa katamu, Ryoma Otsuka akan memberi Hanako saham Shiseido Company sebanyak sepuluh persen setelah
readmore Bab 65
Ayumi Otsuka menangis dipelukan Takaki sampai tersedu-sedu. Dia sama sekali tidak menyangka jika akh
readmore Bab 66
“Selamat pagi, Nona Hanako. Bagaimana, apa tidurmu nyenyak?” Hanako seketika berteriak kaget saat dia
readmore Bab 67
Ryoma Otsuka tersenyum penuh kemenangan di balik pintu kamar tidur Hanako. Semua yang telah dia renc
readmore Bab 68
“A-apa katamu, Ham? Besok pagi?” Tomohiro terlompat berdiri hingga kursi yang didudukinya terjengkan
readmore bab 69
Yusuke Sakazaki melayangkan tinjunya ke atas meja. Dadanya naik turun karena marah. Dia baru saja me
readmore Bab 70
Masaki Otsuka dan Ryuchi Otsuka baru selesai makan siang di sebuah restoran Cina dan mereka mengambi
readmore Bab 71
Jika ada orang yang paling tidak ingin Tomohiro Yamashita Sudo temui di dunia ini maka orang itu ada
readmore Bab 72
Begitu Tomohiro dan Akio sampai di hotel tempat Takuya menginap mereka berdua langsung menuju reseps
readmore Bab 73
Hanako Rin Sudo duduk termenung di balkon kamar tidurnya dan menatap langit Kyoto yang cerah dengan
readmore Bab 74
Bagi Takuya Isahara cinta merupakan sebuah ironi. Bagai mana tidak, satu-satunya gadis yang mampu me
readmore Bab 75
Pesawat pribadi yang dinaiki oleh Hanako Rin Sudo, Ham dan Ryoma Otsuka mendarat di bandara Haneda s
readmore Bab 76
Jam di layar ponsel genggam itu menunjukkan pukul tujuh pagi. Takuya Isahara merasa sangat kacau sek
readmore Tamat
Mata Hanako Rin Sudo membulat. “I-ini gaun pengantin yang harus aku kenakan?” “Bagaimana, Hana, apa k
readmore
bagus banget ceritanya, baca dulu
31/05
0suka banget sama ceritanya
23/05
0bagus
03/09/2025
0bagusss🫶🫶
02/04/2025
0bgs banget
07/03/2025
0mantap sekali
07/07/2024
0Suka sekai
12/06/2024
0Ceritanya menarik
26/04/2023
0Seruuuu
23/02/2023
1bagus ceritanya
06/02/2023
1