Total : 38BAB 1
Oktober 2012 Yogyakarta Suasana diruangan perpustakaan begitu hening, lebih mirip kuburan, meskipun ad
readmore BAB 2
Jakarta Menjadi customer service bank memang tidak semudah yang Maya bayangkan. Maya dituntut memberi
readmore BAB 3
Maya bukannya tidak mau di antar jemput oleh Wira. Masalahnya laki-laki itu membuatnya tidak nyaman
readmore BAB 4
Notifikasi masuk, Maya tersenyum."Saya terjebak macet parah, kamu bisa berkeliling mall, sambil m
readmore BAB 5
Maya tahu Wira mencintai dunia broadcast. Jam kerja yang selalu berubah-ubah. Harus loyalitas kepada
readmore BAB 6
"Bisa kita bicara sebentar?" Bisik Bara. Maya mengangguk, "ya" ucapnya. "Oke, sekarang kita antar Rara
readmore BAB 7
Wanita bernama Maya itu masih terngiang-ngiang dipikirannya. Nama itu masih segar diingatannya. Wani
readmore BAB 8
Hari ini adalah hari bersejarah bagi Maya. Wira mengajak untuk berkenalan dengan keluarga besarnya.
readmore BAB 9
Maya berjalan keruang HR, ia menatap kevin sedang duduk menatap berkas yang dipegangnya. Kevin menya
readmore BAB 10
Maya memesan satu kamar, ya ia akan menikmati hotel mewah ini. Maya tahu per malam harganya memang t
readmore BAB 11
Maya diam sesaat, ia lalu membuka pintu kamarnya. Maya melangkahkan kakinya menuju ruang utama. Maya
readmore BAB 12
Maya lalu melangkahkan kakinga keluar dari kamar. Maya berjalan, mencari keberadaan Bara. Ia tidak m
readmore BAB 13
"Iya, sama-sama, kamu telah memberikan tempat menginap gratis disini. Besok kamu akan mengajak saya
readmore BAB 14
Bara tidak percaya bahwa Mia mengatakan seperti itu kepadanya. Bara tidak mungkin salah dengar, ia p
readmore BAB 15
"Saya akan mengajak kemu ke Oxford Street". "Sekarang?". "Iya, saya ingin memanjakan kamu. Kamu ingin
readmore BAB 16
"Kamu pantas menjadi istri saya". "Jika saya pantas menjadi istri kamu. Kenapa kamu memilih melepaska
readmore BAB 17
Maya dan Rara masih mengelilingi Mall. Maya memutuskan untuk bermain di time zone. Maya menggendong
readmore BAB 18
Maya sengaja berlama-lama di dalam kamar mandi. Maya masih menenangkan detak jantungnya yang tengah
readmore BAB 19
Bara menatap ruangan kost Maya. Ruangan itu begitu sempit, hanya terdapat tempat tidur, sofa dan dap
readmore BAB 20
"Saya tidak ingin kenal dengan kerja kamu itu, bagi saya itu sudah biasa. Tapi saya ingin berkenalan
readmore BAB 21
Bara menatap wajah cantik itu. Bara mengelus wajah cantik itu, "May, walaupun kamu mengatakan sepert
readmore BAB 22
"Tadi, Saya begitu bosan menunggu kamu. Saya putuskan untuk bermain-main dengan kucing kamu ini" dus
readmore BAB 23
"Ada acara nostalgia teman SMA papa, temu kangen, biasalah orang tua" timpal Ayah. "Wira dimana May,
readmore BAB 24
Maya melepaskan stellito miliknya, mengganti dengan sendal jepit yang berada di bawah meja. "Begitu t
readmore BAB 25
Bara menekan nomor ponsel kekasihnya Regina."Iya sayang". suara terdengar dari balik speaker.
readmore BAB 26
Bara makan dalam diam, begitu juga Regina. Ruang makan terasa hening padahal terdapat enam orang dis
readmore BAB 27
"Tapi saya tidak suka kamu denganya Bar" Maya kembali menyulut emosi. "Bukankah dari awal kamu sudah
readmore BAB 28
Semenit kemudian, ia berada disini berdua bersama Bara. Wira mengatur nafasnya, kali ini ia benar-be
readmore BAB 29
Maya tersenyum dan lalu memeluk tubuh bidang Wira. "Terima kasih". Maya melonggarkan pelukkanya dan
readmore BAB 30
Mengadopsi kucing merupakan satu-satunya cara untuk mengembalikan moodnya. Maya kembali menatap pena
readmore BAB 31
Riska mengerutkan dahi, ia memandang Maya, menatap wajah cantik itu secara intens, "kamu pasti kamu
readmore BAB 32
"Wow ! ini merupakan hal yang paling tidak masuk akal yang pernah saya dengar" ucap Riska. "Jujur kep
readmore BAB 33
Riska menatap salah satu gedung menjulang tinggi. Riska berjalan menuju receptionis. Ia pastikan unt
readmore BAB 34
"Bisakah kamu kesini" ucap Maya. Ia melirik Bara, laki-laki itu hanya diam menatapnya intens."Ya,
readmore BAB 35
Sudah beberapa hari, Bara selalu mengikuti Maya. Bara memandang Maya dari kejauhan. Wanita itu sedan
readmore BAB 36
"Iya tentu saja, kamu hamil sudah dua bulan. Sebentar lagi perut kamu akan membesar. Saya tidak ingi
readmore B AB 37
"Ada yang mesti mama dan papa ketahui, Maya telah mengandung anak saya. Saya harus menikahinya" ucap
readmore BAB 38
"Kita menunggu kedatangan Wira, semoga semua berjalan sesuai rencana" ucap Bara. Maya mengangguk dan
readmore
maya perempuan murahan
10/12
0bagus
16/09/2025
0wiw seruh
14/09/2025
0Carita nya meng hibur
05/09/2025
0saya suka cerita percintaan yang hot dan sangat hot...👍👍👍
31/08/2025
0keren alurnya
01/08/2025
0bagus ceritanya
31/07/2025
0alur ceritanya bagus
13/07/2025
0bagus
22/06/2025
0bagus bangetttt
02/06/2025
0