Patin seorang gadis muda yang menghadapi kehidupan yang terbalik. Insiden tragis menghantam keluarganya, membuatnya kehilangan kepercayaan dan kebahagiaan. Terjebak dalam hubungan kompleks dengan pria dewasa dengan tujuan tersembunyi, perbedaan usia membuat patin bingung, ia harus menemukan kekuatan untuk mempersatukan keluarganya, dan menemukan jati dirinya. Dapatkah patin mengatasi cobaan ini? Ikuti kisah patin dalam "Hujan Yang Kunanti"
Sebuah perjalanan penuh emosi.
ceritanya bagus, dan sangat menarik untuk di baja saat waktu luang, menunjukkan cerita yang efektif bagi saya. menunjukkan rasa yang sebenarnya dan saya tertarik untuk membacanya hingga akhir. saya tidak akan menyia-nyiakan waktu untuk tetap diam, saya akan mengundang semua teman saya untu cerita ini!
25/01/2025
0
SariWulan
Ceritanya bagus, tapi masih bersambung …
22/01/2025
0
SimbolonMelinda
bagus banget
19/01/2025
0
NendraAnissa
baguss
15/01/2025
0
SabarSahar
bgus
11/01/2025
0
MuncangNurkholis
cocok sekali dengan nasibku..
10/01/2025
0
Total: 27
BAB 01. Hujan Turun
Tik tik tik Tetesan air hujan turun diikuti dengan hembusan angin malam dan kilatan-kilatan menggeleg
BAB 02. Semacam cerpen
keesokan harinya patin berjalan kehalaman rumahnya sambil menghirup udara segar di pagi hari, terlih
BAB 03. Hati yang hancur
"Fabian." Panggil patin dari kejauhan. Mendengar panggilan patin membuat fabian terkejut, bagaimana b
BAB 04. Pelukkan hangat keluarga
Setelah menjelang pukul 8 malam bik nini mengetuk pintu kamar patin dan memanggilnya dengan lembut,
BAB 05.Memasak bersama
Dengan semangat baru, Patin melangkah keluar kamar, menyambut cahaya pagi yang menerangi jalan ke de
BAB 06. Hanya jadi bahan loncatan
Sesampai disekolah patin masuk berjalan kegerbang sekolah, ia melihat sahabatnya azira. Azira berjal
BAB 07. Rumor
Azira mempererat pelukannya. "Benar tin! Lo layak dapatin yang lebih baik. Jangan biarin dia nyakiti
BAB 08. Mencari dalang
Patin terus diam dan tidak berbicara sepanjang hari di sekolah. Ia hanya fokus pada pelajaran dan me
BAB 09. Doa seorang ibu
Suasana menjadi semakin tegang dan sunyi. Bunda patin menatap ke arah Jesen yang pergi, dengan ekspr
BAB 10. Perhatian
Ditempat fabian ia sangat kesal kepada ari teman lamanya itu karena sudah menyebarkan gosip yang tid
BAB 11. Pernyataan menyakitkan
Patin, azira dan isabel masuk ke kelas masing-masing dan langsung menuju ke tempat duduk mereka. Mer
BAB 12. Permainan yang mengesankan
Mang jono membuka kotak biru, menampilkan kartu-kartu remi yang berwarna-warni. "Jadi begini cara ma
BAB 13. Foto itu?
Ayah patin mengangguk setuju. "Iya, kita fokus pada liburan dulu. Patin kamu sudah memikirkan ingin
BAB 14. Hari pertama ujian
Didepan gerbang patin melihat kedua satpamnya yang sedang ngopi ditemani dengan gorengan hangat. Pati
BAB 15. Siswa yang berprestasi
Satu minggu berlalu patin menyelesaikan semua soal ujiannya. Setelah menyelesaikan semua soal ujiann
BAB 16. Liburan kebali dan pertemuan tidak terduga
Patin tampak berpikir keras, dan ia menetapkan akan kuliah dimana. Patin menatap kedua orang tuanya
BAB 17. Kecelakaan dan kebencian
"Kaki gue MONYETT!!" Pekik nya sembari membungkuk mengusap jemari yang berada didalam sepatu. Ia suda
BAB 18. Ditinggalkan
Jesen masuk keruang inap patin, wajahnya penuh penyesalan. "Ini semua salah lo bangsat, kalo lo ngga
BAB 19. Diculik?
Seorang laki-laki tampan dan berwibawa mendekati patin, lalu merangkulnya dengan hangat. "Dia adek s
BAB 20. Mansion
Sementara di bandara ayah patin mencari-cari putra dan putrinya di bandara, wajahnya penuh kekhawati
BAB 21. Kabur
"Dia pikir dia siapa? Berani merintah gue, Dia cuman bule genit dan tukang maksa. Ini nggak bisa dib
BAB 22. Kekhawatiran keluarga
Patin melahap makanan dengan lahap, merasa nikmat dan lezat. Sambil makan, pikirannya masih terfokus
BAB 23. Balas budi yang tidak masuk akal
Keesokan harinya, patin terbangun dengan suara ketukan di pintu. "Selamat pagi non patin, tuan bryan
BAB 24. Kucing oren
Bryan menelan ludah, menahan diri untuk tidak mendekati patin. Ia tahu, saat ini patin membutuhkan r
BAB 25. Permainan dan sebuah ancaman
Patin melihat sekeliling, bingung. "Aku?" Tanyanya dengan heran. Pria itu mengangguk. "Ya, kamu, apa
BAB 26. Tamparan
Patin merasa lebih tenang dan santai. Kenangan masa kecilnya yang indah membuatnya lupa sejenak tent
BAB 27. Keluarga bryan
Malam hari tiba, semua keluarga lucas atau keluarga dari bryan mulai berdatangan ke mansion mewah it
Good story
13/08/2025
0bgusss sekaliii
24/02/2025
0bagus
21/02/2025
0ok bisa lanjut GK Certa ny seruuuy
01/02/2025
0ceritanya bagus, dan sangat menarik untuk di baja saat waktu luang, menunjukkan cerita yang efektif bagi saya. menunjukkan rasa yang sebenarnya dan saya tertarik untuk membacanya hingga akhir. saya tidak akan menyia-nyiakan waktu untuk tetap diam, saya akan mengundang semua teman saya untu cerita ini!
25/01/2025
0Ceritanya bagus, tapi masih bersambung …
22/01/2025
0bagus banget
19/01/2025
0baguss
15/01/2025
0bgus
11/01/2025
0cocok sekali dengan nasibku..
10/01/2025
0