Menjadi selingkuhan selama bertahun-tahun sangat menyakitkan bagi Dinda. Revan, laki-laki sempurna yang menjadi cinta pertamanya tidak pernah bisa membuat keputusan, baik untuk mengakhiri hubungan dengannya, atau mengakhiri hubungan dengan kekasihnya. Hanya janji manis yang tak pernah bisa ditepati, yang bisa Revan berikan.
Ketika Dinda berhasil menemukan cinta sejatinya, akankah ia membalas dendam pada Revan, yang pernah bertahun-tahun menjadikannya sebagai wanita kedua dalam penantiannya?
oh i am not sure to check out my heart Will i yang paling sering ditemukan adalah got to believe me to the moon that to believe me inside menyesal dan itu apa lagi kalau di teteh di teteh yang topi yang ggs temen gue dan wajah pengobatan dan wajah pengobatan di teteh aku dong k dan wajah tips makeup dan wajah pengobatan yang dilakukan adalah bagaimana aku suka sekali yang topi dan seru sekali tidak 🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂
03/08/2025
0
NadaQotrun
bagus banget kakk 😍
09/07/2025
0
Syifa Aulia Kusuma Wardani
baguss eui
17/03/2025
0
Anggun New
luar biasya mqntap jiwaaa ,
26/01/2023
0
RACHMAWATIRISKA TRI
sukses selalu 😍🥰
04/08/2022
0
Alfareza putra irmawanZabdan
bagus
13/05/2022
0
SeptyWulan
kayaknya seru deh
26/04/2022
1
Nor Atiyah
Good job as well fine
23/04/2022
1
Itsmepeter
nice
23/04/2022
1
QReza
Aku mau menarik uang
22/04/2022
0
Total: 100
Chapter 1. Iced Lemon Tea
Tubuh mungilnya dibalut kaos ketat You Can See putih. Celana Jeans nya menutupi pinggul, paha, betis
Chapter 2. Kue Bolu dan Sirup Leci
Revan bertemu dengan Nita di salah satu pameran lukisan hampir satu tahun yang lalu. Mungkin, Revan
Chapter 3. Es Teh Botol
Jakarta, 27 Oktober 2007
Malam minggu itu, sehabis pulang dari salah satu Mall di kawasan selatan Jak
Chapter 4. Pizza dan Sushi
Sesampainya di rumah. Jam dinding kamar Dinda menunjukan pukul setengah dua pagi. Pembicaraan di Lem
Chapter 5. Damn, You're So Addicting!
Keyboard nya basah terkena air matanya. “Coz he never know how I’m dying!! Mungkin kalau gue mati at
Chapter 6. Martini Lychee
Rabu malam di Salah satu kafe di daerah Jakarta Selatan, Revan dan sahabatnya, Nico sedang duduk men
Chapter 7. Minuman Kaleng Dingin
Masih 22 November 2007
Pagi hari di kamar hotel. Seperti biasanya, tanpa dosa, Revan dan
Chapter 8. Brownies Cokelat
“… Aku enggak ngerti, Van.” Ucapan Dinda seketika membuyarkan apa yang sedang Revan piki
Chapter 9. Pelacur
Belum selesai Dinda berusaha membantu Revan menerangkan semuanya, tapi jari Nita sudah m
Chapter 10. Magenitc Resonance Imaging
Jakarta, akhir November 2007
Beberapa hari kemudian, setelah pertengkaran hebat di kantor Revan, sem
Chapter 11. Sayur Gudeg
Yogyakarta, Mei 2008
Hujan mengguyur kota Yogyakarta sore itu. Di dalam sebuah benda menyerupai kota
Chapter 12. Bulik Wina
Jakarta, Desember 2007
Niat Dinda sudah bulat. Dia tidak bisa tetap di Jakarta. Dipaksa kerja di kan
Chapter 13. Black Label With Coke
28 Desember 2007
Hari-hari terakhir tahun 2007 dihabiskannya dengan berpesta. Dinda mera
Chapter 14. Pepes Ayam
Yogyakarta, Awal Juni 2008
Siang ini, di kota Yogyakarta yang cerah atau lebih tepatnya, panas. “MbaK
Chapter 15. Check In
Yogyakarta, awal Januari 2010
Bandara Adisutjipto pagi ini tampak agak ramai. Antrian terlihat di lo
Chapter 16. I'm Home
“Kamu tahu semua masa lalu aku. Aku nggak sempurna buat kamu. Kamu cowok terbaik yang pernah aku ken
Chapter 17. Masakan Mama
“Siap, dong! Kira-kira Mama kamu masak apa ya, buat aku?” Bowo menjawab, seolah sudah tidak sabar me
Chapter 18. Soto Ayam
“Mmh, sekitar sebulanan lagi, lah. Jadi nanti mungkin bisa diantar sekalian ya, Mas? Jogja-Magelang
Chapter 19. Sate Padang
“Naah, maka dari itu... Dia, gue ajak ke Jogja buat refreshing, Dit. Kasian gue, liat dia di kantor
Chapter 20. Wedang Ronde
“Iya Nanti pasti kita bakal makan ikan deh di pinggir laut. Tapi sebelum itu kesampean, abis makan i
Chapter 21. Nasi Goreng
Yogyakarta, Akhir Juli 2008 “Ini tempat tinggal aku, maaf ya, kalau jauh sama apa yang kamu bayangkan
Chapter 22. Udang Bakar
Yogyakarta, Awal Agustus 2008 Sesampainya mereka di pantai, mereka turun dari mobil Bowo dan langsung
Chapter 23. I'm Not a Virgin
Bowo diam. Ia hanya mempermasalahkan, kalimat apa yang tepat untuk menjawab kalimat Dinda yang terak
Chapter 24. Nasi Goreng Spesial
“Wo, tolongin aku. Ban motor aku kempes. Jemput aku sekarang di tempat kerja, ya!” “Hah? Ini kan mau
Chapter 25. Red Label
Ia sadar, ada rasa kehilangan besar di hatinya. Tujuannya refreshing, malah dibuat makin suntuk. Kar
Chapter 26. Dance Floor
Pesanan datang, lengkap dengan dua gelas sloki di hadapan mereka. “Mau kita berdua nih, yang ngabisi
Chapter 27. Well It's a Free Night
“Van, bangun doong... Aku harus pulang, nih!” Ucap Siska yang sudah bangun setengah jam lalu, sambil
Chapter 28. Lamaran
Jakarta, awal Januari 2010 Malam ini, malam lamaran sudah dilakukan. Ini pertama kalinya Bowo bertemu
Chapter 29. Rokok Lokal
Beberapa menit kemudian terdengar suara sms masuk di telepon seluler milik salah seorang pria di Kot
Chapter 30. Wisuda
Jakarta, 19 Februari 2010 Subuh-subuh keadaan di dalam rumah Dinda sudah sibuk. Jam setengah enam mer
Chapter 31. Daging Bakar
Tidak perlu menyusun lama kata-kata untuk dikirim ke pria itu. Itu memang gerutu hatinya apa adanya.
Chapter 32. Segelas Capuccino
“Sial!” Hatinya makin berdegup. Dua tahun ia tidak melihat wajah Revan. Rasanya ingin se
Chapter 33. Butuh Belaian Seorang Wanita
Revan kemudian sedikit menaikan kepalanya. Manggut-manggut. Padahal ia kehabisan kata. Dinda yang ia
Chapter 34. Pulang?
“NITA MENINGGAL! Kamu pikir, wajar buat untuk aku angkat telepon kamu? Atau menghubungi perempuan la
Chapter 35. Nonton Bioskop
Seminggu setelah kejadian di restoran itu. Saat ini, pagi hari. Kamar Dinda diketok Mamanya. Ini mas
Chapter 36. Aku Tahu Kamu, Luar-Dalam
“Iya Tante, tapi sudah lama, sudah 2 atau 3 tahun yang lalu, mungkin.” Jawab Revan, yang
Chapter 37. Tempat Biasa, Di Restoran yang Biasa
“Idiih... Apaan sih, kamu! Genit bangeet!” Ucap Dinda yang memang benar-benar geli mendengar kalimat
Chapter 38. Just Be With Me
Pertengkaran semacam itu sekarang sering terjadi. Bowo yang dari awal sudah punya perasaan tidak ena
Chapter 39. Maafkan Aku Tuhan, Telah Mengkhianatinya
Tangan Revan merengkuh tubuh Dinda dari belakang. Dinda membuka matanya, hatinya pun perlahan terbat
Chapter 40. It's Not a Simple Thing
“Kamu apa-apaan sih, Van?!” Mendadak Dinda berdiri dari kasur itu dan berkata dengan nada tinggi. Rev
Chapter 41. Foto Pre Wedding
Jogjakarta, Satu minggu kemudian. “Coba Mbak, lebih deket lagi, lebih dimunculin chemistry nya, ya. N
Chapter 42. Khilaf
Kejadian pertengkaran biasa yang terjadi dalam suatu hubungan. Dimana ada orang ketiga dari masa lal
oh i am not sure to check out my heart Will i yang paling sering ditemukan adalah got to believe me to the moon that to believe me inside menyesal dan itu apa lagi kalau di teteh di teteh yang topi yang ggs temen gue dan wajah pengobatan dan wajah pengobatan di teteh aku dong k dan wajah tips makeup dan wajah pengobatan yang dilakukan adalah bagaimana aku suka sekali yang topi dan seru sekali tidak 🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂↔️🙂
03/08/2025
0bagus banget kakk 😍
09/07/2025
0baguss eui
17/03/2025
0luar biasya mqntap jiwaaa ,
26/01/2023
0sukses selalu 😍🥰
04/08/2022
0bagus
13/05/2022
0kayaknya seru deh
26/04/2022
1Good job as well fine
23/04/2022
1nice
23/04/2022
1Aku mau menarik uang
22/04/2022
0