Total : 281. Rencana Liburan
"Bajingan! Ternyata kau menipuku selama ini!" seru Sian sembari menumpahkan gelasnya yang berisikan
readmore 2. Keraguan
"Semuanya baik-baik saja. Kau tidak perlu mendadak menjadi cemas dan khawatir seperti ini. Apa tiba-
readmore 3. Perasaan Mengganjal
"Apa ada kota yang ingin kau kunjungi selain Liverpool?" tanya Cater sembari memotong buah. Pagi ini
readmore 4. Tidak Terduga
"Kau ke mana saja? Aku mencari-carimu seperti orang gila. Kau benar-benar membuatku khawatir setenga
readmore 5. Guncangan
"Caterina?" Tanpa sadar, Cater berjalan mendekati panggung. Laki-laki itu ingin memastikan apakah pen
readmore 6. Derita Cinta
Sian mengangkat cangkir tehnya, lalu menyesapnya secara perlahan. Teh Darjeeling yang ia pesan, memi
readmore 7. Berusaha untuk Yakin
Kita harus berpisah di sini?" tanya Erina dengan wajah terlihat sedih. Cater tersenyum tipis. "Nanti
readmore 8. Pembicaraan Mononton
"Kenapa kau tidak pernah berpikiran untuk melepaskanku?" tanya Cater dengan suaranya yang tenang. "Bu
readmore 9. Delusi Sian
Sian tersenyum tipis melihat tingkah polah suaminya yang tak terduga. Meskipun terkadang dia merasa
readmore 10. Membuat Semakin Rumit
"Caterina atau kau bisa memanggilku dengan Erina," ucap wanita itu memperkenalkan dirinya tanpa dimi
readmore 11. Penolakan Kenyataan
Sian menghela nafas berat. Liburannya ke luar negeri, tidak sesuai dengan ekspetasinya. Alih-alih me
readmore 12. Kesulitan yang Tidak Dapat Dimengerti
Cater, merasa terkejut atas sikap yang ditunjukkan oleh Sian. Melihat betapa lengketnya istrinya itu
readmore 13. Orang-Orang Keras Kepala
Erina mendengus namun pada akhirnya ia tetap menjawab. "Kami berdua sudah berjanji sebelumnya. Ah ti
readmore 14. Kemalangan Beruntun
"Menyedihkan. Kau akan hidup menderita setelah ini." Bagi Erina, San yang lebih memilih untuk melepa
readmore 15. Keadaan yang Tidak Memungkinkan
Rasa sakit di hatinya kini sudah tidak tertahankan lagi. Cater benar-benar menghancurkan hatinya jug
readmore 16. Kenyataan Pahit Bagi Sian
"Jadi kalian berdua?" Mata Sian terbuka lebar tidak percaya. Seakan-akan seperti baru saja mendapati
readmore 17. Hal Buruk
San menarik tangan Sian. Di mana ketika wanita itu hendak melarikan diri, San mencoba untuk menahann
readmore 18. Reinkarnasi
Bagaimana rasanya melihat kebahagiaan itu hilang dari pandangan? Menyakitkan ... itulah hal yang ten
readmore 19. Bagian yang Sulit
San merasa dadanya sesak, seolah-olah aliran darahnya terhenti sejenak. Mata mereka bertemu, dan dal
readmore 20. Di Persimpangan
Cater dan Erina berdiri di ruang tamu yang redup, suara mereka naik dengan setiap kata yang mereka t
readmore 21. Sesak
Erina duduk di sudut gelap bar, rambutnya sedikit kusut, dan ekspresinya penuh dengan kekecewaan. Di
readmore 22. Perpisahan Palsu
Erina hanya diam saja. Namun tidak lama kemudian dia mengangguk dengan lemah. "Baiklah aku mengerti.
readmore 23. Tegang
"Sekali lagi aku tegaskan padamu. Bahwa aku memang tidak berhak untuk ikut campur. Apa kau sudah mem
readmore 24. Keinginan Baik
Mereka semua duduk diam, merenungkan apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi selanjutnya. M
readmore 25. Kedamaian untuk Semua Orang
San dan Jamie sedang duduk bersantai, cangkir teh mereka terletak di meja rendah di depan mereka. Su
readmore 26. Piknik
Di sebuah taman kota yang indah, di bawah dedaunan hijau dan di antara bunga-bunga yang bermekaran,
readmore 27. Mengingat Masa Lalu
Akhir pekan telah tiba. Biasanya orang-orang akan semakin banyak berdatangan untuk mampir ke kafenya
readmore 28. Semua Kebahagiaan Selesai
Malam itu, langit kota dipenuhi bintang-bintang yang berkilauan, seolah menyambut pergantian tahun y
readmore
seru banget
18/03/2025
0bagus
15/05/2024
0baik dan bagus
14/05/2024
0So cool babe!
14/05/2024
0bagus
14/05/2024
0bagus
14/05/2024
0wooo
14/05/2024
0cakeeppp bangettt karyaanyaa
13/05/2024
0aku ingin akun ff
13/05/2024
0ya sangat bagus
13/05/2024
0