Total : 45Chap 1
🏡 Dalam sebuah rumah sederhana, di sudut kota yang tenang, terdapat sebuah bangunan beratap genteng
readmore Chap 2
Oswald berlari menuju sang anaknya Bianca dan memeluknya dengan erat, meluapkan kekhawatiran dan pen
readmore Chap 3
Bianca yang masih terpesona dengan kemegahan Mansion Dealova tak menyadari mobil sudah berhenti, sam
readmore Chap 4
"Hm, terlalu dramatis untuk gue yg berumur 24 tahun ini" ekspresi datar "What!! jadi Bianca sudah pun
readmore Chap 5
Tak terasa, mobil yang dikendarai Oswald sudah sampai di halaman sekolah. Bianca melihat sekeliling d
readmore Chap 6
"Entahlah, aku juga bingung," sahut Flowren sambil mencomot kentang goreng milik Bianca. "Eh, kok hab
readmore Chap 7
Bianca segera menuju kamar mandi setelah menutup panggilan telepon dari Flowren. Setelah selesai bers
readmore Chap 8
Alika menambahkan dengan candaannya, "Betul juga, ukuranmu mungil seperti kelinci, tapi makananmu se
readmore Chap 9
"Hahaha!!" seketika Bianca tertawa melihat interaksi kocak teman-temannya. "Ih, kamu mah sirik aja sa
readmore Chap 10
"Jangan omongin gitu, Kak. Bikin gue males," gerutu Bagaskara. Brianro hanya tersenyum simpul menghad
readmore Chap 11
"Halo, adik-adik manis," ucap Crish berniat menggoda Bianca. Mendengar suara mengesalkan tersebut mem
readmore Chap 12
"Zaki kalau lagi sebel lucu juga ya, muka tembok nya langsung ilang" Sahut Alika juga ikut tertawa. S
readmore Chap 13
"Kamu itu Flow benci banget sama sayur," ucap jengah Alika. "Karena rasanya gak enak, Ali. Kayak rump
readmore Chap 14
"Oh ya, Bagas, aku ke toilet dulu ya," kata Bianca kepada Bagaskara. "Mau diantar, sayang?" tawar Bag
readmore Chap 15
"Kamu dari tadi kenapa gak mendengar penjelasan saya?!" tegas Pak guru. "Kalau kamu malas dengan pela
readmore Chap 16
Bianca juga sudah menghubungi Daddy Oswald dengan menggunakan telepon rumah. Bianca meminta izin untu
readmore Chap 17
Bagaskara langsung saja menghembus nafas berat. "HAH ?" "Menurutku sama saja" ucap singkat Bagaskara.
readmore Chap 18
Sedangkan Bagaskara menggeleng kepala nya, Dan Bianca terkekeh geli melihat mereka berdua. "Udah keta
readmore Chap 19
"Dorr...!!!" Edward melepaskan tembakan tepat ke arah pengemudi mobil sedan hitam. "Brakkk!!!" Sedan
readmore Chap 20
"Lalu bagaimana rencana selanjutnya, Mama, Bibi?" tanya Zelina kepada kedua wanita di depannya. "Untu
readmore Chap 21
"Hai, Guys! Selamat pagi!" Flowren berteriak ceria, membuyarkan perhatian Zaki abangnya dan teman-te
readmore Chap 22
"Tapi kan..." ucap Zelina kembali disela kali ini oleh Alika yang sejak awal kurang suka dengan Zeli
readmore Chap 23
Sedangkan Raudia dan Zelina hanya melihat mereka bekerja sambil menunggu di bawah pohon. Crish dan Bi
readmore Chap 24
Sedangkan Crish sama sekali tidak menggubris perkataan Raudia. Karena juga Zelina dulunya ia sudah s
readmore Chap 25
"Zelina!!, Hey kemana saja kau ini kenapa belum memberikan informasi kepada ku " Ujar bibi Zelina. "C
readmore Chap 26
"Wahh !!, berarti perkebunan ini sangatlah luas banget dong," Ujar Bianca ekspresi seperti anak keci
readmore Chap 27
Crish dan Zaki pun berlari menuju tempat kedua temannya yang berkelahi itu. sedangkan di tempat kejad
readmore Chap 28
"Tuh dengerin ?? " "Ya wajar saja Bianca saat ini gak tau, kan amnesia. Tentang aku sama Flowren aja
readmore Chap 29
Bianca yang menatap seluruh bahan masakan di atas meja dengan sedikit berfikir. "Hm, bahan-bahannya s
readmore Chap 30
"Semua peserta, harap sekarang kalian taro semua hasil masakan kalian dimeja masing-masing " ujar pa
readmore Chap 31
"Maksudnya, Ki??" tanya Bianca dengan mengerutkan keningnya. "Seperti nya itu bahasa halus nya Gak En
readmore Chap 32
"Hemm, kalau begitu kita harus menunggu sampai target masuk perangkap" ucap pria pertama kali yang m
readmore Chap 33
Yang lain langsung terdiam sejenak mereka cukup setuju dengan ide Zelina untuk mencari dengan berpen
readmore Chap 34
Setelah selesai mengirim tanda untuk kedua orang suruhan tersebut, Zelina segera meninggalkan tempat
readmore Chap 35
"Gedebukkk !!! " Akhhhh !! " jerit Raudia kesakitan. "Raudiaa !! " Bianca langsung berhenti melihat Ra
readmore Chap 36
"Gue gak bisa sabar kalau Zelina belum ketemu Crish !!" ucap Abraham dengan nada membentak. Bagaskara
readmore Chap 37
"Badan gue sakit semua ... !!! "Mommy ....!!!! teriakkan demi teriakkan dikeluarkan oleh Zelina untuk
readmore Chap 38
Dengan sigap mereka menghampiri tempat suara orang yang meminta tolong itu. Dan saat sampai di tempat
readmore Chap 39
"Hiks hiks hiks!!, Semuanya sakit !!! " tangis Zelina dengan suara yang keras. "Maaf kan aku Baby, Se
readmore Chap 40
Abraham pun hanya diam dengan wajah yang bersalah nya, ia merasa sangat keterlaluan memperlakukan Ra
readmore Chap 41
"Ka.. kamu !! " "I-ini benar-benar kamu Bianca!! " ujar jiwa Reval dengan wajah yang sangat terkejut.
readmore Chap 42
"Dad, apakah aku gagal menjaga nya Dad?" ujar Bagaskara tiba-tiba bertanya kepada Daddy nya . "Huh!,
readmore Chap 43
Namun dengan tegas Oswald masih kekeh dengan pendiriannya untuk melanjutkan hubungannya dengan Helen
readmore Chap 44
"Saling mencintai?, Kalian berdua itu masih bocah ingusan!, cinta kalian hanya cinta bocah baru pube
readmore Chap 45
"Cepat tangani kekasihku!! " ujar Bagaskara dengan suara yang sedikit berteriak. Dengan gerakan cekat
readmore
keren
17/11
0menarik
15/09/2025
0bagus
27/05/2025
0keren
29/04/2025
0bagus kak
29/03/2025
0Baguuuusss
18/03/2025
0menarik 👍🏻
12/03/2025
0seru bngtt
16/02/2025
0Novel nya sangat bagus,aku nggak berhenti baca,aku ulang terus 🥳
10/02/2025
0Ceritanya seru bgt, plisss lanjutin kakkk
17/01/2025
0