Total : 69Ayam Cemani Tetangga (Bab 1)
Pak Alex diam-diam pergi dari rumahnya. Padahal malam ini sudah terdengar suara gemuruh di langit. S
readmore Ayam Cemani Tetangga (Bab 2)
Irul semangat sekali pagi ini sambil menyantap gorengan yang seharusnya jadi milik Dayun. Tukang cuc
readmore Ayam Cemani Tetangga (Bab 3)
“Mas, tau krungu jeneng e pithik sing ireng kabeh wulune nggak?” “Yo namanya ayam kan memang ada yang
readmore Ayam Cemani Tetangga (Bab 4)
Mulai Bu Jenny bercerita secara lebih lengkapnya lagi. Berbeda sedikit dengan yang ditangkap oleh Ir
readmore Ayam Cemani Tetangga (Bab 5)
Misi rahasia akhirnya berjalan dengan Mang Didin selaku mata-mata disini. Dayun melarang Irul melaku
readmore Ayam Cemani Tetangga (Bab 6)
“Jadi nggak kita berdua datangi tuh dukun, Mas?” “Kita ubah strategi dulu, Mang Didin.” “Ceile, macam
readmore Ayam Cemani Tetangga (Bab 7)
Dayun, Pak Heri dan tentu saja Irul ikut datang ke rumah Pak Alex. Mereka jadi mau menawar Ayam Cema
readmore Ayam Cemani Tetangga (Bab 8)
Pak Alex meminta agar Dayun dan Irul mengikutinya. Kemana lagi kalau bukan ke tempat Mbah Dirman. Bu
readmore Desa Tenggelam (Bab 1)
Sulit sepertinya mengusir Irul si Pengangguran Abadi dari tempat cucian motor. Setidaknya harus Dayu
readmore Desa Tenggelam (Bab 2)
Mau tak mau Dayun tunggu sampai Maya selesai melayani pembeli. Pakde Dadi menawarkan gorengan dan ja
readmore Desa Tenggelam (Bab 3)
Berhasil juga Maya menemukan nomor hape pelanggannya. Dia sudah hubungi agar mampir ke kiosnya. Mesk
readmore Desa Tenggelam (Bab 4)
“Tadinya aku berharap itu berhubungan dengan Jambrong, Di.” Dayun memulai pembicaraan dengan Sardi ya
readmore Desa Tenggelam (Bab 5)
Ternyata pelanggan Maya datang lagi mencari Dayun. Ia hanya tahu ketemunya di kios pakaian tempat Pa
readmore Desa Tenggelam (Bab 6)
"Yakin mau berhenti disini?" "Iya, kita berhenti disini mas." Agaknya aneh bagi supir angkot itu karen
readmore Desa Tenggelam (Bab 7)
“Mas Dayun sadarlah!” Kedua kalinya ia mendengar suara itu. Baru matanya bisa terbuka. Laki-laki itu
readmore Desa Tenggelam (Bab 8)
"Koyok cah cilik yo mas aku ndadak digandeng!" "Wes Rul awakmu manut wae!" Setelah melewati portal bar
readmore Desa Tenggelam (Bab 9)
Sugondo menghela napas panjang. Sambil kedua tangannya memegang pegangan kursi kayunya. Ia mengataka
readmore Desa Tenggelam (Bab 10)
"Pertama, Ayu harus tahu dulu kalau desa ini dan semua penghuninya bukan lagi manusia." "Maksud mas a
readmore Desa Tenggelam (Bab 11)
Sugondo sudah dengar semuanya. Ia pun memandang benci pada Ayu. Tatapan itu dibalas oleh anak gadisn
readmore Desa Tenggelam (Bab 12)
Demi menyelamatkan para manusia yang ada. Ratu siluman itu mau membantu dengan mengeluarkan mereka t
readmore Petaka Plagiat Cerita Horror (Bab 1)
"Widiiih...! Gilaaa! Sumpah ini sih keren bisa kebeli rumah cuma modal nulis doang." Talia sedang asi
readmore Petaka Plagiat Cerita Horror (Bab 2)
Makin terkenal saja Talia di platform novel online. Bahkan sudah berapa juta penghasilan yang bisa d
readmore Petaka Plagiat Cerita Horror (Bab 3)
Tempat cucian motor ramai betul kali ini. Padahal jarak agak jauh sedikit ada tempat cucian motor la
readmore Petaka Plagiat Cerita Horror (Bab 4)
Talia senang mendapatkan penggemar yang tidak ia kira. Hanya dengan mengambil cerita orang lalu meng
readmore Petaka Plagiat Cerita Horror (Bab 5)
"Lu mau apa lagi sih?" Tangan Sinta ditarik begitu dia parkirkan motornya. Ternyata Talia ingin teman
readmore Petaka Plagiat Cerita Horror (Bab 6)
"Mas Dayun, mengko sore awakmu ning omah kan?" "Iyolah, Rul. Memang aku meh lungo neng ndi?" "Bojoku m
readmore Petaka Plagiat Cerita Horror (Bab 7)
"Mas Dayun kenapa nggak mau bantu temenku ini?" "Kan tadi aku sudah bilang, Mbak Sinta. Bukannya aku
readmore Petaka Plagiat Cerita Horror (Bab 8)
“Aku tidak pernah ikut campur urusan siapapun.” Tak jadi Dayun masuk ke dalam karena mendengar suara
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 1)
"Ini tidak ada apa-apanya bagiku!" BRAAAK! Jambrong menyingkirkan dengan kasar semua batuan alam yang
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 2)
Mari kita tinggalkan Dayun dan segala kehidupannya. Kali ini ada Mirna yang menjalani kehidupannya s
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 3)
Seli tidak pernah tahu dibalik kesuksesan Mirna. Bahwa perempuan ini menyimpan rasa dendam juga. Sem
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 4)
Aris bukannya tak memperhitungkan segala hal. Itulah mengapa dia terus berusaha dalam hidupnya. Semu
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 5)
Tak mampu lagi Aris berkata apapun. Ibu Mirna bahkan sampai menangis melihat sikap anaknya. Mengapa
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 6)
“Aku merasakan ada energi dendam luar biasa, Mbah.” Udin kini mendiami rumah terbengkalai di dekat ar
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 7)
"Jalanannya masih begini juga rupanya. Tapi udah aspalan ya!" Sebelumnya Aris memang tidak pernah tah
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 8)
Udin takut bila terjadi pertempuran disini. Ia memilih mundur dan bersembunyi dibalik tubuh Jambrong
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 9)
"Ini Pak Udin fotonya dan dibelakang ada tulisan nama lengkap serta bin bapak sama ibunya." Sengaja A
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 10)
"Ma...bangun Ma!" Sayup Mirna mendengar suara itu hingga ia bisa membuka matanya. Tetapi terasa aneh
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 11)
"Mama kapan bangunnya?" Suara ngebass itu datang dari Brian. Tak terasa semuanya berlalu lima tahun.
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 12)
"Mas Dayun sih nggak percaya sama aku. Wong cerito asli kuwi tidak dibuat-buat." "Dan tanpa pengawet
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 13)
Pak Djito sendiri sebenarnya orang yang santai. Cucian motor tidak buka dia sudah tahu kemana arah D
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 14)
Mirna merasakan apa yang selama ini belum pernah dia dapatkan. Dirinya bebas menaiki mobil mewah unt
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 15)
Tak pernah Dayun kira jika hasilnya akan seperti ini. Para makhluk aneh nan seram dengan gigi taring
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 16)
Mirna mulai merasa tak betah. Sekalipun ia dikelilingi oleh kekayaan serta kenyamanan. Tetapi bukan
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 17)
Mirna lupa jika ini adalah taman labirin yang bisa menyesatkan siapapun. Termasuk dirinya sendiri. P
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 18)
“K-kenapa bisa jadi begini...?” “Kan Pak Ustad sudah bilang kalau mereka bukan manusia, Mbak." "Bukan
readmore Pernikahan yang Salah (Bab 19)
Dayun melihat tubuhnya sendiri tengah duduk di dekat Ustad Bukhori. Segera ia kembali dan membuka ma
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 1)
"Aku tidak akan membiarkanmu menjadi penguasa tempat ini!" "Buktikanlah itu dengan bertarung melawank
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 2)
Udin melaksanakan perintah junjungannya. Meski ia bukan Manusia, namun tampilannya tak ada bedanya.
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 3)
Sembari menunggu motornya dibawa kemari. Doni membuka akun media sosialnya. Melihat isi beranda demi
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 4)
"Rejeki emang datangnya suka dadakan gini ya!" Laki-laki yang menemukan kacamata tadi bernama Niko. D
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 5)
Dayun pun bercerita tentang orang yang tak sengaja dia temui. Sewaktu hendak menangani perempuan ber
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 6)
Bukan sekali itu saja Niko mendapatkan penglihatan masa depan. Terkadang saat dia mengerjakan soal u
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 7)
"Ini jatuh yang model gimana sih, Ko? Masa' iya aku bikin beliau jadi terjatuh." "Ya bukan gitu cuma
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 8)
Hilang sudah benda yang dianggap pembawa sial. Niko pulang dengan lega. Meski dalam samar ia lihat b
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 9)
Niko serius sekali menceritakan asal mula kacamata terkutuk itu. Parlin pun dengarkan tanpa menyela.
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 10)
Malam menjadi waktu yang terbaik bagi Dayun untuk melihat kembali. Foto kacamata yang katanya jadi p
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 11)
"Mas, i-ini serius kan? Tolong jangan bercanda." "Kalau aku bercanda dari tadi pasti sudah ketawa." Me
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 12)
Dita mulai memainkan kartu tarotnya. Cukup ia tempelkan setumpuk kartu berjumlah 78 lembar itu. Baru
readmore Penglihatan Kacamata Maut (Bab 13)
Bisa saja Dayun langsung naik punggung Jatayu. Tapi apa kata orang nanti? Tidak semuanya bisa meliha
readmore Kelicikan Jambrong (Bab 1)
"Mbah, kita sudah tidak bisa lagi menghubungi makhluk itu." "Aku sudah tahu siapa yang membunuhnya, U
readmore Kelicikan Jambrong (Bab 2)
"Mendiang bapak dulu pernah jadi Ki Lurah di Desa Wringinasih." Dayun mengawali ceritanya sejak Buana
readmore Kelicikan Jambrong (Bab 3)
Udin akhirnya sampai juga. Ia sebenarnya sempat bingung karena tak ada orang yang bisa dijadikan tem
readmore Kelicikan Jambrong (Bab 4)
"Sekuat apapun kekuatan yang kau miliki. Rupanya masih belum bisa menemukanku." Setiap Dayun memutar
readmore Kelicikan Jambrong (Bab 5)
"Serius mas sakjane ono opo?" "Ya aku mencurigai ada yang ngikutin aku, Rul." "Tapi neng kene hanya ad
readmore Kelicikan Jambrong (Bab 6)
Obrolan pun kembali dilanjutkan. Karena hanya Dayun yang masih merasakan lemas di badannya. Zendega
readmore Kelicikan Jambrong (Bab 7)
Udin benar-benar menunggu di pasar. Tepatnya di depan kios pakaian Pakde Dadi. Memang dia harus memb
readmore Kelicikan Jambrong (Bab 8)
"Lepas saja kacamatamu itu, Zend!" "Tanpa kamu suruh aku juga akan melepaskan ini." Zendega menyisir a
readmore Kelicikan Jambrong (Bab 9)
Makin sengit saja setelah ini. Dita sudah mampu menghabisi separuh pasukan ini. Meski banyak mengelu
readmore
ini keren sih
16/05/2025
0dibaca dulu ya
05/04/2025
0bagus sekali
17/03/2025
0ini adalah hasil pencarian
16/01/2025
0Suka skali dgn petualangan putra Ki Buana dan sahabat²nya 👍🏽💕 Tetap berkarya mbak Dita, ditunggu karya² slanjutnya en GbU 🙏🏽
21/11/2024
0Mantap
20/11/2024
0seru
11/11/2024
0seru sekali
08/11/2024
0seruuuu sekaliii
27/10/2024
0Menenangkan
26/10/2024
0