
KONTRAK CINTA DENGAN SAHABATKU
lyns_marlynSelesai
120474 kata-kata
Ikhtisar
|Katalog
- Tag(s):
- Pernikahan yang diatur
- Kecantikan
- Miliarder
- Keluarga
- Persahabatan
- HappyEnding
- Balas dendam
- Sepotong kehidupan
- Manis
- Cinta yang manis
"Menikah denganmu?!" Qeiza Noura syok. Setelah putus dari pacarnya, Arlando sang sahabat masa kecil tiba-tiba menawarkan sebuah pernikahan. Periodenya hanya satu tahun dan keduanya boleh mencari cinta sejati dimasa itu. Lantas, mungkinkah, pernikahan yang berlandaskan perjanjian akan berakhir sesuai dengan waktu yang telah ditentukan atau justru benih-benih cinta mulai muncul di hati keduanya?
Pembaharuan Terakhir
Pilihan Editor
Rekomendasi
Komentar Buku (26)
- Total: 117
1. ULTIMATUM
"Aku harus bagaimana?!" keluh Arlando Meshach tanpa sadar.
Meski sudah umur 27 tahun, pria tampan itu2. BUKTI
"Hai!" Ririn tersenyum melihat Damar, tapi detik kemudian wajahnya langsung berubah sinis begitu mel3. TIDAK TAHU
"OMG! Arlando Meshach belum pernah pacaran?! Ck, ck, ck. Rasanya itu tidak mungkin!"
"Ssst!" Arlando4. MANTAN SAKIT JIWA
Damar tertegun begitu mendengar apa yang diucapkan Arlando, begitu juga dengan Qeiza. "Apa? Calon is5. DEAL
"Paling hanya anak manja yang masih minta uang jajan sama emak bapaknya!" ledek Damar mengingat waja6. BERTEMU CALON MERTUA
Qeiza tertegun melihat pada kedua orangtua Arlando yang sedang berdiri melihat ke arah mereka berdua7. PERDEBATAN SENGIT
"Arlando, jawab yang jujur! Apa kamu serius ingin menikah dengan Qeiza?!" tanya Papi menatap tajam p8. INGIN MEMBATALKAN KONTRAK
Arlando mencoba menenangkan diri. Perlahan, dia duduk di samping tubuh Qei yang telentang. Tanpa sad9. MINTA RESTU PADA CALON MERTUA
"Apa kabar Tante?" tanya Arlando dengan penuh hormat pada Mamanya Qeiza.
"Kamu ...," wajah Mama seper10. PERSIAPAN PERNIKAHAN
Wajah Arlando langsung berubah kecut. "Sialan, si brengsek itu tidak mau melepaskan Qei! Akan kuberi11. TANDA TANGAN PERNIKAHAN
Mama menatap heran. "Ya sudah kalau tidak mau, kita batalkan pertemuan keluarga malam ini!" ujar Mam12. HONEYMOON
"Selamat atas pernikahan mu!" Damar berdiri depan Qeiza mengulurkan tangan untuk memberi selamat. "N13. HAL WAJAR BAGI SEPASANG SUAMI ISTRI
Qeiza menggeliat, "mmm,,,," perlahan matanya mengerjap beberapa kali.
Suasana gelap menyelimuti kam14. PULANG SETELAH BULAN MADU
Arlando masuk begitu saja ke dalam rumah tanpa menghiraukan istrinya.
"Kenapa cepat-cepat pulang?!"15. TIDAK ADA HAK
"Baru ditinggal beberapa jam, sudah mengeluh," ledek Mami. "Kamu kangen dengan suamimu?!"
Wajah Qeiz16. SAKIT DEMAM
"Kamu marah?!"
"Aku juga tidak punya hak untuk marah padamu," jawab Qeiza tanpa mau melihat suaminya17. BEGITU PENUH PERHATIAN
"Tapi apa Dok?!" tanya Mami sangat khawatir.
Dokter malah terkekeh melihat dua orang Meshach. "He-he18. REBUTAN SEMANGKUK SUP
Qeiza mendorong dada bidang Arlando dengan kuat. "Apa-apaan sih kamu ini, sakit hidungku! Itu badan19. BUKET BUNGA BIKIN MASALAH
Tuan Theo menatap putranya dan Jo bergantian. "Ditanya malah bisik-bisik. Mana berkas hasil meeting20. DIJEMPUT MERTUA SHOPPING
Wajah Qeiza pucat, matanya melotot. "Aaa!" jeritnya kencang memecah kesunyian dalam kegelapan.
Suara21. PERHATIAN PRIA LAIN
Armand mengeluarkan sesuatu dari dalam tas. "Coba buka sepatumu sebentar."
"Buka sepatu?!" tanya Qeiz22. HARI JADI GOLD STAR CORP
"Kok tidak tahu!" seru Mami. "Istrinya sendiri kok tidak tahu."
"Memang aku tidak tahu," jawab Arland23. ACARA DANSA
Qeiza mencari suaminya yang tak kunjung ketemu padahal tadi Sinta bilang suaminya sedang berbincang24. CEMBURU? APA IYA, CEMBURU?!
Alunan biola kembali mengalun begitu Arlando ke luar dari lantai dansa.
"Sayang," Mami dan Papi data25. GODAAN SANG PERUSAK
DREET!
DREET!
Ponsel di saku celana Damar bergetar. Seulas senyum terbersit di bibir begitu melihat na26. KENIKMATAN SESAT
Raut wajah Ririn begitu kecewa. Pelepasan yang hampir didapatnya dalam hitungan detik lagi, tak bisa27. MISTERI MASA LALU
"Memangnya ada apa Mi?!"
Mami menggelengkan kepala. "Entahlah, Mami juga tidak tahu."
Pintu kamar mand28. DRAMA LIMA MILIAR
Arlando duduk di singgasana emasnya, matanya begitu tajam bak elang siap menerkam menatap setiap waj29. UNDANGAN MENGINAP
Papa duduk termenung di sofa. Kejadian beberapa puluh tahun yang silam, bagai sebuah film yang diput30. DRAMA KOLAM RENANG
Tubuh Arlando segera ditarik Qeiza agar naik ke permukaan air. Tangan mungilnya begitu erat memeluk31. BUKAN WANITA POLOS
Arlando fokus melihat papan catur yang ada di depan. Keningnya mengernyit, berpikir keras ke mana ha32. CINCIN PRIA TUA
Damar ke luar dari kamar mandi hanya memakai handuk kecil untuk menutupi tubuh bagian bawah, "mana b33. TERBONGKAR SEMUA
Ririn meringis kesakitan. Apa yang dilakukan Damar, sungguh di luar dugaan. Kepalanya terasa berdeny34. ASTAGA, MAMI!
"Apa tidak ada pasien?!" tanya Mami Arlando pada Armand.
"Tidak ada. Hari ini semua orang sehat," jaw35. TUBUH YANG INDAH
Armand berbisik, "ada apa Qei?!"
"Tidak ada, tidak ada apa-apa!" jawab Qei membuang muka menghindari36. TIMBULNYA HASRAT YANG TERPENDAM
"Aku tidak sakit, kenapa dibawa ke Dokter?!" tanya Qei tak mengerti.
"Kamu memang tidak sakit, tapi t37. LEBIH MENJIJIKKAN DARI APAPUN
Qeiza ke luar dari kamar mandi, melirik sekilas pada Arlando. "Aduh, kenapa jadi canggung begini?!"38. BAGAI PSIKOPAT
Sinta masih menggerutu sendiri ketika Damar masuk mengambil ponsel untuk memesan makanan lewat onlin39. DIDEKATNYA, JANTUNGKU BERDEBAR
Damar menyeringai dengan sorot mata merah berselimut kabut gairah. Tubuh tinggi tegapnya hanya tertu40. KUNJUNGAN MALAM HARI
"Bi, lihat siapa yang datang!" teriak Qei pada asisten rumah tangga ketika mendengar pintu bel rumah41. BAGAI DILILIT ULAR
Evan tersenyum kecut menjawab pertanyaan Tuan Bram. "Semuanya sudah Tuhan yang mengatur," jawabnya a42. LICIKNYA WANITA MALAM
Damar melajukan mobilnya sangat kencang agar cepat sampai ditujuan.
"Hati-hati!" teriak Nia menginga43. TRAGEDI KECOA
Nia yang memberi obat perangsang, Nia juga yang kewalahan dalam melayani nafsu liar Damar di atas ra44. JATUH DITANGGA
Seluruh bulu dalam setiap pori-pori kulit Arlando berdiri begitu merasakan jari tangannya menyentuh45. DESIRAN ANEH DI HATI
Semburat merah jambu menghias wajah Qeiza. Tangan yang digenggam Arlando segera ditariknya. "Apa-apa46. SAMPAI SAKIT PINGGANG
"Minggir!" Qeiza berontak, tubuhnya bergerak bagai cacing kepanasan.
Dalam hati, Arlando ingin terta47. BERTEMU SANG PENGGANGGU
"Jadi bagaimana dengan gue, bro?!" seru Armand kesal melihat Arlando hendak pergi.
"Apanya yang bagai48. BERTEMU DUA PRIA MENYEBALKAN
Evan tak bisa mengalihkan pandangannya dari wajah cantik Qeiza.
Sementara yang dipandang merasa cang49. BRUTALNYA SEORANG DAMAR
Mami datang menghampiri. "Kamu kenapa?!"
Qeiza menggelengkan kepala. "Tidak kenapa-kenapa."
Mami tida50. BERBOHONG DEMI MENYELAMATKAN DIRI
Bukan kenikmatan yang Sinta rasakan, tapi rasa sakit yang terus mendera disaat Damar menumbuk surga51. RUMAH BEGITU HOROR
Hanya mengenakan handuk sebatas dada serta bagian bawah sampai setengah paha, Qeiza melangkah masuk52. LAIN DI DEPAN LAIN DI BELAKANG
Qeiza menepuk dada berulang-ulang. Napasnya terasa sesak.
"Qei," Arlando panik. Cireng yang sedang di53. KUMAT
Peluh membanjiri tubuh setelah keduanya mendapat pelepasan secara bersamaan.
"Luar biasa," gumam Dam54. KENAPA AKU JADI BEGINI?!
Pecahan kaca berserakan hampir memenuhi seluruh lantai kamar. Ririn tak mau mendekati Damar.
"Cepat k55. DICEGAT PENJAHAT
"Ikut dengan kita cantik!" salah satu dari mereka memarkirkan motornya dan turun.
"Mau apa kalian?!"56. NYASAR DI HUTAN
Arlando mendengus kesal. "Apa hubungannya perusahaan dengan ronde?! Memang semalam aku tidak bertinj57. BERTEMU SANG PENYELAMAT
Qeiza mengernyitkan alis. "Tapi, tapi apa?!" tanyanya.
"Aku belum mau ke luar dari hutan ini," jawab58. MULAI ADANYA PERTENGKARAN
Dengan wajah diselimuti kebingungan, Arlando memeluk dan mengelus lembut punggung istri kontraknya.59. PEMBANGKANG
Kedua tangan Arlando terkepal di antara dua sisi tubuh. "Jadi, seperti inikah sifat aslimu?!"
"Apa ma60. KEMBALI MENGHANGAT
Evan :
"Hello."
Qeiza :
"Hello, tuan Evan. Ada apa?!"
Arlando langsung melirik pada istri kontraknya beg61. MENYUKAI ISTRI ORANG
Tawa Evan berderai mendapat sanjungan dari Gloria, sang mantan kekasih.
"Apa aku tidak dipersilahkan62. SIASAT LICIK
"Kabarku baik, sangat baik," jawab papa Qeiza ramah. "Ke mana saja nak Damar. Lama tidak pernah main63. AKHIRNYA MENEMUKAN MU
TING!
Pintu lift terbuka. Secepat kilat Sinta ke luar dari dalam lift dan langsung berlari mencari te64.MENCOBA KABUR
"Kau mau ke mana? Bukankah dapur ada di dalam?!" ucap Damar santai tersenyum manis.
"Minggir!" seru S65. BUKTI VIDEO YANG MENGHANCURKAN
"Bagaimana ini?!" Sinta memutar otak agar bisa lolos dari Damar.
Ponsel ditutup, Damar kembali meliha66. MENJALANKAN MISI
Gloria tersenyum samar sambil membuang muka. "Dimana-mana, pria tetaplah sama," ucapnya dalam hati.67. ISTRIKU MARAH
Arlando baru saja ke luar dari kamar mandi. Dilihatnya Qeiza sedang asyik menyisir rambut panjang hi68. BERBALAS DENGAN IDE MESUM
Qeiza sedikitpun tidak mau melihat Arlando. Kedua bola matanya tak berpaling menatap ke arah luar.
"Q69. MEMBARA KEMBALI
Sinta hanya berdiri termenung melihat Damar dengan hati bicara sendiri. "Sialan si Damar ini. Kenapa70. PERMAINAN PANAS
"Siapa?!" tanya Sinta.
Damar segera menonaktifkan ponselnya. "Sekretarisku," jawabnya bohong.
Setelah71. KUNJUNGAN MENEGANGKAN"
Ririn mondar mandir di kamar dengan pikiran digelayuti berbagai macam praduga, tapi tetap berusaha b72. BAU PARFUM MENCURIGAKAN
Ririn mengeluarkan semua yang tadi ingin dikeluarkannya.
"Leganya," gumam Ririn.
Setelah selesai, Rir73. ISTANA PASIR
Qeiza mondar mandir di ruang kerjanya sendiri. "Bagaimana ini?"
Ponsel yang ada di atas meja segera Q74. HOTEL TEPI PANTAI
"Kenapa?!" tanya Qeiza melihat Arlando hanya menatap layar ponsel.
"Sepertinya mami marah."
"Apa marah75. PERASAAN APA INI?!
"Maaf?!" tanya Arlando dengan mimik wajah yang bertanya siapa anda.
Wanita itu terkikik malu karena76. GODAAN WANITA LAIN
Qeiza berhasil membantu Gloria masuk ke dalam kamarnya yang ternyata kamar Gloria bersebelahan denga77. KESAL BERKELANJUTAN
DREET!
DREET!
Ponsel Arlando bergetar. Nama mami kembali tertera di layar ponsel.
"Qei, aku mau angkat78. BERTEMU DI LAMPU MERAH
"Hai!"
Gloria mendongak. Evan berdiri di samping mejanya.
"Sudah lama menungguku?!"
"Baru beberapa men79. LEBIH BAIK MATI DARIPADA TERSIKSA
Qeiza dan Damar melihat ke belakang. Pria dengan jaket kulit berdiri menatap Damar.
"Reza, tolong aku80. NIKMAT BERDOSA
Damar tersenyum. "Kau suka?!" bisiknya di depan telinga Ririn.
Ririn mengangguk pelan, melihat tanga81. BUKTI FOTO
"Oh, kalian sudah saling kenal?!" Nyonya Sirin melihat Qeiza.
"I-iya Nyonya," jawab Qeiza.
"Kenal di82. KENAPA MARAH?!
"Kenapa tidak menunggu di dalam?!" tanya Qeiza dengan senyum lebar.
Arlando mendengus kesal kemudian83. RENCANA TERSEMBUNYI
Qeiza tidak peka dengan perubahan Reza, dengan polosnya menawarkan Reza duduk bersama mereka berdua.84. BERI KAMI CUCU!
"Lakukan dengan bersih dan tanpa meninggalkan jejak."
"Tentu saja, kamu tidak usah khawatir! Aku juga85. HUJAN METEORIT
Qeiza membiarkan angin menerpa wajah dan memainkan rambut panjangnya yang terurai.
Diam-diam Arlando86. JAGA NAMA BAIK
Qeiza tidak menyadari keberadaan Arlando yang sedang menatapnya intens. Tubuhnya asyik meliuk ke kan87. MISTERI WINE
Disaat Qeiza masih memikirkan apa yang Arlando katakan barusan di telepon, Mita masuk dengan membawa88. MABUK
Arlando kembali meneguk wine dalam gelas sampai habis tak bersisa. Senyum kepuasan terpancar jelas d89. HANYA SANDIWARA
"Mmm,,,," Arlando menarik tangan Qeiza yang menutup bibirnya. "Qei!" seru Arlando begitu mulutnya be90. KERESAHAN ORANGTUA
Tawa terkikik manja ke luar dari ketiga wanita malam yang siap melayani Damar dengan pelayanan istim91. INISIAL E
Kening Qeiza mengernyit. "Diundang acara apa?!"
"Tuan Evan baru saja selesai membangun sebuah mansio92. DOKTER KANDUNGAN ATAU BIDAN?!
Kris terkikik sebelum bicara, "hi-hi-hi. Mungkin E itu Edan, Egan atau E,, busyet dah."
Qeiza menatap93. MEMENUHI UNDANGAN
Mama hanya bisa menghela napas, jika putrinya sudah bilang tidak, maka itu adalah harga mutlak yang94. HILANG
Qei membalikkan badan melihat Arlando. "OMG, aku baru sadar. Kamu ganteng banget!"
Arlando mendelik.95. MULAI MELANCARKAN RENCANA
Lagi-lagi istri kontraknya tak ditemukan. Hanya suhu ruangan kamar dingin dan sepi yang menyambut Ar96. SALAH SASARAN
Wajah Gloria berubah was-was. Rencana yang telah disusunnya bisa berantakan kalau Arlando tidak mau97. MALAM PERTAMA
"Arlando, tubuhku hhh tubuhku panas hhh ,,,," bisik Qeiza tak tahan menatap sendu wajah suami kontra98. KECANDUAN
Qeiza memejamkan mata. Entah apa yang dirasakannya sekarang karena tubuh bagian bawahnya terutama di99. KEBAHAGIAAN YANG HAKIKI
Aliran darah yang mengisi setiap urat yang menjalar dalam tubuhnya terasa bergejolak ketika Arlando100. ISTRIKU JADI CANDUKU
Gloria juga melakukan hal yang sama. Tatapannya jatuh pada hamparan laut yang terbentang luas di dep101. RAHASIA TERBONGKAR
Melihat gelagat aneh dari suaminya, Qeiza langsung menghindar. "Aku tidak mau bercinta lagi! Pinggan102. PIJATAN PELAYAN
Qeiza meringis. "Sakit."
"Apanya yang sakit?!" tanya Arlando cemas melihat tubuh istrinya dari atas s103. MISTERI MAP COKLAT
Jauh dari pulau, di dalam sebuah apartemen terlihat Damar sedang bersitegang dengan Ririn.
"Gugurkan104. TERUNGKAP
"Serius sekali, memangnya mau bicara apa?" tanya Papi naik ke atas tangga.
Melihat wajah suaminya ya105. KEBINGUNGAN
"Malam indah bertabur sinar bulan di langit tak seindah suasana hati Arlando yang digelayuti keresah106. RAHASIA TERUNGKAP
Qeiza tak peduli dengan ledekkan Kris. Senyumnya semakin merekah bahkan semburat rona merah jambu te107. PUNYA RASA MALU?
Mama memicingkan mata melihat putrinya seakan ragu dengan semua penjelasan yang putrinya berikan.
"P108. KEBOHONGAN TETAPLAH KEBOHONGAN APAPUN ITU ALASANNYA
Tawa dan canda menyertai dalam setiap percakapan Ririn dan ketiga temannya. Sementara Damar hanya di109. APA AKU BISA JIKA KEHILANGAN KAMU
Kediaman keluarga Meshach nampak sepi ketika Arlando dan Qeiza pulang.
"Jam berapa?!" tanya Qeiza pa110. MENCARI TAHU ALASANNYA
Arlando menggosok kedua mata. "Siapa sih yang buka jendela? Silau!" ucapnya bersuara serak ciri khas111. RENCANA ORANGTUA
"Iya, saya sangat setuju jeng!" seru Mama Qei. "Saya juga akan mencari tahu, kenapa putriku bisa-bis112. DIJEMPUT PULANG
Pagi-pagi Qeiza sudah siap-siap berangkat ke butik. Walau semalam tidur sangat larut malam, tapi pag113. DIPISAHKAN DEMI KEBAIKAN
Qeiza rasanya ingin menghilang saat itu juga supaya bisa menghindari tatapan semua orang yang sekara114. BAU BUSUK
"Tidak usah ma!" karena kesal dengan mama, Qeiza tanpa sadar mengencangkan suaranya. "Aku sedang men115. NGIDAM
Tuan Meshach masih memandang heran pada putranya. Kopi begitu wangi kenapa dibilang bau busuk.
Arlan116. JADI SEORANG IBU
Qeiza berbaring ditempat tidur. Wajahnya semakin pucat.
"Qei," mama masuk dengan tangan membawa sesu117. KELUARGA HARTA YANG PALING BERHARGA DI DUNIA
Setelah puas saling melepas rindu. Arlando dan Qeiza duduk. Tak sedikitpun Arlando melepaskan tangan












masih ada sambungan nya k?
26/09/2024
0Seru bangat cerita nya❤️
23/07/2024
0bagus ceritanya bikin baper
18/07/2024
0best
09/05/2024
0ceritanya sda habis K sis
26/04/2024
1penasaran
03/03/2024
1cerita Bagus
29/02/2024
1suka deh semangat author
29/02/2024
1aku akan membaca terus karna ceritanya nyaman
28/02/2024
1bagus
26/02/2024
1