Total : 32Bab 1 Kehadiran Yang Tak Diharapkan
"Dek, Kamu kok belum bulanan sih?" tanya mas Azis yang tiba-tiba. Aku yang tiduran disampingnya pun
readmore Bab 2 Terima Kasih Atas Keputusanmu
[Dek, mas nanti pulang. Minta dibawain oleh-oleh apa?] begitu bunyi pesan masuk pada ponsel Karin ti
readmore Bab 3 Maafkan Aku Yang Usil Ini
Minggu ini, Azis mendapat jatah libur selama 2 hari. Yang pertama karena memang hari libur dan satun
readmore Bab 4 Masa Lalu Azis
Pov Azis "Mas, Nurul itu siapa?" Entah kenapa Karin tiba-tiba menanyakan sebuah nama. Nama yang sudah
readmore Bab 5 Masa Lalu Azis Part 2
"Bro, aku mampir ke rumahmu ya. Ada yang mau aku tanyakan," ucap Ali saat kami keluar dari halaman r
readmore Bab 6 Pejuang LDR
"Nurul itu istri temen, Mas dulu," ucapku memulai bercerita. Ada rasa takut dia akan cemburu tapi bu
readmore Bab 7 Ikhtiar dan Do'a
'Angkat, Mas.' gumam Karin yang terus mencoba menghubungi suaminya. Entah mengapa waktu berjalan sera
readmore Bab 8 Peka Dong, Mas!
"Assalamu'alaikum," ucap sepasang suami istri saat tiba dirumah mertua. Azis langsung memarkir motor
readmore Bab 9 Alasan Ibu
Pov Ibu Azis "Ta, Budhe mau bicara berdua sama kamu?" ucapku saat Ita datang berkunjung ke rumahku. It
readmore Bab 10 Ada Tapi Tidak Ada
"Mas, besok kita jadi pulang, kan?" tanya Karin pada suaminya yang selalu sibuk bermain ponsel menje
readmore Bab 11 Sehina Itukah Diriku?
"Kulo nuwun, dhe Mun, niki gabah e disukakne pundi? [Permisi, budhe Mun, ini padinya ditaruh mana?]
readmore Bab 12 Maafkan Aku, Dek
"Dek, Kamu nangis?" tanya Azis yang melihat istrinya yang mengeluarkan air mata. Azis terkejut meliha
readmore Bab 13 Pelajaran Untuk Sepupu
"Ta, udah sore. Ayok pulang." Terdengar suara dari arah luar yang mendahului Azis saat hendak mengel
readmore Bab 14 Bertemu Teman Lama
"Mas buruan, aku takut," ucap Karin sambil berpegang erat pada suaminya. Di belakang mereka, ada bebe
readmore Bab 15 Tetangga Resek
[Mas Azis, sebentar lagi kita akan bertemu] Sebuah pesan yang dikirimkan oleh seorang wanita yang mas
readmore Bab 16 Jalan Rezeki
Pov Karin Malam mulai larut. Jalanan yang semula ramai, berangsur-angsur mulai sepi. Semilir angin m
readmore Bab 17 Kasih Ibu Sepanjang Masa
"Bismillah, semoga daganganku laris, aamiin." Dalam hitungan detik, postingan Karin sudah terpajang d
readmore Bab 18 Bapak Mertua Sakit
Pov Azis Tenggorokan terasa gatal mungkin karena efek daya tahan tubuhku yang melemah. Segera aku mem
readmore Bab 19 Raja Jalanan
Pagi yang sunyi menemani pikiranku yang tak menentu. Meski ragaku masih ada di Surabaya, tapi pikira
readmore Bab 20 Perasaan Tak Menentu
"Azis belum ke sini, Mbak?" Arif melontarkan pertanyaan saat melihat mbak Siti masuk dengan membawa n
readmore Bab 21 Terkena Sawan
[Mas, sudah lama kita tak berjumpa. Kamu masih sama seperti dulu.] "Kenapa Nurul tetap kirim ke aku.
readmore Bab 22 Penyesalan Ibu Mertua
"Ta, Kamu ada simpanan sedikit saja tidak, Budhe mau pinjam 1 juta saja buat beli obat pakdhemu," uc
readmore Bab 23 Acara 7 bulanan membuat hati panas
Tak terasa usia kandungan Karin sudah 7 bulan. Itu artinya sudah waktunya membuat acara tujuh bulana
readmore Bab 24 Gagalnya rencana sepupu
"Mbak, bantu angkatin barang belanjaan dong. Banyak nih," teriak Ita saat baru pulang dari pasar. Kar
readmore Bab 25 Fitnah si Pelakor
Azis segera membuka ponselnya. Terlihat wajah sedikit menegang yang tercipta saat membaca pesan ters
readmore Bab 26 Balada Singkong Rebus
Pov Nurul Setelah kejadian kebakaran kecil yang menimpa dapurku, aku merasa semakin terlindungi sejak
readmore Bab 27 Kedatangan Nurul
[Assalamu'alaikum, mas Azis. Alamat rumah yang di Blitar, pasnya mana ya?] Sebuah pesan masuk yang be
readmore Bab 28 Karin Terluka
Prang ...! Terdengar benda jatuh yang berasal dari meja makan. Azis dan Arif bergegas menuju asal sua
readmore Bab 29 Pertengkaran Nurul dengan Arif
"Apa masih sakit?" tanya Azis untuk memastikan keadaan Karin. "Kakinya udah nggak sakit, tapi sakitny
readmore Bab 30 Talak untuk Nurul
"Mas, nanti langsung bilang aja ya kalau kita mau nginap di sana," ucap Nurul yang masih membahas un
readmore Bab 31 Penangkapan Nurul
"Nurul? Kamu naik ojek sendirian?" tanya Karin penasaran melihat Nurul datang. Tapi entah mengapa Kar
readmore Bab 32 Epilog
Setelah melewati penyelidikan, akhirnya Nurul dinyatakan tidak bersalah. Nurul melakukan itu semua k
readmore
bagus
27/03/2025
0saya sangat puas dengan ceritanya
25/01/2025
0Sangat bagus
09/12/2024
0sangat terharu
22/11/2024
0mantap bisa mendapatkan cuan
13/11/2024
0Terbaik👍👍
07/05/2023
1puas sangat
20/06/2022
1saya suka banget ceritanya
02/06/2022
1semangat kak
18/04/2022
01000
17/04/2022
0