Total : 23Bab 1 Meski Kau Sudah Tiada, Cinta Kita Abadi
Hari itu, langit begitu cerah dan hangat. Aku duduk di bawah pohon tua yang teduh, merenungkan kenan
readmore Bab 2 Di Kota Ini Kita Bertemu
Aku tersenyum melihat pemandangan jalan raya yang penuh dengan modernisasi teknologi. Inilah kota as
readmore Bab 3 Katakan Jika Memang Cinta
Hari ini adalah hari yang penuh kegelisahan bagiku. Aku sedang berada di sebuah kafe yang menjadi te
readmore Bab 4 karyaku Mempertemukan Kita
Hari-hari di kota ini selalu terasa seperti rutinitas yang monoton. Hidupku penuh dengan kegagalan d
readmore Bab 5 Sebuah Dongeng
Melihat sepasang lelaki dan perempuan yang tengah bermesraan adalah hal yang begitu menyakitkan untu
readmore Bab 6 Terlambat
Aku dan Erina adalah teman yang sangat dekat. Aku mengenalnya sejak kami masih anak-anak. Kami adala
readmore Bab 7 Kau dan Mata Indahmu
Sepulang kerja, aku berdiri di halte, menunggu bus datang untuk membawaku pulang. Tepat di sampingku
readmore Bab 8 Hanya Ibu Yang Boleh Mendengar Kesedihanku
Sudah dua tahun aku bertahan hidup di kota ini. Kota yang jauh dari tempat asalku berada. Kota ini m
readmore Bab 9 ‘Dia' Bukan ‘Kamu',
Jadi, Kata ‘Menggantikan’
Begitu Sulit Untukku
“Sekarang sudah yang ke berapa?” Perempuan cantik dengan rambut tergerai itu bergeming. Dia tak mampu
readmore Bab 10 Hilang Ingatan
Aku terbangun dengan perasaan yang aneh. Pikiranku buntu, seperti tenggelam dalam kebingungan tanpa
readmore Bab 11 Di Antara Daun Linden
Di antara dedaunan yang gemerlap, terhampar keindahan daun linden. Suasana yang tenang memancarkan ge
readmore Bab 12 Suratmu
Sepulang kerja, aku menemukan sebuah amplop berwarna putih berisikan surat. Aku menatap sekitar sebe
readmore Bab 13 Hujan Menjadi Saksi
Hujan turun begitu tenang di sore itu, menciptakan melodi lembut yang mengiringi kerinduan dalam hat
readmore Bab 14 Buku Diari
Hari itu, langit mendung merayapi langkahku ketika aku memasuki taman yang dulunya selalu riuh akan
readmore Bab 15 Menyerah Juga Tidak Salah
Kepulan awan gelap menghias di atas cakrawala. Langit penuh gemuruh liar membuat perasaan seseorang
readmore Bab 16 Sederhana Untuk Bersama
Jika hidupku adalah lagu, maka kamu adalah melodi yang membuatnya begitu indah dan berarti. Mungkin
readmore Bab 17 Ikhlas Harus Mengenal Fakta
“Kamu tahu, rasa cintaku ini sedalam samudera.” Sungguh indah sekali kalimat itu. Awal aku mendengarn
readmore Bab 18 Aku Pernah Bahagia
Namaku Rana, panjangnya Rana Lingga. Aku lahir tanpa pernah mengetahui siapa dan di mana orang tua k
readmore Bab 19 Pergi, Jangan Lupa Kembali
Sebuah pena dan kertas tergeletak di atas meja belajar. Malam ini aku larut dalam kesenangan, kesena
readmore Bab 20 Sepucuk Ingatan Yang Telah Lalu
Ada yang bilang masa lalu itu selalu menjadi hantu, merusak segala hal yang telah dibangun baru-baru
readmore Bab 21 Nyanyian Di Tepi Jembatan
Di sinilah aku, di atas jembatan yang menjulang tinggi dari atas sungai yang deras. Tangan kananku m
readmore Bab 22 Hujan Bulan Oktober
Sore itu, tepatnya pukul empat sore, aku sedang berada di halaman depan rumah sambil menikmati secan
readmore Bab 23 Berbagi Payung
Aku tidak pernah menyangka bahwa berbagi payung dengan seorang gadis yang baru kukenal bisa mengubah
readmore
bagusss buangeetttt
02/05/2025
0menarik dan seruuu
06/09/2024
0Baru mulai membaca
06/09/2024
0Suka💗
05/09/2024
0seru untuk dibaca
05/09/2024
0terima kasih
04/09/2024
0yaa
04/09/2024
0bagus
04/09/2024
0terimakasih
03/09/2024
0ada sesal yang tak terucap
03/09/2024
0